
Sepanjang perjalanan yunna terus memikirkan yeppa karena dia tahu jika adiknya itu sudah mengeluarkan ekspresi seperti tadi pasti ada kejahilan yang akan dia lakukan
Rein yang melihat istrinya diam dan melamun pun meraih tangan yunna dan mencium punggung tangannya
"Kenapa sayang?aku perhatikan kamu dari tadi melamun?apa yang kamu pikirkan hm"Ucap Rein sambil terus menggenggam tangan yunna
Yunna yang tadi diam pun mulai menatap suaminya dan tersenyum
"Aku kepikiran yeppa hubby,sepertinya akan ada kejahilan yang akan dia lakukan"Ucap Yunna
Rein tersenyum dengan manisnya kepada istrinya
"Biarkan saja sayang selagi itu membuatnya senang"Ucap Rein
Yunna menggelengkan kepalanya
"Tidak hubby,kejahilan yeppa ini sangat meresahkan asalkan kamu tau"Ucap yunna
Rein pun mengelus kepala yunna dengan tangan kirinya
"Jangan khawatir seperti itu sayang,sudah yah jangan pikirkan macam-macam dia kan sama Reina"Ucap Rein
"Nah itu yang aku takutkan hubby dia akan melibatkan adik iparku"Ucap Yunna
Rein pun meraih kepala yunna dan menyandarkannya di bahunya
"Sudahlah sayang jangan mengkhawatirkan yang tidak perlu yah"Ucap Rein
Yunna pun hanya diam diperlakukan suaminya seperti itu hatinya yang khawatir pun menjadi hangat karena sikap romantis Rein
"Iyah hubby"Ucapnya
"Awas kamu de sampai melibatkan adik iparku dalam kejahilanmu"batin yunna
Dirumah Rein
Yeppa dan Reina sudah menyiapkan semuanya dan bersiap melancarkan aksinya
Yeppa dan Reina ingin menakuti si Art baru para kaka mereka
Apalagi sekarang Yunna dan Rein tidak ada dirumah
"Reina kita bagi tugas yah"Ucap yeppa
"Kamu jaga sekitar terus aku yang melakukan aksinya"Ucap yeppa sambil menaikkan alisnya
Reina pun melihat-lihat semua perlengkapan yang mereka gunakan untuk melancarkan aksinya
"Kamu yakin ini berhasil yeppa?"Tanya dari Reina
Yeppa pun menatap Reina
"Percaya aja lah Reina"Ucap yakin yeppa
"Tapi kayanya gak sekarang kita ngelakuinnya soalnya kita belum makan malam kan"Tambah yeppa
"Ah kamu benar"Ucap Reina
Dan tak berapa lama pun pintu kamar mereka diketuk
Tok...tok..tok..
"Non Reina.."
"Non Yeppa.."Panggil minta
Yeppa dan Reina pun membuka kan pintu
"Iyah"Ucap Reina dengan Ramah
Sedangkan Yeppa hanya menatap datar kearah mita
"Hm makan malamnya sudah siap"Ucap mita
Reina hanya menggangguk dan menarika tangan yeppa yang hanya diam sambil menatap Mita
"Cepet yep kita makan dulu"Ajak Reina
"Yaya tunggu dulu tutup pintu kamar"Ucap yeppa
Reina dan yeppa pun turun dari kamar menuju ruang makan
Mereka pun langsung mendudukkan dirinya sedangkan mita masih menata-nata makanan dan menuangkan minuman
Yeppa pun menaik turunkan alisnya sambil menatap Reina
__ADS_1
Reina pun mengerti dan menganggukkan kepalanya
"Mba mita!"
Mita pun menatap para nona mudanya ini
"Iyah non"Ucap Mita
" kemaren kan kami nginep dirumah orang tua ka Rein terus kan mba sendiri aja gitu disini"Ucap Yeppa
"Iyah sendiri aja non"Ucap Mita
Reina dan yeppa saling tatap
"Mba tau gak ka Rein dulu beli rumah ini dari orang yang ngelakuin kesugihan gitu loh"
"Bahkan ka Rein aja gak berani tinggal disini sendirian makanya dia setelah nikah baru dia tinggal disini"Ucap Reina sambil memasukkan nasi kedalam mulutnya
Mita pun mulai menatap intens sambil mendengarkan penjelasan para adik majikannya
"Benarkan non?Kok jadi serem"Ucap mita sambil bergidik
"Iyah aku denger sendiri ka Rein bilang gitu sama mamah dan papah waktu itu karena katanya suka sama interiornya"Ucap Reina dengan serius
"Waduh ngeri juga ya Reina,kaka ipar kok ngeri juga demi interiornya sampai mau beli rumah yang kaya gini"
"Kan ka Rein banyak duit tuh kalau seandainya bikin lebih dari ini bisa ajakan"Ucap Yeppa
"Aku juga gak tau yeppa kemauan ka Rein itu emang aneh"Ucap Reina
"Pantes aja aku Kemaren datang kesini takut banget tidur sendirian"Ucap Yeppa sambil berpura-pura bergidik
Mita benar-benar takut dengan ucapan dari para adik majikkannya ini
"Udah non saya takut ini dan sekarang kita cuma bertiga dirumah ini jangan ngomong aneh-aneh"Ucap mita dengan Wajah takutnya
Yeppa dan Reina pun sama-sama nahan tawanya karena sudah berhasil membuat metal pembantunya ciut
"Aku cuma mau kasih tau aja sih mba supaya lebih waspada"Ucap Reina
Yeppa pun mengambil gawainya dan berpura-pura mengirim pesan ke para kakanya agar cepat pulang
"Kamu ngapain yeppa"Tanya Reina
Yeppa pun sekilas menatap Reina dan kembali menatap gawainya
"Ah bilangin juga bawai martabak telor buat Reina gitu"Ucap Reina sambil cengengesan
Yeppa langsung menatap jengah ke arah Reina
"Masih sempet mikirin gitu?kalau ketemu mba kunti emang masih bisa makan?"Ucap Yeppa dengan ekspresi kesal
Reina hanya menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal
"Aku pengen Yeppa itu makanan kesukaan ku jadi bilangin yah"Ucap Rein dengan wajah memelas
Yeppa hanya mengangguk tanda mengiyakan
Sedangkan Mita dia benar-benar takut jika sampai dia yang akan didatangi mba kunti
"Saya ke dapur dulu yah"Pamit Mita
Setelah mita pergi Yeppa dan Reina pun langsung mempercepat makannya agar bisa Melancarkan aksi berikutnya
Reina dan Yeppa sudah selesai dengan makan malam mereka dan bergegas pergi kekamar mereka
Yeppa sudah benar-benar mirip dengan mba kunti yang sering ada difilm-film dengan baju putih yang berdecak darah dan bedak putih yang tebal dan matanya sudah dihitami layaknya mata panda bibirnya juga sudah diberi hiasan seperti darah yang meleleh
"Gimana Reina udah serem belum?"Ucap Yeppa
Reina langsung mengacungkan dua jempolnya
"Udah Yeppa aku aja udah takut nih"Ucap Reina sambil tertawa
"Oke sekarang kamu keluar liat situasi"Ucap Yeppa
"Baik Yeppa Kunti"Ucap Reina sambil tertawa
Reina Keluar berpura-pura mengambil minuman dan cemilan sambil melihat sekitar kalau tau si Mita masih berkeliaran didapur
Setelah selesai Reina pun bergegas berlari untuk mengatakan kepada yeppa bahwa situasi sudah aman
Reina masuk dan menaruh cemilan dan minuman dingin keatas nakas
"Gimana Reina?"Tanya Yeppa
__ADS_1
"Aman bor"Ucap Rein sambil mengacungkan jempolnya
"Lets the game begind" Ucap Yeppa dengan senyum sinisnya
Yeppa pun langsung keluar menuju kamar Mita
Yeppa pun mengetok pintu kamar Mita
*Tok....
Tokkk*....
Mita saat ini sedang berusaha untuk tidur tapi dia tidak bisa gara-gara ucapan para adik majikkanya
Mita mendengar pintu diketuk pun langsung berdiri untuk membukakan pintu tanpa terbesit pikiran apapun
Tapi Ketika pintu dibuka tidak ada siapa-siapa yang didepan pintu
"Eh kok gak ada siapa-siapa?"Ucap Mita
Seketika Tubuhnya bergemetar wajahnya menjadi pucat
Yeppa langsung muncul dari kejauhnya dan berjalan mendekati Mita sambil menyeret kakinya seakan-akan pincang
"Tolong saya.....Tolong saya.....Tolong saya...."Ucap Yeppa
Tangan Yeppa pun sudah dilumuri dengan pewarna yang layaknya seperti darah
"Saya mohon tolong saya....."Ucap yeppa dengan nada yang menahan tangis
Mita benar-benar tidak bisa bersuara dan bergerak karena sangkin takutnya dan pada akhirnya dia pun pingsan
Yeppa pun langsung meloncat karena kegirangan dan dia pun memanggil Reina yang sedang bersembunyi tidak jauh darinya
"Reina target pingsan"Ucap Yeppa
Reina pun langsung berlari mendekati Mita begitu pun Yeppa
"Gimana nih Yep?"Tanya panik Reina
Yeppa bukannya panik atau apa tapi dia malah santai-santai saja
"Angkkat aja kekamarnya Reina"Ucap Yeppa
"Bantuin Kunti"Ucap Reina
"Ngakatai aku kunti!"Ucap Yeppa
"Liat diri yeppa"Ucap Reina
"Yaya aku kunti kamu lanak nya kan cocok jadi kuntilanak,aku cuci tangan dulu"Ucap Yeppa langsung bergegas pergi
Setelah selesai Yeppa dan Reina langsung membopong tubuh kecil Mita kedalam kamarnya
"Waduh tubuh kecil gini tapi berat amat ya"UcapYeppa
"Jangan banyak ngomong deh"Ucap Reina
Reina dan Yeppa pun langsung merebahkan tubuh Mita diatas ranjangnya
"Aduh berat amat sih"Ucap Yeppa
"Iyah juga sih"Ucap Reina sambil tertawa kecil
"Kamu ganti baju sekarang dan juga tuh hapus make up nya kalau-kalau para kaka kita datang dan si mba bangun"Ucap Reina
Yeppa hanya mengangguk dan langsung bergegas pergi
Reina pun juga mengekor dibelakang Yeppa
"Eh ngapain kamu ngikuti aku?"Tanya Yeppa
Reina terus saja berjalan tanpa menghiraukan ucapan Yeppa
"Dasar aneh tu bocah"Ucap Yepppa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Sampai dikamar Reina langsung menghempas tubuhnya sedangkan Yeppa masih mengekor dibelakangnya
"Reina kok ditinggal sih?"Ucap Yeppa
Reina menatap Yeppa dan terkekeh
"Biaria aja palingan juga dia langsung tidur"Ucap Reina
"Kalau kena..."Ucap Yeppa yang terpotong
__ADS_1
"Gak akan kenapa-kenapa jangan lebay"Ucap Reina
Yeppa dan hanya menggangguk dan mulai membersihkan make up nya