DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 50


__ADS_3

"Tentu bisa mah"Teriak seorang laki-laki yang tak lain dan tak bukan adalah Rein


Yunna dan mamah Raisya langsung menengok ke arah sumber suara


"Hubby"Ucap yunna dengan pelan


"Rein kamu sudah pulang"Ucap Mamah Raisya


Rein berjalan menghampiri dua wanita yang sangat berarti dalam hidupnya itu


"Iyah mah baru saja aku sampai karena hari ini masalahku berat jadi kuputuska untuk pulang menemui istri cantiku ini"Ucap Rein sambil merangkul pingging ramping yunna


"Dan mamah tenang saja aku dan yunna sedang berusah untuk membuatkan cucu untuk mamah dan doakan saja ya mah penerus Baskoro bisa hadir segera"Ucap Rein sambil menatap Yunna


Wajah yunna langsung merah karena ucapan Rein yang blak-blak mengatakan hal seperti itu kepada mamahnya


"Kamu memang benar-benar wanita yang sangat berarti sekarang sayang buktinya saja Rein mau meninggalkan pekerjaannya hanya untuk menemuimu" Batin mamah Raisya


"Sayang kita kekamar ku yu temani aku dikamar"Rengek Rein mengusap hidungnya dirambut yunna


"Tapi hubby aku sedang membantu mamah membuat kue"Ucap Yunna


"Tidak papa sayang kuenya kan hanya tinggal dimasukkan kedalam oven jadi kamu temani Rein saja untuk membersihkan diri"Ucap Mamah Raisya


"Nah mamah saja tidak keberatan sayang kalau kamu menemaniku"Ucap Rein


"Ya sudah mah aku tinggal dulu yah"Ucap Yunna


"Iyah sayang"Ucap Mamah Raisya

__ADS_1


Yunn dan Rein berjalan menuju kamar Rein yang terletak di lantai dua Setelah sampai didepan pintu Rein langsung membuka pintu untuk yunna dan mempersilahkan masuk terlebih dahulu


"Silahkan Ratuku"Ucap Rein sambil mengulurkan tangannya


"Terima kasih hubby"Ucap yunna sambil melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar Rein


Rein juga masuk kedalam kamarnya dan menutup pintunya dan langsung memeluk yunna dari belakang


"Hubby"Ucap kaget yunna karena dipeluk Rein seperti itu


"Biarkan seperti ini sayang aku sangat merindukan pelukkan ini rasanya candu sekali"Ucap Rein sambil meletakkan dagunya di bahu yunna


Yunna hanya diam sambil mengelus tangan Rein yang melingkar diperutnya


"Sayang hari ini aku menjadi Rein yang lemah bukan seperti biasanya Rein yang dingin dan tak pandang bulu"Ucap Rein sambil terus memeluk yunna


Rein hanya tersenyum melihat wajah panik istrinya yang menurutnya menggemaskan


Cup!


Rein mencium bibir mungil yunna sekilas


"Bisakan wajahmu itu jangan dibuat seperti itu? ini yang terkadang membuatku ingin pulang dan diam sambil menatap wajahmu yang menggemaskan itu"Ucap Rein sambil mencubit hidung Yunna


Wajah yunna langsung merah karena malu


"Hubby aku itu khawatir dengan mu kamu malah menggodaku"Ucap yunna sambil melipat tangannya didada


"Iyah maafkan hubby mu ini yah lebih baik kita duduk diranjang agar lebih nyaman mengobrolnya dari pada berdiri disini"Ucap Rein

__ADS_1


Rein dan yunna sudah duduk diranjang Kingsize Rein


"Ayo cepat jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?Ucap yunna


Rein menarik napasnya dan menhembuskannya secara perlahan


"Sayang orang yang berkhianat kepada ku sudah ku temukan tapi......"Ucap Rei menggantung dengan kalimat


"Tapi apa hubby"Tanya penasaran yunna


"Tapi aku tidak mengambil keputusan apapun malah aku menyuruh indra untuk mengurus mereka bukankah aku laki-laki lemah sayang"Tanya Rein dengan tatapan yang sulit diartikan


Yunna yang melihat laki-laki yang 4 bulan menjadi suaminya ini terlihat sangat kacau hanya bisa tersenyum sambil mengelus wajah Rein dengan lembut


"Hubby karena hubby tidak bisa mengambil keputusan hubby bisa sekacau ini?memangnya kenapa hubby bisa tidak bisa mengambil keputusan dari orang berkhianat itu?"Tanya yunna dengan lembut


"Karena alasan mereka sayang rasanya aku jadi tidak tega jika aku diposisi mereka apakah aku juga akan seperti mereka jika mamah sakit tapi tidak ada biayanya untuk pengobatan atau istriku ingin melahirkan tapi tidak ada dana untuk persalinan"Ucap Rein


Yunna yang mendengar ucapan suaminya begitu terharu dan mencium bibir Rein sekilas


Cup!


"Hubby aku bangga padamu,kamu tidak jadi menghukum mereka dan mau mendengarkan alasan mereka,Tindakan yang hubby lakukan kepada mereka sangat benar hubby"Puji yunna


"Sekarang hubby jangn berpikir yang aneh-aneh lebih baik hubby sekarang mandi terus makan yah"Ucap Yunna


Entah mengapa mendengarkan perkataan yunna Rein langsung patuh dan tenang


"Iyah sayang,Kamu benar-benar obat penenangku"Ucap Rein sambil mengelus rambut yunna

__ADS_1


__ADS_2