DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 91


__ADS_3

Yunna sudah keluar dengan pakaian yang dibawakan para adiknya,Mereka pun kembali mendatangi ruangan Rein


Rein ditangani diruang operasi hampir 5 jam para dokter mengoperasi Rein sampai akhirnya lampu ruang operasi mati menandakan operasi telah berhenti


Dokter keluar dari ruangan itu


"Bagaimana dok keadaan putra saya?"Tanya papah khalid dengan khawatir


Dokter tersenyum tipis sambil melepas kaca matanya


"Operasinya berhasil tapi tuan muda belum sadarkan diri jika sampai 2×24 jam tuan muda tidak sadarkan diri mungkin dia akan mengalami koma!"Jelas dokter


Semua orang kaget dengan kabar dari Rein apalagi Yunna dia sudah menangis dengan begitu hebatnya dipelukan sang Mommy


"Apa anak saya boleh dijenuk dok?"Tanya Mamah Raisya dengan wajah yang penuh air matanya didalam pelukan sang suami


"Bisa tapi harus satu-satu yah dan itu pun juga harus ada batas waktunya"Ucap dokter


"Pasien juga harus kita pindahan keruang ICU karena keadaannya sangat lemah"Tambahnya lagi


"Ada yang ingin ditanyakan lagi"Tanya dokter


Semuanya menggeleng


"Ya sudah kalau begitu saya permisi"Ucap dokter


Rein pun dibawa keruang ICU oleh para perawat semua keluarga melihat Rein terkapar lemah diatas ranjang rumah sakit dengan kepala berbalut perban dan tubuh penuh dengan alat-alat bantu rumah sakit


"Hubby aku mohon bertahanlah"Ucap yunna sambil memegang ranjang Rein


"Nona biarkan kami membawa tuan muda keruang ICU nanti disana ada bisa menjenguknya kembali"Ucap Perawat


Yunna pun melepas kepergian Rein dengan tangisan


Yunna lah yang disuruh menjenguk Rein terlebih dahulu oleh para keluarga


Yunna masuk dengan baju steril yang sudah disiapkan oleh rumah sakit khusus ruang ICU,,hati yunna sakit melihat suaminya terkapar lemah tak berdaya diatas ranjang rumah sakit itu


Yunna berjalan menghampiri Rein sambil melihat sekitar


"Hubby aku datang!"Ucap yunna dengan suara serak


Yunn duduk disamping Rein dia membelalai wajah Rein


"Hubby bangunlah!aku merindukan senyummu"


"Hubby bertahanlah!bukankah kamu sudah berjanji padaku jika akan menua dengan ku"Ucap yunna tak terasa cairan bening luruh dari mata indah yunna


Rein masih setia dengan tidur panjangnya


"Hubby aku mohon bangunlah hubby!Bangun!"Ucap Yunna


Yunna menggenggam tangan Rein dan meletakkannya di pipinya


"Hubby aku rindu tangan ini kalau mencubit hidungku,pipiku dan juga membelai rambutku hubby"Ucap yunna terisak


Yunna memeluk Rein dan menangis didada suaminya


"Hubby bangun lah!biasanya jika aku menangis pasti kamu akan memelukku dan membelai rambutku"Ucap yunna

__ADS_1


Rein tetap diam tak ada pergerakkan dari tubuh Rein sedangkan yunna masih terus menangis didada bidang suaminya


"Hubby bangun sudahi tidurmu"


"Aku rindu pelukkanmu hubby"Ucap yunna


Yunna melepas pelukkannya dan menetralkan nafasnya dan menghapus airmata dengan kasar


"Hubby seindah itu kah mimpimu sampai tidak mau bangun?"Ucap yunna sambil tersenyum


"Baiklah hubby kalau kamu masih ingin tidur dan bermimpi aku keluar saja yah?"Ucap yunna


Rein masih saja diam tak ada pergerakkan


Yunna menarik nafasnya dan dia pun pergi meninggalkan ruangan itu karena waktunya sudah habis


Ditempat lain


"Bagaimana ndra?siapa yang sudah mencelakai putraku"Tanya papah khalid


"Aku sudah menemukannya tuan dia adalah Dion alexander putra dari Diantra alexander dia juga adalah teman dari nona muda yunna waktu SMA"Ucap indra


Papah khalid terkejut dan langsung mengepalkan tangannya


"Berani sekali dia mencelakai putraku!ndra aku tidak ingin dia masuk penjara itu terlalu mudah untuknya aku ingin dia menderita buat dia cacat permanen dan menyesali perbuatannya"Ucap papah khalid dengan amarah


Indra mengangguk


"Baik tuan saya akan laksanakan"Ucap Indra


Indra pun pergi meninggalkan papah khalid


Didepan ruangan Rein


Yunna menggelengkan kepalanya


"Jangan suruh aku pulang mah!aku ingin disini menunggu hubby"Ucap yunna dengan air mata yang tak pernah kering di wajahnya


Mamah Raisya mendekati menantunya itu dan menghapus air mata yang jatuh dipipinya


"Jangan suka menangis sayang!jika Rein tahu istrinya menangis pasti dia akan bersedih"Ucap mamah Raisya


Yunna tersenyum tipis


"Tapi bagaimana bisa aku tidak menangis jika suami ku sedang sakit seperti ini"Ucap Yunna


Mamah Raisya tersenyum


"Sekarang kamu pulang yah biar mamah dan papah menjaga Rein disini kamu istirhat dirumah kalau kamu sakit dan Rein sadar pasti dia akan sedih sayang"Ucap Mamah Raisya


Dengan berat hati yunna mengiyakan ucapan sang mertua


"Iyah mah aku pulang tapi kalau ada apa-apa kabari aku ya mah"Ucap yunna


Yunna pun pulang bersama keluarganya dan juga yeppa dan Reina tapi dia memaksa ingin pulang kerumahnya karena dia tidak mau pulang ke rumah orang tuanya yeppa dan Reina pun ikut yunna pulang kerumah Rein


Yunna masuk kedalam Rumahnya dan melihat sekitar rumahnya seakan ada bayangan dirinya bersama Rein


"Hubby dirumah ini kita sama-sama saling mencintai dirumah ini kamu selalu memanjakanku"

__ADS_1


"Cepat sadar hubby aku sangat merindukanmu"Ucap yunna dan langsung berlari menuju kamarnya


Reina dan yeppa yang dibelakang yunna pun hanya diam menatap kasian kepada sang kaka yang begitu terpukul


"Kaka...."Ucap Yeppa lirih sambil menatap kepergian yunna


Reina mengelus punggung sahabatnya dan tersenyum tipis


"Kita jangan ikut bersedih malah kita harus hibur ka yunna,aku percaya ka Rein pasti sembuh dan akan kembali diantara kita"Ucap Reina


Yeppa tersenyum dan mengangaguk


Mereka pun berjalan memasukki kamar mereka sedangkan Daddy dan mommy mendatangi kamar yunna


Tok...tok..


"Sayang apakah Mommy dan daddy boleh masuk?"Tanya Mommy ana


Tidak ada jawabann dari yunna Mommy ana pun masuk kedalam kamar sedangkan daddy salim menunggu diluar


"Sayang!"Panggil Mommy ana sambil membuka pintu kamar yunna


Yunna duduk diatas ranjangnya sambil memeluk lututnya dan melamun,,Mommy ana pun mendekati putrinya yang sedang melamun terlihat kesedihan diwajah cantik anaknya


"Sayang!"Panggil Mommy ana sambil memeluk yunna


Yunna pun menatap Mommynya dan membalas pelukkannya


"Mom Hubby pasti sehatkan?"


"Dia tidak akan meninggalkan ku kan Mom?"Tanya yunna


Mommy ana mencium pucuk rambut yunna


"Rein itu laki-laki kuat sayang dia pasti akan kembali diantara kita"Ucap Mommy ana


Yunna menatap Mommy ana dan tak terasa air matanya jatuh tanpa permisi dan membasahi wajahnya


"Aku takut...."Ucap yunna dengan lirih


Mommy ana memeluk yunna dengan erat


"Jangan bersedih sayang sekarang kamu bersihkan dirimu dan istirahat besok kita jenguk lagi suamimu"Ucap Mommy ana


Yunna menghentikan tangisnya dan mengatur nafasnya menghapus air matanya dengan kasar


Hanya anggukkan keluar dari yunna sebagai responnya


Dia pun langsung masuk kekamar mandinya dan membersihkan dirinya ,dia juga berniat merendam tubuhnya agar rasa penat bisa berkurang sedangkan Mommy ana keluar


Hampir 2 jam yunna didalam mandi dan dia pun keluar dengan kimono pink kesayangannya dia menatap ranjang kamarnya yang biasa Rein tempati jika dia sedang mandi dan langsung menatap dengan tatapan nakalnya


"Hubby biasanya jika aku keluar dari kamar mandi kamu selalu menatapku dengan tatapan nakalmu tapi sekarang..."Ucap yunna terpotong


"Hubby aku rindu!"Ucap yunna dia pun berjalan menuju Walk in closetnya


Yunna sudah berganti pakaian dengan pakaian yang belikan Rein


Dia merebahkan dirinya dia menatap tempat tidur yang biasa Rein tempati

__ADS_1


"Hubby cepat sembuh dan kembali bersama ku"Ucap yunna sambil mengelus-elus tempat tidur Rein


Yunna mulai menutup matanya dan dia tertidur


__ADS_2