
Diperjalanan yunna hanya diam saja padangannya pun fokus ke jendela mobil sedangkan Rein khawatir dengan istrinya dan Rein pun menepikan mobilnya untuk mengajaknya mengobrol sebentar Rein gelisah melihat istri berisiknya menjadi pendiam seketika
"Sayang....."ucap rein sambil menarik tangan istrinya dengan lembut
"iya....hubby....."ucap yunna wajahnya menampakkan gurat kesedihan karena edo yang selalu lembut kepadanya bisa sekasar itu terhadapnya
"Kamu dari tadi kenapa diam aja sayang??Astaga ini tangan kamu kenapa??? pasti gara-gara si brengsek itu?? ucap rein tanpa pikir panjang rein langsung mengambil p3knya langsung dia obati tangan istrinya dengan pelan dan telaten
"Awww...ringis yunna
"tahan yah sayang! apakah sakit sekali??Rein tidak tega melihat wanitanya harus meringis kesakitan
"gak kok cuma sedikit perih aja hubby"ucap yunna sambil tersenyum
Hati Rein langsung tenang melihat istrinya tersenyum
"Sayang mau kah mempersembahkan senyummu itu hanya untukku?"ucap rein sambil menatap istrinya
__ADS_1
"Aku tidak bisa berjanji hubby karena banyak hal yang bisa membuat ku tersenyum diluar sana"ucapnya
"Tapi kenapa sayang kamu bisa menjadi alasan ku untuk tersenyum??"ucap rein
yunna hanya tersenyum karena dia tidak tahu harus menjawab apa karena jawaban itu hanya Rein yang tahu
"Sayang salah satu pria menyukaimu itu karena senyummu ini aku pun juga begitu sayang terpikat karena senyumu itu terlalu indah"ucap Rein sambil mengelus kepala istrinya
"Kamu wanita yang benar-benar istimewa sayang karena kamu aku percaya wanita itu benar berarti dalam hidupku selain mamah dan Reina wanita yang selalu aku lindungi segenap jiwaku karena mereka sangat penting tapi setelah ada kamu bertambah pula warna hidupku sayang"ucap Rein
"kamu mau gak aku ajak ke suatu tempat??ucap rein sambil merapikan rambut yunna
"Mau yah?? ini tempat benar-benar indah sayang ketika aku ada masalah aku selalu kesana untuk menghiburku mau yah dan aku pernah berjanji terhadap diriku sendiri kalau aku hanya membawa orang istimewa kesana dan orang itu adalah istriku sayang itu kamu!ucap Rein sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut
Yunna mengangguk tanda mengiyakan hatinya langsung menghangat karena rein mengatakan dia orang istimewa untuk rein
"aku beruntung hubby bisa memiliki kamu dulu aku sempat berpikir bahwa penikahan ini mala petaka bagiku dan benar ucap daddy dan mommy aku bahagia dengan adanya kamu hubby"ucap yunna dalam hatinya
__ADS_1
Tempat yang maksud rein itu tidak jauh dari kantor Rein 40 menit kemudian mereka sampai ditempat yang dimaksud oleh rein
Yunna terkagum-kaguk melihat tempat yang Rein tunjukkan kepadanya
"Indah sekali Hubby"ucap yunna sambil memeluk Rein
"Iyah sebenarnya aku sudah lama menyiapkan ini sebulan yang lalu karena aku sudah jatuh hati kepadamu sejak kamu memasakkan nasi goreng pertamamu dirumah kita"ucap rein sambil membalas pelukkan istri kecilnya
"Hubby terima kasih karena telah hadir!!!dulu aku sempat menolak keras pernikahan ini walaupun hubby selalu menampakkan wajah datarnya kepadaku aku akan bertahan hubby kecuali hubby yang menceraikanku dan juga tidak menyangka hubby kalau hubby sudah menerimaku sejak pertama kita makan bersama"tak terasa air mata yunna menetes tanpa permisi karena kebahagian yunna adalah hanya bersama rein
"Jangan menangis sayang aku mohon aku paling tidak bisa melihat wanita ku menangis walaupun itu kebahagiaan"ucap rein sambil menghapus air mata yunna
"Biarkan aku menangis hubby ini tanda aku bahagia hubby biarkan aku seperti ini jangan larang aku hubby hiks....hiks....ucap yunna sambil sesegukkan
"Iyah teruskan sayang asalkan kamu menangis dipelukkanku dan menangisnya pun hanya karena bahagia tidak boleh kesedihan"ucap rein menekankan kata kesedihan
__ADS_1
"Iyah Hubbyku"ucap yunna