
Yunna benar-benar mengacuhkan Rein sepanjang perjalanan menuju dapur Rein terus saja mengikuti yunna
"Sayang maafkan aku,aku hanya bercanda tidak ada perempuan yang bisa membuatku tergoda selain kamu"
"Dan hanya kamu yang aku cintai sayang"Rayu Rein
Yunna tetap saja diam dan tak menghiraukan suaminya yang merayunya sedemikian rupanya
"Sayang……"Ucap Rein sambil menggoyangkan tangan yunna
Yunna pun mulai menatap Rein dengan tatapan datarnya
"Ya"Jawab ketus yunna
Rein pun tersenyum
"Jangan marah lagi yah,apalagi nyuruh aku tidur diluar,kamu tau kan sayang sekarang aku gak bisa tidur kalau gak di peluk kamu"Ucap Rein
Yunna masih saja menatap Rein dengan tatapan datarnya
Sampai akhirnya Mita datang berpura-pura ingin mengambil minuman padahal dia mendengar pertengkaran dari para majikkannya
"Eh nyonya dan tuan belum tidur?"Sapa mita kepada mereka
Yunna seketika memeluk tangan Rein dan bergelayut manja ditangannya,hilang sudah rasa kesal dan marahnya yang ada hanya rasa khawatir yang ada didalam hatinya karena takut Rein akan berpaling darinya
Rein yang melihat istrinya seperti itu pun langsung bahagia wajahnya yang gusar tadi pun sudah berubah menjadi wajah yang sangat berseri-seri
"Hubby aku mengantuk sekarang kita tidur yuk"Ajak yunna dengan manja
Rein mengelus kepala yunna dengan lembut
"Iyah aku juga sayang"Ucap Rein
__ADS_1
Rein langsung mengendong yunna Gaya bridal style berjalan menuju kamar mereka
Yunna pun langsung mengalungkan tangannya dileher Rein dan menyembunyikan wajahnya didada bidang Rein
"Memang aneh yah punya istri kaya kamu sayang tadi marah sekarang bisa manja kaya gini apa gara-gara mita kamu seperti ini tapi tidak papa sayang ini seperti keberuntungan untuk ku" ucap Rein dalam hatinya
Mita yang tadinya ingin melihat pertengkaran para majikannya pun malah disajikan adegan Romantis dari para majikannya dan membuat hatinya panas dan marah
"Aduh niat mau liat kesenangan eh malah ngeliat adegan berbahaya gitu"Gumam Mita
Rein terus saja menggendong yunna sampai didepan pintu,Yunna membukakan pintu karena Rein tidak bisa membuka pintu karena tangannya mengendong yunna
Sampai masuk kedalam kamar yunna langsung berontak ingin turun
"Turunkan aku"Ucap Yunna
"Kenapa sayang?sebentar lagi sampai ranjang"Ucap Rein
Rein terpaksa menurunkan yunna dari gendongannya
"Lebih baik sekarang kamu mandi gih"Ucap Yunna
Rein hanya menuruti semua kemauan istrinya agar tidak menjadi runyam
Rein langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya
Tiga puluh menit kemudian Rein keluar dari kamar mandi hanya menggunakan anduk yang di lilitkan di pinggangnya
Terpampang jelas tubuh indah dari Rein,perutnya menampilkan roti sobek apalagi rambut rein yang masih basah menampilkan ketampanannya yang hakiki
Yunna menatap Rein tanpa berkedip,Rein benar-benar membuatnya terpesona dengan penampilannya sekarang
"Hubby kamu tampan sekali"Ucap Yunna dalam hatinya
__ADS_1
Rein hanya tersenyum tipis melihat ekspresi yunna yang menatapnya tanpa berkedip,hatinya merasa girang karena sudah berhasil mengerjai istrinya
"Sayang bajuku mana?"Tanya Rein yang sengaja agar yunna berhenti menatapnya
Yunna langsung gelabapan
"Hah hah"Ucap Yunna dengan linglung
Rein hanya terkekeh melihat ekspresi yunna yang seperti orang lingling
"Baju ku mana sayang?"Tanya Rein lagi
Yunna yang tadinya linglung pun sekarang sudah mengubah ekspresinya menjadi ketus dan datar lagi
"Ambil aja sendiri"Ucap Yunna dengan ketus
Rein menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
"Ambilin dong sayang kan biasanya juga kamu yang nyiapin semuanya"Rengek Rein
"Yaudah kalau kamu gak mau ambilin aku gak usah pake baju aja"Ucap Rein
Yunna pun menatap jengah suaminya ini
"Ya ya ya aku ambilin"Ucap Yunna dengan gontai berjalan menuju lemari kingsizenya
Yunna mengambilkan boxer dan baju dalaman yang tipis untuk Rein karena Rein sekarang sudah jarang memakai baju karena permintaan yunna sendiri
"Nih"Ucap yunna sambil menyerahka pakaian kepada Rein
Rein pun langsung mengambil baju dari tangan yunna
"Makasih istriku"Ucap Rein sambil tersenyum
__ADS_1