DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 246


__ADS_3

Rein bangun pagi sekali karena dia merasa Yunna terus bergerak-gerak membuat tidurnya terganggu


"Sayang kamu kenapa?"Ucap Rein sambil mencium pipi Yunna karena Yunna membelakangi nya


Yunna pun membalik tubuhnya dan memeluk Rein


"Dingin banget hubby"Ucap Yunna


"Astaga sayang kamu panas sekali"Ucap Rein karena Yunna memeluk Rein


"Kamu sakit hah?"Ucap Rein dengan panik dan khawatir


"Gak tau hubby rasanya gak enak banget"Ucap Yunna


"Aku panggil dokter dulu yah"Ucap Rein tapi Yunna tak mau melepaskan suaminya itu


"Jangan kemana-mana hubby aku mau kamu disini aja"Ucap Yunna


"Tapi sayang kamu sakit kayanya kamu demam"Ucap Rein


"Gak kok mungkin aku cuma kecapen aja hubby gak parah kok tenang aja"Ucap Yunna


"Sayang jangan menyepelekan penyakit"Ucap Rein


Tiba-tiba suara tangisan Rayyan terdengar dan Yunna ingin duduk tapi kepalanya terasa pusing dan membuatnya tidak bisa bangun


"Sayang kamu disini aja biar aku yang ambil dia yah"Ucap Rein dan pergi


Rayyan terus menangis digendongan Rein


"Sini hubby biar aku kasih ASI dulu kayanya dia laper"Ucap Yunna


"Emangnya gak papa sayang?kamu kan lagi sakit"Ucap Rein


"Hubby dia itu laper"Ucap Yunna


Rein pun meletakkan Rayyan disamping Yunna dan dia memberikan ASI nya dan Rein menelpon dokter untuk datang


Rayyan pun meminumnya dan dia kembali tertidur


Rein juga merebahkan dirinya menatap istri dan anaknya


Rein mengelus rambut Yunna


"Sayang kamu memang wanita hebat bahkan ketika kamu sakit kamu masih memikirkan anak kita"Ucap Rein


"Di separuh nyawaku sekarang hubby,aku masih bisa menahan rasa sakitku tapi jika dia yang sakit aku benar-benar tidak kuat"Ucap Yunna


"Kamu sekarang istirahat lagi yah"Ucap Rein


"Tapi kita pagi ini mau belanjakan hubby?aku mau sipa-siap aja yah"Ucap Yunna tapi Rein menahannya


"Jangan sayang kamu itu masih sakit nanti aku aja yang pergi sama Rayyan yah"Ucap Rein


"Kok aku ditinggal?"Ucap Yunna

__ADS_1


"Kamu istirahat aja sayang biar kamu baikan hari ini aku yang bakal jaga dan rawat dia"Ucap Rein


"Emang kamu bisa kasih ASI hubby?"Ucap Yunna


"Kan ada susu permula sayang?"Ucap Rein


"Iyah hubby tapi kalau pagi nanti aku agak membaik aku ikut yah"Ucap Yunna


"Iyah sayang"Ucap Rein


Hari sudah siang tapi Yunna masih belum bisa bangun dari tempat tidurnya bahkan untuk membuka matanya pun dia terasa susah


Sedangkan Rayyan masih tertidur disampingnya Yunna


Rein duduk disamping Yunna sambil mengelus rambut Yunna


"Untuk kedua kalinya aku liat wanita hebat dihidupku selain Mamah yaitu kamu sayang"Ucap Rein


"Cinta ku padamu benar-benar sangat kuat sayang"Ucap Rein


Rayyan menggeliat dan mulia membuka matanya tapi dia tidak menangis dia menatap Rein dan Rein tersenyum melihat putranya itu dan menggendongnya


"Rayyan hari ini sama Papi yah soalnya Mami kamu lagi sakit sayang"Ucap Rein


"Rayyan hanya diam sambil menjangkau-jangkau wajah Rein


Rein pun memandikan Rayyan sebisanya dia setelahnya dia membajukan Rayyan


"Kita pakai baju sama yah"Ucap Rein


Rein dan Rayyan menggunakan baju yang sama yaitu hitam dan putih


Rein membawa Rayyan menggunakan gendongan monyet


"Sayang?"Ucap Rein membangunkan Yunna


"Hmmm"Gumam Yunna sambil membalikan tubuhnya


"Aku berangkat yah sayang?"Ucap Rein


Yunna membuka matanya dia tersenyum melihat kedua lelakinya sudah siap dengan baju yang sama


"Kalian sudah siap hubby?"Ucap Yunna


"Iyah sayang"Ucap Rein


"Aku ikut yah,aku gak mau ditinggal"Ucap Yunna


"Tapi kamu bangun aja gak bisa sayang"Ucap Rein


"Udah agak berkurang kok hubby kan tadi udah diperiksa dan minum obat juga"Ucap Yunna


"Jangan sayang kamu masih sakit"Ucap Rein


Yunna berusaha duduk membuat Rein khawatir tapi Yunna memag merasa tubuh sudah agak lumayan nyaman

__ADS_1


"Pokok nya aku ikut hubby gak mau tinggal"Ucap Yunna


"Tapi kamu kan"Ucap Rein terpotong karena Yunna menutup mulut Rein


"Tunggu disini aku siap-siap yah"Ucap Yunna dan berjalan menuju kamar mandi tapi dia tidak mandi hanya sekedar mencuci muka dan menggosok giginya


Dan Yunna juga menggunakan baju senada yaitu dress panjang berwarna putih dan sepatu sniker membuatnya sangat cantik


"Kamu beneran sayang ikut?"Tanya Rein lagi


Yunna menganggukkan kepalanya


"Tapi kalau kamu merasa gak kuat jangan dipaksa yah"Ucap Rein yang memang sangat khawatir dengan istrinya


Sedangkan Rayyan hanya diam digendongan Rein


Mereka pun berangkat menuju mall terdekat disana


Rein membawa Rayyan digendongan monyetnya dan troli sedangkan Yunna memilih-milih barang keperluan Rayyan dan juga Rein dan dirinya


Rayyan sangat antusias dia terus tertawa-tawa digendongnya Rein siapapun yang melihat tingkah Rayyan pasti gemas,banyak orang yang ingin mencubit pipi Rayyan tapi Rein selalu melarang nya dengan tegas


Yunna sibuk memilih barang-barang sedangkan Rein membawa Rayyan berjalan-jalan mencarikan mainan untuk Rayyan sampai Rein bertemu dengan Mamah muda juga


"Aduh anaknya tampan sekali sama seperti Papahnya"Ucapnya


Rein hanya diam sedangkan Rayyan malah tertawa


"Nama anaknya siapa?"Tanya nya


"Rayyan!"Ucap Rein


"Hm bagusnya, Mamahnya mana?duda yah?sama dong saya juga janda"Ucapnya


Yunna mencari-cari keberadaan Rein dan Rayyan dia melotot melihat suaminya sedang berbicara dengan wanita


"Hubby!"Ucap Yunna


Rein langsung menelan ludahnya


"Sayang!"Ucap Rein


"Ngapain di sini sih"Omel Yunna


"Aku tadi lagi liat-liat mainan sayang buat Rayyan"Ucap Rein


"Liat-liat mainan atau mau liat-liat cewe lain"Ical Yunna


"Sayang"Ucap Rein


Yunna langsung pergi dan Rein mengejar nya


"Kamu itu kenapa sih selalu aja kalau keluar bikin aku kesel hubby?"Ucap Yunna


Rein hanya diam mendengarkan celotehan Yunna jika membela pun pasti akan salah

__ADS_1


"Rayyan nanti jangan kaya Papi yah"Ucap Yunna


Yunna mulai memilih-milih lagi dan Rein benar-benar hanya mengikuti langkah Yunna karena dia takut jika Yunna akan marah lagi kepada nya


__ADS_2