
5 hari berlalu
Sikap Yunna sangat berubah menjadi sangat pendiam membuat Rein sangat khawatir dan penasaran dengan perubahan sikap yang dialami istrinya tapi Yunna selalu mengakatakan jika dirinya baik-baik saja kepada Rein
Yunna duduk didalam bathtub yang kosong sambil memakan cemilan tapi tatapannya kosong dan pikirannya terbang entah kemana
Ponsel Yunna berdering dia pun mengangkatnya
"Hallo?"Ucap Yunna
"Hallo nona!waktu tinggal 1 hari lagi loh?bagaimana keputusanmu?"Ucap seberang telpon
Yunna diam
"Ayo lah nona jangan terlalu banyak berpikir,atau hari ini saja kami semua menghabisi suamimu itu"Ucapnya
"Tidak!"Teriak Yunna
Dia tertawa mendengar Yunna berteriak
"Jadi bagaimana keputusanmu?kami akan mengurus kepergian mu sampai suamimu pun tidak akan menemukanmu"Ucap nya
Air mata Yunna jatuh tanpa permisi hatinya terasa sakit akan keputusan yang akan dia ambil
"A..ku akan meninggalkan suamiku!"Ucap Yunna dengan mantab
"Keputusan yang sangat bagus"Ucapnya
"Baiklah selamat siang nona,nikmati waktumu sebagai Nyonya Baskoro untuk terakhir kalinya"Ucapnya dan tertawa setelahnya dia menutup telponnya
Yunna menghempas ponselnya sampai hancur setelahnya dia menangis dengan sesegukkan
"Hubby...."Ucap Yunna sambil terus menangis
"Apakah aku bisa hidup tanpamu?bahkan jauh sedikit darimu pun aku merasa tidak sanggup"Ucap Yunna
Yunna bangkit dari duduknya dan langsung mengambil tasnya dan pergi menuju kekantor Rein
"Antar kan aku ke suamiku"Ucap Yunna
Setelah sampai Yunna langsung berlari menuju lift keruangan Rein
Semua karyawan Rein menyapanya tapi Yunna acuh
Pintu lift terbuka dan pas sekali Rein baru keluar dari ruangan nya Yunna langsung berlari menghambur pelukannya
"Sayang?"Ucap Rein yang terkejut melihat Yunna
Yunna menangis didalam pelukan Rein membuat Rein kebingungan
"Kamu kenapa sayang?"Ucap Rein dengan lemah lembut
"Aku takut hubby"Ucap Yunna dengan lirih
Rein menggendong Yunna
"Ndra kau pimpin meeting hari ini,aku tidak mungkin meninggalkan istriku dalam keadaan seperti ini"Ucap Rein dan berlalu pergi membawa Yunna kedalam ruangannya
Rein ingin menduduk Yunna disofa tapi Yunna malah mempererat pelukannya dan Rein tak jadi mendudukkan Yunna malah dia yang duduk sedangkan Yunna berada di pangkuannya
"Kenapa sayang?apa yang membuatmu menangis?"Ucap Rein
"Lihatlah skincare mahal yang kubelikan menjadi luntur"Ucap Rein
Yunna menatap Rein dengan wajah penuh air mata
"Ayo sekarang bercerita sayang!"Ucap Rein dan menghapus air mata Yunna dengan sapu tangannya
"Aku tidak mau kehilanganmu hubby!sungguh tidak mau"Ucap Yunna
"Aku tidak akan meninggalkanmu sayang"Ucap Rein
"Hampir 1 Minggu kamu bilang itu lo sayang,apa yang terjadi?"Ucap Rein
__ADS_1
"Aku selalu bermimpi buruk hubby kau meninggalkan ku"Ucap Yunna bohong
"Aku mohon jaga dirimu baik-baik aku tidak mau kau kenapa-napa"Ucap Yunna
"Aku sehat sayang bahkan semut pun tidak bisa menggigitku"Ucap Rein
"Itu hanya mimpi sayang,bunga tidur jangan dipercaya"Ucap Rein
"Tapi hubby"Ucap Yunna
"Sudah jangan menangis lagi,aku tidak suka melihatmu seperti ini sayang"Ucap Rein
"Hubby berjanjilah untuk selalu sehat dan baik-baik saja"Ucap Yunna
"Jika kau selalu ada di sisiku,aku akan selalu sehat dan baik-baik saja sayang"Ucap Rein
"Jika kau pergi rasanya kematian itu terasa dekat tapi kalau kamu selalu ada aku merasa sangat ingin hidup 1000 tahun lagi bahkan lebih"Ucap Rein dengan senyum manis
Ucapan Rein benar-benar membuatnya sakit,dia kembali memeluk Rein dan menangis
"Dan berjanjilah juga jangan meninggal kan ku yah sayang"Ucap Rein
"Aku tidak akan bisa berjanji hubby Karena setelah ini aku akan pergi meninggalkanmu,maafkan aku"Ucap Yunna dalam hatinya
"Hubby aku ingin jalan-jalan denganmu bisa?"Ucap Yunna
"Apapun jika istriku yang meminta tentu boleh"Ucap Rein
"Ayo sekarang hapus air matanya yah jangan menangis lagi"Ucap Rein
"Kita pulang dulu atau langsung jalan-jalan?"Tanya Rein
"Langsung saja"Ucap Yunna sambil menghapus air matanya
"Baiklah"Ucap Rein
"Tunggu dulu aku mau memoles wajahku"Ucap Yunna
Rein menganggukkan kepalanya dan duduk sambil memperhatikan Yunna
"Aku suka menatapmu seperti ini tidak pernah bosan malah candu"Ucap Rein
Yunna diam tapi tangan masih terus memoles wajahnya
"Mulai besok kita tidak akan bisa seperti ini lagi hubby"Ucap Yunna
"Apakah sudah?"Ucap Rein
"Iyah sudah!"Ucap Yunna dan bangkit dari duduknya
"Ayo!"Ucap Rein sambil menyerahkan tangannya pada Yunna
Yunna tersenyum dan langsung memeluk tangan itu
Mereka sudah dimobil
"Kita mau kemana?"Tanya Rein
"Hm kemana yah?"Ucap Yunna sambil berpikir
"Kita ketaman dekat dengan mu yu sayang"Ucap Rein
"Boleh hubby"Ucap Yunna dengan semangat
"Meluncur"Ucap Rein dan tertawa
Mereka pun pergi ketaman itu dan ternyata disana lumayan ramai
Rein pun membukakan pintu untuk Yunna
Yunna tersenyum melihat taman itu bukan karena indah melainkan banyak sekali orang berdagang jajanan
"Ayo!"Ucap Yunna dengan semangat dan menarik tangan Rein
__ADS_1
"Tunggu sayang"Ucap Rein
"Bang 2 mangkok yah mie ayam nya"Ucap Yunna
"Kamu ngapain pesan makanan kayagini"Ucap Rein
"Kita makan dulu hubby aku lapar"Ucap Yunna dan langsung duduk dikursi yang tersedia disana
"Tapi sayang"Ucap Rein
"Ssstttt"Ucap Yunna
"Aku ingin makan ini kalau kamu gak ya udah aku makan sendiri aja"Ucap Yunna
"Mulai deh"Ucap Rein dan dia pun duduk dihadapan Yunna
Tak berapa lama makanan mereka sampai,Yunna sangat senang beda dengan Rein dia malah menatap aneh makanan itu
"Makanlah hubby,kalau sesekali makan kaya gini gak papa"Ucap Yunna
Yunna menggulung mie dengan garpu dan ingin menyuapi Rein
"Hubby aaaaaa"Ucap Yunna ingin menyuapi Rein
"Untuk kamu saja"Ucap Rein
"Buka mulutnya atau gak aku ngambek"Ucap Yunna
Dengan sangat terpaksa Rein membuka mulutnya dan menerima suapan Yunna
Yunna tersenyum
"Enak gak?"Ucap Yunna
Rein tersenyum terpaksa dan mengunyah makanan yang ada di mulutnya
"Enak sayang"Ucap Rein
"Kalau enak habiskan makanan yang ada di hadapanmu"Ucap Yunna
"Iyah sayang"Ucap Rein
"Sangat nyaman hubby taman ini"Ucap Yunna
"Iyah senyaman aku saat bersamamu"Ucap Rein
Yunna memberikan ekspresi wajah yang aneh mendengar gombalan Rein
"Kamu kenapa hubby?"Ucap Yunna
"Aku kenapa sayang?"Ucap Rein malah balik bertanya
"Gak papa hubby kamu ganteng"Ucap Yunna
"Hm tentulah siapa dulu dong Rein Khalid Baskoro suami dari Yunna Putri Salim Baskoro"Ucap Rein dengan bangga
Yunna tertawa
"Habiskan hubby"Ucap Yunna
"Aku kenyang sayang aku gak boleh makan kayagini kan aku lagi program untuk tubuh sexy ku"Ucap Rein
"Sesekali lah hubby"Ucap Yunna
"Gak sayang,kamu saja makan"Ucap Rein
"Terserah kamu lah"Ucap Yunna
Mereka selesai makan dan Rein pun membayarnya
Mereka pun berjalan-jalan disana sampai ditempat yang memang khusus dibuat Rein bahkan ada nama mereka berdua yang lumayan besar
"Hubby?"Ucap Yunna
__ADS_1
Rein tersenyum dan mengangguk kepalanya
Tempat itu terlihat sederhana dimana ada pohon besar dan tempat duduk yang nyaman disana