
Yunna mulai melepas pelukkannya dan melongak menatap Rein dengan mata yang penuh air mata
Rein menatap wajah istrinya dan menghapus air matanya
"Jangan menangis lagi!aku sudah sehat sayang"Ucap Rein dengan lembut
Yunna menggenggam tangan Rein dan tersenyum
Rein tertawa kecil melihat yunna
"Kenapa tersenyum menatapku?Aku tampan yah?ah sudah biasa"Ucap Rein dengan sombong
Yunna langsung memukul dada bidang Rein
Bug!
"Pede banget sih hubby!Anak mami nanti jangan pedean kaya papi yah gak baik nanti gak punya temen"Ucap Yunna sambil mengelus perutnya
Rein tetawa
"Sayang kok gitu sih?Sombong itu perlu selagi mampu dan punya"Ucap Rein
"Jangan ngajarin anak kita yang gak baik hubby aku gak mau!"Ucap Yunna
Rein tersenyum dan mencium bibir yunna sekilas
Cup!
"Aku gak ngajarin sayang cuman yah kalau dia ngikut gaya papinya juga gak papa lah!"Ucap Rein tersenyum
"HUBBYYYY"Ucap Yunna sambil melotot
Rein menahan tawanya melihat istrinya
"Sayang kok darah tinggian sekali!"
"Sudah yah!Kamu lapar gak?"Ucap Rein
Wajah yunna seketika berbinar-binar ketika ditawari makan
"Lapar hubby!"Ucap yunna dengan wajah bahagianya
Rein tertawa kecil melihat wajah istrinya
"Mau makan apa?"Tanya Rein
Yunna berpikir sejenak
"Hubby gak suka makan apa?"Tanya yunna
Rein mengerucutkan alisnya menginga makanan yang tidak disukainya
"Aku gak suka makanan instan sayang soalnya gak sehat"Ucap Rein
"Oh itu..."Ucap yunna sambil manggut-manggut
"Kenapa memangnya "Tanya Rein
Yunna tersenyum penuh arti
"Aku mau makan mie intans"Ucap yunna
Rein langsung melotot
"Gak boleh sayang itu gak sehat apalagi sekarang kamu hamil"Ucap Rein
Yunna menggelengkan kepalanya
"Aku mau makan mie intans hubby!ya hubby yah yah!aku pengen banget!"Rengek yunna
"Gak boleh sayang itu gak sehat yang lain aja"Ucap Rein
"Gak mau hubby aku maunya mie intans gak mau yang lain!"
"Hubby mau mie intans jangan dilarang dong"Rengek yunna
Rein menggelengkan kepalanya
"Tidak boleh!Yang lain aja! itu gak sehat sayang apalagi sekarang kamu hamil"Ucap Rein
Yunna menatap Rein dengan tatapan membunuhnya
"Oke!gak papa kalau gak dibolehin,aku mau pulang"Ancam yunna
Rein langsung menelan liurnya dengan susah payah
"Jangan dong sayang nanti aja pulangnya"
"Oke kamu boleh makan mie intans tapi cuma sekali ini aja"Ucap Rein
__ADS_1
Mata yunna langsung berbinar-binar mendengar diperbolehkan makan mie intans
Yunna langsung memeluk Rein dan mencium bibir Rein sekilas
"Makasih hubby sayang"Ucap Yunna dengan senyum manisnya
Rein mengangguk dan tersenyum kecut
Rein mengambil ponselnya dan menyuruh para bodyguardnya untuk membelikan makanan dan juga mie intans untuk yunna
Rein benar-benar tak habis pikir dengan kelakuan yunna karena yunna menghabiskan tiga bungkus mie intans sekaligus
"Argggtttt.....Kenyang"Ucap yunna sambil bersendawa
Rein mengacak-acak rambut yunna karena gemas
"Sayang kamu makan atau apa sih?"Tanya Rein sambil tertawa kecil
"Ya makanlah hubby kamu kira tadi aku ngapain?berak?"Ucap yunna
Rein geleng-geleng kepala dengan tingkah istri hamilnya ini
Ceklek...
Pintu terbuka ternyata yang masuk adalah Yeppa dan Reina
Reina langsung berlari menghambur pelukkannya kepada Rein
"Kaka kenapa baru sadar!Aku kangen"Ucap Reina sambil memeluk Rein
Rein tersenyum sambil mengelus-ngelus rambut Reina
"Kaka tau ka yunna kasian di tinggal kaka koma,kaka yunna susah tidur terus sering mengigau"Adu Reina kepada Rein
Rein menatap yunna sedangkan yunna menunduk menyembunyikan wajahnya karena malu
"Mengigau apa Reina?"Tanya Rein
Reina melepas pelukkannya dan menghapus air mata bahagianya
"Tanya sama ka yunna ka!"Ucap Reina
"Iyah nanti kaka tanyai tapi kamu kaka tinggal koma ternyata gak berubah ya Reina masih cengeng!"Ucap Rein sambil mengacak-acak Rambut Reina
Reina tertawa kecil karena disebut cengeng oleh sang kaka
Rein menatap yeppa yang masih berdiri dibelakang Reina
Yeppa cengengesan seperti orang malu-malu
"Gak kok ka!aku bahagia aja kaka udah sadar dan bisa sama kita lagi"Ucap Yeppa
Yunna menatap Yeppa dan meraih tangan yeppa dan mengelusnya
"Terima kasih de karena selalu ada ketika kaka lagi sedih"Ucap Yunna sambil tersenyum
Yeppa mengangguk sambil tersenyum
"Ka Rein udah tau ka yunna udah hamil?"Tanya Reina
Rein mengangguk tanda mengiyakan
Reina mengerutkan alisnya
"Itu aja Respon kaka setelah tau ka yunna hamil?Dasar gak peka!"Ucap Reina sambil memalingkan wajahnya
Rein menatap adiknya dengan serius
"Terus kaka harus apa?kaka gak bisa terlalu banyak gerak de!"Ucap Rein
"Makanya responnya gitu aja,padahal kaka pengen banget tadi jungkir balik sangkin senengnya"Ucap Rein
"Ya gelo.."Gumam Yeppa dengan pelan
"Seharusnya kaka itu rayain gitu apa kek kan ini penerus kaka"Ucap Reina
"Gak perlu ada perayaan aku gak suka"Ucap yunna
Yeppa dan Reina menatap Yunna
"Ini harus! gak boleh ditolak ka"Ucap Reina
Yunna menatap Rein dengan tatapan memelas seakan-akan menolak usul adiknya
"Ikuti saja sayang!yang dikatakan Reina itu benar diperutmu ada keturunan dari keluarga Baskoro dan juga Wijaya"Ucap Rein
Yunna mengangguk dengan lesu
Rein mengelus tangan yunna dengan lembut dan menciumnya
__ADS_1
"Sayang jangan gitu dong!sekalian juga aku ingin mengenalkan istriku kepada semua orang kalau Yunna putri salim adalah istriku"Ucap Rein
Yunna hanya mengangguk dan tersenyum tipis
Yeppa dan Reina saling tatap mereka merasa bingung dengan sikap Yunna
"Ka yunna kenapa?kok kaya sedih gitu?"Tanya Yeppa
"Iya ka kenapa?"Ucap Reina
Yunna menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar
"Gak papa kok de"Ucap Yunna
Rein merasa khawatir dengan yunna karena mood yunna tiba-tiba bisa berubah dengan drastis
"Kenapa sayang?kamu mau apa?bilang aja nanti Yeppa dan Reina bakal turuti"Ucap Rein
Reina dan Yeppa langsung melotot mendengar ucapan Rein
Yunna menggigit bibir bawahnya dia takut mengutaran isi hatinya
"Kenapa sayang?"Tanya Rein
Yunna menatap Yeppa dengan tatapan memelas
Yeppa mengerucutkan alisnya tanda keherannanya
"Kenapa kaka menatapku seperti itu?"Tanya Yeppa dengan heran
"Coba sini"Ucap Yunna
"Apa sih ka?perasaan ku kok gak enak"Ucap yeppa
"Kaka bilang sini"Ucap Yunna dengan kesal
"Santai ka! Gini amat ngadapin ibu hamil"Ucap Yeppa sambil mengeleng-gelengkan kepala
Yeppa pun mendekati Yunna dan yunna membisikkan apa yang dia inginkan sejak tadi
Yeppa langsung melotot dan menghidari yunna
"Kaka jangan ngadi-ngadi deh"Ucap Yeppa
Yunna menatap Yeppa dengan tatapan memelasnya
"Kaka mohon de!kaka pengen banget yah! Yah adek kaka sayang!"Ucap Yunna
Yeppa menggelengkan kepalanya
"Gak mau ka ini memalukan"
"Ini bisa menghancurkan martabatan Seorang Yeppa"Ucap Yeppa
Yunna mendengar penolakkan dari sang adik pun langsung menundukkan kepalanya sambil meremas-remas tangannya
Rein menatap istrinya seperti itu pun merasa iba tanpa tau keinginan istrinya
"Sayang..."Panggil Rein
Yunna masih menunduk sambil meremas tangannya
Rein melihat air mata yunna seperti jatuh membasahi tanganya dia pun langsung meraih dagu yunna agar menatapnya
Dengan susah payah Rein mendekati yunna ingin memeluknya
"Kamu kenapa sayang?apa yang ingin kamu mau?"Tanya Rein dengan panik
Yunna hanya diam dan masih sesegukkan dipelukan Rein
Rein menatap Yeppa
"Yeppa memangnya apa yang istriku mau?"Tanya Rein
Yeppa menelan ludahnya dengan kasar
"Ka..ka yunna mau aku jadi mba kunti ka"Ucap Yeppa sambil menunduk
Seketika Reina menutup mulutnya agar tawanya tidak keluar
Yeppa menatap Reina dengan tatapan membunuhnya
"Turutin aja ya de kamu gak sian sama kaka kamu apalagi dia sekarang lagi hamil"Ucap Rein
Karena merasa terpojok yeppa pun mengiyakan
"Iya ka aku turutin tapi ka yunna jangan nangis lagi!"Ucap Yeppa
Yunna melepas pelukkannya dan menghapus air matanya menatap yeppa dengan tatapan bahagia
__ADS_1
"Benaran de?Makasih adik sayang"Ucap Yunna dengan bahagia
"Yang bikin siapa?yang susah siapa?" Omel yeppa dalam hati