DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 142


__ADS_3

Yunna sudah selesai membersihkan dirinya dia pun berdiri atas balkon kamarnya sambil melamun sedangkan Rein masih didalam kamar mandi membersihkan dirinya


"Hubby aku takut kehilanganmu banyak sekali wanita diluar sana yang menginginkanmu"Ucap Yunna lama hatinya


"Aku takut...."Ucap Yunna dengan lirih


Rein memeluk yunna dari belakang


"Apa yang kau takutkan sayang?"Ucap Rein


"Aku takut kehilangan semua yang kemiliki sekarang hubby"Ucap Yunna


Rein memutar tubuh yunna agar menghadap dirinya


"Kau memikirkan liona?"Tanya Rein


Yunna mengangguk


"Jangan memikirkan hal yang tidak penting sayang nanti kamu stres lagi kan kamu lagi hamil"Ucap Rein


"Iyah hubby"Ucap Yunna


"Bajuku mana sayang?"Ucap Rein


"Kan ada diatas kasur hubby"Ucap Yunna


"Iyah memang ada disitu dari tadi tapi kamu gak mau pakaikan bajunya?"Ucap Rein


"Hubby ih manja"Ucap Yunna


"Biarin!Ayo sayang"Rengek Rein


"Iyah hubby manja"Ucal Yunna


Yunna pun memasangkan pakaian ketubuh ke rein tapi Rein malah mendorong yunna jatuh keatas ranjang dan posisi mereka sekarang yunna berada dibawah Rein


"Kau mau apa hubby?"Tanya Yunna


"Bukankah kau sudah paham jika aku seperti ini"Ucap Rein


"Hubby jangan,ingatlah kata dokter"Ucap Yunna


"Sayang jatahku hampir berapa minggu tidak kau berikan,sekarang aku ingin"Ucap Rein


"Hubby...."Ucap Yunna dengan pelan


"Sudah diamlah sayang"Ucap Rein


"Hubby ada pesawat!"Ucap Yunna


Rein pun menengok dan yunna langsung menjauhi Rein


"Mana sayang?"Ucap Rein


"Tapi boong!"Ucap Yunna dan tertawa


"Istriku nakal sekarang yah"Ucap Rein sambil berjalan mendekati Yunna


"Hubby jangan mendekat!"Ucap Yunna


"Kenapa memangnya?"Tanya Rein


"Karena kau bau!"Ucap Yunna dengan asal

__ADS_1


Rein tersenyum nakal dan tetap mendekati yunna


"Benarkah aku bau sayang?bukankah kau setiap malam selalu menciumi bau tubuhku sampai kau tertidur"Ucap Rein


Yunna sudah bisa lagi bergerak karena sudah mentok dinding dan Rein pun memeluk yunna


"Mau kemana sih sayang?layani aku berikan jatahku!"Rengek Rein


Yunna hanya diam dan Rein pun menggendong yunna menuju ranjang besarnya


"Masih mau mengakatakan ada pesawat?"Ucap Rein


Yunna menatahan tawanya


"Mau atau tidak jika tidak mau aku akan tetap melakukannya"Ucap Rein dan langsung ******* bibir ranum yunna dengan ganas


Yunna pun mengalungkan tanganya dileher Rein membalas ciumanya Rein tidak hanya mengkecup bibir yunna tapi juga meyusuri setiap inci tubuh yunna dan meninggalkan tanda-tanda merah


"Anakku papi datang!"Ucap Rein dan memasukkan punyanya kedalam milik yunna,Rein pun memaju mundurka pinggulnya


Ruangan itu pun dipenuhi dengan ******* mereka berdua sampai Rein sudah tumbang diatas tubuh yunna


"Hubby menyingkirlah!"Ucap Yunna


"Nanti dulu aku ingin masih ingin seperti ini"Ucap Rein


Yunna hanya diam dan memeluk leher Rein


Lama mereka seperti itu dan Rein pun merebahkan dirinya disamping yunna


"Mau mandi?"Ucap Rein


Yunna hanya mengangguk karena memang sangat lelah


Sebulan kemudian


Kandungan yunna sudah mulai terlihat membuncit karena kandungan sudah memasukki 15 minggu membuat Rein menjadi suami yang lebih siaga atau lebih tepatnya suami posesif


Yunna benar-benar dijadikan ratu oleh Rein berat badan yunna sudah naik drastis dan membuat Rein gemas dengan pipi tembem yunna


Yunna dan Rein sedang duduk ditaman belakang rumah Mereka sambil meminum teh hangat dan cemilan


"Sayang 2 hari lagi aku akan meresmikan hotel dan tempat wisata umum yang ku buat untuk masyarakat"Ucap Rein dan menyeruput teh hangat


"Ah sudah selesai hubby pembangunnya?"Ucap Yunna


"Sudah dong makanya nanti kita resmikan sekaligus aku ingin mengumumkan dirimu dan kehamilanmu sayang"Ucap Rein


"Untuk apa mengumumkan itu hubby?"Ucap Yunna


"Bukankah hanya hotel hubby yang kau bangun tidak dengan tempat wisatanya"Ucap Yunna


"Iyah memang tapi setelah aku diajak jalan-jalan olehmu aku pun mengusulkan untuk membuatnya juga"Ucap Rein


"Ya karena aku memberi tahu semuanya tentang kebahagianku dan kebanggaku sekarang"Ucap Rein


"Jika mereka tidak sanggup memesan hotel mereka bisa duduk ditempat wisataku itu"Ucap Rein lagi


"Tempat wisata apa hubby?"Ucap Yunna


"Taman sayang tapi aku buat lebih mewah dan juga lebih modern sih"Ucap Rein


"Benarkah?aku ingin lihat hubby"Ucap Yunna

__ADS_1


Rein tersenyum


"Iyah nanti kita lihat yah sayang"Ucap Rein


Rein menatap yunna dengan tatapan teduhnya membuat yunna menjadi salah tingkah dibuatnya


"Hubby kenapa menatapku seperti itu?"Ucap Yunna


"Kamu menggemaskan sayang,kemarilah duduk dipangkuan ku aku ingin berbicara dengan anakku"Ucap Rein


Yunna pun mendekati Rein dan duduk dipangkuan suaminya


Rein bukannya mengelus perut yunna malah mencubit gemas pipi yunna


"Kamu makin hari makin gemesin sayang apalagi sekarang pipimu ini,aku gigit yah"Ucap Rein dan menggigit pipi yunna dengan bibirnya


Yunna tertawa menanggapi perlakuan Rein


"Hubby juga sekarang pipinya sudah berisi"Ucap Yunna


"Ya gimana pipiku gak gini kan istrinya kaya kamu bikin makmur hidup"Ucap Rein


"Makanya aku sangat malas bekerja dan ingin memanjakanmu saja sayang"Ucap Rein lagi


"Tapi nanti kita kurus hubby karena kamu tidak kerja dan tidak menghasilkan uang"Ucap Yunna


"Memangnya uang ku bisa habis sayang?"Ucap Rein


"Bahkan aku menganggur pun sekarang ini tetap saja akan ada uang mengalir dengan derasnya masuk kedalam kereningku"Ucap Rein dengan sombongnya


"Kamu ngapain hubby ngepet?kok uangnya gak abis-abis"Ucap Yunna


"Iyah aku ngepet sayang dan indra yanga jaga lilinya"Ucap Rein


"Oh pantas saja kamu tiduri ngoroknya kaya babi"Ucap Yunna dan tertawa


"Istri gak ada akhlak ya kamu ngakatai aku babi"Ucap Rein dan menyubit gemas pipi yunna


Yunna tertawa sejadi-jadinya sampai perut terasa keram membuat Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya


"Aduh..duh.. hubby perutku keram kayanya anak kita juga ketawa deh didalam sini"Ucap Yunna


Rein pun mengelus perut yunna dan mencium-cium perut yunna


"Anak papi lagi apa?kelakuan mami jangan ditiru yah!dosa bisa menjerumuskan ke nereka"Ucap Rein


"Lagi ketawa papi soalnya papi kaya kalau tidur kaya ngorok kaya babi"Ucap Yunna seperti anak kecil


"Sayang ih!"Ucap Rein


Yunna terkikik


"Anak papi harus sehat terus kan sebentar lagi bakal keluar dari perut mami"Ucap Rein lagi


"Iyah papi aku sehat kok tapi papi juga jangan larang-larang mami buat makan"Ucap Yunna lagi seperti anak kecil


Rein memeluk yunna dan meletakkan tangan nya diperut yunna


"Kalian adalah hartaku yang paling berharga dan juga kebanggaku"Ucap Rein


"Makasih hubby kami mencintai kamu"Ucap Yunna dan menyadarkan kepalanya dikepala Rein


Lama mereka berbincang-bincang disana dengan mesra para pelayan yang melihat kemesraan mereka pun selalu tersenyum

__ADS_1


__ADS_2