
Yunna sudah mau makan dan meminum obatnya membuat semua keluarga senang dengan hal ini
"Setelah aku sembuh kita jenguk anak kita yah hubby"Ucap Yunna
"Ya kita akan kesana"Ucap Rein dan mengelus rambut Yunna
"Hubby aku ingin sekali melihat wajah Raihan"Ucap Yunna
"Tidak bisa sayang"Ucap Rein
"Kata siapa gak bisa ka?"Ucap Yeppa
"Maksud kamu apa Yeppa?mau manggil arwah Raihan kesini?jangan php deh"Ucap Rein dengan pelan
"Diam aja deh kamu!"Ucap Yeppa
"Aku kemarin sempet moto Raihan kok ka"Ucap Yeppa
Yunna tersenyum
"Benarkah?mana-mana aku ingin melihatnya"Ucap Yunna dengan semangat
Yeppa menyerahkan ponselnya kepada Yunna
Yunna tersenyum melihatnya anaknya tapi hatinya tetap saja sakit walaupun bibirnya mengakatakan mengikhlaskannya
"Iyah hubby dia mirip denganmu"Ucap Yunna
Rein hanya diam dan mengelus rambut Yunna
"Maafkan mami yah karena tidak bisa memelukmu!"Ucap Yunna
"Sayang!"Ucap Rein
__ADS_1
"Anak kita sangat menggemaskan,lihatlah"Ucap Yunna
"Sayang!ikhlaskan dia,aku mohon"Ucap Rein
Yunna diam dan mengembalikan ponselnya ke Yeppa
"Maafkan aku yah!tapi ini semua demi kebaikan kita bersama"Ucap Rein
Yunna menganggukkan kepalanya
"Rein kau juga harus makan dan istirahat yang cukup"Ucap Mommy ana
"Memangnya hubby gak makan?gak tidur?ngapain hubby?"Ucap Yunna
"Apasih aku makan kok dan tidurku cukup"Ucap Rein bohong
"Jangan bohong hubby jika mommy yang yang mengakatakan pasti itu benar"Ucap Yunna
"Hubby sekarang makan yah!"Ucap Yunna
"Sekarang hubby!"Rengek Yunna
Rein tersenyum rasa gemas yang biasanya dia rasanya kini telah kembali setelah mendengar Yunna merengek padanya
"Iyah aku makan"Ucap Rein
"Ini ka makanannya"Ucap Reina menyerahkan kotak nasi
"Ayo hubby makan didepanku dan habiskan,jangan terlihat kurus"Ucap Yunna
"Mulai deh cerewetnya"Ucap Rein dan mencubit kecil hidung Yunna
Rein pun memakan makanan itu dengan lahap karena Yunna mewanti-wanti jika tidak habis dia akan ngambek pada Rein
__ADS_1
Disisi lain
"Apa yang akan kita lakukan setelah ini bos!"Ucap seseorang
"Kita buat damai terlebih dahulu baru kita semua akan habisi Rein"Ucapnya
"Bos bagaimana kalau kita bermain dengan istrinya dulu,aku melihat Rein sangat hancur setelah kehilangan anaknya ini apalagi sekarang istrinya depresi"Ucap Seseorang
"Tidak!aku akan membuatnya tentram terlebih dahulu dan kita awasi lagi keluarganya"Ucapnya
"Bos adik dari Rein itu sangat cantik bagaimana kalau kita"Ucapnya terpotong karena dia dengan cepat mencengkram dagu anak buahnya
"Berani kau menyakiti Reina akan kau sendiri yang akan aku habisi"Ucapnya dengan penuh amarah
"Maafkan aku bos!"Ucap anak buahnya
"Aku ingatkan padamu!yang kita incar adalah Rein dan keluarga kecilnya bukan adik dari Rein ingat itu"Ucapnya
"Kenapa bos kau selalu melarang mendekati Reina bukankah dia juga kelemahan dari Rein setelah anak dan istrinya"Ucap anak buahnya
"Karena aku menyukai gadis kecil itu sejak aku pertama kali melihatnya walaupun saat itu dia masih sd tapi tetap saja aku menyukainya"Ucapnya
"Jadi jangan pernah menyentuh Reina jika tidak aku sendiri yang akan membunuhmu denganku"Ucapnya
"Bos Rein itu termasuk pembisnis yang sangat menakutkan dia berdarah dingin tak pandang bulu apakah kita bisa menghancurkannya setelah ini?"Ucap anak buahnya
"Semenjak dia memiliki istri Rein menjadi sanagt lemah,jadi aku yakin kita pasti menang melawan Rein"Ucapnya dengan mantap
"Tapi bagaimana dengan tangan kanan Rein bos dia bahkan lebih menyeramkan dari Rein sendiri"Ucap anak buahnya
Dia mengepalkan tangannya
"Kau benar!kita harus susun rencana ini dengan mantang dan untuk saat ini biarkan mereka tentram dan menikmati masa berkabung mereka"Ucapnya dan tersinis
__ADS_1
"Rein Khalid Baskoro aku memang selalu dibawahmu tapi aku akan buktikan sekarang aku jauh lebih diatasmu"Ucapnya dan tertawa