
Rein pun diobati,peluru yang bersarang ditubuh Rein dicabut setelahnya mereka menjahit luka Rein dengan cara yang manual tanpa bius membuat Rein sangat kesakitan
"Kaka.."Ucap Reina dengan air mata mengalira sejak tadi melihat kesakitan sang Kaka
"Kaka mu sudah diobati sekarang kau harus kekamarku"Ucap pria bertopeng itu
"Lepaskan mereka dulu baru aku mau ikut"Ucap Reina
"Aku akan melepaskan mereka tapi kamu harus mengikuti ucapanmu"Ucapnya
"Aku tidak mau,kau bisa membohongi ku"Ucap Reina
"Aku tidak akan membohongi mu"Ucap Nya
"Jangan Reina jangan ikuti dia"Ucap Yeppa
"Diam kau apa kau mau ku tembak juga hah"Ucap nya
Yeppa diam
Reina menatap Indra dan Indra menganggukan kepalanya pelan
"Aku percaya padamu ka!"Ucap Reina dalam hati
"Baiklah aku akan mengikutimu"Ucap Reina
Pria bertopeng itu tersenyum
"Cepat bawa dia"Ucap Pria bertopeng itu
Reina pun dibawa sedangkan Rein kembali diikat seperti semula,wajahnya benar-benar pucat membuat Yeppa sangat khawatir melihat sang kalanya
"Ka Rein?"Ucap Yeppa
Rein tak menjawab panggilan Yeppa
"Lepaskan kami bukankah kau sudah berjanji akan melepaskan kami kepada Reina"Ucap Yeppa
"Tidak semudah itu aku melepaskan kalian,apalagi kamu Rein"Ucapnya
"Siapa anda?"Ucap Indra
Dia pun tertawa dengan begitu nyaringnya
"Siapa aku?kalian sungguh ingin tau siapa saya?"Ucapnya
__ADS_1
Dia pun membuka topengnya
Semuanya terkejut
"Bagaimana terkejut?"Ucapnya
"Ka Erlangga"Ucap Yeppa
"Erlangga"Ucap Rein dan Indra bersamaan
"Kau memanggilku?"Ucap Erlangga
"Ah pasti kalian semua bertanya kenapa aku melakukan ini semua kan?"Ucap Erlangga dan berjalan mendekati Rein
"Kau ingin tau Rein?"Ucap Erlangga,Rein menatap tajam Erlangga jika tangan dan tubuhnya tidak terikat mungkin dia akan mengamuk menghajarnya
"Tatapan mu tajam sekali Rein tapi sayang kau tidak bisa berbuat apa-apa"Ucap Erlangga
"Erlangga kenapa kau lakukan ini semuanya,bukankah Rein adalah sahabatmu"Ucap Indra
"Memang!dan karena bersahabat dengannya lah aku menjadi sangat dendam dengan nya"Ucap Erlangga
"Maksudmu"Ucap Rein
"Kau tau Rein sejak aku berteman denganmu bagaimana perlakukan kedua orang tua ku?"Ucap Erlangga
"Karena aku sangat muak dengan ucapan mereka aku memutuskan pergi keluar negeri agar aku bisa tenang dan ketika aku kembali"Ucap Erlangga dan tersenyum seakan-akan ada kesedihan
"Kau sekarang menjadi orang tersukses didunia bisnis mengalahkan papah mu dan mertuamu sendiri,mereka selalu memujimu seakan-akan kau orang yang paling hebat"Ucap Erlangga
"Dulu cita-citaku menjadi pilot karena orang tua ku ingin aku sepertimu aku dipaksa terjun ke dunia bisnis yang tidak pernah terpikirkan olehku dan aku berhasil aku menjadi top 5 dinegri ini tapi mereka tidak pernah memujiku bahkan selalu dirimu Rein yang mereka puji"Ucap Erlangga
"Sebelum Mamah meninggal dia berpesan kepadamu jika aku harus menikahi Yunna Putri dari Salim Wijaya dan aku ingin menepatinya"Ucap Erlangga
"Tapi apa kau umumkan pernikahan mu dengan Yunna Putri sulung dari Salim Wijaya mereka semakin memperolok ku"Ucap Erlangga
"Tapi aku sudah sangat membencimu Rein sejak aku pergi dan aku bertekad jika aku kembali aku akan menghancurkan mu"Ucap Erlangga
"Dan 2 tahun yang lalu membunuh calon anakmu"Ucap Erlangga dengan senyum sinisnya membuat Rein ingin benar menghabisinya
"Jika saja tempo hari aku berhasil menghabisi istrimu pasti aku akan sangat puas melihat kau gila Rein"Ucap Erlangga dan tertawa
"Kau......"Ucap Rein dengan sangat geram
"Kau begitu lemah Rein bahkan jika aku ingin saat ini bisa saja aku menghabisi istrimu yang tercinta itu"Ucap Erlangga
__ADS_1
"Berani kau menyakiti istriku akan ku pastikan kau akan hancur Erlangga"Ucap Rein dengan penuh amarah
"Ingin menghancurkan ku Rein?lihat saja kondisimu sekarang"Ucap Erlangga
"Tapi percayalah aku akan membahagiakan Reina ketika dia menjadi istriku karena sudah menyukainya sejak dia masih kecil dan dia cinta pertamaku"Ucap Erlangga
"Aku tidak akan membiarkan mu Erlangga"Ucap Rein
"Lepaskan aku,jika kau benar-benar lelaki mari kita bertarung"Ucap Rein
"Melawanmu sekarang?kau yakin bahkan kau bisa mati konyol"Ucap Erlangga
Erlangga mengancungkan pistolnya kekepala Rein
"Jika saja kemarin istri bodohmu itu pergi mungkin aku akan melihat kau seperti orang gila"Ucap Erlangga
"Kau benar-benar kelawatan Erlangga berani sekali hah mengakatai istriku"Ucap Rein
"Memang nya kenapa?memang benar kan?"Ucap Erlangga
"Lebih baik sekarang diam dan nikamati saja peluruku menembus kepalamu"Ucap Erlangga
Dor!
"Kaka!"Teriak Yeppa dengan histeris
Erlangga terjatuh karena tembakan mengenai bahunya
"Ical!"Ucap Indra
"Maaf ka aku telat"Ucap Ical
"Cepat amankan dia"Ucap Ical kepada para bodyguard nya untuk membawa Erlangga
Ical pun melepaskan ikatan semuanya
Rein benar-benar tak berdaya untuk berjalan pun dia tidak sanggup karena kehabisan banyak darah
"Cepat bawa Rein kehelikopter"Ucap Ical
"Tidak!Reina bagaimana?"Ucap Rein
"Reina sudah kami amankan Rein jadi kau tenang saja"Ucap Ical
"Cepat kita pergi karena tempat ini sudah ku berikan bom dan sebentar lagi akan meledak"Ucap Ical
__ADS_1
Mereka pun bergegas pergi mereka juga membawa Erlangga