DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 127


__ADS_3

Yunna merasa sangat kekenyangan dan pingganya pun merasa sakit karena terlalu lama duduk


"Kamu kenapa yunna?"Tanya Angel


"Iyah aku liat dari tadi kamu kaya gak enak gitu duduknya?"Ucap Vina


"Aku kekenyangan terus pinggangku pegel mungkin kelamaan duduk"Ucap Yunna


"Ya udah aku panggilin ka Rein dulu yah!"Ucap Reina


Yunna mengangguk tanda mengiyakan


Tak lama Rein pun datang dengan wajah paniknya dan langsung memeluk yunna


"Apa yang terjadi denganmu sayang!apa yang sakit?"Ucap Rein dengan panik


Yunna tersenyum dan menyandarkan kepalanya didada bidang Rein


"Aku tidak-tidak apa hubby,aku kekeyangan sampai pinggangku sakit"Ucap Yunna


Rein langsung menengok pinggang yunna


"Mau kekamar?"Tanya Rein


"Tidak hubby,aku tidak mau"Ucap Yunna


"Nanti bisa bertambah sakit"Ucap Rein


Yunna menggelengkan kepalanya dan menyembunyikan wajahnya didalam pelukannya Rein


Rein pun mengelus-elus pinggang yunna dengan lembut


"Cal apakah ini wajar?"Tanya Rein


"Ini wajar Rein tapi biasa ini terjadi jika kehamilan sudah sangat besar"Ucap Ical

__ADS_1


"Atau apakah kau selalu menjenguk anakmu?"Tanya Ical


Yunna langsung menatap ical dan wajahnya pun menjadi merah semu sedangkan Rein diam


"Lebih baik kau carikan kursi yang lebih nyaman lagi untuknya Rein"Ucap Ical


"Ndra tolong ambil kursi yang lebih nyaman"Suruh Rein


Indra langsung patuh dan pergi


"Bagaiman sekarang lebih baik?"Ucap Rein sambil terus mengelus pinggang yunna


Yunna menganggukkan kepalanya


Tak lama indra datang dengan kursi yang lebih nyaman


Rein langsung mendudukkan yunna kekursi itu dan Rein berjongkok didepan yunna


"Sebentar lagi kita akan bermain kembang api!"Ucap Rein


"Benarakh?sekarang saja hubby"Rengek yunna


"Baiklah jika istriku merengek seperti ini pasti akan ku kabulkan"Ucap Rein


Rein menatap Indra dan tentu saja indra paham


Para pelayan keluar membawa kembang api,Rein menyuruh mereka untuk menyalakannya


Langit yang gelap seketika menjadi meriah karena kembang api yang dilayangkan ke udara


Yunna tidak mau duduk melihat keindahan itu dia berdiri tapi tetap Rein yang membantunya walaupun yunna bisa sendiri



"Indah tidak?"Ucap Rein

__ADS_1


"Indah sekali"Ucap Yunna


"Wow tembak lagi paman!"Ucap Reina


"Sayang yah Para orang tua kita enggak ikut"Ucap Yeppa


"Iya sayang banget padahal kan ini seru banget"Ucap Reina


"Gak papa mereka kerja juga untuk kita juga"Ucap Yeppa


"Iyah"Ucap Reina


Indra menatap Angel dan tersenyum tapi yang ditatap sibuk mengabadikan momennya dengan ponsel pintarnya,Indra juga mengambil ponselnya dan memoto Angel dengan senyum terpampang manis difoto hasil ambilan indra


"Baiklah jika aku tidak bisa mendapatkanmu aku akan menjadi pelindungmu saja dan menjaga dari orang yang berniat tidak baik denganmu"Ucap Indra sambil menatap foto angel


Ical mendekati Vina dan membisikkan sesuatu


"Kau ini dengan ku seperti tidak kenal sama sekali"Bisik Ical


"Sudah lah teruslah berpura-berpura aku tidak ingin mereka tau"Bisik Vina


"Sekarang menjauhlah!aku tidak mau mereka tau"Ucap Vina lagi


Ical mengangguk dan berjalan menjauhi vina dan mendekati Indra


"Ka indra liat apa?"Ucap Ical


"Liat pujaan hatiku"Ucap indra tanpa sadar keluar dari mulutnya


Jiwa kepo ical langsung keluar dan menengok ponsel Indra


"Siapa sih ka indra?"Ucap ical sambil memanjangkan lehernya dengan sigap Indra menyembunyikan ponsel kedalam saku celananya


"Anak kecil tidak boleh tau sana main kelaut!"Ucap indra

__ADS_1


Ical mendengus kesal


"Awas kau ka,karma itu tak semanis kurma"Ucap Ical berlalu pergi meninggalkan semuanya menuju kamarnya


__ADS_2