
Mereka sudah berada di Villa pribadi Rein
"Besar sekali Villanya!benarkan ini villa bukan Rumah"Ucap Ical sambil menatap sekitar
Indra menggelengkan kepalanya melihat adiknya
"Cepat jelaskan!"Ucap Rein
"Apakah maksudmu istriku dicuci otaknya oleh pamanmu?"Tanya Rein
Raksa menggelengkan kepalanya
"Itu hanya sugesti ka!"Ucap Raksa
Semuanya menatap Raksa dengan serius
"Sugesti?maksudmu apa?"Ucap Rein
"Ya ka Yunna disugesti dan hanya mengingat orang yang disugestikan"Ucap Raksa
"Ka yunna seakan-akan adalah robot ka pikirannya sekarang sedang dikendalikan tapi hatinya tidak bisa bohong"Ucap Raksa
"Apakah istriku bisa mengingat ku lagi?"Ucap Rein
"Tentu ka,tapi aku mohon agar kaka jangan buat dia terlalu berpikir karena itu akan membuat dia makin jauh dengan dirinya,kaka harus bisa ambil hatinya karena pamanku hanya bisa mengendalikan pikiran melalui sugestinya tapi tidak hatinya"Ucap Raksa
"Dimana kau tau ini?"Tanya Indra
__ADS_1
"Dari ayahku dan dia juga bisa melakukan ini tapi pamanmu lebih jago kata ayah"Ucap Raksa
"Jika ka Yunna tidur atau pingsan dia akan sadar siapa dirinya"Ucap Raksa
"Aku akan membawa pulang istriku sekarang"Ucap Rein dan bangkit dari duduknya
"Jangan Rein kita susun Rencana,kita butuh orang yang membuat nona itu memberi tahu kita bagaimana caranya membuat nona kembali"Ucap Indra
Rein diam
"Kita susun Rencana baru kita jemput nona,ikuti saranku setelahnya kau akan tetap menjadi peran utama"Ucap Indra
Rein menatap Indra menganggukkan kepalanya
Disisi Yunna
Yunna masih memikirkan kejadian tadi siang dan dia juga sudah mewanti-wanti pelayannya tadi untuk tidak memberi tahukan kepada edo
Tok...Tok..
"Masuk!"Teriak Yunna
Dan edo yang masuk membawakan makanan untuk yunna
Seketika yunna ingin muntah ketika edo datang,memang seperti itu selama yunna tinggal dengan edo,jika berdekatan dengan edo yunna selalu muntah entah kenapa tapi edo mengakatakan itu adalah memang bawaan hamil yunna
"Jangan mendekat letakkan saja makanannya disitu"Ucap Yunna
__ADS_1
Edo tersenyum kecut dan menganggukkan kepalanya
"Baiklah sayang"Ucap Edo
"Kamu keluar saja sayang aku benar-benar tidak tahan mencium aroma mu seakan-akan perutku langsung mual"Ucap Yunna
Selama Yunnn tinggal bersama edo,edo sama sekali tidak bisa memperlakukan yunna dengan romantis karena yunna jika didekati pasti akan muntah tidur sekamar pun tidak
"Aku memang memiliki ragamu disini tapi aku tidak bisa menggapaimu yunna"Ucap Edo dalam hatinya
Edo telah pergi dan seketika dirinya sudah tidak mual lagi dia pun juga heran
"Sebegitu tidak suka kamu dengan papahmu sayang"Ucap Yunna sambil mengelus perutnya
Dan yunna memakan-makanan yang dibawakan oleh edo
Disisi edo
Edo duduk berdiri balkon kamarnya
"Aku sangat mencintaimu yunna tapi kenapa aku sudah memiliki ragamu sekarang dan bahkan kau menyebutkan sayang tapi kenapa jika aku mendekatimu selalu kau akan muntah dan menolakku"Ucap Edo dengan lirih
"Apakah karena anak itu adalah anak Rein"Ucap Edo
"Apa aku harus membunuhnya agar yunna tidak akan muntah lagi jika berdekatan denganku"Ucap Edo
"Tapi jika aku bunuh anak itu maka yunna akan sedih dan bahkan akan menerima sakit aku tidak mau yunna sedih dan sakit"Ucap Edo
__ADS_1
"Tapi jika anak itu lahir maka aku akan mengembalikannya pada Rein aku tidak mau memelihara anak yang bukan anakku"Ucap Edo
Lama dia berdiri disitu sampai dia merasa kantuknya datang dan dia pun tidur karena sebelumnya Edo sudah meminum obat tidurnya