
3 hari berlalu
"Tiga hari sudah kita mengikuti pelacak yang kau berikan kepada Yeppa tapi kena kita tidak menemukan nya?"Ucap Rein
"Aku juga tidak mengerti ka bahkan arah dan letaknya tidak berubah"Ucap Raksa
"Apa kita harus menggunakan kendaraan darat saja ndra untuk mencarinya"Ucap Rein
"Jangan Rein,tempat itu sangat berbahaya bahkan binatang buas disana sangat banyak,jika kita menggunakan kendaraan darat kita bisa tersesat"Ucap Indra
"Bersabar lah kita cari lagi mereka sampai ketemu"Ucap Indra
"Tapi aku takut semakin lama kita menemukan semakin mereka akan menderita ndra"Ucap Rein
"Rein kita semua juga sama apalagi para orang tua kita,mereka adik-adik kita dan percaya lah mereka akan selamat jadilah fokuslah untuk menemukannya"Ucap Indra
Raksa melihat satu Rumah yang lumayan besar disana
"Ka coba lihat dibawah sana,ada rumah yang lumayan besar tapi hanya satu"Ucap Raksa
Rein dan Indra menatapnya kebawah
"Lihat lokasi Yeppa Raksa"Ucap Indra
"Tidak ka bukan disitu lokasinya"Ucap Raksa
"Tidak! seperti nya para adik disekap disana aku sangat yakin"Ucap Rein
"Kita akan turun!Raksa kamu bisa menggunakan pistol?"Ucap Rein
"Iya ka aku bisa Karena kemarin aku diajari oleh ka Indra selama 3 bulan"Ucap Raksa
"Bagus!aku percaya jika kau bisa menyelamatkan Yeppa restu Daddy yang akan kau dapatkan"Ucap Rein
Raksa tersenyum dan langsung mengganggu kan kepalanya
"Indra siapkan semua sesuai Rencana"Ucap Rein
Indra menganggukkan kepalanya
Disisi Para adik
Yeppa dan Reina masih dalam posisi terikat tapi mulutnya tidak disumpal membuat mereka leluasa berbicara dan bahkan bercanda agar rasa takut mereka berkurang
Pintu ruang mereka terbuka ternyata yang masuk adalah pria bertopeng dengan anak buahnya
"Kalia pasti senang dengan kabar yang ku bawa"Ucapnya
"Sejak kami kau sekap tidak ada satupun kabar yang bisa membuat kami senang kecuali aku menguliti mu"Ucap Yeppa
"Benar tuh Yep kita jual ginjalnya biar bisa beli hp Apple"Ucap Rein
"Kalian ini menggemaskan sekali,aku belum bicara apa-apa kalian sudah bicara seperti itu"Ucap Nya
"Kaka kalian sebentar lagi mungkin akan datang"Ucapnya
Yeppa dan Rein terkejut sekaligus senang dengan kabar yang dibawa oleh orang bertopeng ini
__ADS_1
"Beneran?"Ucap Reina
"Iyah benar, bahkan aku sudah tidak sabar ingin menghabisinya"Ucapnya
"Oy Kaka kami itu gak bakalan kalah cuma sama kamu"Ucap Yeppa
"Benarkah?kita lihat saja"Ucapnya
"Bahkan menjaga anak didalam istrinya saja dia tidak becus apalagi hanya kalian ini yang sekarang sudah jelas nasibnya di tanganku"Ucapnya
"Dimana kau tau jika anak ka Rein meninggal"Ucap Reina
"Karena aku yang melakukan nya"Ucapnya
"Apa!"Ucap Reina terkejut
"Udah Reina kamu terkejut juga gak ada hasil,tapi kalau ka Rein datang kita lihat bagaimana nasib tukang bubur ini"Ucap Yeppa
"Tapi dia Yeppa"Ucap Reina
"Kalian ini membuat ku semakin gemas saja,tapi untukmu Reina jika kau mau menjadi tunangan ku atau bahkan istriku akan membebaskanmu dan menjadikan mu ratu dihidupku"Ucapnya
"Gak mau!"Ucap Reina
"Itu termasuk penawaran yang menggiyurkan Reina"Ucapnya
"Menikah denganmu sama saja aku membuat keluarga besarku membenciku"Ucap Reina
"Tapi aku akan membuatmu menjadi ratu Reina"Ucapnya lagi
"Ngajak nikah kok maksa?cari yang lain aja"Ucap Yeppa
"Bos penjaga awal hutan ini mengalami masalah"Ucap Anak buahnya
"Baiklah aku akan kesana"Ucapnya dan berlalu pergi
"Yeppa kamu sesantai itu dengar dia pembunuh Rayhan?"Ucap Reina
"Sebelum kamu sadar kemarin dia udah bilang jadi aku udah tau"Ucap Yeppa
"Oh gitu,tapi dari suaranya aku kenal loh Yep"Ucap Reina
"Yang bener?suaranya aja kaya suara samaran gitu masa kamu kenal?"Ucap Yeppa
"Bukan itunya tapi dari cara dia ngomong aku kenal betul tapi siapa yah"Ucap Reina
"Udah jangan dipikirin nanti kamu gila kan susah"Ucap Yeppa
"Iyah kamu bener"Ucap Reina
Disisi Yunna
"Mom kok Yeppa udah 3 hari gak pulang masa iya nginap gak pulang-pulang"Ucap Yunna
Mommy dan Daddy saling tatap
"Yah kan gitu sayang mungkin dia terlalu asik berteman jadi dia lupa pulang"Ucap Mommy ana
__ADS_1
"Itu bukan Yeppa banget deh mom,dia itu lebih suka ngumpul sama keluarga ketimbang ngumpul sama temen dan juga Reina gak ada kabar juga 3 hari ini biasanya dia kesini"Ucap Yunna
"Aku kangen Mom sama Adek aku,aku telpon juga gak aktif"Ucap Yunna
"Hubby juga gak kasih kabar sama sekali ke aku"Ucap Yunna dengan raut wajah sedihnya
Daddy Salim mendekati anaknya dan memeluknya
"Anak Daddy jangan sedih kaya gini dong nanti gak cantik lagi"Ucap Daddy Salim
"Gimana gak sedih dad para adik gak ada yang selalu ngehibur aku dan juga suami aku gak tau lagi apa dan dimana"Ucap Yunna
"Yeppa kan lagi dirumah temennya sayang"Ucap Mommy ana
"Tapi setidaknya kalau aku telpon Yeppa angkat gak biasanya,atau jangan-jangan terjadi sesuatu mom?dad?"Ucap Yunna
"Jangan mikirin yang aneh sayang inget kamu hamil"Ucap Mommy ana
Yunna diam dan memeluk sang Daddy
"Jangan sedih kaya gini sayang"Ucap Daddy Salim
"Dad rumah temennya dimana sih?aku mau samperin mau nyuruh dia pulang"Ucap Yunna
"Gak boleh kalau kamu keluar dari rumah ini nanti suami kamu marah"Ucap Daddy Salim
"Gak dad aku cuma jemput Yeppa masa iya dia lupa sama Kaka nya"Ucap Yunna
"Cepet dad kasih tau"Ucap Yunna
Daddy Salim menatap Mommy ana
"Kenapa diam Mom?dad?Yunna nanya loh"Ucap Yunna
"Yunna!"Teriak Vina dan Angel membuat Mommy dan Daddy menjadi lega
"Kalian akhirnya datang juga"Ucap Mommy ana
"Eh emang kenapa Mom biasanya juga kami datang jam segini"Ucap Angel sambil mendudukkan dirinya
"Ini Yunna katanya kesepian"Ucap Mommy ana
"Oh gitu,ya udah kalau gitu kita kekamar aja yu Yunna"Ucap Vina
"Dad pertanyaan aku belum dijawab?Yeppa dimana?"Ucap Yunna
Mommy ana memberi kode kepada Vina dan Angel dan mereka pun paham
"Yu Yunna kita kekamar"Ucap Angel dan membawa Yunna
"Kami kekamar dulu ya mom dad"Ucap Vina yang mengekor dibelakang
Yunna sudah pergi
"Dad sampai kapan kita menutupi ini semua dari Yunna,dia dan Yeppa memang sering bertengkar tapi mereka juga saling menyayangi pasti Yunna tau betul sikap adiknya makanya dia curiga tadi"Ucap Mommy ana
"Rein bilang ke kamu kan kalau jangan memberi tahu dulu"Ucap Daddy Salim
__ADS_1
Mommy ana diam