
Rein dan juga yunna sudah siap untuk melakuan aktivitas mereka masing-masing dan sekarang mereka berada diruang makan yunna hari ini tidak membuat sarapan karena mamah raisya sudah membawakan sarapan untuk mereka
"Sayang kamu hari ini aku anter yah ke kampus aku pengen tau kampus kamu dimana"ucap rein sambil memasukan roti ke mulutnya,padahal rein sudah tau dimana kampus yunna tapi yang rein tidak tahu adalah banyaknya laki-laki yang menaruh hati kepada yunna
"Hm emang kamu gak terlambat hubby ini udah jam berapa?lagian kampus sama kantor hubby beda arah,,aku udah biasa kok naik taksi hubby!!"ucap yunna padahal dia senang ingin diantar oleh rein tapi dia tidak mau menyusahkan suaminya
Deg........Ucapan yunna berhasil menampar Rein dengan telak dia merasa bukan lelaki yang bisa bertanggung jawab terhadap istrinya
"Maaf...."ucap Rein sambil mengelus tangan yunna
"Maaf? buat apa hubby?hubby gak salah kok"ucap yunna
"Gara-gara aku kamu selalu naik taksi padahal aku punya banyak waktu kalo hanya cuma sekedar mengantar jemputmu sayang"ucap Rein yang merasa bersalah
"Hubby aku udah biasa kok naik taksi dan sebelum nikah sama hubby aku selalu naik taksi malah aku bahagia bisa berbagi rezeki kepada sopir taksi langganan aku,, dia sudah tua hubby jadi aku selalu pergi bersama dia apalagi hubby memberikan aku kartu itu aku jadi bisa memberikan rezekiku dari suamiku ke dia hubby"ucap yunna sambil tersenyum manis kepada suaminta
"Benarkah?tapi mulai sekarang aku yang akan mengantar jemput kamu sayang mau yah Please.....ucap Rein sambil mengantup tangannya didada,,dan juga ada rasa bahagia dan bangga kepada istrinya ini alasannya kenapa dia selalu menaiki taksi itu
"iyah hubby aku mau"ucap yunna
"Hm dan juga aku akan memberikan dia pekerjaan yang sesuai dengan umurnya sayang"ucap rein sambil tersenyum
"Benarkah hubby?Makasih hubby bapak itu memang sudah lama ingin berhenti tapi dia binggung jika dia berhenti maka dia akan memberi makan anak istrinya apa"ucap yunna yang merasa iba
__ADS_1
"Iyah....kamu udah selesai sarapannya?nanti kita lanjut ngobrolnya di mobil dan sekalian kamu suruh bapak supir kamu itu nanti kerumah kita yah biar aku omongin pekerjaan yang sesuai untuk dia!"ucap rein
"iyah hubby....pasti bapak itu senang sekali hubby"ucap yunna
"iyah sayang..ayo kita berangkat sekarang!!ucap Rein
Diperjalanan banyak hal yang mereka bicarakan apalagi yunna keluar sudah jiwanya yang tidak pernah diam itu dia pasti selalu saja ada topik yang dia bahas sedangkan Rein mendengarkannya sambil tersenyum melihat istrinya ini,,,Akhirnya mereka sampai dikampus yunna,Rein membukakan pintu untuk istrinya dia benar-benar menjadikan yunna sebagai ratu
Dan didepan gerbang edo sudah setia menunggu pujaan hatinya ya siapa lagi kalo bukan yunna akhir-akhir ini yunna memang selalu menghidarinya,,berniat menunggu orang dia rindukan tapi hatinya harus melihat dimana yunna keluar dari mobil bersama pria lain dan menyium tangan laki-laki itu,,edo tahu betul siapa yunna bukan perempuan yang mudah untuk ditaklukan apalagi oleh laki-laki yang sembarangan
" siapa dia kenapa dia bisa sedekat itu dengan yunna ah pasti bukan pacarnya yunna!! yah pasti keluarganya yunna,,yah pasti..ucap edo padahal hati hancur seketika melihat kemesraan yunna dan Rein
Yunna memasukki gerbang dengan hati-hati berbunga-bunga karena bisa diperhatikan suaminya sampai tak menyadari kalau ada edo yang setia menunggunya
"Pagi"ucap yunna seadanya
"Yunna tunggu dong aku nungguin kamu ini dari tadi,tadi itu siapa yunna gak mungkin kan pacar kamu yunna"ucap edo kepo
"Oh aku gak nyuruhkan do kamu sendiri yang mau dan siapapun pria tadi itu bukan urusan kamu do"ucap yunna dia kesal dengan edo yang selalu kepo akan kehidupanya
"Yunna aku tuh sayang sama kamu tulus sekali yunna melihat kamu dekat dengan pria tadi rasa nya duniaku hancur dan apakah ini juga alasan kamu ngejauhin aku akhir-akhir yunna"ucap edo sambil mencengkram tangan yunna
"Hah tulus do?nungguin didepan gerbang aja disebut apanya yang tulus?udahh lepasin aku aku mau kekelas atau gak aku teriak nih"ucap yunna dengan nada tinggi setengah berteriak
__ADS_1
"Gak akan sebelum kamu jelasim siapa cowo tadi "ucap edo dengan tatapan membunuhnya emosi benar-benar diatas kepala
"Sakit do...."ucap yunna sambik meringis
BRUKKKK........
Satu hataman tepat mengenai hidung edo dan membuat hidung edo mengelaurkan darah segar
"Hubby........."ucap yunna sambil menutup mulutnya
Ya orang itu adalah rein dia kembali gara-gara dia tadi sempat memperhatikan edo tenyata dugaannya benar dia menyakiti istrinya karena perasaannya tadi tidak enak
"Berani sekali anda menyakiti istriku?dan tadi anda bilang mencintai dengan tulus hah kalau tulus tidak akan menyakiti BRENGSEK...
"satu pukulan menghujam wajah tampan edo,,ini untuk menyakiti istriku dan ini pukulan karna sudah berani mencintai milikku"ucap rein dengan emosi yang benar-benar sudah tidak bisa dikontrol sedangkan edo sudah tidak sadarkan diri
"Hubby sudah.....sudah hubby....."ucap yunna sambil memeluk rein dari belakang seketika emosinya tadi langsumg padam
"kamu gak papa sayang ada yang sakit"Ucap rein yang khawatir terhadap istrinya dan menariknya kedalam pelukannya
"Aku gak papa hubby......hiks...hiks.."ucap yunna dia takut terhadap edo menyakitinya tadi entah kenapa dia menangis dipelukan rein
"Udah kamu masuk mobil yah kamu hari ini gak perlu kekampus kamu ikut aku aja"ucap rein sambil mengelus kepala yunna
__ADS_1
"Iyah hubby....hiks....hikks..ucapnya sesegukan