DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 177


__ADS_3

Liona tak pantang menyerah setelah menemui Rein dia ingin menemui Yunna kembali dan menghasutnya


Mobil liona tidak boleh masuk lantaran para bodyguard Rein yang menghalangi


"Bukain gak gerbang saya ingin bertemu dengan Yunna"Ucap Liona


"Eh sebut nama nona dengan benar!"Ucap Bodyguard


"Aku tidak perduli!"Ucap Liona


"Kau tidak boleh masuk lebih baik kau pergi sebelum kami hancurkan mobil berserta dirimu"Ancam Bodyguard


Liona tak tak takut sama sekali akan ucapan oleh Dari bodyguard itu


"Aku tidak akan pergi sebelum aku bertemu dengan yunna!"Ucap Liona


"Menantang kami kau!"Ucap Bodyguard yang mulai geram


"Berani mendekat akan ku laporkan kepolisi"Ucap Liona


"Siapa polisi?bahkan jika kami membunuhmu polisi tidak akan mengurusnya karena polisi ada dipihak kami karena negara ini akan bungkam jika uang tuan muda sudah keluar"Ucap Bodyguard


"Cepat bukakan pintu nya,aku akan melakukan apapun pada kalian jika kalian menemukan dengan Yunna"Ucap Liona


"Walaupun itu dengan tubuhmu?"Pancing Bodyguard


"Ya!"Ucap Liona tanpa ragu


Semua bodyguard tertawa mendengarkan ucapan Liona sedangkan Liona malah bingung


"Kau memang wanita murahan benar kata tuan muda,lebih baik kau pergi sebelum kami semua menghabisimu"Ucap Bodyguard


Liona tak menghiraukan ucapan Bodyguard itu dan malah berteriak memanggil Yunna


"Yunna keluar!aku ingin bertemu denganmu!"Ucap Liona dengan lantang


"Kau memang menantang kami!"Ucap Bodyguard dan keluar dari gerbang ingin menangkap Liona


Yunna merasa ada yang memanggil namanya


"Kalian dengar gak ada yang manggil namaku"Ucap Yunna


"Iyah yunna ada kayanya didepan gerbang deh"Ucap Vina


"Tapi kok gak masuk biasa nya kan selalu disuruh masuk oleh bodyguard"Fely


"Aku lihat dulu"Ucap Yunna dan disusul oleh para sahabatnya


Liona yang melihat kehadiran Yunna pun menjadi girang dan mulai berteriak memanggilnya


"Yunna aku ingin bertemu denganmu!"Ucap Liona


"Cepat bawa dia pergi jangan biarkan dia bertemu dengan nona"Ucap Bodygurd


"Tunggu"Ucap Yunna


Liona tersenyum sedangkan Yunna tak berekspresi apapun


"Kenapa kau kesini liona?"Ucap Yunna didepan gerbang sedangkan Liona diluar gerbang,Karena hari terasa terik dengan cepat para bodyguard memayungi Yunna

__ADS_1


"Nona biarkan kami membawanya dia pasti ingin membuat kerusuhan"Ucap bodyguard


"Tunggu dulu!"Ucap Yunna


"Cepat ada apa kau ingin bertemu denganku?"Ucap Yunna


"Lepaskan!"Ucap Liona pada bodyguard yang dari memegangi tangannya Bodygurad pun melepaskan tangan liona


"Aku ingin memberitahumu tentang 2 bulan yang lalu"Ucap Liona


"2 bulan yang lalu ada apa?"Yunna


"Tentang penculikanmu Yunna!"Ucap Liona


Yunna diam karena dia memang kurang mengingat apa saja yang terjadi selama dia diculik


"Rein seakan-akan selalu menganggapmu wanita terhormat!apakah kau yakin selama kau diculik kau tidak pernah disentuh oleh lelaki yang menculikmu"Ucap Liona


"Ka Yunna memang wanita terhormat tidak sepertimu!"Ucap Fely


"Diam anak kecil ini bukan urusanmu"Ucap Liona


Yunna benar-benar diam ingin menjawab pun tidak tau ingin menjawab apa


"Apakah kau masih yakin ingin bersama dengan Rein jika dirimu saja sama tidak seperti yang selalu Rein katakan sekarang"Ucap Liona


"Ayo yunna jangan didengarkan ucapan nya dia hanya ingin menghasutmu"Ucap Vina


"Oy jika kau ingin gelud sini lawan aku jangan lawan orang hamil"Ucap Angel


"Aku tidak ingin ada kekerasan disini tapi aku hanya ingin memberitahunya tetang ini"Ucap Liona


Liona tau jika Yunna diculik dan disugesti dan tak mengingat apapun selama dia culik


"Kenapa diam Yunna putri salim baskoro"Ucap Liona dan tersenyum sinis


"Aku memang tak mengingat apapun tapi aku bukan wanita murahan yang mau disentuh oleh sembarang laki-laki selain suamiku sendiri"Ucap Yunna yang akhirnya bersuara


"Apakah Kau yakin jika dia tidak menyentuhmu?aku masih metolenransi jika dia menculikmu 1 hari tapi ini 1 bulan "Ucap Liona


"Aku yakin pasti dia pernah melakukan nya Yunna padamu apalagi dia sangat mencintaimu kan?"Ucap Liona


Liona mendekati Yunna memang mereka sedang berhadapan dan langsung menyeprotkan cairan kewajah Yunna


Yunna merasa perih dimatanya karena semprotan itu dan juga perutnya langsung berkontraksi hebat karena semprotan itu


"Aaaaa perutku"Ucap Yunna dengan sambil memegangi perutnya


Para sahabat Yunna panik


"Cepat bawa dia pergi dari sini"Ucap Angel menyuruh bodyguard membawa pergi Liona


Bodyguard pun langsung membawa liona pergi


Liona merasa girang melihat Yunna kesakitan


"Pak cepat siapkan mobil kita harus bawa ka Yunna kerumah sakit"Ucap Fely


"Astaga itu darah kan?"Ucap Vina menunjuk kaki Yunna yang mengeluarkan darah

__ADS_1


Yunna meringis kesakitan menahan perutnya yang memang sangat sakit


"Cepat bawa nona masuk"Ucap Bodyguard


"Kalian tolong beritahu abang jika yunna masuk rumah sakit yah"Ucap Angel


"Ya"Ucap Bodyguard


Sepanjangan perjalanan yunna kesakitan dan bahkan dia menangis sangkin sakitnya


"Apa yang disemprotkan wanita itu pada Yunna"Ucap Vina dengan Khawatir


"Aku tidak tahu jangan pikirkan itu dulu pikiran Yunna dulu"Ucap Angel


Mereka pun sampai dengan cepat bodyguard memanggil para suster untuk membawa yunna untuk cepat ditangani


"Bertahan Yunna,jangan pejamkan matamu apapun yang terjadi"Ucap Vina


Yunna terus menangis dan meringis menahan sakit diperutnya dan darah pun terus saja keluar dari dari selangkangannya


Yunna dibawa oleh suster keruang UGD sedangakan para sahabat menunggu diluar


Tak lama Rein datang bersama indra dengan wajah penuh kekhawatiran dan panik


"Kenapa istriku?kenapa dia bisa masuk rumah sakit"Tanya Rein beruntun


"Ini semua karena Liona ka!dia tadi berusaha menghasut ka Yunna dan setelahnys dia menyemprotkan cairan kewajah ka Yunna dan mengakibatkan dia seperti ini"Ucap Fely dengan wajah yang penuh air matanya begitupun Vina dan Angel


Rein menjadi lemas dan dia pun duduk dikursi koridor itu dan menangis sejadi-jadinya


Indra melihat lagi kejadian dimana Rein hancur disaat Yunna pergi karena penculikan itu


"Hanya karena nona kau sehancur ini Rein"Ucap Indra dalam hatinya


Indra mendekati Rein dan menepuk pundak Rein


"Aku akan tuntaskan wanita itu Rein"Ucap Indra


Rein berdiri dan memeluk indra dan menangis lagi


"Aku sangat takut jika terjadi apa-apa pada istri dan anak ku ndra"Ucap Rein


"Jika kau menangis seperti ini bahkan tidak bisa membuat nona pulih"Ucap Indra


"Aku takut kehilang mereka lagi ndra"Ucap Rein


"Aku ingin menyusul istriku"Ucap Rein tapi dengan cepat indra menarik Rein


"Jangan lakukan itu Rein kau bisa menghambat proses pengobatan nona"Ucap indra


"Aku ingin melihat istrku ndra aku mohon"Ucap Rein untuk pertama Rein mengucapkn kata mohon pada indra


"Tunggu lah lagi!bersabarlah Rein aku percaya jika nona dan bayi didalam kandungan tidak apa-apa"Ucap Indra


Rein menatap Indra dan dia duduk kembali


"Aku ingin kau habisi dia ndra aku sudah muak melihata wanita itu"Ucap Rein


"Aku akan lakukan itu Rein"Ucap Indra

__ADS_1


__ADS_2