
1 jam sudah berlalu tapi Raksa masih setia didepan laptopnya sedangkan Rein dengan setia duduk disamping Raksa sambil memperhatikan layar laptop raksa
"Kenapa lama sekali?biar aku yang mengerjakannya"Ucap Rein dan bangkit menuju ruangan dimarkasnya itu
Mereka mengikuti langkah Rein,Raksa langsung kagum menatap Ruangan itu yang penuh dengan alat-alat hacker dan juga sangat canggih
Rein duduk dan mulai mengotak-antik komputernya
"Jika kau bisa sendiri kenapa harus menyuruh raksa"Ucap Ical
"Aku hanya mengetes berapa hebatnya anak seorang hacker handal"Ucap Rein
"Dan satu lagi raksa perjanjian kita gagal karena kau gagal"Ucap Rein
Raksa tersenyum kecut
"Aku berterima kasih banyak karena kalian sudah membantu"Ucap Rein tanpa menatap mereka
"Jackpot!"Ucap Rein
"Ternyata dia yang membawa kabur istriku,dugaanku benar"Ucap Rein
"Ada dua penerbangan pada waktu itu dan menggunakan nama yang sama yaitu Redho Putra Candra"Ucap Rein
"Kemana?"Tanya Ical
"Amerika dan Australia"Ucap Rein
"Hm tentu saja istriku akan dibawa ke Australia karena itu adalah tempat kesukaan istriku dan juga banyak aset Candra grub disana"Ucap Rein
"Kita pergi!Siapkan jet pribadiku ndra"Ucap Rein dan langsung bangkit
"Kami juga ikut?"Tanya Ical dan Raksa bersamaan
"Tentu!"Ucap Rein tanpa menoleh
"Aku akan membawamu pulang sayang!"Ucap Rein dengan serius
Hampir 6 jam diperjalanan dan akhirnya mereka sampai ke Autralia
Rein tersenyum hatinya terasa berbunga-bunga karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan yunna dan membawanya pulang
__ADS_1
"Kita makan dulu Rein,Aku sangat lapar kau juga kan Raksa?"Ucap Ical
"Kalian ini masih bisa memikirkan makan kita kesini untuk membawa pulang istriku"Ucap Rein dengan kesal
"Tapi setidaknya kita harus makan mengisi tenaga"Ucap Ical
"Baiklah!Dasar bocil!"Ucap Rein dan berjalan terlebih dahulu
Mereka pun pergi menuju restaurand mewah yang ada disana untuk mengisi perut mereka
Selama menunggu makanan datang Raksa mengechat Yeppa
"Yeppa doakan aku biar aku mendapatkan izin dari kakamu"Tulis Raksa
"Aku tidak perduli,jika mereka merestui maka mereka harus berhadapan dengan daddyku"Tulis yeppa
"Yeppa buka lah pintu hatimu,aku menyukaimu😘"Tulis Raksa
"Aku tidak😠💩"Tulis Yeppa
Raksa menarik napasnya dan menghembuskannya dengan kasar
"Susah sekali mendapatkannya"Batin Raksa
Rein menatap pintu yang terbuka dan ternyata yunna masuk bersama dengan 2 orang wanita yang mungkin adalah pelayan yunna
Rein langsung bangkit dari duduknya dan berlari menghampiri yunna dan memeluknya
"Sayang!kau kemana saja aku merindukanmu,bagaimana kabarmu dan juga keadaan anak kita"Ucap Rein dengan sangat senang
Yunna hanya diam dan mendorong tubuh Rein dan Rein pun melepas pelukkan,yunna menatap bingung kearah Rein
"Kau siapa?anakmu?lucu sekali"Ucap Yunna
Rein terkejut bukan main mendengar yunna tidak mengenalinya
"Aku suamimu sayang!hubby mu ingatlah aku,didalam perutmu itu anak kita kecebongku"Ucap Rein
Yunna menatap bingung kearah Rein
"Kasian sekali orang ini mana masih muda dan bahkan sangat tampan tapi bisa-bisa menyebutku istrinya"Ucap Yunna dalam hatinya
__ADS_1
"Sayang kau kenapa?aku hubby mu dan kau adalah istriku nyonya Baskoro"Ucap Rein
"Nyonya Baskoro?hubby mu?sudahlah kau membuat ***** makanku hilang"Ucap Yunna dan membalik tubuhnya ingin pergi tapi Rein langsung memeluk yunna
"Kamu kenapa sayang?kenapa kamu bisa hilang ingatan apa yang sudah buat edo padamu"Ucap Rein dan meletakkan dagunya diyunna dan air matanya jatuh membasahi rambut yunna
Hati Rein benar-benar sakit lama dia mencari yunna semua sudah dia kerahkan dan ternyata yunna melupakannya
"Lepaskan tuan,jaga sikapmu"Ucap Yunna dan berontak dipelukkan yunna
Rein melepaskan pelukkanya
Yunna menatap dengan tatapan pembunuhnya sedangkan Rein tersenyum manis menatap Yunna
"Senyum itu dan pelukkan tadi kenapa terasa sangat tidak asing bahkan dia menangis kenapa hatiku merasa sakit"Batin yunna
"Untuk apa aku menjaga sikapku sayang?kau adalah istriku,Yunna putri salim baskoro"Ucap Rein
Yunna tak menghiraukan ucapan Rein dan pergi begitu saja meningglkan Rein,Dan Rein ingin mengejarkan tapi ditahan oleh Indra
"Jangan dikejar Rein!"Ucap Indra
"Bodoh!kenapa kau melarangku?"Ucap Rein dengan kesal
"Iya ka jangan dikejar,saat ini ka yunna tidak mengingat kita semua"Ucap Raksa
"Maksudmu?"Ucap Rein
"Aku tadi melihat diluar ada pamanku Dimas Suryawinata ka"Ucap Raksa
"Kenapa memang?"Ucap Indra
"Dia adalah tangan kanan edo dan dia juga membuat yunna seperti ini"Ucap Indra
"Apa! aku akan membunuhnya karena sudah berani membuat istriku melupakanku"Ucap Rei dengan emosi
"Jangan ka!jika kau bunuh dia maka kita akan sulit membuat ka yunna sembuh"Ucap Raksa
Rein mulai menatralkan dirinya dan menatap Raksa
"Jelaskan dengan benar apa maksudmu jangan buat aku semakin marah"Ucap Rein
__ADS_1
"Kita jelaskan di Villa kita saja Rein jika disini terlalu ramai"Ucap Indra
Rein mengangguk