DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
228


__ADS_3

"Woy lepasin!"Ucap Yeppa yang tak jelas karena mulutnya tersumpal sapu tangan sambil berontak


"Eina angun!"Ucap Yeppa


Reina tak bergeming dan masing saja pingsang


"Tolong! tolong!"Teriak Yeppa sampai tenggorokannya sakit


"Mommy Daddy tolongin Yeppa,ka Yunna ia Rein"Ucap Yeppa sambil menangis


Pintu terbuka dan seseorang masuk berserta dengan anak buahnya mereka semua menggunakan topeng


"Kamu sudah bangun?"Ucapnya


"Lepasin aku om"Ucap Yeppa sambil terus menangis


"Lepaskan sumpalan mulutny"Ucapnya keapada anak buahnya


Anaknya pun melepaskan sumpalan itu membuat Yeppa sedikit bisa bernafas


"Ikatan juga om"Ucap Yeppa


"Diam!"Bentaknya membuat Yeppa diam sambil menunduk


"Ternyata menculik kalian lebih mudah ketimbang harus menculik istri dari Rein"Ucapnya


"Om siapa?"Ucap Yeppa


"Kau tanya kan nanti pada Kaka iparmu pasti dia tau aku,mungkin sebentar lagi dia akan datang dan aku sudah tidak sabar untuk menghabisinya"Ucapnya


"Ka Rein itu gak bakalan kalah sama kalian malah kalian lah yang akan mati konyol jika berurusan dengan Kaka ipar ku itu"Ucap Yeppa


"Benarkah?aku menjadi sangat takut"Ucapnya


"Tapi sepertinya kakamu akan kalah karena dia sekarang lemah bahkan berjalan pun kesusahan apalagi melawan ku"Ucapnya lagi


Yeppa diam


Orang bertopeng itu mendekati Yeppa


"Jika sampai 1 Minggu Rein tidak menyelamatkan kalian akan ku pastikan mayat kalian akan ku paketkan kerumahnya"Ucap Nya dan tertawa


Yeppa menjadi ketakutan bahkan tubuhnya bergemetar hebat


Yeppa tersenyum sinis membuat orang bertopeng itu menjadi bingung


"Kaka iparku itu sangat hebat bahkan di koma 1 bulan lamanya pemulihannya hanya seminggu bukan kah Kaka ku sangat hebat"Ucap Yeppa dengan bangganya


Orang bertopeng itu berdiri dan membelakangi Yeppa


"Kau terlalu memuji Kaka mu sampai lupa jika nasibmu sekarang ada ditangan ku"Ucapnya dan berlalu pergi


Yeppa diam tubuh semakin gementar dan dia menangis


Reina mulai membuka matanya dan menatap sekitar


"Gudang kampus kah ini?"Ucap Reina


Reina mendengar ada suara tangisan dan ternyata itu Yeppa


"Yeppa kamu kenapa?"Ucap Reina


"Astaga kamu terikat"Ucap Reina dengan panik

__ADS_1


"Kamu juga terikat Reina"Ucap Yeppa dan tertawa dengan tingkah sahabatnya ini


"Kita dimana Yep?"Ucap Reina


"Aku juga gak tau tapi intinya nyawanya dalam bahaya"Ucap Yeppa


"Apa?"Ucap Reina terkejut


"Maafin jika saja aku gak jemput kamu mungkin kamu gak bakal ikutan"Ucap Yeppa


Reina tersenyum


"Udah ini nasib kita dan kita berdoa saja nanti akan ada pertolongan"Ucap Reina


"Aku sangat percaya jika ka Rein akan datang kemari menyelamatkan kita"Ucap Yeppa


"Ya kita harus bersabar,bahkan kita harus santai seakan-akan lagi dihukum orang tua kita aja"Ucap Reina


"kamu jangan nangis lagi Yeppa masa pelawak nangis"Ucap Reina dan tersenyum


Yeppa tersenyum dengan ucapan Reina dan rasa takutnya menjadi berkurang


Disisi Rein


Rein masih duduk dikursi kebesarannya dia enggan naik kekamar dia takut hal ini akan diketahui Yunna dan membuatnya stress


Pintu ruangan Rein diketuk dan ternyata masuk adalah Raksa dia langsung menghampiri Rein


"Siapa yang menyuruhmu masuk hah?"Ucap Rein


"Maaf ka aku hanya ingin tahu kabar dari Yeppa dan Reina"Ucap Raksa


"Aku juga sekarang tidak tau karena aku Kaka yang tidak berguna"Ucap Rein


"Aaaaaaaaaaa"Teriak Yunna dengan nyaring


Rein mendobrak pintu kamarnya ternyata ada seseorang bertopeng yang sedang menodongkan pisau kearah Yunna


"Sayang!"Ucap Rein dengan panik


"Hubby...."Ucap Yunna dengan dengan ketakutan


"Siapa kau?"Tanya Rein


"Nama ku tidak penting tugasku hanya membunuh anak yang didalam perut istrimu dan istrimu sekalian"Ucap Nya


"Beraninya kau!"Ucap Rein dengan geram


Rein dengan cepat Rein menarik pelatuk pistolnya dan menembak orang itu tepat mengenainya kepalanya dan orang itu tewas ditempat


Rein langsung menghampiri Yunna dan memeluknya


"Sudah jangan takut lagi ada aku sekarang"Ucap Rein


"Aku sangat takut hubby"Ucap Yunna dan menangis


"Raksa bisa kau panggil kan pada bodyguard ku kemari"Ucap Rein


"Baik!"Ucap Raksa dan berlalu pergi


"Sudah-sudah jangan menangis lagi yah nanti anak kita nangis juga loh"Ucap Rein


"Hubby kamu bisa jalan?"Ucap Yunna

__ADS_1


"Belum bisa"Ucap Rein yang belum menyadari jika dia sudah bisa berjalan


"Tapi kamu tadi lari kan?gak pake tongkat?"Ucap Yunna


"Oh Iyah,benarkah aku bisa berjalan?"Ucap Rein


Rein pun berdiri dan dan benar saja dia sudah bisa berdiri tanpa bantuan tongkat lagi


Rein menjadi sangat senang dan kembali memeluk Yunna


"Berkat mu sayang aku jadi bisa berjalan lagi"Ucap Rein


"Sekarang kita keluar yah"Ucap Rein


Yunna menganggukkan kepalanya


Bodyguard Rein berdatangan dan membawa mayat orang itu


"*Seperti nya mereka sudah mulai berani dan bahkan mereka bisa menerobos masuk kamarku"Ucap Rein dalam hati


"Siapa orang ini sebenarnya,aku tidak akan membiarkan mu membunuh anak ku lagi"Ucap Rein lagi*


Yunna terus memeluk Rein dia enggan melepaskan pelukannya karena dia masih syok akan kejadian barusan


"Hubby..mereka siapa?kenapa ingin membunuh anak kita"Ucap Yunna


"Aku juga tidak tahu sayang tapi jika dibiarkan aku takut mereka akan merajalela jadi kamu aku antar kerumah Mommy yah biar kamu aman dan aku menyelidikinya bersama Indra"Ucap Rein


"Gak mau hubby!aku gak mau nanti kamu kenapa-napa"Ucap Yunna


"Sayang aku tidak akan apa-apa percaya lah padaku yah"Ucap Rein


"Ini sudah tidak bisa dibiarkan jika kamu aku tinggal sendiri dirumah ini atau dengan pada sahabatmu aku takut kalian akan celaka"Ucap Rein


"Kita harus jaga anak kita sebaik mungkin aku tidak mau lagi kehilangan sayang dan aku akan membawa pelakunya kemakam anak kita "Ucap Rein


"Yah kamu aku antar kerumah Mommy yah"Ucap Rein


Yunna diam sambil berpikir


Rein menangkup wajah istrinya


"Percayalah sayang aku tidak akan apa-apa ini semua demi anak kita dan kamu"Ucap Rein


Yunna menganggukkan pelan membuat Rein tersenyum


Dan Rein pun mengantar Yunna ke rumah sang Mommy


Rein sudah memberi tahu sebelumnya jadi beliau menyambut dengan kedatangan Mereka


Dan dia juga mewanti-wanti sang Mommy jika jangan memberi tahu tentang para adik


"Mom aku titip istriku yah"Ucap Rein dan mencium punggung tangan Sang mommy


Yunna memeluk Rein dengan eratnya


"Jaga dirimu hubby jangan sampai terluka"Ucap Yunna


"Iyah sayang"Ucap Rein


"Aku pergi dulu yah!"Ucap Rein


Yunna melepaskan pelukannya dan mengangguk kepalanya

__ADS_1


"Ayo Raksa"Ucap Rein


"Secepatnya aku akan menjemputmu"Ucap Rein sebelum masuk mobil


__ADS_2