
Hari sudah pagi,Rein sudah siap ingin berangkat bekerja tapi terhalang karena yunna merengek meminta ikut tapi Rein melarang karena takut yunna akan bosan,Kemana pun Rein pergi pasti yunna akan mengekor
"Hubby ikut...aku janji tidak akan mengganggumu"Ucap Yunna dengan manja sambil bergelayut manja ditangan Rein
"Sayang tidak bisa nanti kamu bosan disana"Ucap Rein
"Aku janji tidak akan bosan asalkan kau siapkan aku makanan yang banyak"Ucap Yunna
"Tidak boleh dirumah saja"Ucap Rein
Yunna langsung memasang wajah cemberutnya dan berjalan menuju ranjangnya,Dia menangis membuat Rein panik
"Sayang kenapa menangis?aku melarang mu ikut demimu juga"Ucap Rein sambil memeluk yunna
"Izinkan aku ikut hubby,aku rasanya hari ini ingin sekali melihatmu bekerja"Ucap Yunna sambil menangis
"Kamu mengidam lagi?"Ucap Rein
"Tidak tau hubby tapi rasanya ingin sekali melihatmu bekerja"Ucap Yunna
"Oke aku izinkan kamu ikut dan sekarang kamu jangan menangis lagi yah"Ucap Rein dengan lembut
Yunna langsung menghapus air matanya dan tersenyum
"Ayo sekarang kamu siap-siap yah"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan langsung pergi kekamar mandi
Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah yunna makin hari makin membuatnya selalu jatuh cinta walaupun memang menyusahkan tapi entah kenapa dia selalu merasa yunna selalu istimewa dengan sikap yunna
Jam sudah menunjukkan pukul 10 tapi yunna masih didalam ruang walk in closet kamarnya membuat Rein menjadi bosan menunggunya
"Sayang lama sekali cepatlah atau aku tinggal"Ucap Rein
Yunna pun keluar dari ruang gantinya
"Cantik tidak hubby?"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan berjalan mendekati istrinya
"Istriku memang sudah cantik"Ucap Rein dengan senyum manisnya
"Jika kau kekantorku seperti ini maka kamu akan mejadi bahan tonton anak buahku"Ucap Rein dan menutupi tubuh yunna dengan jasnya
"Sudah pakai ini,jangan dilepas jika dilepas kau tidak boleh ikut"Ucap Rein
"Hubby tidak pakai jas?"Ucap Yunna
"Tidak apa kau pakai saja sayang,aku tidak mau badan indah istriku menjadi tontonan orang-orang"Ucap Rein
Yunna menganggukkan kepalanya
"Ayo kita berangkat"Ucap Rein
Mereka pun berangkat menuju kantor Rein
45 Menit kemudian mereka pun sampai kekantor Rein
__ADS_1
Rein dan yunna disambut ramah oleh para karyawan Rein
Yunna tersenyum ramah kepada para karyawanan Rein berbeda dengan Rein dia hanya bersikap datar dan tak menghiraukan sapaan karyawannya membuat yunna kesal
"Hubby para karyawanmu menyapa kita setidaknya kamu mengangguk jika tidak mau senyum"Ucap Yunna
"Membalas sapaan mereka itu bukan kewajibanku dikantor ini sayang"Ucap Rein
"Terserah kamu lah hubby"Ucap Yunna dan berjalan terlebih dahulu meninggalkan Rein menuju lift
"Sayang jangan tinggalkan aku"Rein dan masuk kedalam lift yang khusus
Disisi para karyawan mereka semua kagum dengan yunna karena memiliki sikap yang sangat ramah tidak membedakan-bedakan
"Pantas saja bos kita sangat menyanyangi istrinya yah"Ucap Karyawan 1
"Iyah mana sudah cantik ramah lagi dan katanya istri bos kita itu anak dari orang terkaya nomor 2 di negri ini keturunan dari wijaya"Ucap Karyawan 2
"Wow gak ada kurangnya lagi sih istri bos kita,beneran cantik banget"Ucap Karyawan 3
"Kamu liat tadi bos kita gak pakai jas dan jasnya dipakai oleh istrinya betapa cintanya bos kita sama istrinya"Ucap Karyawan 1
"Iyah baju yang dipakai bu bos juga pakai baju kayagitu makanya pak bos gak mau badan mulus istrinya diliat orang"Ucap Karyawan 2
"Sudah woy kalau bicarin para bos kita gak akan ada habisnya,sekarang kerja nanti kalau pak indra liat bisa-bisa kita diomelin habis-habisan"Ucap Karyawan 3
"Iyah!"Ucap Mereka bersamaan
Rein dan yunna sudah didalam ruangan Rein
"Hubby banyak sekali makanan ini"Ucap Yunna dengan senang
"Baik hubby"Ucap Yunna
Liona hari ini ingin pergi kekantor Rein mebawakan bekal makan siang dan juga ingin berniat makan bersama
"Pasti dia suka, dulu waktu SMA dia makan sangat lahap"Ucap Liona sambil memasukkan makanan dikedalam rantangannya
"Oke sekarang siap,tinggal pergi aja deh"Ucap Liona
Liona pun pergi menuju kantor Rein,setelah sampai dia tersenyum menatap kantor milik Rein sangat besar
"Hm memang kamu sangat hebat Rein"Ucap Liona
Dia pun masuk dan berjalan menuju pendataan tamu dan menanyai ruangan Rein
"Ruangan pemilik kantor ini,aku adalah calon istrinya"Ucap Liona
Mereka mengerucutkan dahinya dan saling tatap
"Seperti orang ini gila,bukankah tadi nona yunna sudah datang dan jelas dialah istri syah pak bos"Ucapnya dalam hati
"Apakah kaka sudah ada janji"Ucap Jima
"Aku tidak perlu janji,cepat katakan dimana ruangannya"Ucap Liona
"Kalau kaka tidak janji tidak bisa bertemu karena pak bos sibuk"Ucap Jima
"Kau kurang ajar sekali jika ku bilang tidak perlu janji ya tidak perlu,jika aku sudah menjadi nyonya baskoro kau akan ku pecat dengan tidak terhormat"Ucap Liona
__ADS_1
"Bagaimana ini?"Ucap Jima kepada temannya
"Telpon saja pak indra"Ucap Temannya
Jima pun menelpon indra
"Halo pak indra dibawah ada keributan dan dia memaksa ingin keruangan pak Rein tapi tidak ada janji"Ucap Jima
"Baik saya kebawah sekarang"Ucap Indra
"Seharusnya kau menelpon Rein bukan malah bawahanya"Ucap Liona
"Maaf kaka jika kaka tidak sopan disini saya akan suruh security mengusir anda"Ucap Tari
"Berani sekali kau kepadaku baru juga menjadi karyawan seperti itu kau sombong sekali"Ucap Liona
"Jika anda sopan maka kami juga sopan ka"Ucap Tari
"Berhenti memanggilku kaka aku bukan kakamu"Ucap Liona
"Liona!"Panggil Indra
Liona menoleh kearah suara memanggil namanya
"Kau!"Ucap Liona
"Berhentilah berbuat keributan disini sebelum aku berbuat lebih padamu"Ucap Indra dengan ketus
"Aku tidak akan seperti ini jika mereka duluan"Ucap Liona
Indra tak menghiraukan ucapan liona
"Mau apa kau kesini?"Ucap Indra
"Aku hanya ingin makan siang dengan Rein"Ucap Liona
"Oh tapi seperti Rein tidak akan mau makan denganmu"Ucap Indra dengan senyum sinisnya
"Kau!"Ucap Liona
"Cepat pergi"Ucap indra
"Aku tidak akan pergi sebelum aku bertemu dengan Rein"Ucap Liona
"Perempuan keras kepala"Ucap Indra
Indra mengambil ponsel dan menelpon Rein
"Bos dibawah ada perempuan gila dia membuat keribuatn dia ingin bertemu denganmu jika tidak bertemu denganmu dia tidak mau pergi"Ucap Indra
"Sudah naik saja"Ucap Rein
"Kau mengizinkan perempuan gila ini?apakah tidak apa-apa,apalagi diruangamu ada nona"Ucap Indra
"Ini kemuan istriku,sudah suruh saja naik aku tidak kuat ditatap istriku seperti ini"Ucap Rein
indra menutup ponselnya
"Oke kau boleh naik,Ikuti aku"Ucap Indra dan berjalan terlebih dahulu
__ADS_1