
Yunna masih sibuk dengan pikiran karena ketahuan oleh suaminya karena dia sering mengumpat suaminya diam-diam
Rein yang melihat yunna seperti patung karena melamun pun hanya geleng-geleng kepala
"Haduh aku takut sekali apa yang akan hubby lakukan kepadaku"Ucap yunna dalam hati
Yunna masih diam dengan pikiran yang tak karuan
Rein pun mencoba mencairkan suasana dengan memeluk istrinya dengan erat
"Sayang memang aku semenakutkan itu kah dimatamu?Sudah jangan pikirkan!aku tidak marah malah aku dulu selalu tersenyum ketika kamu menyebutku Bangun datar"Ucap Rein sambil mengelus-elus kepala yunna
Yunna yang tadinya takut pun sekarang menjadi merasa tenang dengan ucapan lemah lembutnya Rein,dia makin menyelusupkan tubuhnya didalam pelukkan Rein
"Maaf hubby karena aku sering mengumpatmu!"Ucap yunna dengan gugup
"Tidak papa sayang!sudah yah sekarang cepat pakai bajumu supaya kita bisa jalan-jalan!"Ucap Rein
"Iyah hubby"Ucap yunna sambil melepas pelukkanya dari Rein
"Kalau begitu aku keluar dulu yah sayang"Ucap Rein
"No! Bareng aja biar hemat waktu hubby ini udah jam berapa?"Ucap yunna sambil menarik tangan Rein
"Iya iya kita pakai baju bareng! Tapi baju kita couple gak? "Tanya Rein
"Hah Couple?" Tanya yunna dengan Heran
"Astaga kamu ini!masa couple saja tidak paham!baju yang sama itu sayang"Ucap Rein dengan gemas
__ADS_1
"Oh itu!kita gak punya baju couple hubby!Eh tapi tunggu sejak kapan hubby ngerti masalah Couple?"Ucap yunna dengan heran
"Ya sejak aku punya istri lah sayang, ya pengen juga gitu sama-samaan dengan istriku yang cantik ini"Ucap Rein dengan gemas sambil mencubit gemas pipi mulus yunna
Yunna hanya tertawa melihat suaminya gemas terhadap dirinya
"Ya udah hubby kita pakai baju warna yang sama saja nanti kita beli yang samaan yah"Ucap Yunna
"Iyah iyah sayang,berarti nanti beli baju Couple "Ucap Rein dengan antusiasnya
"Iyah hubbyku"Ucap Yunna dengan gemas
"Hm sekalian nanti yah beli Lingerie untuk mengganti baju tidurmu!"Ucap Rein dengan menaik turunkan alisnya
Yunna langsung membulatkan matanya dengan sempurna karena mendengar pernyataan suaminya,wajah putihnya pun menjadi merah semu tanda malu
"Kamu sempat-sempatnya memikirkan itu hubby"Ucap Yunna sambil mencubit perut Rein
"Rasain siapa suruh pikirannya kesitu mulu"Ucap Yunna
"Ya gimana lagi sayang aku kerja keras buat bikin istri cantik diatas kasur"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
"Diam!"Ucap Yunna dengan setengah berteriak diapun juga meninggalkan Rein menuju lemarinya untuk berganti baju
Rein yang tahu istrinya ngambek karena godaanya pun hanya terkekeh dan menjadi gemas saja dengan istrinya ini
"Istri cantikku ngambek ternyata!"Ucap Rein sambil berjalan menghampiri yunna tapi masih diam
"Jangan ngambek sayang,nanti cepat tua!kan aku belum punya anak dari kamu masa iya aku harus cari istri lagi"Ucap Rein sambil berjongkok menatat wajah istrinya
__ADS_1
"Nikah aja sana kalau berani?"Ancam yunna
Rein yang mendengar respon yunna pun tertawa terbahak-bahak sambil memegang perurnya
"Kalau berani kenapa?"Goda Rein
Yunna menghentikan aktivitasnya dan menatap Rein dengan tatapan membunuhnya
"Jika kamu ingin menikah lagi maka ceraikan aku karena aku tidak mau di duakan" Ucap yunna dengan penekanan Matanya pun berkaca-kaca dan tak terasa cairan benih pun jatuh membasahi wajahnya
Rein yang melihat mata istrinya basah pun menjadi merasa bersalah dan langsung memeluk istrinya dengan erat
"Aku tidak akan pernah menduakan mu apalagi menceraikan mu sayang"Ucap Rein sambil mengelus rambut panjang yunna dengan lembut
Yunna hanya diam sambil terisak didalam pelukkan Rein
Rein yang melihat istrinya menangispun menjadi merasa bersalah,niatnya ingin bercanda malah membuat istrinya menangis
"Maafkan aku sayang!aku hanya bercanda aku tidak akan pernah menceraikan mu karena aku sangat mencintaimu"Ucap Rein dengan lemah lembut
Yunna melepas pelukkannya dan menatap suaminya dengan tatapan membunuhnya
"Kita lihat saja nanti!"Ucap Yunna dengan mata penuh air mata
Rein mendengar pernyataan istrinya pun menjadi terkegut dia pun mendekati yunna tapi yunna mundur kebelakang untuk menjauhi Rein
"Maksudmu apa sayang,Kenapa kamu menjadi sensitif seperti ini?aku kan hanya bercanda!apakah kata-kataku terlalu menyakitkan jadi sampai istriku menangis?"Ucap Rein dengan lemah lembut
Yunna diam dia pun berpikir sejenak mencerna ucapan Rein yang mengatakan dia sensitif
__ADS_1
"Ah iya kenapa aku jadi sensitif seperti ini?biasanya juga aku akan tertawa mendengarnya hubby menggodakku tapi kenapa sekarang menangis"Ucap Yunna dalam hatinya