
Rein membuatkan spagetty spesial untuk yunna
"Hubby semangat! yang enak yah!"Ucap yunna
"Iyah sayang"Ucap Rein
Rein benar-benar fokus memasak sedangkan yunna menatap Rein dengan tatapan kagum
"Suami ku memang sangat tampan apalagi sedang memasak seperti ini kelihatan banget papi mudanya"Ucap yunna dengan pelan
"Aku memang tampan sayang!kamu baru sadar?"Ucap Rein sambil tertawa kecil
Yunna menjadi malu karena ketahuan memuji suaminya
"Kok denger sih hubby"Ucap yunna
"Ya aku dengar lah kan punya telinga sayang!Sudah kamu diam aja dan habiskan buahmu itu aku ingin fokus memasak"Ucap Rein
Yunna mengambil ponsel ingin memoto Rein
Yunna tersenyum karena hasil fotonya sangat bagus
"Nah tampannya papi dari anak ku"Ucap yunna dan langsung memposting foto Rein di sosial medianya
Yunna sibuk memainkan ponselnya sambil senyum-senyum sendiri Rein hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah yunna
Akhirnya masakkan Rein pun jadi
"Tara!"Ucap Rein
Wajah yunna seketika berbinar-binar menatap masakkan dari Rein
"Makanlah!"Ucap Rein sambil mengelus rambut yunna
Yunna mengangguk dan mulai memakan masakkan Rein
"Enak sekali hubby!"Ucap yunna sampai mengeluarkan air matanya
Rein terkekeh melihat tingkah yunna
"Sayang kenapa menangis?tidak enak yah?"Tanya Rein
Yunna terus menyuap sambil menghapus air matanya
"Kamu memang pelangiku sayang"Ucap Rein sambil menghapus air mata Yunna
Yunna menatap Rein dan menyodorkan sesedok spagetty kepada Rein
"Hubby harus makan ini enak sekali"Ucap yunna sambil menarik ingusnya
Rein tersenyum dan membuka mulutnya
Rein mengerucutkan dahinya sebab spagetty terasa asin
"Ini asin sayang"Ucap Rein dengan wajah hancurnya
Yunna menggelengkan dahinya dan terus memakan dengan lahap
"Apanya sih yang asin hubby ini pas kok!jangan larang aku makan!"Ucap yunna
"Tapi asin cintaku"Ucap Rein dengan lembut
Yunna menatap Rein dengan tatapan membunuhnya
"Berani melarangku memakan ini!hubby nanti malam tidur diluar"Ancam yunna
__ADS_1
Rein menelan liurnya dengan susah payah
"Iyah kamu habiskan sayang"Ucap Rein dengan pasrah
Yunna langsung tersenyum
"Makasih hubby!nanti masakkin kaya gini lagi yah"Ucap Yunna dengan sumringah
Rein mengangguk sambil mengelus lembut rambut yunna
"Tuhan jagalah kesehatan istri dan anakku,aku sangat mencintai mereka melebihi diriku sendiri"Ucap Rein dalam hati
Hari sudah malam yunna dan Rein pun sudah siap untuk tidur tapi yunna merengek minta dielus perutnya oleh Rein
"Hubby dulu itu suka perempuan seperti apa sih?"Tanya yunna
Rein tersenyum
"Perempuan yang bisa masak"Jawab Rein
Yunna mengerucutkan dahinya
"Hanya itu?"Tanya Yunna heran
Rein mengangguk dan terus mengelus perut yunna
"Oh..Risa itu kan jago kan hubby masak kenapa gak suka sama dia?"Tanya yunna
"Kalau seandainya aku suka sama dia pasti sekarang kamu bukan istriku dan juga kamu tidak akan hamil anakku"
"Kamu aneh sayang"Ucap Rein
Yunna terkekeh sambil mengelus pipi Rein
"Hubby aku mencintaimu"Ucap yunna
"Aku juga mencintaimu dan anak kita lebih dari diriku sendiri"Ucap Rein
Yunna tersenyum dan mempererat pelukkanya menyadarkan kepalanya didada bidang Rein hatinya berbunga-bunga mendengar Rein mencintainya
Ditempat edo
Edo merasa sangat sedih atas kepergian sang papah dikarenakan serangan jantung,,papah edo sudah mengidap penyakit jantung hampir 2 tahun lamanya
Edo sudah lama ditinggal mamahnya meninggalkan dunia sejak dia berumur 6 tahun
Ada rasa sesal dihatinya sejak dilarang oleh papahnya untuk mendekati yunna dia tidak pernah pulang dan memberi kabar oleh sang papah
Pemakaman sudah selesai sekarang edo duduk diruang tamunya bersama pengacara sang papah atas pelimpahan harta
"Dari surat wasiat peninggalkan papah anda tuan muda,disini menyatakan bahwa semua aset,bahkan harta dari Ardi Chandra itu jatuh kepada ahli warisnya yaitu anda Redho putra candra"Ucap Pengacara
Edo hanya diam sambil mendengarkan ucapan sang pengacara
"Jadi andalah yang berhak atas Chandra grub selanjutnya tuan muda"Ucap Pengacara
Edo mengangguk ada rasa lega terbesit dihatinya sebab dia tidak akan lagi menjadi sugar baby para tante-tante diluar sana apalagi bertha yang selalu mengejarnya
"Baik pa saya akan menjalankan Chandra grub sebisa saya dan mejaga peninggalan papah saya"Ucap Edo
Pengacara edo pun mengangguk
"Baik setelah ini saya akan mengurus semuanya kalau begitu saya undur diri"Ucap Pengacaranya sambil bangkit dari tempat duduknya dan mengulurkan tangannya kepada edo
Edo mengangguk dan menyambut uluran tangan itu
"Baik terima kasih pa"Ucap Edo
Pengacara edo sudah pulang sekarang tinggallah dia sendiri dirumah sang sangat megah itu
__ADS_1
"Yunna aku akan mendapatkan mu!apalagi sekarang aku punya segalanya"Ucap Edo dengan senyum sinisnya
"Yunna akulah yang pantas menjadi suamimu bukan dia,apapun akan ku lakukan demi mendapatkan mu"
"Jika harus dengan cara kotor pasti akan ku lakukan demi cintaku padamu"Ucap Edo
Edo masih terus melamun sampai ada seorang wanita paruh baya memasuki rumahnya dia adalah bertha
Edo terkejut bukan main karena kedatangan Berta
"Tante!"Ucap edo pelan
Bertha langsung berlari memeluk edo sedangkan edo hanya diam
"Aku bersungkawa ya do atas kepergian papahmu"Ucap Bertha
Edo tersenyum tipis dan mendorong bertha dengan pelan agar melepaskan pelukkanya
"Terima kasih,dan mohon tinggalkan aku sendiri!aku butuh ruangku sendiri"Ucap Edo dan bangkit dari tempat duduknya
Bertha langsung menahan tangan edo
"Do biarkan saya disini menemanimu aku akan mendengarkan keluh kesahmu!"Ucap Bertha dengan wajah memelasnya
Edo melepas genggaman tangan bertha dengan pelan
"Tante saya mohon biarkan saya sendiri!sekarang saya tidak butuh siapapun kecuali..."Ucap edo mengantunga
Bertha menatap serius edo dia sudah tidak menghiraukan edo memanggilkannya tante biasanya dia akan ngambek seperti anak kecil jika edo memanggilkannya tante tapi sekarang tidak dia penasaran dengan ucapan edo
"Kecuali siapa do?"Tanya Bertha dengan penasaran
Edo menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar
"Dia orang yang sangat spesial dihati saya sejak saya duduk dibangku SMA"Ucap Edo dengan senyum manisnya
Hati bertha terasa sakit nafasnya terasa susah mendengar ucapan edo apalagi edo menceritakannya sambil tersenyum,bertha sudah jatuh cinta dengan edo jadi jika edo meminta apapun kepadanya pasti dia lakukan agar edo tetap disisinya
Bertha bangkit dari duduknya dan berdiri didepan edo
"Siapa do?"Tanya Bertha
Edo menatap datar bertha dan tersenyum
"Yunna putri salim"Ucap Edo sambil tersenyum
Ketika airmata berta jatuh dari matanya dan membasahi wajahnya
"Jadi selama kamu bersama ku kamu tidak pernah menganggapku dan hanya memanfaatkanku?"Tanya Bertha
Edo mengangguk
Bertha tertawa sambil mengelap air matanya
"Aku tidak akan membuat jalanmu mudah do untuk mendapatkan dia karena kamu hanya untukku"Ucap Bertha
"Berani menghalangiku berarti berani membuang nyawanya dengan sia-sia"Ucap Edo dengan tatapan elangnya
"Lebih baik sekarang anda pergi sebelum saya laporkan anda kepolisi"Ucap Edo
Bertha tersenyum
"Setelah kau mendapatkan harta dari mendiang papahmu sekarang aku tau sifat aslimu"Ucapnya
"Saya tidak perduli"Ucap Edo dan langsung pergi menuju kamarnya meninggalkan bertha sendiri
Bertha menatap penuh kebencian
"Baiklah jika kau sekarang membuangku tapi jangan salahkan aku jika aku bisa berbuat apa pun untuk membuatmu menderita"Ucap Bertha dan langsung pergi keluar dari edo
__ADS_1