
Rein dan yunna sudah ada di ruang makan mereka makan dengan khitmat tapi hanya yunna yang makan sedangkan Rein menyuapi yunna karena yunna merengek minta disuapi oleh Rein
"Makanlah yang banyak sayang!"Ucap Rein
Yunna mengangguk dan tersenyum
"Baik hubby"Ucap yunna dengan mulut penuh makanan
"Hubby nanti aku kekantor kamu yah nanti kita makan siang bareng"Ucap yunna
"Sayang habiskan dulu makanan dimulutmu baru bicara! nanti kamu tersedak bagaimana?"Ucap Rein
Seperti doa atau apa yunna langsung tersedak dengan sigap Rein mengelus belakang yunna dan memberikan dia air
"Kan sudah ku bilang dasar istri bandel"Ucap Rein
Yunna nyengir kuda
"Maaf hubby!"Ucap yunna
Rein geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan
"Jadi bagaimana hubby?boleh kan?"Tanya yunna lagi
Rein mengelus rambut yunna dan tersenyum
"Iyah boleh sayang!"Ucap Rein
Karena yunna merasa senang yunna langsung memeluk Rein dan mencium pipi Rein bertubi-tubi sampai pipi terasa basah
Rein tertawa sambil meraih pinggang ramping yunna
"Sayang jangan pipi aja dong yang dicium tapi yang lainnya juga"Ucap Rein
Yunna langsung melepaskan pelukkannya dan menjauh dari Rein setelah mendengar ucapan Rein
"Sudah sekarang hubby habiskan makanannya setelah itu hubby berangkat bekerja"Ucap Yunna mengalihkan pembicaraan
Rein terkekeh melihat tingkah yunna ketika disuruh menciumnya pasti dia akan menolak secara halus
"Baiklah Ratuku"Ucap Rein sambil mengacak-acak Rambut yunna
Rein sudah berada didalam mobil bersama indra,Indra merasa senang sebab Rein sudah bisa bekerja seperti biasa
"Bos bagaimana keadaanmu?"Tanya Indra sambil melirik dikaca mobil
Rein yang dari fokus kelayar tab mahalnya pun mulai melirik indra
"Saya sudah baik indra bahkan lebih baik dari sebelum saya kecelakaan"Ucap Rein
Indra tersenyum
"Pasti karena istrimu apalagi dia sekarang mengandung anakmu kan bos?" Tanya Indra
Rein tersenyum
"Kamu benar indra!"
"Aku merasa hidupku jadi lebih indah setelah adanya yunna apalagi sekarang dia mengandung anakku"Ucap Rein
Indra tersenyum
"Semoga keluarga bos selalu diberi kebahagian"Ucap indra
Rein mengangguk dan tersenyum
Mobil yang membawa Rein pun sampai ditempat tujuan yaitu gedung Baskoro grub
Indra membuka pintu untuk Rein,Rein keluar sambil mengancing jasnya,semua karyawanan menunduk hormat kepada Rein sedangkan Rein hanya mengacuhkannya dan terus berjalan tanpa senyum diwajahnya
Rein langsung duduk dikursi kebesarannya yang sekian lama dia tinggalkan selama dia masih sakit
__ADS_1
"Indra jelaskan semuanya selama saya sakit dan juga siapa yang menabrak saya"Ucap Rein dengan wajah datarnya
"Selama bos sakit tidak terjadi apa-apa hanya saja,Risa sempat datang dan membuat kegaduhan"Ucap indra
Rein langsung menatap indra dengan tatapan seriusnya
"Apa yang dia lakukan?"Tanya Rein
Indra menarik nafasnya dan menghembuskannya
"Dia mengusir nona muda dan bahkan dia menampar wajah nona Bos"Ucap Indra
Rein langsung bangkit dan menarik keras baju indra
"Apa yang kau lakukan ndra?sampai dia melakukan itu kepada istriku?"Ucap Rein dengan penuh amarah
Rein melepaskan kerah baju indra dan langsung menghadiahkan indra satu pukulan tepat mengenai bibir kirinya
Indra hanya diam karena dia sudah siap menerima ini semua
"Habis sudah kesabaranku!sekarang cepat hancurkan keluarga penjilat itu sampai keakar-akarnya!siapa yang berani menyentuh istriku berarti berhadapan denganku"Ucap Rein
Indra mendekati Rein
"Tidak perlu bos karena itu semua sudah dilakukan oleh mertuamu sendiri!"Ucap Indra
Rein langsung menoleh menatap indra
"Maksudmu apa ndra?"Tanya Rein dengan suara lantang
"Mertua bos sangat marah atas kejadian malam itu dan dia langsung menghancurkan keluarga wardhana bos"Ucap Indra
"Dan sekarang keluarga wardhana benar-benar diujung tanduk,hampir semua rekan bisnisnya tidak ada yang mau menolong karena ancaman dari mertuanmu bos"Ucap indra
Rein tersenyum sinis
"Buat keluarga wardhana benar-benar jatuh dan bahkan tidak bisa bangkit lagi!"Ucap Rein
Rein kembali duduk kekursinya
"Dan siapa yang menabraku?"Tanya Rein
"Dion Alexander!"Ucap indra
Rein menatap indra dengan tatapan membunuhnya
"Jadi apa yang kau lakukan ndra?"Tanya Rein
Flashback on
Indra sudah menangkap dion dan langsung membawanya ke markas,indra sempat menembak kaki dion karena dia sempat melarikan diri
Dion langsung diikat dikursi
"Siapa kalian?kenapa kalian menangkapku?"Teriak dion
Indra dan para bodyguard tertawa mendengar ucapan dion
Indra langsung menghadiahkan satu pukulkan kewajah tampan dion sampai dia jatuh kelantai
Para bodyguard tertawa
Indra berjongkok
"Kau masih tak tau kenapa kami menangkapmu?"Tanya indra
Belum dion menjawab indra sudah menendang perut dion dengan sangat kencang
"Ingin sekali ku menjadikanmu makanan dari Chettah peliharaan bosku,tapi aku hanya disuruh membuat luka kecil padamu"Ucap Indra dengan senyum sinisnya
Dion bergidik ngeri dan menelan ludahnya dengam kasar,wajahnya juga sudah sangat pucat
__ADS_1
"Dudukkan dia!"Ucap indra
Dion sangat takut tapi dia berusaha santai,tubuhnya sudah penuh dengan luka apalagi kakinya tak henti-hentinya mengeluarkan darah akibat tembakan indra
Indra mengcengkram dagu dion
"Berani sekali hah anda menabrak bos kami?kamu tau siapa orang kamu tabrak itu?"Tanya Indra
"Siapa?Orang miskin itu?kalian bercanda mana mungkin orang miskin itu bisa menjadi bos"Ucap Dion sambil tertawa
Indra menjadi sangat geram dia mengambil pisau belati yang ada dijasnya dan menggoreskannya di tangan dion dengan sangat pelan agar dion merasa kesakitan dan benar saja dion berteriak histeris merasakan sakit yang teramat ditangannya
"Berani sekali kau menghina bos kami!jika dibandingkan dengan boxer bosku kekayaanmu tidak asebanding dengan harganya"Ucap indra
Para bodyguard menahan tawanya mendengar ucapan indra sedangkan dion menjadi sangat takut tapi dia menutupinta dengan senyum sinisnya
"Benarkah?aku adalah keturuan Alexander dan keluargaku orang terkaya nomor 8 di negara ini"Ucap dion dengan sombong
Semua orang yang ada di ruangan itu tertawa dan membuat dion menjadi bingung
"Kau tau siapa nama bos ku?"Tanya indra
Dion diam tubuhnya menjadi gemetar
"Rein khalid baskoro putra dari Khalid baskoro"Ucap Indra dengan bangga
Dion merasa terkejut mendengar nama yang di ucapkan oleh indra
"Dia?"Ucap Dion
Indra tersenyum sinis
"Sekarang kau tau kan siapa orang yang kau tabrak dia orang terkaya di negara ini"Ucap indra
Indra merasa muak dan langsung menyuruh para bodyguardnya untuk menghajar dion
"Buat dia menyesali perbuatannya dan jangan sampai dia mati!"Ucap indra
Flashback off
Rein tersenyum puas
"Dia sudah ku pindahkan ke luar negeri bos karena Keluarga Alexander juga menjadi rekan bisnis kita dan sudah ku atur agar mereka bisa pindah jauh dari sini"
"Aku juga sudah membuat kakinya cacat permanen bos"Ucap indra
Rein benar-benar puas dengan cerita indra
"Baiklah terima kasih ndra!aku kunaikan gajihmu 10x kali lipat selama 3 bulan ini beserta bonusnya"Ucap Rein
Indra merasa sangat senang dan tersenyum
"Terima kasih bos"Ucap indra dengan sumringah
"Tapi aku ada tugas lagi untukmu"Ucap Rein
Indra mengangguk
"Indra aku ingin merovasi rumahku secara besar-besaran agar istriku menjadi betah dirumah dan juga tambah lagi pelayan dirumah sebanyak 20 orang atau lebih tapi kau harus cari yang benar-benar niat bekerja dan juga jangan ada yang menjadi pengkhinat"Ucap Rein
"Baik bos saya akan carikan dan saya akan juga menyeleksi mereka"Ucap Indra
"Nanti kalau masalah rumah kita bahas lagi untuk bagaimananya,tapi aku ingin merovasi rumahku"Ucap Rein
Indra mengangguk
"Baiklah bos,sekarang kita ke ruang meeting sebab banyak hal yang akan kita bahas tentang masalah perusahaan"Ucap indra
Rein mengangguk dan mulai bangkit dari duduknya
"Ah iya ndra!aku sampai lupa katakan pada Celine nanti istriku akan datang!jika dia datang suruh saja langsung keruanganku menggunakan Lift khusus"Ucap Rein
__ADS_1
Indra hanya mengangguk