DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 44


__ADS_3

Rein sudah di gedung Baskoro groub dia masuk dengan wajah tanpa senyumnya terlihat sekali kebiwabaannya semua karyawan hormat padanya


Rein memasuki lift menuju ruangannya disana indra sudah menunggunya ,Rein langsung duduk dikursi kebesarannya


"Bos kita akan Meeting 30 menit lagi"Ucap indra


"Ya kamu siapkan saja"Ucap Rein


"Bos edo pergi meninggalkan kediaman keluarga candra karena Ardi Candra sudah tau semuanya dan dia melarang keras yang dilakukan edo"Ucap Indra


"Ah belum berperang musuhku sudah kalah karena tidak ada modal bagaimana ini ndra?apa aku harus memberikan modal padanya agar hasratku terpenuhi"Ucap Rein sambil tersenyum sinis


"Bukankah bagus bos jika dia kalah?Tapi bos aku masih belum yakin dia sudah kalah seperti dia akan meminta bantuan dari orang lain"Ucap indra


"Ya kamu benar ndra baiklah kamu awasi lagi musuhku sepertinya terlalu mudah jika seperti ini kamu urus saja ndra tiba-tiba aku jadi tidak bersemangat"Ucap Rein


"Baik bos,Bos di ruang Meeting kita nanti sudah ku hadirkan 3 orang yang sudah berkhianat itu"Ucap indra


"Bagus indra kau selalu bisa ku andalkan,akan aku naikkan gajihmu bulan ini"Ucap Rein


"Terima kasih bos"Ucap Rein


"Ya,Baiklah sebaiknya kita keruang Meeting sekarang"Ucap Rein sambil hendak berdiri

__ADS_1


"Baik bos"Ucap Indra


Rein dan indra berjalan menuju ruang Meeting,indra membukakan pintu untuk Rein,Rein masuk dan langsung duduk dikursinya semua orang yang awal berbicang-bicang langsung terdiam karena kedatangan Rein


"Sekarang mulai Meetingnya"Ucap Rein


"Ba...baik pak"Ucap Evan karyawan yang memimpin meeting kali ini


Evan menjelaskan dengan seksama Rein dan semua karyawan mendengarkan dengan serius


"Ini presentasi mu hah?,Buruk sekali!!kamu benarkan karyawanku tapi kerja mu seakan-akan bukan karyawan yang profesional"Ucap Rein dengan tatapan mengejek


"Ma...maafkan saya pak karena saya sudah membuat bapa kecewa"Ucap Evan sambil menunduk


"Dan Kalian masih ingat dengan proyek yang kemarin sempat terhenti?Tanya Rein


Semua karyawan mengannguk tanda mengiyakan


"Didalam jas ku ini ada sebuah pistol aku bisa dengan mudah membidik kepala kalian yang berani berkhianat padaku"Ucap Rein sambil menatap satu persatu orang yang ada diruangan itu


Rein tersenyum tipis melihat 3 orang yang ada diruangan itu seperti sangat ketakutan


"Sekarang mengaku atau pistol yang membungkam kalian selamanya"Ucap Rein sambil mengebrak meja

__ADS_1


Semua orang terkejut dengan pernyataan Rein


Tapi 3 orang yang diincar Rein masih tidak bergeming dari tempat


"Saya tidak main-main dengan ucapan saya,siapa yang berani berkhianat maka keluar dari sini tersisa mayat"Ucap Rein sambil mengeluarkan pistolnya


Semua orang makin ketakutan dengan tindakan Rein


"Saya tidak akan mengulang ucapan saya! Saya hitung sampai tiga jika masih bungkam saya pastikan timah emasku yang berharga ini akan bersarang dikepala kalian"Ucap Rein sambil tersenyum sinis


"Satu....Du...Ucapan Rein terpotong karena orang 3 orang yang dimaksud Rein langsung sujud dikaki Rein sambil meminta maaf


"Maafkan kami pa!Kami terpaksa melakukan itu karena ibu saya sakit keras dan membutuhkan uang banyak untuk pengobatan"Ucap Doni


"Iya maafkan kami pak aku juga terpaksa karena istriku ingin melahirkan"Ucap Aldi


"Maafkan kami semua pak aku yang bersalah karena aku yang mengajak mereka karena kami memang membutuhkan uang jangan bunuh kami pak jika kami mati nanti siapa yang membiayai mereka"Ucap Saman


Rein hanya diam tanpa bergeming tapi dengan tatapan dinginnya


"Kami mohon pak maafkan kami"Ucap Aldi


"Indra kamu urus mereka aku sedang tidak ingin mengambil keputusan sekarang"Ucap Rein dan pergi meninggalakan Ruang Meeting

__ADS_1


"Baik pak"Ucap Indra


__ADS_2