
Yeppa dan Reina sudah didapur tapi mereka bingung bahan-bahan untuk membuat spagetti permintaan sang kaka
"Gimana nih Yep?Aku gak bisa masak!"Ucap Reina sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal
Yeppa ngengir kuda menatap Reina
"Aku juga gak bisa!gimana yah?"Ucap Yeppa
Sita mendengar perdebatan didapur dan diapun menghampiri nya
"Kalian ingin masak nona muda?"Tanya sita dengan ramah
Yeppa dan Reina langsung menoleh menatap kearah suara
"Bi sitta syukurlah ada bibi"Ucap Yeppa
"Iyah,Gini bi ka yunna lagi ngidam pengen makan spagetti tapi kami yang buatin tapi kami gak tau caranya"Ucap Reina sambil nyengir kuda
Wajah sita berbinar-binar mendengar sang majikan sedang hamil
"Kalian yang benar nona yunna hamil"Ucap Sitta dengan antusias
Yeppa dan Reina mengangguk secara bersamaan
"Oke kalau begitu biar bibi yang masakin buat nona yunna kalian jadi penonton aja"Ucap Sitta dan berjalan menuju kulkas
Yeppa dan Reina saling tatap dan langsung menghampiri sita
"Bi ka yunna pengennya kami yang masak buat dia"Ucap Yeppa sambil mencegah bi sitta
"Iyah bi,sebelumnya ka yunna pengen masak buatan ka Rein tapi gak bisa karna ka Rein belum sadar jadi kami yang menawarkan diri dan ka yunna mau"Ucap Reina
Bi sita tersenyum dan mengambilkan bahan-bahan yang akan dimasak
"Oke ini bahan-bahan yang diperlukan kalian masak biar bibi yang arahi nanti"Ucap bi sita
Yeppa dan Reina memeluk bi sitta
"Makasih bi!bibi emang dewi penolong"Ucap Yeppa
Sitta mengelus kepala para adik majikkannya
"Kalian ini mau sampai kapan memeluk bibi seperti ini?Lebih baik sekarang kalian masak biar cepat disajikan ke nona yunna"Ucap sita
Yeppa dan Reina langsung melepas pelukkanya dan memberi hormat kepada bi sita
Bi sita hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sang majikan
Reina dan Yeppa pun memasak dengan arahan bi sita
Sedangkan yunna duduk diatas Ranjangnya sambil mengelus perutnya,Yunna benar-benar sangat pusing tenaganya pun terasa hilang karena terlalu sering muntah
"Hubby aku sangat membutuhkan mu!Cepatlah sadar sekarang aku hamil"Ucap Yunna sambil tersenyum dengan mata terpejam
Dan tak lama dia pun tertidur lagi
Yeppa dan Reina masih bertempur didapur
"Bi spagetti mentah itu emang kaya lidi gini yah"Ucap Reina
Yeppa mengambil satu spagetti didalam kotak
__ADS_1
"Eh ini lebih mirip tusuk gigi ketimbang lidi tapi lebih panjang"Ucap Yeppa sambil membolak-balikkan spagetti
Sitta tersenyum dan menggelengkan-gelengkan kepalanya
"Kalian ini ada-ada aja sih non"Ucap sitta
Reina tersenyum dan mengambil satu batang Spagetti dan menjadikannya pedang yeppa pun juga membalas Reina mereka pun bercanda sambil seperti anak kecil bermain pedang-pedangan
"Hia...hia...hia...."Ucap Yeppa dan Reina
Tanpa mereka ketahui Telinga mereka dijewer oleh seseorang,dia adalah Mommy ana
Mereka langsung mengaduh kesakitan karena dijewer oleh Mommy ana
"Aduh.....Mom sakit..."Ucap Yeppa
"Mom telinga Reina Mom Sakit........."Ucap Reina
"Katanya mau masakin buat kaka kalian tapi ternyata malah main!"Ucap Mommy ana
"Kami masak kok mom tapi ngilangin gugup jadinya main"Ucap Yeppa
"Iyah Mom janji deh bakal gak bakal main lagi"Ucap Reina
Mommy ana melepas jewerannya
"Sekarang kalian masak yang bener kalau kalian masih main mommy bakal hukum kalian"Ucap Mommy ana
Yeppa dan Reina mengangguk tanda mengiyakan sambil mengelus telinganya bekas jeweran sang Mommy
"Mommy tinggal dulu kalau nanti Mommy kesini pesanan kaka kalian belum jadi,,Awas!"Ancam Mommy ana
"Kamu juga bi malah biarin mereka bercanda awasin yang bener jangan sampai calon cucu saya ileran karena gak kesampaian makan masakan para biang rusuh ini"Ucap Mommy ana
Mommy ana pun pergi menuju kamar Yunna lagi
"Aduh telinga ku Reina untung gak putus"Uca Yeppa
Reina mengangguk"Iya Untung telinga ku gak panjang"Ucap Reina
Sita mendekati Yeppa dan Reina
"Non sekarang masak yang bener yah!biar gak di marahin nyonya lagi"Ucap Sita
Reina dan Yeppa mengangguk tanda mengiyakan
"Ayo yeppa sekarang kita masak yang bener nanti kasian keponakan kita"Ucap Reina
Yeppa mengangguk tanda mengiyakan
Mereka pun kembali fokus memasak dengan arahan sitta hampir satu jam Yeppa dan Reina memasak didapur karena sangat sulit untuk diberi arahan
"Ye jadi!"Ucap Reina sambil melambaikan tangannya di udara
"Iya Yeppa syukur deh sekarang kita sajikan buat kaka tersayang"Ucap Yeppa
"Kalian naik aja keatas sajiin ke nona yunna biar ini bibi yang bersihin"ucap Bi sita
"Iyah bi maaf ya bi ngerepotin bibi"Ucap Reina dengan sopan
"Gak usah sungkan nona"Ucap Bi sitta
__ADS_1
"Sekarang naik sajiin aja oke"Ucap Bi sitta lagi
Yeppa dan Reina mengangguk dan pergi menuju kamar yunna
Yunna mulai membuka matanya dia langsung melihat sang mommy duduk dan mengelus rambutnya
"Kamu bangun sayang?"Ucap Mommy ana
Yunna duduk sambil bersandang dipunggung ranjang
"Mom Yeppa sama Reina belum selesai masaknya"Ucap Yunna
"Udah kok ka"Ucap Yeppa sambil membuka pintu sedangkan Reina membawa nafan ditangannya
Yunna langsung tersenyum terlihat kebahagian diwajah cantiknya
"Ini ka spagetti untuk kaka tersayang dan calon ponakkan aunty"Ucap Reina
Yunna mengambil nafan ditangan adiknya
"Ye makan"Ucap Yunna seperti anak kecil
Mommy ana menatap Yeppa dan Reina
"Lama sekali pasti main lagi kan?"Tanya Mommy ana dengan tatapan serius
Yeppa dan Reina hanya cengengesan
"Gak kok mom tadi kami gak paham sama arahan bi sita makanya lama"Ucap Yeppa
Mommy ana menggeleng-gelengkan melihat tingkah para anaknya
Yunna memakan dengan lahap masakan para adiknya sampai belepotan
Mommya ana tersenyum dan mengelap bibir yunna dengan lembut
"Pelan-pelan sayang kami tidak akan merebut makanan mu"Ucap Mommy ana
Yunna menghentikan makanya dan menatap sang mommy seketika air matanya jatuh membasahi wajahnya
Semuanya panik melihat yunna menangis
"Sayang kenapa menangis?Mommy tidak bermaksud memarahimu"Ucap Mommy ana
Yunna masih saja menangis,Mommy ana pun memeluk yunna dan mengelus Rambutnya
"Maafkan mommy yah sayang"Ucap Mommy ana
Yunna menatap sang mommy
"Aku teringat hubby mom karena jika aku makan dan belepotan dia akan mengelap mulutku dan sama mengakatakan apa yang dikatakan mommy"Ucap Yunna sambil membersihkan air matanya
"Aku rindu dia mom,dan dia juga harus tau jika aku mengandung anaknya"Ucap yunna
Mommy ana kembali mengelus rambut yunna
"Keadaanmu sedang tidak baik sayang apalagi dirumah sakit itu tidak steril nanti setelah keadaanmu kuat kita jenguk suamimu yah"Ucap Mommy ana
"Tapi Mom....."Ucap Yunna terpotong
"Sekarang habiskan makananmu dan istirahat yah"Ucap Mommya ana
__ADS_1
Yunna mengangguk dan kembali memakanannya