
2 Minggu berlalu
Kondisi Yunna sudah sangat membaik dokter juga sudah mengizinkan yunna pulang tentu hal ini yang membuat Yunna terasa bahagia
Rein dan Yunna sudah sampai dirumah mereka
"Hubby apa kau akan terus menyuruhku berbaring dikasur ini?"Tanya Yunna
Karena Rein langsung membawa Yunna menuju kamar dan membaringkannya
"Iyah!kan kata dokter kamu gak boleh banyak beraktivitas dulu"Ucap Rein
"Hubby aku sudah sehat!jangan berlebihan hubby"Ucap Yunna
"Jika membatahku akan marah!"Ucap Rein dengan tegas
Yunna menjadi kesal dan memalingkan wajahnya
"Selalu saja seperti ini apa-apa dilarang,aku juga manusia yang ingin bebas bukan dikurung seperti ini"Omel Yunna
Rein mendekati Yunna dan mengelus rambu Yunna tapi Yunna menepis dan menjauhi Rein tapi Rein tersenyum ternyata istrinya sedang ngambek padanya
"Aku seperti ini karena ingin membuatmu sembuh total sayang,karena setelah kamu sembuh total aku akan mengajakmu jalan-jalan keluar negeri anggap saja perjalanan ini adalah bulan madu kita"Ucap Rein dengan lemah lembut
Yunna diam dan masih enggan menatap Rein
"Sayang kok ngambek sih"Ucap Rein
"Keluar!keluar hubby dari kamar ini aku ingin istirahat katamu kan aku harus istirahat total"Ucap Yunna tanpa menatap Rein
"Jangan usir aku sayang,aku ingin disini bersamamu"Ucap Rein
Yunna menatap Rein dengan tatapan tajamnya
"Mau apa sih hubby?tadi nyuruh aku istirahat total dan tiduran aja dikamar ini tapi kalau kamu ada aku gak bisa istirahat"Ucap Yunna
"Aku tidak akan pergi dari kamar ini"Ucap Rein dan naik keatas kasur dan memeluk Yunna dengan erat
__ADS_1
"Hubby ih"Ucap Yunna
"Kenapa sih sayang kok marah-marah aja sama aku,nanti aku sedih gimana"Ucap Rein
"Gak perduli hubby"Ucap yunna
"Beneran nih gak perduli?"Ucap Rein
"Iyah"Ucap Yunna
Rein melepaskan pelukannya dan berbaring dipaha Yunna sambil tersenyum menatap Yunna membuat dia menjadi salah tingkah
"Sayang!"Ucap Rein
"Hm"Gumam Yunna
"Setelah kamu sembuh kamu ingin jalan-jalan kemana?"Ucap Rein
"Negara yang paling jarang aku kunjungi itu negara apa yah"Ucap Yunna dan berpikir
"Negara prancis sih hubby"Ucap Yunna
Rein diam tapi pandangan masih menatap wajah Yunna sambil tersenyum
"Hubby ih!aku ngomong malah diam aja"Ucap Yunna
Rein terkekeh
"Kamu makin cantik sayang sampai bisa menyihirku"Ucap Rein
"Muka pucat kaya zombie gini dibilang cantik hubby?"Ucap Yunna
"Kamu itu cantiknya natural sayang"Ucap Rein
"Udah hubby jangan gombal dulu balik kepembahasan kita"Ucap Yunna
Rein menganggukkan kepalanya
__ADS_1
"Kamu ingin kesitu"Ucap Rein
"Iyah aku ingin kesitu dan katanya itu negara yang paling romantiskan hubby"Ucap Yunna
"Iyah sayang kita akan kesana tapi kamu harus sembuh total yah biar kita kesana cepat"Ucap Rein
"Oke hubby!"Ucap Yunna
"Hubby"Ucap Yunna
"Iyah sayang kenapa"Ucap Rein
"Hubby andai saja Raihan panjang umur pasti dia masih didalam perutku kan"Ucap Yunna dan tersenyum
"Iyah sayang tapi kita harus ikhlaskan dia yah"Ucap Rein
Yunna menganggukkan kepalanya
"Hubby apakah kamu kecewa kepadaku?"Ucap Yunna
Rein duduk dan menatap Yunna dengan lekat
"Apakah musibah ini kamu yang mengatur?"Ucap Rein
"Tidak hubby"Ucap Yunna
"Jika kamu yang mengaturnya mungkin aku akan kecewa padamu,disini kita sama-sama berduka atas kehilangan anak kita,aku mohon padamu sayang jangan menjadi seolah-olah kamu yang bersalah dalam hal ini"Ucap Rein
Yunna memeluk Rein
"Aku memang kekanak-kanakkan hubby aku bersyukur bisa memiliki suami sepertimu jika aku berjodoh dengan yang lain aku tidak tau akan seperti apa dia memperlakukanku"Ucap Yunna
"Jangan memikirkan sesuatu yang tidak terjadi sayang,kamu milikimu dan selamanya akan begitu jika ada yang berani merebutmu dariku maka dia akan tau betapa hebatnya suamimu ini"Ucap Rein
"Aku mencintaimu hubby"Ucap Yunna
"Aku lebih mencintaimu"Ucap Rein dan mempererat pelukannya
__ADS_1