DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 157


__ADS_3

Setelah puas menikmati indahnya bunga ditaman villanya Rein mereka pun pergi menuju ruang makan untuk makan siang karena memang sudah waktunya makan siang dan bahkan lewat sekali


Rein mengambilkan makanan untuk yunna walaupun sudah dilarang oleh yunna tapi dia tetap keras kepala


Mereka makan dengan khitmad sambil bercerita


Setelah selesai makan mereka pun menuju kamar mereka masing-masing


"Ini kamar kita"Ucap Rein sambi membukakan pintu untuk yunna


"Luas sekali hubby dan juga mewah"Ucap Yunna


"Tentu ini kan kamar kita harus luas dan mewah"Ucap Rein


Yunna tersenyum dan memeluk Rein dia merasa beruntung dimiliki Rein karena Rein selalu membuatnya kagum dan bahagia dengan cara sederhana


"Kenapa sayang?tidak suka ya?baiklah kita tidur dikamar pelayan saja"Ucap Rein


Yunna melepas pelukkan dan melongak menatap Rein


"Memangnya ada?"Ucap Yunna


"Adalah masa tidak ada"Ucap Rein


"Ayo kita coba"Ucap Yunna dengan antusias


Rein langsung kaget


"Tapi kamarnya sudah penuh sayang"Ucap Rein


"Suruh saja mereka tidur disini kita yang tidur dikamar mereka"Ucap Yunna


"Aku tidak mau kamar pribadiku dipakai pelayan"Ucap Rein


"Sudah-sudah permintaanmu sangat aneh sekarang kamu mandi oke!"Ucap Rein dan berjalan menuju ranjang besarnya

__ADS_1


"Tadi nawarin sekarang kok ngelarang"Ucap Yunna dan mengekor dibelakan Rein


Rein tertawa kecil tapi tak menghiraukan ucapan Yunna


"Hah kok kamar mandinya gitu hubby tembus pandang gini?"Protes yunna melihat kamar mandinya yang memang langsung bisa melihat aktivita yang dilakukan didalamnya karena dindingnya menggunakan kaca tembus pandang


"Ya memang kenapa sayang?kamu memangnya gak pernah liat kamar mandi kaya gini?"Ucap Rein dengan santai


"Bukannya gak pernah hubby tapi kalau aku makainya aku malu"Ucap Yunna


"Sudahlah cepat bersihkan dirimu sayang jangan banyak bicara,oke selama kamu mandi aku tidak akan lihat"Ucap Rein


"Aku tidak percaya"Ucap Yunna


"Oke aku keluar"Ucap Rein


"Jangan!"Ucap Yunna


"Astaga sayang kau mau nya apa?"Ucap Rein


"Kamu disini saja jangan kemana-mana aku takut"Ucap Yunna


"Yayaya"Ucap Yunna


"Oke!"Ucap Rein dengan senyum manisnya


"Sayang!"Ucap Rein dan memeluknya dari belakang


"Kenapa?"Ucap Yunna


"Tidak ada hanya ingin memelukmu"Ucap Rein


"Lepaskan aku ingin mandi"Ucap Yunna


"Kau sudah bosan yah aku peluk?"Ucap Rein

__ADS_1


"Tadi nyuruh mandi?"Ucap Yunna


"Nanti saja masih aku masih ingin memelukmu"Ucap Rein


"Kamu ini hubby membuatku kesal saja"Ucap Yunna


Rein membalil tubuh yunna agar menatapnya


"Jika kesal padaku kamu nanti berdosa"Ucap Rein


"Memang bisa?"Ucap Yunna


"Apa yang gak bisa,mengutukmu pun aku bisa"Ucap Rein


"Astaga hubby tega kamu mengutukku?"Ucap Rein


"Tega sekali sayang"Ucap Rein


"Kamu jahat hubby"Ucap yunna dan mengetak-hentakkan kakinya


"Jahat apanya sih sayang jika aku mengutukmu untuk selama denganku apakah itu sebuah kejahatan?"Ucap Rein


Yunna menatap Rein dengan tatapan bingungnya membuat Rein menjadi gemas


"Apakah itu sebuah kutukan hubby?kau memang aneh benar kata mamah"Ucap Yunna


"Tentu kutukan itu kan sebuah doa dan aku mengutuk kita berdua untuk tetap bersama selamanya"Ucap Rein


"Aku aneh karena kamu sayang"Ucap Rein lagi


"Kamu yang aneh aku disalahin sih"Protes yunna


"Sudah-sudah cepat bersihkan dirimu sayang sebelum aku memandikanmu"Ucap Rein


Yunna langsung pergi menuju kamar mandi

__ADS_1


"Ai ternyata ada tirai menutupnya aduh bodohnya aku"Ucap Yunna sambil menepok jidatnya


Yunna menutup tirai kamar mandinya dan langsung melakukan ritual mandinya


__ADS_2