DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 102


__ADS_3

Rein dan yunna turun dari mobil dijaga ketat oleh para bodyguard dan menjadi pusat perhatian semua orang


"Kalian cari tau siapa pemilik acara ini!"Ucap Rein


Para bodyguard langsung pergi mencari pemilik acara


"Sayang ini terlalu ramai!kamu yakin?apalagi panas sekali"Ucap Rein


Yunna menatap Rein dengan tatapan membunuhnya


"Banyak alasan hubby! apa hubby sudah gak sayang sama aku dan ada anak kita?"Tanya Yunna


Rein tersenyum kecut dan mengangguk


"Kamu ratu nya sayangku"Ucap Rein


Bodyguard Rein datang bersama pemilik acara nikahan itu


"Ini tuan muda pemilik acara ini"Ucap bodyguard


Rein menatap datar kearah orang itu


"Bapak pemilik acara ini?"Tanya Rein


"I...yah tuan"Ucap bapak itu gugup


Rein tersenyum dan menepuk bahu bapak itu


"Tidak usah takut pak!aku kesini karena kemauan istriku pak,, karena dia sedang ngidam menginginkan aku menyanyi diatas sana"Ucap Rein


"Saya akan memberika bapa uang 10 juta anggap saja saya menyewa panggung itu"Ucap rein lagi


Rein langsung memberikan uang tunai sebesar 10 juta kepada bapak itu


"Ini pak sebagai sewa!"Ucap Rein


Bapak itu tadinya menolak tapi rein terus saja memaksa dan akhirnya diapun mengambil uang itu


Rein menatap yunna yang hanya diam saja sejak tadi


"Sayang kamu ingin aku menyanyi lagu apa?"Tanya Rein


"Terserah hubby saja"Ucap Yunna


"Untung gak disuruh nyanyi lagu dangdut"Rein membatin


"Kamu ingin aku menyanyi berapa lagu?"Tanya Rein


"Terserah hubby"Ucap yunna


Rein tersenyum tipis dan mengangguk


"Dasar Cewe!"Ucap Reind dengan pelan


"Kamu disini aja yah jangan kemana-kemana"Ucap Rein


Yunna mengangguk dan para bodyguard pun langsung menjaga ketat yunna sedangkan Rein langsung pergi menuju panggung


"Hay boleh minta wa nya gak?"Ucap Remaja


Para bodyguard langsung memegangi kepala remaja itu sampai dia mengaduh kesakitan yunna merasa kasihan dan menyuruh bodyguardnya melepaskannya


"Lepaskan dia! sudah jangan di hiraukan"Suruh yunna


"Baik nona muda"Ucap bodyguard


Rein menaiki panggung dan membawa gitarnya,,Semua kaum hawa menatap Rein tanpa berkedip bahkan ada yang memoto-moto Rein


"Hubbyy semangat!"Teriak yunna


Rein mengangguk ,pandangan hanya kepada yunna seorang


Rein mulai memetik gitarnya


Lama sudah ku menanti


Banyak cinta datang dan pergi


Tapi tak pernah aku senyaman ini


Mungkin dirimulah cinta sejati


Tak akan kuragu lagi


Kujaga sampai ke ujung nadi


Takkan kusia siakan lagi


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti

__ADS_1


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Tak akan kuragu lagi


Kujaga sampai ke ujung nadi


Takkan kusia siakan lagi


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Takkan kusia siakan lagi


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


"Kaka itu tampan sekali dan suara merdu sekali"Ucap Remaja 1


"Iyah!Tapi istrinya juga cantik sekali"Ucap Remaja 2


"Udahlah kita hanya menikmati ciptaan tuhan yang begitu indah saja"Ucapnya lagi


Rein sudah selesai menyanyikan lagu dan dia pun turun dari panggung menghampiri yunna


Untuk dua kalinya yunna kembali terharu karena Rein menyanyikan lagu sesuai dengan isi hatinya


Yunna langsung memeluk Rein dan menangis tersendu-sendu dipelukkan Rein


Rein membalas pelukkan yunna dan mengelus rambut yunna


"Sayang jangan menangis!kamu suka sekali menangis sekarang"Ucap Rein


Yunna terus saja menangis dipelukkan Rein


"Kita pulang yah!"Ucap Rein


Yunna tak bergeming dan masih saja menangis


Rein langsung mengendong yunna membawanya kemobil


Mereka sudah didalam mobil yunna sudah tidak menangis lagi


"Hubby lagunya aku suka!"Ucap yunna


"Aku suka sekali kamu menyanyikan lagu itu,nanti nyanyiin lagi yah hubby"Ucap Yunna


Rein tersenyum dan menghapus air mata yunna


"Iyah nanti aku nyanyikan lagi"


"Aku juga suka lagunya makanya aku hapal karena lagunya juga mengingatkan ku betapa indahnya mencintai istriku ini"Ucap Rein sambil mencubit pipi yunna


Yunna terkekeh


"Makasih hubby!"Ucap yunna


Rein tersenyum dan mulai menyalakan mobilnya

__ADS_1


"Hubby tadi gak gugup saat menyanyi?"Tanya yunna


Rein menatap yunna sekilas sambil tersenyum


"Tentu!Tapi ya gimana permintaan istriku aku harus bisa"


"Tapi kalau kamu nyuruh aku menyanyikan lagu dangdut aku jujur pasti aku bakal pingsan"Ucap Rein


"Kok pingsan?"Tanya yunna


"Aku gak bisa sayang"Ucap Rein


"Suruh nyanyi dangdut aja pingsan kamu hubby dasar aneh"Ucap yunna


Yunna tertawa kecil dan bersandar dibahu Rein


Akhirnya mereka pun sampai di istana mereka


"Hubby cape"Ucap yunna sambil berjongkok didepan pintu


Rein tertawa kecil melihat tingkah yunna dan berjalan menghampiri yunna


"Tiduran aja disitu kalu cape sayang"Ucap rein sambil tertawa kecil


"Hubby ih gak peka banget"Ucap yunna ngambek


Rein berdiri dihadapan yunna dan mengacak-acak rambutnya


"Gak usah ngambek sayang"Ucap Rein dan dia pun berjongkok


"Mau digendongkan ayo naik!"Ucap Rein sambil berjongkok membelakangi yunna


Senyum yunna langsung mengambang yunna langsung bangkit dan naik kebelakang Rein


Mereka pun naik keatas kamar mereka


"Hubby lapar"Rengek yunna sambil menghentak-hentakkan kakinya


Rein yang tadi fokus ke laptop pun langsung menatap yunna



"Mau aku masakin?"Tanya Rein


Yunna langsung mengangguk dan tersenyum manis


"Ya sudah ayo kita kebawah aku masakin yah"Ucap Rein


Rein berjongkok didepan yunna


"Mau digendong lagi?"Tanya Rein


Yunna langsung naik kebelakang Rein


Yunna dan Rein sudah didapur Rein menduduk kan yunna atas meja


"Mau aku masakkin apa?"Tanya Rein


Yunna berpikir sebentar


"Mau makan apa yah?kok aku bingung"Ucap Yunna


Rein tertawa kecil dan mencubit hidung yunna


"Kamu makin hari makin menggemaskan"Ucap Rein


Yunna tersenyum sambil menangkup wajah Rein


"Hubby bisa makan apa aja?"Tanya yunna


"Hampir semua masakkan aku bisa"Ucap Rein


"Kamu mau masakkan apa sayang?Kamu kelamaan mikir nanti anak kita kelaparan diperut kamu"Ucap Rein


Yunna menatap Rein dengan tatapan bingung


"Aku gak tau mau makan apa?"Ucap Yunna


"Ya sudah kamu mikir aja dulu,Aku potongin buah buat kamu yah"Ucap Rein


Rein pun pergi menuju kulkas dan mengambilkan bebarapa buah dan motongnya untuk yunna sedangkan yunna masih saja berpikir


"Istriku setelah hamil kok jadi lemot yah"Ucap Rein sambil menatap yunna yang tengah berpikir


Rein sudah selesai memotongkan buah untuk yunna dan menyerahkan kepada yunna


"Nih makan buah dulu!"Ucap Rein menyerahkan semangkok potongan buah apel


Yunna mengambil mangkok itu dan memasukkan satu demi satu potongan itu ke dalam mulutnya


"Hubby aku mau makan spagetty aja"Ucap Yunna


Rein mengangguk dan mulai menyiapkan bahan-bahan yang akan dia masak sedangak yunna hanya duduk sebagai penonton

__ADS_1


__ADS_2