
Yunna dan Rein sudah sampai ketempat foto
"Kemana aja sih ka kok ngilang gitu aja"Ucap Yeppa dengan raut kesal
"Biasa yeppa ada penggemar tadi yang ngelamar kaka kamu didepan kaka"Ucap Rein sambil menatap yunna
"Di terima ka?"Tanya Reina
Yunna terkekeh
"Kalau kaka terima bisa-bisa pria yang disamping kaka ini nangis terus-terusan"Ucap Yunna tertawa kecil sambil menatap Rein
Rein pun menjadi cemberut
"Sudah-sudah mau foto gak nih?"Tanya mamah Raisya
"Ya foto dong mah"Ucap Rein
Mereka pun akhirnya berfoto secara bergantian dan Vina dan Angle pun juga ingin berfoto bersama Yunna agar bisa menjadi kenangan katanya
Setelah selesai mereka pun pulang tapi sebelum pulang Rein menyarankan untuk makan siang terlebih dahulu
Rein menyarahkan mobilnya kerestaurand yang mewah dan langsung memesan ruang Vvip untuk para keluarganya
Mereka sudah duduk diruang Vvip yang sudah dipesan oleh Rein
Rein Tersenyum melihat yunna terus saja memeluk boneka pemberiannya
"Menyesal aku sayang"Ucap Rein sambil menatap yunna
Yunna pun menoleh dan menatap Rein
"Menyesal?maksudnya?"Tanya yunna dengan bingung
"Iyah menyesal aku telah memberikanmu boneka itu karena dari tadi kamu terus saja memeluknya"Ucap Rein sambil cemberut
Yunna menatap boneka yang ada dipelukkan dan kembali yunna Rein
"Astaga hubby!dengan boneka pun kamu cemburu?padahal ini boneka pemberianmu loh"Ucap yunna
Rein masih saja nampakkan wajah cemberutnya
"Ya tetap saja sayang,baiklah aku izinkan kamu memeluknya tapi tidak kalau dikamar,karena itu sudah menjadi jatahku seutuhnya"Ucap Rein dengan santai
Yunna langsung memukul tangan Rein
"Hubby jaga ucapan disini masih ada para adik ada para orang tua"Bisik yunna
Rein hanya tertawa kecil sambil mencubit hidung yunna
__ADS_1
Selama menunggu makanana mereka sampai Semuanya hanya mengobrol-ngobrol dan juga bercanda
Makanan pun sudah datang,Mereka langsung memakan makanan mereka dengan lahapnya
Setelahnya mereka pun langsung pulang kerumah Rein dengan mobil masing-masing
"Hubby jahat sekali memprank ku seperti tadi aku benar-benar sangat sedih tadi rasanya aku hanya ingin dikamar dan mengurung diri"Ucap Yunna dengan wajah cemberut
Rein terkekeh dan meraih tangan kanan yunna dan mencium punggung tanggannya
"Kan aku ingin membuat kejutan sayang,biar ada dramatis-dramatisnya"Ucap Rein tertawa kecil
"Kejutan apaan sih yang ada bikin aku sedih tau,aku kira hubby benaran tidak datang ke acara wisudaku"Ucap Yunna tersenyum tipis
Rein pun menatap yunna sekilas dan kembali menatap jalan
"Maafkan aku yah karena sudah membuat Ratuku menagis"Ucap Rein tersenyum dan mengelus-elus tangan yunna
Yunna menggangguk dan ikut mengelus tangan Rein
"Iyah hubby aku maafkan tapi jika saja tadi kamu beneran gak datang aku gak tau rasanya hatiku gimana"Ucap Yunna
"Iyah janji deh sayang aku gak bakalan prank kaya gitu tapi yang lebih ekstrem lagi bisa"Ucap Rein terkekeh
Yunna langsung memoloti Rein
Rein pun tertawa melihat ekspresi istrinya
"Iyah sayang aku hanya bercanda"Ucap Rein
"Tapi tadi jika aku tidak datang bisa-bisa istriku dibawa kabur para pria-pria tadi dan bahkan siapa itu tadi yang katanya ingin datang kerumah,enak saja ingin melamar istriku pengen ku botakin tuh?"Omel Rein
Yunna menatap Rein sambil tersenyum
"Kamu lucu sekali hubby jika sedang cemburu,ekspresi wajahmu bisa berubah-ubah"Ucap Yunna
"Aku lagi kesal sayang malah dibilang lucu,sepepoler itu kah kamu dikamus itu?tapi syukur lah aku yang menjadi suamimu"Ucap Rein sambil tersenyum
Yunna hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Rein jika sudah mulai mengeluarkan kecerewetannya
"Tapi istriku memang paling cantik"Puji Rein
Yunna tersenyum dan menyandarkan kepalanya di tangan Rein
"Suamiku juga sangat tampan apalagi dengan Rambut klimis seperti ini"Ucap yunna sambil menujuk Rambut Rein
Rein pun mengelus Rambut Yunna dengan tangan kirinya
"Ya aku ingin tampil beda diacara paling bersejarah istriku"Ucap Rein
__ADS_1
Yunna pun mengangguk
Akhirnya Mereka pun sampai dirumah Rein
Seperti biasa Rein keluar dari terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk istrinya
"Silahkan Ratuku"Ucap Rein sambil membungkuk dan tersenyum
Yunna tertawa kecil melihat tingkah Rein
Begitupun dengan Mamah Raisya dan Papah Khalid
"Sayang Anak sulung kita ternyata bisa romantis jua"Ucap Mamah Raisya dengan tersenyum
Papah khalid juga tersenyum
"Sayang laki-laki itu jika dia sudah sangat mencintai wanitanya pasti akan tidak sadar akan bersikap romantis"Ucap Papah Khalid
"Aku bahagia pah ternyata wanita pilihan mamah bisa membuat Antartika keluarga baskoro menjadi cair"Ucap Mamah Raisya
Papah khalid mengangguk dan tersenyum
Mommy ana dan daddy salim pun juga sama bahagia dengan mamah raisya dan juga papah khalid
"Anak kita sudah sangat bahagia dad,aku bisa melihat yunna sangat mencintai Rein begitu juga dengan Rein dad"Ucap Mommy Ana
"Iyah Mentariku anak kita sudah menemukan cintanya dan semoga saja yeppa juga"Ucap Daddy Salim
"Iyah sayang"Ucap Mommy Ana
Mereka semua pun masuk dengan bergandengan begitu juga Yeppa yang Reina
"Nasib ya Reina semuanya pada gandengan sama pasangan sedangkan kita saling gandeng"Ucap Yeppa dengan nada bercanda
"Iyah yeppa tapi aku berdoa aja mudah bisa dapat jodoh kaya ka Rein atau gak kaya papah"Ucap Reina
Yeppa menatap Reina
"Alah terlalu standar Reina"Ucap yeppa dengan remeh
"Kamu bilang papah dan kaka standar yeppa,kamu buta ya?"Ucap Reina dengan berapi-api
"Kalem dong bro!kan kita beda"Ucap Yeppa
Reina hanya menatap jengah kearah Yeppa
"Serah kamu lah ayo jalan"Ajak Reina
Yeppa pun hanya mengangguk
__ADS_1