
Rein dan Yunna pergi menuju ruangan kerja Rein,Rein menggandeng tangan Yunna karena rasa khawatirnya terhadap Yunna
"Pelan-pelan sayang jalannya"Ucap Rein
"Aku dari jalannya pelan hubby"Ucap Yunna
"Gendong aja yah"Ucap Rein
Yunna menghentikan langkahnya dan menatap Rein
"Hubby sekali ini izinkan aku melakukannya sendiri"Ucap Yunna
"Aku hanya tidak tega melihat jalanmu sayang"Ucap Rein
"Udah jangan ngomong terus nanti makin malam hubby"Ucap Yunna
"Iyah sayang"Ucap Rein pasrah
Akhirnya mereka pun sampai diruang kerjanya Rein,Rein pun langsung mendudukan Yunna disofa
"Duduk disini yah biar aku ambilkan fotonya"Ucap Rein
Yunna hanya menganggukkan kepalanya
Rein pun mengambil foto besar yang masih terbungkus rapi dan meletakkannya didepan Yunna
"Buka hubby"Ucap Yunna
"Iyah sayang"Ucap Rein dan membukanya secara sedikit demi sedikit
Yunna tersenyum miris melihat Foto itu entah kenapa hati nya menjadi sakit
__ADS_1
"Bagus yah hubby fotonya"Ucap Yunna dan air mata jatuh membasahi wajahnya walau dia sudah berjanji jika dia tidak akan menangis
"Iyah sayang"Ucap Rein dan meletakkan foto itu disofa
"Jangan sedih sayang"Ucap Rein dan memeluk Yunna
"Aku sebenarnya ingin meletakkan ini dikamar Anak kita agar dia tau kalau kehadirannya itu sangat kita tunggu"Ucap Rein
Yunna menangis didalam pelukan Rein
"Jangan menangis lagi sayang!aku mohon hatiku sangat sakit melihat tangisanmu ini"Ucap Rein
"Aku kecewa hubby kepada diriku sendiri kenapa aku tidak bisa menjaga anak kita"Ucap Yunna
"Jangan seperti itu sayang!Tuhan lebih menyayangi Raihan ketimbang Kita"Ucap Rein
"Raihan maafkan mami jika tidak bisa menjagamu dan membuatmu melihat dunia ini"Ucap Yunna sambil menangis
Rein melepaskan pelukannya dan menatap Yunna
Yunna pun menatap Rein dengan mata penuh air matanya
"Jangan salahkan diri mu ini takdir sayang!ini takdir!"Ucap Rein menekankan takdir kepada Yunna
"Jika kamu selalu menyalahkan dirimu seperti ini kapan kamu akan mengikhlaskannya?aku mohon jangan salahkan dirimu"Ucap Rein
"Tapi kan hubby..."Ucap Yunna terpotong karena Rein menutup mulut Yunna
"Jangan bahas itu lagi!jadi kita letakan dimana foto ini?"Ucap Rein mengalihkan pembicaraan dan juga menghapus air mata Yunna
"Kita taruh dikamar kita hubby boleh?"Ucap Yunna
__ADS_1
Rein tersenyum dan mengangguk kan kepalanya
"Besok yah kita letakkan kekamar kita soalnya ini sudah malam jika harus meletakkannya disana"Ucap Rein
"Iyah!Hubby!"Panggil Yunna
"Kenapa sayang?"Ucap Rein
"Hm apakah setelah ini aku bisa hamil lagi?dan jika aku tidak bisa hamil lagi apakah kamu akan kecewa padaku?"Ucap Yunna
"Kita usaha lagi yah syang!jika kamu tidak bisa hamil lagi aku tidak akan kecewa padamu itu berarti kita hanya belum dikasih saja jadi kita harus berusaha oke"Ucap Rein
"Tapi bukankah menikah itu tujuannya untuk melahirkan generasi selanjutnya"Ucap Yunna
"Memang!tapi jangan terlalu mikir yang jauh-jauh yah nanti jadi pikiranmu dan kamu malah sakit"Ucap Rein
"Aku takut jika aku tidak bisa hamil lagi"Ucap Yunna dengan raut wajah sedihnya
"Jangan sedih seperti itu sayang,maka aku akan berusaha membuatmu hamil lagi"Ucap Rein dengan senyum nakalnya
Yunna tersenyum dan memasukkan dirinya kedalam pelukan Rein
"Aku sangat mencintaimu sayang!aku akan menerimamu dengan segala kekuranganmu begitupun diriku jika dipernikahan kita dihadirkan lagi seorang bayi kita anggap itu bonus yah"Ucap Rein
"Iyah hubby"Ucap Yunna
"Setelah ini kamu harus tetap makan yang banyak yah sayang soalnya aku sangat menyukai pipi gembulmu soalnya pipimu sekarang udah agak gak berisi lagi"Ucap Rein
"Aku sekarang kurang ***** makan hubby gak kaya waktu hamil kemarin"Ucap Yunna
"Ya udah sekarang kita tidur yah!"Ucap Rein dan langsung mengangkat Yunna
__ADS_1
"Aku mau jalan sendiri"Rengek Yunna
"Sampai kapan kita sampe kekamar kalau kamu jalan?udah aku gendong aja"Ucap Rein dan pergi menuju kamar mereka