DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 97


__ADS_3

Yunna mulai melepas pelukkannya dan melongak menatap Rein dengan mata yang penuh air mata


Rein menatap wajah istrinya dan menghapus air matanya


"Jangan menangis lagi!aku sudah sehat sayang"Ucap Rein dengan lembut


Yunna menggenggam tangan Rein dan tersenyum


Rein tertawa kecil melihat yunna


"Kenapa tersenyum menatapku?Aku tampan yah?ah sudah biasa"Ucap Rein dengan sombong


Yunna langsung memukul dada bidang Rein


Bug!


"Pede banget sih hubby!Anak mami nanti jangan pedean kaya papi yah gak baik nanti gak punya temen"Ucap Yunna sambil mengelus perutnya


Rein tetawa


"Sayang kok gitu sih?Sombong itu perlu selagi mampu dan punya"Ucap Rein


"Jangan ngajarin anak kita yang gak baik hubby aku gak mau!"Ucap Yunna


Rein tersenyum dan mencium bibir yunna sekilas


Cup!


"Aku gak ngajarin sayang cuman yah kalau dia ngikut gaya papinya juga gak papa lah!"Ucap Rein tersenyum


"HUBBYYYY"Ucap Yunna sambil melotot


Rein menahan tawanya melihat istrinya


"Sayang kok darah tinggian sekali!"


"Sudah yah!Kamu lapar gak?"Ucap Rein


Wajah yunna seketika berbinar-binar ketika ditawari makan


"Lapar hubby!"Ucap yunna dengan wajah bahagianya


Rein tertawa kecil melihat wajah istrinya


"Mau makan apa?"Tanya Rein


Yunna berpikir sejenak


"Hubby gak suka makan apa?"Tanya yunna


Rein mengerucutkan alisnya menginga makanan yang tidak disukainya


"Aku gak suka makanan instan sayang soalnya gak sehat"Ucap Rein


"Oh itu..."Ucap yunna sambil manggut-manggut


"Kenapa memangnya "Tanya Rein


Yunna tersenyum penuh arti


"Aku mau makan mie intans"Ucap yunna


Rein langsung melotot


"Gak boleh sayang itu gak sehat apalagi sekarang kamu hamil"Ucap Rein


Yunna menggelengkan kepalanya


"Aku mau makan mie intans hubby!ya hubby yah yah!aku pengen banget!"Rengek yunna


"Gak boleh sayang itu gak sehat yang lain aja"Ucap Rein


"Gak mau hubby aku maunya mie intans gak mau yang lain!"


"Hubby mau mie intans jangan dilarang dong"Rengek yunna


Rein menggelengkan kepalanya


"Tidak boleh!Yang lain aja! itu gak sehat sayang apalagi sekarang kamu hamil"Ucap Rein


Yunna menatap Rein dengan tatapan membunuhnya


"Oke!gak papa kalau gak dibolehin,aku mau pulang"Ancam yunna


Rein langsung menelan liurnya dengan susah payah


"Jangan dong sayang nanti aja pulangnya"


"Oke kamu boleh makan mie intans tapi cuma sekali ini aja"Ucap Rein

__ADS_1


Mata yunna langsung berbinar-binar mendengar diperbolehkan makan mie intans


Yunna langsung memeluk Rein dan mencium bibir Rein sekilas


"Makasih hubby sayang"Ucap Yunna dengan senyum manisnya


Rein mengangguk dan tersenyum kecut


Rein mengambil ponselnya dan menyuruh para bodyguardnya untuk membelikan makanan dan juga mie intans untuk yunna


Rein benar-benar tak habis pikir dengan kelakuan yunna karena yunna menghabiskan tiga bungkus mie intans sekaligus


"Argggtttt.....Kenyang"Ucap yunna sambil bersendawa


Rein mengacak-acak rambut yunna karena gemas


"Sayang kamu makan atau apa sih?"Tanya Rein sambil tertawa kecil


"Ya makanlah hubby kamu kira tadi aku ngapain?berak?"Ucap yunna


Rein geleng-geleng kepala dengan tingkah istri hamilnya ini


Ceklek...


Pintu terbuka ternyata yang masuk adalah Yeppa dan Reina


Reina langsung berlari menghambur pelukkannya kepada Rein


"Kaka kenapa baru sadar!Aku kangen"Ucap Reina sambil memeluk Rein


Rein tersenyum sambil mengelus-ngelus rambut Reina


"Kaka tau ka yunna kasian di tinggal kaka koma,kaka yunna susah tidur terus sering mengigau"Adu Reina kepada Rein


Rein menatap yunna sedangkan yunna menunduk menyembunyikan wajahnya karena malu


"Mengigau apa Reina?"Tanya Rein


Reina melepas pelukkannya dan menghapus air mata bahagianya


"Tanya sama ka yunna ka!"Ucap Reina


"Iyah nanti kaka tanyai tapi kamu kaka tinggal koma ternyata gak berubah ya Reina masih cengeng!"Ucap Rein sambil mengacak-acak Rambut Reina


Reina tertawa kecil karena disebut cengeng oleh sang kaka


Rein menatap yeppa yang masih berdiri dibelakang Reina


Yeppa cengengesan seperti orang malu-malu


"Gak kok ka!aku bahagia aja kaka udah sadar dan bisa sama kita lagi"Ucap Yeppa


Yunna menatap Yeppa dan meraih tangan yeppa dan mengelusnya


"Terima kasih de karena selalu ada ketika kaka lagi sedih"Ucap Yunna sambil tersenyum


Yeppa mengangguk sambil tersenyum


"Ka Rein udah tau ka yunna udah hamil?"Tanya Reina


Rein mengangguk tanda mengiyakan


Reina mengerutkan alisnya


"Itu aja Respon kaka setelah tau ka yunna hamil?Dasar gak peka!"Ucap Reina sambil memalingkan wajahnya


Rein menatap adiknya dengan serius


"Terus kaka harus apa?kaka gak bisa terlalu banyak gerak de!"Ucap Rein


"Makanya responnya gitu aja,padahal kaka pengen banget tadi jungkir balik sangkin senengnya"Ucap Rein


"Ya gelo.."Gumam Yeppa dengan pelan


"Seharusnya kaka itu rayain gitu apa kek kan ini penerus kaka"Ucap Reina


"Gak perlu ada perayaan aku gak suka"Ucap yunna


Yeppa dan Reina menatap Yunna


"Ini harus! gak boleh ditolak ka"Ucap Reina


Yunna menatap Rein dengan tatapan memelas seakan-akan menolak usul adiknya


"Ikuti saja sayang!yang dikatakan Reina itu benar diperutmu ada keturunan dari keluarga Baskoro dan juga Wijaya"Ucap Rein


Yunna mengangguk dengan lesu


Rein mengelus tangan yunna dengan lembut dan menciumnya

__ADS_1


"Sayang jangan gitu dong!sekalian juga aku ingin mengenalkan istriku kepada semua orang kalau Yunna putri salim adalah istriku"Ucap Rein


Yunna hanya mengangguk dan tersenyum tipis


Yeppa dan Reina saling tatap mereka merasa bingung dengan sikap Yunna


"Ka yunna kenapa?kok kaya sedih gitu?"Tanya Yeppa


"Iya ka kenapa?"Ucap Reina


Yunna menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar


"Gak papa kok de"Ucap Yunna


Rein merasa khawatir dengan yunna karena mood yunna tiba-tiba bisa berubah dengan drastis


"Kenapa sayang?kamu mau apa?bilang aja nanti Yeppa dan Reina bakal turuti"Ucap Rein


Reina dan Yeppa langsung melotot mendengar ucapan Rein


Yunna menggigit bibir bawahnya dia takut mengutaran isi hatinya


"Kenapa sayang?"Tanya Rein


Yunna menatap Yeppa dengan tatapan memelas


Yeppa mengerucutkan alisnya tanda keherannanya


"Kenapa kaka menatapku seperti itu?"Tanya Yeppa dengan heran


"Coba sini"Ucap Yunna


"Apa sih ka?perasaan ku kok gak enak"Ucap yeppa


"Kaka bilang sini"Ucap Yunna dengan kesal


"Santai ka! Gini amat ngadapin ibu hamil"Ucap Yeppa sambil mengeleng-gelengkan kepala


Yeppa pun mendekati Yunna dan yunna membisikkan apa yang dia inginkan sejak tadi


Yeppa langsung melotot dan menghidari yunna


"Kaka jangan ngadi-ngadi deh"Ucap Yeppa


Yunna menatap Yeppa dengan tatapan memelasnya


"Kaka mohon de!kaka pengen banget yah! Yah adek kaka sayang!"Ucap Yunna


Yeppa menggelengkan kepalanya


"Gak mau ka ini memalukan"


"Ini bisa menghancurkan martabatan Seorang Yeppa"Ucap Yeppa


Yunna mendengar penolakkan dari sang adik pun langsung menundukkan kepalanya sambil meremas-remas tangannya


Rein menatap istrinya seperti itu pun merasa iba tanpa tau keinginan istrinya


"Sayang..."Panggil Rein


Yunna masih menunduk sambil meremas tangannya


Rein melihat air mata yunna seperti jatuh membasahi tanganya dia pun langsung meraih dagu yunna agar menatapnya


Dengan susah payah Rein mendekati yunna ingin memeluknya


"Kamu kenapa sayang?apa yang ingin kamu mau?"Tanya Rein dengan panik


Yunna hanya diam dan masih sesegukkan dipelukan Rein


Rein menatap Yeppa


"Yeppa memangnya apa yang istriku mau?"Tanya Rein


Yeppa menelan ludahnya dengan kasar


"Ka..ka yunna mau aku jadi mba kunti ka"Ucap Yeppa sambil menunduk


Seketika Reina menutup mulutnya agar tawanya tidak keluar


Yeppa menatap Reina dengan tatapan membunuhnya


"Turutin aja ya de kamu gak sian sama kaka kamu apalagi dia sekarang lagi hamil"Ucap Rein


Karena merasa terpojok yeppa pun mengiyakan


"Iya ka aku turutin tapi ka yunna jangan nangis lagi!"Ucap Yeppa


Yunna melepas pelukkannya dan menghapus air matanya menatap yeppa dengan tatapan bahagia

__ADS_1


"Benaran de?Makasih adik sayang"Ucap Yunna dengan bahagia


"Yang bikin siapa?yang susah siapa?" Omel yeppa dalam hati


__ADS_2