
"Reina ternyata ada taman bunganya"Ucap Yeppa dan langsung berlari menuju taman itu
"Yeppa tungguin napa!"Ucap Reina dan berlari mengikuti Yeppa
"Villa mu indah sekali hubby bahkan lebih indah dari hotel yang biasa daddy pesan untuk kami menginap"Ucap Yunna
"Iyalah ini Villa memang ku beli seperti ini dan 4 bulan yang lalu ku suruh indra membuatnya lebih mewah karena kau menyukai negara ini dan pasti kan suatu saat kita akan kesini dan sekarang kita disini"Ucap Rein
"Hmm,Hubby kesana yu!"Ucap Yunna
"Baiklah Ratuku"Ucap Rein
Yunna mencium-menciumi bunga yang ada disana karena hampir semua bunga kesukaan Yunna ada disana
Rein duduk melihat istrinya yang tengah bercengkarama dengan bunga
"Hai bunga kalian cantik sekali"Ucap Yunna
Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah yunna dan dia mengambil bunga dan menatapnya
Rein bangkit dari duduknya dan menghampiri Yunna yang tengah asik bermain dengan bunganya
"Sayang"Panggil Rein dibelakang Yunna dan yunna pun berbalik menatap Rein
"Lihat hubby semua bunga cantik aku menyukainya"Ucap Yunna
Rein menyematkan bunga petikkanya tadi ditelinga Rein
"Bunga disini memang cantik tapi tetap sayang kamu lah yang lebih cantik dari bunga-bunga ini"Ucap Rein dan mencubit kecil hidung yunna
Yunna tertawa kecil dan wajahnya pun tersipu malu
Disisi Yeppa
Yeppa dan Reina tengah asik juga duduk sambil memilih bunga hasil penitikannya mereka
Raksa berjalan mendekati mereka sambil membawa sepucuk bunga mawar merah
__ADS_1
"Yeppa!Reina apa yang kalian lakukan?"Tanya Raksa
Mereka berdua sama menatap Raksa tapi Yeppa dengan cepat membuang mukanya
"Kami sedang mem.."Ucap Reina terpotong
"Tidak usah dijawab Reina dia pastikan mempunyai mata dan dia juga tau kita sedang apa"Ucap Yeppa
"Yeppa kau masih marah denganku gara-gara kita telat berangkat?"Ucap Raksa
"Lebih baik sekarang kau pergi! kau membuat mood ku hilang"Ucap Yeppa
"Maafkan aku Yeppa"Ucap Raksa
"Maaf mu ku tolak!pergilah"Ucap Yeppa
Reina hanya diam melihat pertikaian didepannya
"Maafkan aku dulu baru aku pergi"Ucap Raksa
"Memangnya perlu yah?"Ucap Yeppa
"Oke!"Ucap Yeppa
"Jawaban macam apa itu Yeppa?"Ucap Raksa
"Sudah ku maafkan sekarang pergi"Ucap Yeppa
"Astaga yeppa kau memaafkan hanya untukku mengusirku?"Ucap Raksa
"Memang!"Ucap Yeppa
"Baik-baik aku pergi tapi terima dulu bunga dariku ini"Ucap Raksa
Yeppa menatap Raksa
"Kau banyak tingakh yah Raksa membuatku makin kesal saja"Ucap Yeppa
"Aku hanya ingin memberimu bunga ini Yeppa dia sangat indah sama denganmu makanya aku memetiknya untukmu"Ucap Raksa
__ADS_1
Yeppa hanya diam menatap bunga Raksa
"Kenapa diam?ambilah yeppa ini untukmu"Ucap Raksa
"Tapi kau harus pergi"Ucap Yeppa
"Iyah aku akan pergi"Ucap Raksa
Yeppa mengambil bunga pemberian Raksa
"Makasihnya mana?"Ucap Raksa
"Pergi!"Ucap Yeppa
"Baik-baik aku pergi"Ucap Raksa dan senyumnya tak hilang dari wajah tampannya
Raksa pergi dan Yeppa masih menatap bunga pemberian raksa
Reina tersenyum penuh arti
"Oy oy aku suka sekali bunga pemberian Raksa itu lebih baik untukku saja"Ucap Reina dan ingin mengambil bunga yang ada ditangan Yeppa
Dengan cepat yeppa menepis
"Jangan!koleksi ku pas karena aku memang kekurangan bungan mawar"Ucap Yeppa
"Benarkah?ah aku tidak mempercayainya"Ucap Reina
"Aki tidak bohong Reina"Ucap Yeppa
"Jika menyukainya jangan suka menolaknya Yeppa jika dia pergi kau akan menyesal percayalah"Ucap Reina
"Aku tidak menyukainya bahkan aku membencinya"Ucap Yeppa
"Ah serah kamu sajalah Yeppa,kita sama perempuan dan aku tau kau ada rasa juga dengannya tapi kau tidak mengetahuinya"Ucap Reina
"Contohnya seperti bunga itu kau dari tadi tak mau melepaskannya"Ucap Reina
Yeppa jadi salah tingkah
__ADS_1
"Diamlah Reina"Ucap Yeppa