DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 78


__ADS_3

Semuanya pun makan dengan lahap setelah selesai makan malam mereka pun pergi ke kamar masing-masing begitu pun dengan Mamah Raisya,Mamah Raisya hari ini menginap dirumah Rein dan yunna karena papah Khalid sedang ada acara diluar kota


Yunna dan Rein sudah dikamar mereka,Rein duduk diatas Ranjang sambil bersandar di punggung ranjang sambil menyelonjorkan kakinya sedangkan yunna dipergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya


Kali ini yunna mandi hanya sebentar yaitu empat puluh lima menit karena Rein terus saja memanggilnya diluar kamar untuk segera menghentikan mandinya


Yunna pun keluar dengan rambut yang berbalut handuk dan memakai kimono pink kesayangannya


Yunna duduk atas meja riasnya untuk memakai skincare malamnya


Sepanjang ritual skincarenya Rein terus saja memandangi Yunna sambil tersenyum,yunna yang ditatap Rein seperti itu pun hanya geleng-geleng kepala


"Hubby berhentilah memandangiku seperti itu aku jadi salah tingkah"Ucap Yunna sambil mengoleskan krim kewajahnya


Rein tidak menghiraukan ucapan yunna dia masih terus menatap istrinya


"Hubby berhentilah menatap ku seperti itu,tatapanmu seperti ingin menelanjangiku"Ucap yunna sambil menengok kearah Rein


Rein pun tertawa mendengar ucapan istrinya yang begitu vulgar


"Sayang kamu lucu sekali aku hanya menatapmu masa kamu bilang ingin menelanjangimu kalau aku ingin menelanjangimu pasti sudah ku lakukan"Ucap Rein sambil tertawa kecil dan mengeleng-gelengkan kepalanya


Yunna pun melanjutkan lagi acara skincarerannya setelah selesai dia pun pergi Walk in closet untuk memakai baju tidurnya


Dimembuka lemari besarnya dia pun langsung menepok jidatnya dia lupa jika semua baju tidurnya sudah berubah menjadi baju-baju kurang bahan dan bisa membuat suaminya menerkamnya


"Aku lupa jika semua baju tidur sudah menjadi baju sexy"ucap Yunna


Yunna pun memilih baju-baju itu dan dia pun memilih Lingerie berwarna navi dan dia pun bercermin


"Astaga hubby kamu benar-benar membuatku sangat sexy,ini gak bisa dipanjangin lagi sedikit apa"Ucap yunna sambil menarik bagian bawah bajunya


Lama dia merutuki dirinya didepan cermin dengan baju lingerie sampai Rein memanggilnya


"Sayang kok lama?Cepatlah aku ingin memelukmu"Teriak Rein diluar ruangan


Yunna menarik panjang nafasnya sampai terbesit ide nakal dikepalanya untuk mengerjai suaminya


Yunn keluar dari ruang gantinya dan berjalan menghampiri suaminya yang tengah duduk diatas ranjang


Rein menatap yunna tanpa berkedip


"Istriku sangat sexy mengalahkan artis youtube biru yang biasa aku lihat"Gumam Rein


Yunna yang melihat Rein menatapnya tanpa berkedip pun tersenyum menyeringai


Yunna langsung naik keatas ranjang dan juga langsung naiki atas tubuh Rein yang duduk ranjang dengan kaki selonjoran


Rein kaget bukan main melihat perlakuakan yunna yang begitu agresif


"Sayang apa yang ingin kamu lakukan?"Tanya Rein dengan dada yang bergemuruh

__ADS_1


Yunna diam dan langsung melancarkan aksinya


Yunna mulai mendekatkan wajahnya di leher Rein sambil menghembuskan nafasnya dan mengecup-ngecup lehernya dia juga menggigit kecil leher Rein sampai meninggalkan tanda kemerahan


Tidak itu saja dia pun juga mengicar bibir tipis sexy suaminya ketika sudah bersentuhan Yunna pun langsung ********** Rein pun langsung membalas perlakuan istrinya


Rein senang bukan main karena istrinya malam ini benar agresif padanya


Rein pun menatan tengkuk yunna dengan tangan kirinya agar ciumannya lebih dalam sedangkan tangan kanannya mencari gunung kembar yunna agar bisa menjadikan kemudi


Lama mereka berpangutan sampai yunna hampir kehilangan nafas dia pun memukul-mukul dada bidang Rein,Rein yang paham kode istrinya pun melepaskan pangutannya dan langsung menghirup udara sebanyak-banyaknya


Rein dan Yunna sama-sama seperti orang yang berlari puluh mil dengan napas yang ngos-ngosan


Rein tersenyum sambil mengelus-elus rambut pirang istrinya


"Sayang kamu kenapa tumben agresif sekali,tapi aku senang sekali kalau boleh setiap malam seperti ini pasti aku sangat bahagi sayang"Ucap Rein sambil tersenyum


Yunna pun masih mengatur nafasnya diatas tubuh Rein tapi dia merasa ada yang menonjol dan keras yang dia rasakan yang sedang dia duduki


Rein yang melihat ekspresi istrinya pun terkekeh


"Sayang gara-gara kamu sekarang Jhoniku minta jatah"Ucap Rein dengan senyum nakalnya


Yunna pun langsung turun dari tubuh Rein dan membaringkan tubuhnya membelakangi Rein tubuhnya pun sudah terbungkus rapi dengan selimut sampai lehernya


Rein pun menjadi kecewa karena yunna ternyata hanya mengerjainya saja dia pun memohon agar yunna memberikan jatah padanya


Yunna tak bergeming dia terus membelakangi Rein sambil mememjamkan matanya


"Hubby aku cape,aku ingin istirahat"Ucap Yunna sambil membelakangi Rein


Rein pun semakin kecewa dengan penolakan istrinya dia pun pergi kekamar mandi untuk mendinginkan dirinya


Rein pun merendam dirinya didalam bathtube,Rein benar-benar kecewa dengan yunna


Yunna yang mengintip ekspresinya wajah kecewa suaminya pun menjadi merasa bersalah


Yunna pun turun dari ranjang dan berniat menyusul suaminya di dalam kamar mandi tapi niatnya terhalang karena Rein mengunci kamar mandinya yunna pun memutuskan berdiri didepan pintu kamar mandi


Tiga puluh menit kemudia Rein keluar dari kamar mandi dengan wajah yang tersirat kekecewan


Yunna pun berniat meminta maaf pada suaminya


"Hubby aku minta......"Ucap yunna terpotong karena Rein terus saja berjalan tanpa melirik padanya


Hati yunna seketika sakit melihat Rein mengacuhkannya


Yunna pun mengekori Rein kemana pun Rein pergi


Rein sudah memasang bajunya dan langsung menaiki ranjang dan membaringkan tubuhnya,Rein benar-benar tidak menghiraukan yunna yang terus saja merayu dan mengekorinya

__ADS_1


Yunna ingin sekali menangis melihat Rein benar-benat tidak menghiraukannya tapi ini semua karena ulahnya sendiri


Yunna pun menggoyang-goyang tangan Rein sambil terus memohon maaf suaminya


"Hubby maafkan aku"Ucap Yunna dengan serak menahan tangis


Rein hanya diam dan terus memejamkan matanya


"Hubby lihatlah aku jangan membelakangi ku"Ucap Yunna masih terus mengoyangkan tubuh Rein


Rein mulai membalikkan tubuhnya menatap yunna tapi sebelum dia menatap yunna dia menarik nafas panjang dan menghembuskan dengan kasar sambil memijat pangkal hidungnya


Rein tersenyum tipis


"Katamu tadi cape sakarang tidur aku juga lelah"Ucap Rein dengan tatapan datarnya


Yunna yang ditatap Rein dengan tatapan datar pun sudah tidak bisa lagi menatan air matanya yang sudah menganak di kelopak matanya dan tanpa permisi air mata itu pun tumpah


Yunna menangis tersendu-sendu Rein pun melihat istrinya menangis pun langsung bangkit dan memeluk yunna


"Sudah yunna jangan menangis sekarang tidur yah"Ucap Rein dengan lembut


Hati yunna benar-benar sakit ketika Rein tidak memanggilnya dengan sebutan sayang lagi yunna pun menagis sejadi-jadinya


Rein jadi serba salah


"Jangan menangis lagi"Ucap Rein sambil menatap yunna tatapan pun sudah tidak sedatar tadi


Yunna pun mulai menetralkan tangisnya dan tapi masih dengan sesegukkan


Yunna pun melongak dan mengelus wajah suaminya


"Hubby maafkan aku jika kamu ingin melakukan sekarang pun aku mau"Ucap Yunna dengan sesegukkanya


Rein tersenyum dan menghapus air mata istrinya yang sudah membasahi wajah cantiknya


"Kamu menangis seperti ini membuat skincare mu luncur"Ucap Rein


Yunna pun tertawa kecil dan menghapus air matanya


"Hubby maafkan aku yah"Ucap yunna dengan nada manja


Rein tersenyum dan menggangguk


"Tapi jangan diulangi lagi sayang,kamu tau jika jhoniku sudah berdiri dan tidak dituntaskan itu akan menjadi penyakit untukku seperti perasaan yang tidak karuan dan juga kepala ku jadi sakit atau bahkan aku bisa demam"Ucap Rein dengan panjang lebar


Yunna pun menatap lesu suaminya


"Maafkan aku yah hubby aku tidak tau jika menahan nafsu bisa bikin sakit,Tapi jika kamu ingin melakukannya sekarang aku bersedia"Ucap Yunna


Rein tertawa kecil dan mencubit gemas hidung istrinya

__ADS_1


"Sayang jangan memancingkan dan jangan mengerjaiku lagi aku tidak mau mandi lagi"Ucap Rein dengan senyum manisnya


__ADS_2