
Yunna dan Rein sudah selesai makan dan mereka pun memutuskan untuk pulang tapi bukan kerumah mereka melain ke hotel atas nama Yunna yang Rein bangun tepat ditanggal pernikahannya
"Kok jalannya bukan kearah rumah kita hubby?"Ucap Yunna
"Ya meman sayang,kita malam ini menginap di hotel kamu yah"Ucap Rein
"Hotel aku?sejak kapan aku punya hotel"Ucap Yunna
"Masa lupa hotel yang pernah aku bangun khusus tepat ditanggal pernikahan kita sayang"Ucap Rein
"Oh itu,tapi kita kan gak bawa baju hubby"Ucap Yunna
"Masih aja mikirin masalah baju kamu tuh,kita kan kalau jalan-jalan memang gak bawa baju,apalagi ke hotel ini pastilah aku udah siapian semuanya"Ucap Rein
"Hehehe lupa hubby"Ucap Yunna nyengir kuda
"Kamu ini"Ucap Rein sambil mentoel pipi Yunna
Yunna menyandarkan Kepalanya dibahu Rein
"Hubby selama tiga tahun kita menikah apakah ada di hatimu rasa.."Ucap Yunna terpotong karena Rein memotong
"Cinta!Tentulah sayang bahkan sangat besar!semakin hari aku semakin mencintaimu"Ucap Rein
"Bukan hubby bukan itu"Ucap Yunna
"Terus apa?"Ucap Rein
"Rasa yang membuatmu ingin melepaskan ku ada tidak?"Ucap Yunna
Rein diam membuat hati Yunna sedih
"Tanganmu mana?"Ucap Rein
Yunna menyerahkan tangannya
Rein menggenggam tangan Yunna dan mengelusnya
"Cincin ini pernah tidak kamu lepas sayang?"Ucap Rein
Yunna menggelengkan kepalanya
"Kenapa?"Tanya Rein
"Karena kamu yang memberikannya dan ini adalah tanda jika aku adalah istrimu kan?"Ucap Yunna
"Nah sama sayang,tuhan memberikan kamu ke aku dan menjadikan mu istriku!jika ada dihatiku ingin melepaskanmu maka aku orang yang bodoh dan rugi!tuhan memberikan berlian padaku masa aku buang begitu saja"Ucap Rein
Yunna tersenyum dan wajahnya pun menjadi merah merona
"Sekarang pikiranmu makin aneh sayang!jangan mikir yang aneh-aneh lagi yah sayang aku tidak mau otakmu keracunan"Ucap Rein
Yunna tertawa mendengar Ucapan Rein
__ADS_1
"Nah gitu dong ketawa kan aku jadi senang"Ucap Rein
"Iyah hubby"Ucap Yunna dengan senyum manisnya
45 menit diperjalanan akhirnya mereka pun sampai dihotel itu
Rein dan Yunna menuju lift khusus yang memang khusus dipakai oleh pemilik hotel dan juga lift itu khusus menuju lantai yang paling atas
Rein membukakan pintu kamarnya untuk Yunna dan Yunna tercengang melihat desain kamarnya bak pengantin Baru
"Hubby?"Ucap Yunna
"Iyah"Ucap Rein
"Berapa tahun pun kita menikah tetap saja rasanya kita baru menikah sayang karena rasa Cinta kita bukan memudar tapi semakin membesar"Ucap Rein
Yunna memeluk Rein dan Rein menggendong Yunna masuk kekamar
"Aku bahagia"Ucap Yunna
"Aku juga bahagia"Ucap Rein
Rein merebahkan Yunna diranjang besar kamar itu
"Mau langsung tidur atau olahraga?"Ucap Rein yang berada diatas Yunna
"Boleh tapi setelah olahraga"Ucap Rein
"Kau curang hubby"Ucap Yunna
"Aku tidak curang aku hanya mengambil keutungan dari pertanyaanku dan jawabanmu saja sayang"Ucap Rein
Rein pun langsung menyerang Yunna dan terjadilah olahraga panas dikamar sana
Pagi sudah Yunna sudah bangun tapi tidak dengan Rein dia masih memejamkan matanya dibalik selimut hangatnya
"Hubby bangun ini sudah siang!kau tidak kerja?"Ucap Yunna
Rein bukannya bangun malah menarik tangan Yunna dan memasukkannya kedalam pelukannya
"Aku pagi ini tidak ada pekerjaaan selain memelukmu"Ucap Rein
"Hubby ih kebiasaan!cepet bangun nanti kesiangan"Ucap Yunna
"Aku perginya siang saja sayang,tidak akan ada yang berani memarahiku kok jika aku terlambat aku kan bosnya"Ucap Rein
"Apakah kamu tidak lelah?"Ucap Rein
"Lelah apa?"Ucap Yunna
"Karena olahraga kita tadi malam?"Ucap Rein
__ADS_1
Wajah Yunna menjadi memerah dan dia juga memukul dada Rein
"Jangan ingatkan hubby!"Ucap Yunna
"Padahal tadi malam kamu kasar sekali tapi aku senang!"Ucap Rein
"Diem gak!aku malu ah"Ucap Yunna
"Ngapain malu sih sayang kan kita udah sering ngelakuinnya"Ucap Rein santai
"Hubby jangan bahas itu sekarang hubby bangun mandi terus sarapan!"Ucap Yunna
"Sarapan kami aja boleh?"Ucap Rein
"Hubby ih!"Ucap Yunna
Rein tertawa melihat ekspresi istrinya karena dia berhasil menggodanya
"Sekarang bangun hubby!jangan tiduran terus"Ucap Yunna
"Sebentar lagi soalnya masih enak tiduran apalagi sambil meluk kamu"Ucap Rein
"Aku cubit nih!"Ancam Yunna
"Sayang kok aku mau dicubit?emangnya kalau meluk istri sendiri itu sebuah kejahatannya yah?"Ucap Rein
"Jangan banyak alasan bangun hubby ganteng!hubby tampan!"Ucap Yunna
"Aku memang tampan dan ganteng"Ucap Rein dengan bangganya
"Makanya bangun terus mandi"Ucap Yunna
"Gak mau!"Rengek Rein dan malah mempererat pelukannya
Yunna jadi geram dan mencubit pinggang Rein membuat Rein langsung melompat dari ranjang
"Aduh yang sakit!"Ucap Rein
"Mandi gak!"Ucap Yunna sambil mengacungkan sebuah bantal ingin melempar Rein
Rein bukannya takut malah menyanyi didepan Yunna
"Sayang jangan marah-marah
Takut nanti lekas tua
Rein setia orangnya
Takkan pernah mendua"Syair Rein
Yunna melemparkan bantal ke arah Rein tapi tidak mengenai Rein Karena Rein sudah berlari terlebih dahulu menuju kamar mandi
Tapi Yunna menjadi tersenyum dengan tingkah Rein yang benar lucu pagi ini apalagi dengan lagu yang dinyanyikan Rein
__ADS_1