
Sepanjang perjalanan pulang Yunna hanya diam begitupun juga dengan Rein sampai akhirnya mereka pun sampai dikediam mereka
Yunna terlebih dahulu meninggalkan Rein sedangkan Rein pergi ke dapur untuk mengambil minum
Didapur Rein bertemu dengan pembantu barunya si sitta karena 2 hari yang lalu Mita mengundurkan diri karena tidak ingin lagi melihat penampak si Kunti Yeppa dan digantikan si sitta yang berumur 30 tahun dia seorang yang periang dan dewasa Yeppa dan Reina pun suka bercanda dengannya karena orangnya memang mudah akrab walaupun baru bekerja 2 hari dirumah Rein
Rein benar-benar selektif dalam mencari seorang pembantu takut akan menjadi duri dalam rumah tangganya dan sekaligus permintaan para adiknya
"Sore pak bos,tumben sendiri bu bos mana?"Ucap Sitta dengan santainya
Rein melirik ke arah sitta
"Dikamar"Jawab singkat Rein
"Bos itu kenapa bibirnya?harus diobatin pak bos"Ucap sitta
"Iyah nanti saya obati"Ucap Rein
"Baiklah bos"Ucap Sitta
Rein pun pergi meninggalkan Sitta yang nengah memasak makan malam
Rein pun masuk ke dalam kamarnya dan melihat yunna sedang duduk diatas ranjang sambil melamun
"Sayang kamu tidak membersihkan dirimu dulu?"Tanya Rein sambil berjalan mendekati Yunna
Yunna pun menatap Rein dia pun langsung berlari dan memeluk Rein
"Hubby maafkan aku karena aku dia memukulmu"Ucap Yunna
Rein membalas pelukkan yunna sambil mengelus rambutnya dengan lembut
"Pukulannya tidak berasa sama sekali sayang jadi jangan mengkhawatirkan ku"Ucap Rein
Yunna melepaskan pelukkannya dan menarik tangan Rein agar duduk dipinggir ranjang
"Hubby duduk disini aku ambil obat"Ucap Yunna dan berjalan meninggalkan Rein untuk mengambil obat P3K
Rein hanya mangut-mangut saja mengikuti permintaan istrinya
Yunna sudah kembali sambil membawa Kotak obat ditangannya
"Sini hubby biar aku obatin"Ucap yunna sambil duduk dan membuka kotak obatnya
Yunna mengambil alkohol terlebih dahulu untuk membersihkan luka dibibir Rein
"Hubby bibirmu sobek apakah sakit?"Tanya Yunna dengan khawatir
Rein tersenyum dan menggelengkan kepalanya
"Sayang apakah tadi dion yang pernah kamu ceritakan itu padaku"Tanya Rein sambil menatap wajah yunna yang masih sibuk mengobati
"Nanti dulu hubby membahas dia luka mu lebih penting"Ucap yunna
Rein mengangguk sambil tersenyum tipis
Yunna sangat fokus mengobati luka Rein,Dengan jarak seperti itu Rein bisa melihat kecantikan yunna
"Nah sudah selesai"Ucap Yunna sedang sumringah
__ADS_1
Rein meraba luka yang ada dibibir yang sudah dibalut dengan plaster
"Gara-gara sibodoh itu aku tidak bisa mencium bibir istri ku"Ucap Rein dengan ekspresi kesal
Yunna geleng-geleng kepala mendengar ucapan Rein
"Pikiran mu sangatlah mesum hubby"Ucap yunna
Rein cengesan sambil menatap yunna
"Ya bagaimana yah sayang kan aku sudah punya istri terus cantik lagi kan wajar mesum sama istri sendiri"Ucap Rein tersenym nakal
Yunna menatap jengah suaminya dan berdiri ingin meletakkan kotak obat ketempatnya
Yunna sudah meletakkan kotak obat tadi ketempatnya Rein pun menarik tangan yunna dan langsung memeluk yunna dengan erat
Yunna hanya diam sambil mengerutkan alisnya
Setelah puas memeluk yunna Rein pun langsung menatap yunna dengan tatapan intens
"Sayang apakah dia laki-laki yang pernah kamu ceritakan padaku?"Ucap Rein dengan penasaran tapi sebenarnya hati menjadi khawatir dan takut jika saja Yunna akan kembali mencintai cinta pertamanya itu
Yunna menarik nafas panjang dan menghembuskan dengan kasar
"Iyah hubby"Ucap Yunna dengan ragu
Rein tersenyum agar bisa menutupi gejolak hatinya
"Apakah setelah kamu bertemu dengannya tadi kamu merasakan sesuatu?"Tanya Rein dengan penasaran
Yunna mengerutkan alisnya tanda kebingungannya
Rein tersenyum tipis dan mengelus rambut yunna
"Rasa cinta sayang"Ucap Rein
Yunna tertawa kecil melihat wajah Rein yang benar-benar sangat menggemaskan jika sedang cemburu
"Cie.....mode cemburu aktif"Ucap yunna dengan tawanya
Rein menjadi ngambek karena tidak mendapat jawaban Yunna
"Hubby ngambek nih.."Ejek yunna sambil tertawa kecil
"Sayang jangan bercanda!aku sedang serius"Rengek Rein
Yunna tertawa kecil melihat suaminya seperti anak kecil
"Hubby ini menggemaskan sekali seperti anak kecil"Ucap Yunna sambil mencubit pipi Rein
"Jangan mengatakai ku anak kecil!gini-gini aku sudah bisa bikin anak kecil"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
Yunna masih terus menyubit pipi Rein tanpa memperdulikan ucapan Rein
"Sayang jawablah pertanyaan ku"Ucap Rein sambil menggegam tangan yunna
Yunna diam sambil menatap wajah Rein
"Aku tidak merasakan apa-apa hubby,Malah aku tadi mengkhawatirkan mu jika kamu akan mengamuk jika melihatku berbicara dengannya"
__ADS_1
"Dia itu cinta monyetku hubby dulu aku sangat mengaguminya tapi setelah dia menembakku perasaan kagum itu hilang makanya aku tidak menerima cintanya"Jelas yunna
Rein diam mendengarkan penjelasan yunna
"Kamu jangan pernah mengkhawatirkan perasaan ku hubby karena kamu pasti tau kan?aku hanya mencintai apa yang halal bagiku dan menjadi hak ku"Ucap yunna
Rein tersenyum ada kepuasan dihatinya setelah mendengar penjelasan Yunna
Rein memeluk yunna
"Aku mencintaimu! Sangat mencintaimu!"
"Hanya kamu tempat ku pulang"Ucap Rein sambl terus memeluk Yunna
Yunna membalas pelukan Rein sambil tersenyum,Hatinya menjadi hangat setelah mendengar ucapan Rein
Lama mereka berpelukkan sampai yunna memberontak didalam pelukkan Rein
"Hubby lepaskan!Aku ingin mandi sebentar lagi hari akan malam"Ucap Yunna
Rein melepaskan pelukkan dan tersenyum
"Aku juga ingin mandi sayang bareng yah!"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
Yunna langsung melotot mendengar ajakan Rein
"Tidak mau hubby!aku tau maksudmu!"Ucap yunna
Rein terkekeh
"Memangnya maksudku apa?buang otak kotormu hanya aku yang boleh berpikir kotor"Ucap Rein
Yunna menatap jengah ke suaminya
"Pikiran kotor aja dipelitin dasar aneh"Gumam Yunna sambil berjalan menuju kamar mandi
Tanpa sepetahuan Yunna Rein mengekor dibelakang Yunna
Yunna dan Rein sudah ada didalam kamar mandi yunna benar-benar tidak tahu dia pun mulai melucuti semua pakaian Rein melihat itu pun hanya tersenyum dan menonton
Ketika yunna berbalik Yunna langsung melihat Rein sedang berjongkok sambil tersenyum melihtanya
"HUBBYYYYYYYYY" Teriak yunna dengan nyaring
"Apa"Jawab Rein denga santainya tapi Rein masih tetap diposisi
"Ngapain?"Tanya yunna
"Mau mandi"Jawab Rein
"Nanti hubby setelah aku baru kamu"Ucap yunna
Rein menggelengkan kepalanya
"Maunya bareng kamu sayang yah yah,sekalian hemat waktu"Ucap Rein sambil menaik turunkan alisnya
Yunna menatap jengah suaminya dan mulai melanjutkan aktivitasnya yang tertunda
Akhirnya mereka pun mandi bersama ,tiga puluh menit kemudian mereka keluar dari kamar mandi
__ADS_1
Yunna ingin sekali berendam didalam bathtube tapi dilarang oleh Rein dengan alasan keriput