
Rein benar-benar salah tingkah dibuat yunna karena dia tidak ingin menyuruh liona naik menemuinya tapi yunna bersikeras mengizinkannya
"Sayang kenapa kau menatapku seperti itu?akukan sudah mengizinkannya"Ucap Rein
"Karena ingin!"Ucap Yunna dan duduk disofa
Rein mendekati yunna
"Oke jika liona masuk kau seperti ini"Ucap Rein sambil menyuruh yunna memeluknya
Yunna hanya mengangguk tanda mengiyakan
Liona pun masuk bersama indra,Liona tersenyum sinis melihat pasangan didepan sedang berpelukkan dengan mesra
"Seperti kah kalian menyambut kedatanganku?"Ucap Liona
Rein tersenyum sinis dan memainkan rambut yunna tanpa menatap liona
"Memangnya kau siapa?bahkan menyambutmu seperti ini pun sudah sangat mewah"Ucap Rein
"Rein tatap aku!"Ucap liona
Rein menatap liona dengan datar
Liona tersenyum dan mendekati Rein
"Rein aku datang kesini untuk mengantarkan makan siang untukmu dan juga ingin makan bersama"Ucap Liona
"Tidak perlu!aku sudah makan dengan istriku"Ucap Rein
"Tapi Rein aku buatkan makanan kesukaanmu,dulu kau makan dengan lahap masakanku ini"Ucap Liona
"Benarkah?bahkan aku lupa karena makanan kesukaanku adalah istriku sekarang"Ucap Rein sambil menatap yunna sedangkan yunna langsung melotot mendengar ucapan Rein
"Rein kenapa kau seperti ini?aku ona mu yang selalu kau cintai,ingatlah dulu kau pernah merengek meminta harta berhargaku"Ucap Liona
Rein langsung menatap liona dengan tatapan seriusnya
"Maksud mu apa liona?"Ucap Rein
Liona tersenyum sinis
"Bahkan kau benar-benar membuangku setelah kau mendapatkannya,namaku yang selalu kau panggil ona pun sekarang sudah tidak"Ucap Liona
"Mendapatkan apa?"Ucap Yunna
Liona menatap yunna
"Apakah suami mu tidak memberi tahumu yunna?"Ucap Liona
"Memberi tahu apa?"Ucap Yunna
"Dulu waktu kami masih SMA Rein selalu merengek meminta mahkotaku yang berharga dan waktu kami lulus SMA aku memberikannya dan ternyata aku dibuang oleh papahnya Rein"Ucap Liona
__ADS_1
Rein langsung berdiri dan mencengkram tangan liona dengan kuat
"Kau jangan pernah menghangsut istriku,bahkan kau lah dulu yang memberikanku obat tapi untungnya papahku cepat datang"Ucap Rein dengan amarah yang benar-benar hebat
Liona bukannya kesakitannya tapi malah tersenyum sinis
"Benarkah?bukankah kau Rein yang meminta itu kepadaku kenapa semuanya jadi terbalik sekarang?"Ucap Liona
"Aku tidak pernah melakukan itu kepadamu liona,aku pun merasa jijik kepadamu karena kau telah menjual diri kepada para bule itu"Ucap Rein dan menghempas tangan liona
"Ya memang tapi yang merasakan tubuhku yang pertama adalah kau Rein"Ucap Liona
Yunna ikut berdiri
"Apa yang kalian bicarakan?"Ucap Yunna
Rein menatap yunna dan mendekatinya
"Kamu jangan percaya ucapannya sayang itu semua bohong"Ucap Rein
Liona tersenyum melihat Rein
"Aku berbicara fakta Yunna,aku wanita sama denganmu jika kau diperlakukan seperti itu apa yang akan kau lakukan?"Ucap Liona
Yunna menatap datar Rein dan mendekati Liona
"Jika itu aku mungkin aku akan sangat hancur"Ucap Yunna
"Tapi itu bukan aku kan tapi dirimu,jika benar apa yang kamu katakan itu maka aku berterima kasih liona"Ucap Yunna
"Sayang apa yang dia katakan itu bohong,aku bahkan tidak pernah melakukannya denganny"Ucap Rein
"Diamlah!"Ucap Yunna tanpa menatap Rein
Liona tersenyum jahat
" Aku berterima kasih karena telah mengajarkan suamiku melakukannya jika bukan karena mu mungkin suamiku tidak sehebat itu melakukannya dan membuatku hamil sekarang"Ucap Yunna tanpa malu
Rein melotot mendengar ucapan yunna
"Ah iya satu lagi,kamu masa lalunya dan aku adalah masa depannya jika kau datang hanya untuk merebutnya aku tidak akan tinggal diam tapi jika kau datang merebut hartanya aku akan berikan berapapun yang kamu mau"Ucap Yunna
Liona langsung menampar wajah Yunna seketika Rein langsung memeluk yunna
"Apa yang kau lakukan?aku akan membunuhmu sekrang juga"Ucap Rein
Yunna menarik baju Rein membuatnya tak bisa bergerak
"Kita ikuti saja!"Ucap Yunna dengan pelan
"Tapi dia menamparmu sayang"Ucap Rein dengan khawatir
"Tidak apa!"Ucap Yunna
"Aku memang masa lalunya Yunna tapi tetap aku hanya ingin meminta pertanggung jawaban suamimu,aku kehilangan mahkotaku"Ucap Liona
__ADS_1
"Pertanggung jawaban?apa maksudmu liona aku bahkan tidak pernah melakakukannya"Ucap Rein
"Yunna berikan hakku,kau juga harus membagi suamimu denganku"Ucap Liona
"Walaupun istriku mau aku tidak akan mau"Ucap Rein
"Indra bawa dia keluar dan bahkan jangan pernah kau munculkan lagi wajahnya didepanku"Ucap Rein
Indra dari tadi hanya diam melihat pertikaian bosnya jika memang kondisi masih bisa dihandle maka dia akan diam tapi jika tidak maka dia akan turun tangan
Indra langsung mengangkat tubuh liona seperti membawa karung
"Lepasakan aku!"Teriak Liona sambil memukul-mukul belakang indra
"Aku akan tetap mengganggu kalian,ingat itu"Ucap Liona
Liona telah pergi,Rein benar-benar sangat khawatir dengan Yunna karena pipinya memerah karena ditampar oleh liona Rein pun mengambil kotak obatnya dan mengobati yunna
"Maafkan aku hubby,jika saja aku tidak menyuruhmu mengizinkannya masuk mungkin dia tidak akan membuat keributan"Ucap Yunna
"Sudah jangan hiraukan itu,aku khawatir dengan keadaanmu"Ucap Rein yang masih fokus mengobati yunna
"Tapi kau tadi sangat hebat memujiku,apakah benar aku sangat hebat diranjang?"Ucap Rein dengan tatapan nakalnya
Wajah yunna langsung memerah
"Kok wajahmu memerah semuanya?"Ucap Rein
"Aku merasa tersanjung karena kau memujiku sayang"Ucap Rein
"Hubby ih"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan memeluk yunna
"Sudah jangan malu-malu seperti itu sayang"Ucap Rein
"Hubby apakah benar yang diucapkan liona tadi?"Ucap Yunna
Rein melepaskan pelukkannya dan menatap wajah istrinya
"Itu tidak benar sayang bahkan dia lah dulu yang menjebakku,dia menelponku dan mengakatan dia sakit dan tidak ada orang rumah katanya karena merasa iba aku pun kesana tanpa menaruh curiga,dia memberikan ku air minum dan entah kenapa badanku panas dan ingin melakukannya"
"Liona pun berusaha membuatku semakin menjadi dan hampir haja aku melakukannya papah datang dengan para bodyguardnya dan setelah itu papah benar-benar sangat marah dan membuat liona pergi ke belanda"Ucap Rein
"Aku tidak pernah melakukannya sayang hanya denganmu saja"Ucap Rein
Yunna tersenyum dan mencium bibir Rein sekilas
"Aku percaya denganmu hubby"Ucap Yunna
Rein memeluk yunna
"Terima kasih sayang karena mempercayaiku"Ucap Rein
"Aku tidak akan membiarkan dia berbuat lebih dari ini sayang"Ucap Rein
__ADS_1
"Iyah hubby"Ucap Yunna