
Yunna terbangun dari tidurnya dia meraba-raba tempat tidur yang bisa ditempati Rein
"Hubby!"panggil yunna
Yunna membuka matanya dan langsung bangkit dari tempat tidurnya mencari keberadaan suaminya tapi tidak menemukan tapi seketika dia mengingat kejadian itu dia langsung terduduk dan menangis sejadi-jadi sambil memanggil nama Rein
"Hubby cepatlah kembali"
"Aku merindukanmu"Ucap yunna terisak
Kepala yunna menjadi sangat pusing karena terlalu sering menangis dia pun merebahkan dirinya di ranjang dan kembali menangis
"Hubby peluk aku!aku rindu semua tentangmu!"Ucap yunna dengan lirih
Yeppa dan Reina bangun dan langsung menyusul yunna kedalam kamarnya karena ingin melihat keadaan sang kaka
Betapa kagetnya mereka melihat sang kaka sudah menangis sambil memeluk guling,mereka langsung berlari menghampiri yunna
"Kaka!"Ucap yeppa sambil menggoyangkan tubuh yunna dengan pelan
Yunna tak bergeming masih terus memeluk gulingnya
"Kaka kenapa?Lebih baik sekarang kaka membersihkan diri dan kita menjenguk ka Rein"Ajak Reina
Yunna langsung menatap Reina dan tersenyum manis
"Iyah kaka mandi setelah itu kita menjenguk suamiku kan?"Ucap yunna
Reina mengangguk dan tersenyum manis kepada yunna
Yunna langsung bangkit dan menuju kamar mandi
Yeppa menatap prihatin kepada sang kaka yang begitu terpukul akan kecelakaan Rein
"Reina ka yunna sepertinya sangat terpukul akan kejadian ini,aku berharap ka Rein bisa cepat sadar dan sembuh"Ucap yeppa
Reina mengelus punggung tangan Yeppa
"Amin"Ucap Reina,,sebenarnya jika Reina sendiri pasti dia akan menangis dan mungkin akan terpukul karena kaka yang dia cintai mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawa sang kaka tapi dia berusaha tegar agar bisa menghibur yunna
Yunna sudah kembali dari kamar mandi dia langsung memilih bajunya untuk dia kenakan
Akhirnya dia turun dengan wajah yang tak semenyedihkan tadi dan menghampiri para adiknya
"Ayo berangkat!"Ucap yunna dengan antusias
Daddy salim dan Mommy ana menatap sedih kepada sang putri
"Sayang ini masih terlalu pagi jika membesuk orang sakit"Ucap Mommy ana dengan lembut
Yunna menatap jengah kepada sang momny
"Mom aku ingin menjenguk suamiku pasti dia sudah menungguku kan Para adik"Ucap yunna sambil menatap para adik
Daddy salim pun mendekati yunna dan memeluknya
"Ya sudah daddy antar yah?"Uca Daddy salim sambil tersenyum
Yunna tersenyum dan membalas pelukkan sang daddy
__ADS_1
Yunna sudah sampai kerumah sakit dia bertemu dengan Mamah Raisya dan juga papah khalid
"Mamah!papah!"Ucap Yunna
Yunna langsung memeluk Mamah Raisya
"Pagi sekali sayang kamu kesini!"Ucap Mamah Raisya
Yunn tersenyum tipis
"Aku merindukan hubby mah"Ucap yunna
"Tapi sayangnya Rein tidak bisa dijenguk kalau sepagi ini sayang tapi agak siangan nanti bisa kan soalnya Rein itu dirawat diruang ICU dan juga kondisinya masih lemah"Jelas Mamah raisya dengan panjang lebar
Yunna merasa kecewa tapi dia berusaha menerima dan dia pun mengangguk
"Iyah Mah"
"Hm papah Mamah jaga disini semalaman?"Tanya yunna
Mamah Raisya mengangguk sedangkan papah Khalid tersenyum
"Iyah sayang!"Ucap Mamah Raisya
"Sekarang gantian mah sama yunna biar yunna yang jaga hubby dan Papah Mamah pulang istirahat"Ucap Yunna
"Gak papa kok sayang kita jaga sama-sama"Ucap Mamah Raisya
"Gak mah!Mamah dan papah harus pulang dan istirahat kalian juga harus jaga kesehatan"Ucap yunna
Mamah Raisya tersenyum
Yunna mengangguk tanda mengiyakan,, Papah dan Mamah Raisya pun pulang kerumah Mereka meninggalkan yunna dan juga Daddy salim
Yunna menatap Rein lewat kaca yang bisa dilihat dari luar ruangan hatinya sakit melihat lelakinya terkapar lemah dengan banyak alat dan juga selang dimulutnya
"Hubby cepat sadar aku merindukan godaamu"Ucap Yunna sambil menangis
Daddy salim memeluk anaknya dan mencium pucuk rambut yunna
"Rein pasti akan sadar sayang,tapi belum waktunya"Ucap Daddy salim
Yunna menatap daddy salim
"Kapan dad?"Tanya yunna
Daddy salim tersenyum
"Kita tunggu sama-sama sayang"Ucap Daddy salim
Ditempat lain
Kecelakaan Rein sampai ketelinga Risa dia pun langsung bergegas pergi kerumah sakit untuk menjenguk keadaan Rein
Sepanjang perjalanan Risa sangat marah karena dia merasa kecelakaan ini adalah salah yunna
"Dasar wanita murahan gara-gara kamu Rein kecelakaan dan hampir kehilangan nyawanya"
"Kau memang tak cocok menjadi istri dari Rein karena hanya aku lah yang bisa"Ucap Risa Ucap Risa dengan penuh ke marahan
__ADS_1
Empat puluh lima menit kemudian dia sampai kerumah sakit dimana Rein dirawat dia langsung bertanya pada perawat setelah mengetahui tempat Rein dirawat dia langsung bergegas pergi menuju ruangan Rein
Yunna sudah masuk kedalam ruangan Rein,Yunna menangis didada bidang Rein dengan sesegukkan berharap suaminya akan sadar sedangkan Daddy salim pulang disuruh yunna
"Hubby bangun!aku sangat merindukanmu"
"Hubby tidurnya jangan lama-lama!"
"Ayo hubby buka matamu"
"Berkediplah seperti biasanya hubby"
"Goda aku hubby aku tidak akan marah tapi asal kamu bangun!"Ucap Yunna sambil sesegugukan
"Aku takut....."Ucap yunna dengan lirih sambil menatap Wajah Rein
Yunna bangkit dan menghapus air matanya dengan kasar
Yunna mencium pipi Rein dan dia menangis lagi
"Hubby biasa jika aku menciummu kamu pasti menggodaku"Ucap yunna sambil tersenyum
Yunna mengatur nafasnya dan mengahapus air matanya dia pun keluar dari Ruangan Rein
Ketika Yunna keluar ruangan satu tamparan mendarat bebas di wajahnya
PLAK!
"Rasakan dasar wanita pembawa sial jika bukan karna mu pasti Rein tidak akan seperti ini!"Ucap Risa dengan nada tinggi
Yunna memegang bekas tamparan Risa dan tersenyum sinis
"Berani sekali anda menampar wajah ku"Ucap yunna dengan senyum sinisnya
Risa pun tersenyum sinis
"Lebih baik sekarang kamu pergi yunna biar aku yang menjaga Rein disini karena kamu bukan wanita yang pantas disisi Rein"Ucap Risa dengan senyum mengejeknya
Yunna menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar
"Kamu mengusirku?Kamu siapa Risa?Kamu itu hanya wanita yang tidak pernah dianggap keberadaan oleh suamiku sedangkan aku adalah istri syah dari Rein Khalid Baskoro"Ucap Yunna dengan senyum sinisnya
Risa tertawa mendengarkan Ucapan Yunna dan dia ingin menampar Yunna lagi tapi ditahan oleh seseorang dia adalah indra
"Berani sekali anda menghalangiku untuk menampar wanita kurang ajar ini!"Ucap Risa dengan penuh kemarahan
Indra langsung menghempas tangan Risa
"Berani sekali anda memukul nona muda Risa Wardhana lebih baik sekarang anda pergi sebelum saya mengusir anda dengan tidak terhormat"
Risa menatap indra dengan penuh kebencian
"Siapa kamu hah?berani sekali mengusirku!"Ucap Risa
Indra tersenyum sinis
"Lebih baik anda pergi sebelum saya benar-benar menghancurkan bisnis keluarga anda dan membuat anda malu dirumah sakit ini"Ucap indra dengan wajah datarnya
Risa menatap penuh kebencian kepada yunna yang masih memegang pipinya
__ADS_1
"Urusan kita belum selesai Yunna"Ucap Risa