
Malam pun tiba Yunna dan Rayyan dikamar sedang menunggu Rein karena Rein belum pulang
"Rayyan anak Mami?kalau nanti kamu gede kamu harus jadi anak yang pinter yah sayang"Ucap Yunna
Rayyan hanya diam sambil memainkan kakinya
Pintu kamar Yunna terbuka dan yang masuk adalah Rein dengan senyum manisnya
Yunna langsung berlari dan memeluk suaminya itu
"Hubby kok malem pulangnya"Ucap Yunna sambil terus memeluk pinggang Rein
"Maaf yah sayang aku ingkar janji tadi soalnya aku ada meeting yang benar-benar mendadak dan gak bisa aku tinggalin"Ucap Rein sambil mengelus rambut Yunna
"Iyah hubby"Ucap Yunna
Rayyan masih asik bermain dengan kakinya sendiri
"Apakah Rayyan hari ini rewel sayang?"Tanya Rein
"Gak hubby dia kaya biasanya pinter kok"Ucap Yunna
"Baguslah kalau gitu,tapi kamu kalau cape jangan dibilang gak yah"Ucap Rein
"Iyah hubby,aku gak cape kok malah Rayyan itu bikin aku sehat terus"Ucap Yunna
Rein dan Yunna pun berjalan mendekati putra mereka
"Rayyan Papi pulang"Ucap Rein dan ingin mengambil Rayyan tapi Yunna mencegahnya
"Mandi dulu baru gendong dia hubby kamu kotor baru dari luar"Ucap Yunna
"Sayang aku gak kotor kok,izinin aku gendong dia bentar aja yah soalnya kangen"Ucap Rein
"Gak hubby kecuali kamu mandi dulu"Ucap Yunna
Rein mengacak-acak rambutnya dan menghentak-hentakkan kakinya seperti anak kecil
"Sayang"Ucap Rein
"Apa?mandi hubby!jangan kaya anak kecil sekarang kamu udah punya anak"Ucap Yunna
__ADS_1
"Mau gendong Rayyan sayang"Rengek Rein
Yunna menjadi geram dan mendorong Rein menuju kamar mandi
"Mandi baru aku bolehin gendong dia"Ucap Yunna sambil mendorong Rein
Setelah Rein masuk Yunna menutup pintunya membiarkan Rein mandi
"Kamu kenapa sih hubby bukannya jadi orang tua yang mencontohkan yang baik malah gitu"Ucap Yunna sambil mendekati Rayyan
Rayyan tertawa melihat Yunna membuat nya gemas dengan putranya itu
"Papi kamu jangan dicontoh yah sayang"Ucap Yunna
10 menit kemudian Rein keluar dari kamar mandi
"Loh kok udah keluar"Ucap Yunna yang kaget melihat Rein mandi yang begitu cepat
"Aku mandi seperlunya aja sayang"Ucap Rein
"Rayyan Papi udah wangi sini papi gendong yah"Ucap Rein
"Hubby besok kita beli perlengkapan Rayyan yuk soalnya semua udah mau menepis"Ucap Yunna
"Iyah sayang besok kita beli yah"Ucap Rein tapi masih terus menggendong Rayyan
"Sayang kalau kita buatin Ade buat Rayyan menurut kamu gimana?"Tanya Rein
Yunna langsung melotot menatap Rein
"Mau buatin Ade hubby?Rayyan aja belum gede hubby"Ucap Yunna
"Kita sewa suster aja sayang"Ucap Rein
"Gak hubby nanti aja setelah dia udah lumayan gede"Ucap Yunna
"Rayyan mau gak punya Ade?apalagi Ade cewe cantik nya kaya Mami"Ucap Rein pada Rayyan
"Hubby!"Ucap Yunna
"Mau gak Rayyan?"Tanya Rein lagi
__ADS_1
Rayyan hanya diam sambil menatap Rein dengan tatapan menggemaskannya
"Nanti aja yah sayang"Ucap Yunna pada Rayyan
"Sekarang kan yah Rayyan"Ucap Rein
Yunna menjadi kesal dan merebut Rayyan dari Rein
"Siniin Rayyan!"Ucap Yunna dan membawa Rayyan pergi kekamar Rayyan
"Sayang!"Ucap Rein dan mengekor dibelakang Yunna
"Apa sih hubby ini udah malam Rayyan mau tidur"Ucap Yunna
"Sayang aku baru bentar main sama dia masa mau ditidurin sih"Ucap Rein
"Udah malam hubby dia siang tadi sedikit banget tidurnya soalnya ada Vina dan juga Angel apalagi ada para adik jadinya dia gak bisa tidur lama"Ucap Yunna
"Diapain anak aku sayang mereka?"Tanya Rein dengan panik
Yunna tertawa kecil sambil membaringkan Rayyan diranjang ya
"Anak aku diapain sayang?"Tanya Rein lagi
"Gak di apa-apain hubby mereka cuma ajak bercanda Rayyan aja kok"Ucap Yunna
"Tapi kenapa sampai dia siang gak tidur sayang!awas aja nanti kalau mereka kesini"Ucap Rein
"Hubby kamu kenapa sih?jangan terlalu overprotektif gitu dong mereka cuma ajak Rayyan bercanda aja masa iya kamu mau marahin mereka"Ucap Yunna
"Gak tetap aja sayang,jadinya gini liat jatah main aku sama Rayyan yang kurang"Ucap Rein
"Hubby Rayyan itu anak laki-laki bukan anak perempuan kalau kamu bersikap kaya gini sama dia apa mungkin anak kita nanti bakal jadi anak manja"Ucap Yunna
Rein diam
"Ya sudah aku izinin kamu main sama dia tapi kalau kamu udah cape jangan dipaksa yah"Ucap Yunna sambil mengelus wajah Rein
Rein tersenyum dan mencium pipi Yunna
"Iyah sayang"Ucap Rein
__ADS_1