
"Jadi maksud kalian,kalian sekarang kerja sama hubby untuk menemani aku?"Ucap Yunna
Vina dan angel mengangguk secara bersamaan
"Pekerjaan macam apa itu?"Ucap Yunna
"Tapi bagus sih,jadi kalian setiap hari bakalan kesini terus"Ucap Yunna lagi
"Hmm,kita ngapain yah kalau diam aja kan pasti bosen"Ucap Yeppa
Semua nya berpikir
"Gimana kalau kita jalan-jalan aja yu"Ucap Yunna
"Ayu"Ucap semuanya bersamaan
"Tapi kemana?"Tanya Reina
"Yang enak buat mata,kita ke mall"Ucap Yunna
"Oke kita berangkat!"Ucapnya bersamaanya
Yunna dan para adiknya dan juga para sahabatnya pun pergi menggunakan mobil alpard milik Rein yang ada digarasi
"Kok perasaanku tidak yah"Ucap Yunna
"Kaka kenapa?"Tanya Reina
Yunna menggelengkan kepalanya sambil memegangi dadanya
"Kaka gak tau perasaanku gak enak sama sekali"Ucap Yunna lagi
"Ada barang tertinggal yunna?"Ucap Angel
Yunna menggelengkan kepalanya
"Tidak ada"Ucap Yunna
"Udah sekarang kamu senderan aja yunna maklum kan ibu hamil"Ucap Vina
Yunna mengangguk dan menyandarkan diri dikursi mobil sambil memejamkan matanya
"Semoga ini hanya bawaan hamilku saja tidak yang lain"Ucap yunna dalam hatinya
Disisi Rein
Rein hari ini meeting diluar dengan rekan bisnisnya tempatnya Restaurand mewah dekat dengan mall
"Aku sangat benci dengan rekan bisnis kali ini,dia ingin bermain curang tapi tidak bisa"Ucap Rein sambil tersenyum sinis
"Iyah bos,Dia itu berani melakukan hal kotor agar perusahaannya bisa tetap berdiri"Ucap Indra
"Bagaimana jika kamu permainankan saham perusahaan penjilat itu aku sangat jijik dengan cara mainnya"Ucap Rein
Indra tersenyum
"Baiklah bos!ini sangat mudah"Ucap Indra
Lama Rein dan Indra berbincang masalah pekerjaan dan hal pribadi Sampai ada seorang wanita yang mendekati mereka
"Hai Rein!Lama tidak berjumpa"Ucapnya sambil mengalungkan tangannya dileher Rein dari belakang
Rein menoleh dan langsung berdiri
"Ona!"Ucap Rein terkejut
__ADS_1
Ya dia adalah Liona Arandita teman sekolah Rein waktu SMA dulu
"Kok diam Rein?Apa kabar?"Ucap Liona sambil mendudukkan diri dikursi
Rein tetap berdiri
"Cepat pergi dari hadapanku ona!"Ucap Rein
Liona mengerucutkan alisnya sambil tersenyum
"Kenapa Rein apakah kamu takut denganku?bukankah dulu kau dulu sangat mencintaiku"Ucap Liona
"Duduk dulu Rein kita berbicara sebentar mengenang masa lalu"Ucap Liona lagi
Indra ingin mengusir Liona tapi ditahan oleh Rein dan akhirnya pun dia duduk dikursi itu
"Kamu tetaplah seorang Rein Khalid Baskoro yang dingin Rein,senyummu sangat langka bahkan aku orang kau cintai pun hampir tidak pernah melihat senyum manismu"Ucap Liona sambil tersenyum
Rein menatap datar Liona
"Untuk apa kau kembali ona?bukankah belanda tempat yang paling cocok untukmu"Ucap Rein
Rein tertawa kecil
"Aku kembali karena mu Rein,mengejar cintaku!"Ucap Liona sambil meraih tangan Rein
Rein menepisnya dan langsung melipat tangannya didada
"Kau butuh berapa Liona akan ku berikan!"Ucap Rein
Rein mengambil cek yang ada dikantong jasnya
"Ini tulis berapapun angka kau mau setelah itu pergi dan jangan kembali"Ucap Rein
Liona mengambil cek yang di berikan Rein dan membolak-baliknya
Rein tersenyum sinis
"Benarkah jika aku yang kau butuhkan?atau kau hanya ingin menjadikanku sebagai atm berjalanmu?"Ucap Rein
Liona tersenyum
"Rein aku mencintaimu,sama seperti dulu dan kamu juga masih mencintaiku kan?"Ucap Liona sambil mendekati Rein
"Cinta?"Ucap Rein dan tertawa kecil
"Bahkan mendekatimu saja aku merasa jijik ona,kamu hanya barang bekas yang menjual diri demi uang"Ucap Rein dengan wajah datarnya
Rein mengeluarkan lembaran uang ratus ribu dan meletakkannya di atas meja
"Ayo ndra!kita pulang aku merindukan istriku!"Ucap Rein sambil bangkit dari tempat duduknya
Liona sontak kaget mendengar ucapan Rein
"Istri?"Ucap Liona dengan pelan tapi masih didengar oleh Rein
Rein melirik liona dan tersenyum sinis
"Istriku seorang bidadari dan kau sangat jauh darinya ona jadi jangan pernah berharap jika kau ingin menjadi istriku"Ucap Rein sambil memasang kaca mata hitamnya
Rein sudah berjalan beberapa langkah langsung terhenti karena Liona memeluknya dengan sangat erat dari belakang
"Rein jangan berbicara seperti itu,aku sangat mencintaimu,maafkan aku jika aku meninggalkanmu dan kamu pasti bohongkan jika kamu sudah punya istri"Ucap Liona
Rein meronta ingin lepas dari pelukkan Liona tapi pelukkan liona sangat erat
__ADS_1
"Jika kau tidak percaya pun aku tidak perduli,Lepaskan aku!"Ucap Rein
Liona tersenyum sinis sambil terus memeluk Rein
"Tapi jika aku mendatangi Reina dan mengakatakan sesuatu kepadanya bagaimana?"Ucap Liona
Rein langsung diam dan menoleh menatap Liona
"Kau mengancamku?"Ucap Rein
Liona tertawa kecil
"Aku sama sekali tidak mengancammu Rein tapi aku hanya ingin menemui adik kecilmu yang lama ku tinggalkan dan ingin mengajaknya bercanda seperti dulu"Ucap Liona
"Reina tidak akan mau menemuimu lagi,kamu hanya wanita ular yang menginginkan harta,dan Reina bukanlah adik kecilku yang seperti dulu dia sudah menemukan orang-orang yang tulus mencintainya"Ucap Rein
Liona tersenyum dan membelai wajah Rein
"Apakah kamu yakin Rein Khalid Baskoro"Ucap Liona
"Lepaskan!"Ucap Rein
"Hubby!!!!"Teriak Yunna yang melihat Rein dari kejauhan
Rein langsung menoleh menatap kearah suara yang sangat dia kenali
Rein langsung mendorong Lioan agar menjauh darinya
"Sayang!"Ucap Rein
Yunna langsung berlari meninggalkan tempat itu
"Sayang!"Teriak Rein sambil berlari mengejar Yunna
Flashback on
Yunna hanya duduk saja mengamati para adiknya dan para sahabatnya yang sibuk berbelanja
Vina dan angle sudah selesai dan menghampiri yunna
"Yunna kenapa gak belanja?"Tanya vina
Yunna menggelengkan kepalanya
"Aku lapar dan tidak berniat berbelanja"Ucap Yunna
"Oke kalau gitu kita makan di Restaurand yang biasa kita samperin didekati sini"Ucap Vina
"Iyah yunna"Ucap Angel
Yunna tersenyum dan langsung bangkit dari duduknya
"Para adik gimana?"Ucap Angel
"Udah tinggal aja nanti kalau mereka nyariin juga nelpon sendiri terus di sharelock"Ucap Yunna dengan santai
"Oke!"Ucap Angel dan Vina
Yunna memasukki Restaurand itu langsung melihat Rein yang berpelukkan dengan wanita lain tanpa tau apa yang mereka bahas
Air mata yunna langsung lolos dari kelopak matanya,Vina dan angel yang melihat itu langsung hanya diam dan ikut menyaksikan
"*Aku kecewa dengan mu Hubby tadi aku ingin bermanja-manja denganmu kamu malah menolaknya dan sekarang kamu malah berpelukkan disini"Ucap Yunna dalam hatinya
"Pantas saja perasaan ku tidak enak dari tadi ternyata aku ingin melihat ini"Ucapnya lagi*
__ADS_1
Flashback off