
Yunna benar-benar puas diajak Rein jalan-jalan sampai hari sudah menjelang malam mereka pun memutuskan untuk pulang
Yunna langsung menghempas tubuhnya diatas kasur besarnya sedangkan Rein melepaskan semua bajunya karena dia ingin membersihkan dirinya
"Aku lelah sekali hubby"Ucap Yunna
"Kalau lelah istirahatlah sayang setelahnya kamu bersihkan dirimu"Ucap Rein dan pergi ke kamar mandi
Rein keluar kembali
"Sayang ini ponselmu kan?"Ucap Rein
Yunna mengangguk kan kepalanya
"Kenapa bisa sampai hancur seperti ini?"Ucap Rein
"Tadi ada kecoa di ponselku dan aku membantingnya hubby"Ucap Yunna bohong
"Benarkah?apakah kamar kita sekarang menjadi kotor sampai kecoa ada disini"Ucap Rein
"Kau tidak percaya dengan ku?"Ucap Yunna
Rein tersenyum
"Aku percaya padamu sayang,ya sudah nanti akan ku belikan lagi"Ucap Rein dan masuk lagi kekamar mandi
Yunna menjadi lega dan kembali membaringkan tubuhnya
"Ini malam terakhir ku berada disini"Ucap Yunna dalam hatinya
Tak berapa lama Rein pun keluar
"Kok masih tiduran sih?sana mandi sayang"Ucap Rein
"Mandiin hubby"Ucap Yunna dengan manja
"Tapi aku sudah mandi"Ucap Rein
__ADS_1
"Mandiin"Ucap Yunna
"Oke deh"Ucap Rein
Rein langsung menggendong Yunna tanpa disuruh
Rein pun memandikan Yunna dan mereka sambil bercanda juga didalam kamar mandi
Malam semakin larut dan bahkan Rein sudah tertidur dengan nyenyak,Yunna pun bersipa-siap ingin pergi tapi dia hanya membawa baju yang ia kenakan saat ini karena jika dia membawa barang-barang pasti akan mudah ditemukan oleh Rein
Yunna berdiri sambil menatap Rein
"Hubby aku pergi yah"Ucap Yunna tersenyum tapi matanya mengeluarkan air mata
"Mungkin jika aku pergi kamu akan tenang tanpa harus diteror lagi"Ucap Yunna
"Kamu harus sering tersenyum hubby,aku pergi demi kamu,tapi aku sangat mencintaimu"Ucap Yunna
"Mungkin aku akan merindukan dirimu apalagi jika kamu memanggilku sayang,itu kata-kata sangat familiar tapi jika kamu memanggilku terasa berbeda"Ucap Yunna
Yunna mencium bibir Rein tapi hanya menyentuh sedikit saja
"Hubby aku pergi yah"Ucap Yunna ditelinga Rein dengan sangat pelan air matanya terus jatuh membasahi wajahnya
Yunna pergi mengendap-endap,tapi dia sangat kesulitan karena para Bodyguard Rein masih terjaga dengan kokohnya disana sini
Yunna yang memang hapal betul keadaan Rumah nya jadi dia tahu dimana saja tempat yang biasanya tidak dijaga yaitu gerbang dekat kamar mandi,tapi dia harus memanjat pagar
"Harus bisa!"Ucap Yunna dan dia pun memanjatnya dan ternyata berhasil
Yunna menatap Rumahnya kembali dan tersenyum
"Aku pergi yah hubby!semoga setelah ini kamu tenang"Ucap Yunna
Yunna harus berjalan lumayan jauh menuju depan komplek perumahannya dan disana sudah ada yang menunggu nya dengan mobil
"Silahkan nona!'Ucap Denal
__ADS_1
Yunna pun masuk
"Negara mana yang ingin kau tinggali?"Ucap Denal
"Perancis!"Ucap Yunna
"Wao itu negara yang sangat indah nona,aku akan menghubungi orangku"Ucap Denal
Yunna tersenyum canggung
"Apakah suamimu tau kau pergi?"Ucap Denal
"Tidak bahkan dia tertidur sangat pulas"Ucap Yunna
"Hm baguslah"Ucap Denal
"Kau harus suruh atasan mu tidak menggangu suamiku lagi"Ucap Yunna
"Itu kan memang perjanjiannya nona"Ucap Denal
Yunna tersenyum
Dan akhirnya mereka sampai dibandara
"Baik nona kau gunakan ini"Ucap Denal memberikan kupluk sampai menutupi setegah wajahnya dan juga masker
"Kau tunggu dimobil dulu biar aku urus jangan kemana-mana"Ucap Denal
Yunna pun menunggu didalam mobil
"Hubby...semoga kamu bahagia"Ucap Yunna dia membawa selembar foto nya bersama Rein
"Aku akan membawa ini kemana pun agar aku merasa kita selalu bersama"Ucap Yunna
Tak lama Denal pun kembali
"Ayo nona sebentar lagi kita akan berangkat"Ucap Denal
__ADS_1
Yunna menganggukkan kepalanya dan mengikuti langkah Denal