
Setelah hampir 1 jam berada dikamar mandi mereka berdua keluar,Rein keluar dengan wajah yang sumringah tanda bahagia sedangkan yunna keluar dengan wajah yang cemberut
"Sayang kamu duluan aja pakai baju aku tunggu kamu disini yah"Ucap Rein sambil mendudukan dirinya disofa kamar mereka
Yunna hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan suaminya itu sambil berjalan menujua Walk in closet kamar mereka
Hampir 30 menit Rein menunggu istri cantiknya tapi tak kunjung keluar dari Walk in closet kamar mereka
"Kok lama sih biasanya juga cepet!"Ucap Rein sambil melirik ruangan yang istrinya masukki tadi
"Ah lebih baik aku susul saja takut kenapa-kenapa!"Ucap Rein sambil bangkit dari sofa menuju Walk in closet kamar mereka
Rein berjalan menuju Walk in closet kamarnya ketika dia membuka ruangan itu dia langsung menepok jidatnya karna yunna masih belum memakai baju hanya kimono yang melekat tubuhnya
Yunna tidak mengetahui kalau Rein masuk keruangn itu karena sibuk memilih baju yang akan dia kenakan untuk pergi bersama suami tampannya
"Aish dari tadi aku pilih baju kok gak ada yang cocok yah?"Ucap Yunna masih terus memilih baju dilemari Kingsize nya
Rein langsung memeluk yunna dari belakang sambil meletakkan dagunya dibahu yunna Rein juga menikmati aroma tubuh yunna yang sangat menenangkan baginya
"Kamu pakai apapun cantik sayang karena kamu adalah Jodohku yang cantik "Ucap Rein sambil terus memeluk yunna dengan Erat
Sontak saja Yunna kaget dengan perlakuan suaminya walaupun Rein sudah biasa seperti ini kepadanya tapi tetap saja dia gugup jika diperlakukan oleh suaminya ini
Yunna langsung memutar tubuhnya menghadap suaminya dan menatap wajah laki-laki yang dulu sangat dingin dan cuek sekarang menjadi manja dan hangat kepadanya
Rein ditatap istrinya seperti itu menjadi salah tingkah
__ADS_1
"Jangan menatapku seperti itu sayang aku jadi gugup"Ucap Rein sambil menangkup wajah yunna
"Aku hanya bahagia hubby karena hubby tidak seperti dulu lagi"Ucap Yunna sambil tersenyum manis kepada Rein
"Iyah karena dulu aku adalah Bangun datar yang sering kamu sebut nyebelin kaya es antartika!ya kan sayang"Ucap Rein dengan tatapan teduhnya
Yunna langsung melotot tanda keterkejutannya karena Rein tahu dia sering menyebut Rein dengan sebutan Bangun datar
"Astaga hubby! tau dimana aku sering menyebutnya seperti itu,habis sudah riwayatku" Ucap yunna dalam hatinya
Rein seakan-akan tau isi hati istrinya hanya tersenyum dan menyubit pipi mulus istrinya
"Bagaimana aku tidak tahu sayang!aku sering mendengar kamu menggerutu dikamar kamu dulu seketika aku sedang lewat"Ucap Rein dengan gemas
Flashback On
Yunna sedang duduk didepan meja riasnya sambil menatap dirinya dengan tatapan kosong
"Kenapa daddy dan mommy mau menikahkan ku dengannya?"
"Padahal jika aku mau!aku bisa saja memilih calon ku sendiri yang lebih dari dia!"
"Daddy mommy! anakmu tersiksa batin jika harus lama-lama hidup bersama bangun datar itu*" Ucap yunna dalam hatinya
Yunna masih terus berpikir dengan pikiran yang kunjung ada ujungnya
"Aku akui dia memang tampan dan kaya tapi kenapa sikapnya seakan seperti bukan orang ya?"
__ADS_1
"Dingin,cuek!padahal udah punya istri tapi seakan aku gak dihargai sama dia"Ucap yunna
"DASAR BANGUN DASAR NYEBELIN KAYA ANTARTIKA............" Teriak yunna dengan lantang
Rein baru saja pulang dari kantornya dia berjalan dan melewati kamar yunna dia mendengar seperti ada orang yang sedang mengomel
Rein mendekatkan kupingnya didepan kamar yunna dia mendengar ucapan demi ucapan yang yunna keluarkan
"Kau mengumpatku didalam kamarmu?seperti tidak ada kerjaan saja orang ini"Ucap Rein yang masih terus mendengarkan didepan pintu
Rein langsung terkejut mendengar yunna menyebutnya Bangun datar yang menyebalkan tapi bibirnya melengkung dengan sempurna ada rasa gemes dengan wanita yang di nikahinya ini
"Tadi kau memujiku!sekarang mengumpatku lagi?Tapi baguslah jadinya otak mu ada kerjaan yaitu memikirakan ku"Ucap Rein sambil terkekeh dengan ucapannya sendiri
"Hatiku kok rasa bahagia?tadi tubuhku yang lelah menjadi hilang"Ucap Rein
"Apakah aku sudah jatuh cinta kepada wanita itu?"Ucap Rein
"Jika itu benar!buatlah aku benar-benar jatuh cinta padamu dan menjadikanmu tempatku untuk pulang"Ucap Rein sambil menarap pintu kamar yunna
"Ah sudahlah lebih aku kamarku untuk membersihkan diri jika lama-lama disini bisa-bisa dia tau lagi terud ke geeran kan repot"Ucap Rein
Rein langsung pergi menuju kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat
Yunna masih terus duduk didepan meja riasnya dengan pikiran yang tak menentu
"Tidak akan habis sepertinya jika aku memikirkan laki-laki Dingin itu lebih aku tidur besok aku ulangan semester"Ucap Yunna sambil bangkit dari kursinya menuju ranjang Kingsizenya
__ADS_1
Yunna mulai menutup matanya dan tak lama dia tertidur
Flashback Off