DIA JODOHKU YANG CANTIK

DIA JODOHKU YANG CANTIK
Episode 82


__ADS_3

Rein dan Yunna masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri begitu pun juga dengan yang lainnya


Yunna sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar


Rein duduk disisi ranjang sambil memainkan ponselnya tapi dia langsung meletakkan ponselnya di nakas karena melihat istrinya sudah selesai mandi


"Istriku sudah jadi sarjana hukum sini-sini peyuk-penyuk"Ucap Rein sambil merentangkan tangannya


Yunna tertawa melihat tingkah suaminya semakin hari semakin jadi


Yunna pun langsung menyambut pelukan Rein


"Hubby kamu kenapa sih,aneh sekali"Ucap Yunna sambil geleng-geleng kepala


Rein tersenyum sambil mencium aroma tubuh yunna yang baru saja selesai mandi


"Kamu tau tidak sayang semakin hari aku semakin mencintai mu dan semakin besar juga rasa takutku kehilangan kamu"Ucap Rein sambil terus memeluk yunna


Yunna merasa tersentuh dengan ucapan Rein


"Hubby aku juga sangat mencintaimu aku juga sama takutnya jika kehilanganmu"Ucap Yunna yang masih dalam pelukkan Rein


Rein pun melepaskan pelukkannya dan menatap wajah yunna dengan tatapan teduh sambil memegang wajah yunna dengan kedua tangannya


"Jadi aku mohon menua lah bersamaku,jangan tinggalkan aku"Ucap Rein dengan tatapan memohon


Yunna menggangguk dan tersenyum


"Aku tidak akan meninggalkan mu hubby kecuali kamu berselingkuh dengan wanita lain"Ucap Yunna tegas


Rein pun tertawa mendengar yunna mengatakan perselingkuhan didepannya


"Aku tidak akan pernah menduakan mu sayang"Ucap Rein sambil mengelus rambut pirang yunna


Yunna tersenyum sambil menyentuh wajah suaminya


"Sudah sekarang hubby mandi"Ucap Yunna


"Baik Ratunya Rein Khalid Baskoro"Ucap Rein sambil terkekeh dan berjalan menuju kamar mandinya


Yunna hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya


Yunna berjalan menuju tempat Walk in closet untuk memakai pakaian santainya


Setelah berpakaian dia pun memakai make up tipis saja diwajahnya agar tidak terlihat pucat


Yunna pun juga sudah menyiapkan baju ganti untuk suaminya


Rein pun keluar dengan rambut basah dan memakai kimono blaster kesayangannya


Rein pun mendekati yunna yang tengah asik memoles wajahnya,yunna tak menyadari jika suaminya tengah berjalan mengendap-endap seperti maling


Ketika sudah dekat Rein langsung mencium pipi yunna


Yunna sontak kaget dan langsung mengelus pipinya sedangkan Rein terkekeh melihat ekspresi istrinya

__ADS_1


"Nakal sekali hubby"Ucap yunna dengan wajah cemberut


Rein pun tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi istrinya


"Aku gemas dengan mu sayang semakin hari kamu semakin membuatku gemas"Ucap Rein yang masih tertawa


Sedangkan yunna cemberut dan melanjutan acara bermake up nya


Rein pun menghentikan tawanya dan mendekati istrinya lagi,Rein berdiri dibelakang yunna sambil memegang pundak yunna


"Sayang tidak usah terlalu berdandan!kamu itu sudah cantik,bahkan sangat cantik"Ucap Rein sambil melihat bayangan yunna dicermin


Yunna pun menatap bayangan suaminya dan tersenyum tipis


"Aku berdandan hanya menutupi wajahku yang pucat hubby rasanya tubuh ku lelah mungkin gara-gara aku menangis tadi subuh"Ucap Yunna


Rein pun berjongkok disamping yunna dan yunna pun memalingkan tubuhnya kearah suaminya


"Maafkan aku jika aku keterlaluan sayang,aku hanya ingin membuat kejutan untuk mu tapi ternyata aku membuatmu menangis"Ucap Rein dengan raut wajah sedih


Yunna pun tersenyum dan mengelus Rambut Rein dengan lembut


"Hubby sudah jangan menyesal seperti itu lebih baik kita kebawah yu pasti anggota keluarga kita menunggu"Ajak yunna sambil tersenyum manis pada Rein


Rein pun tersenyum tipis dan mengangguk


"Iyah sayang"Ucapnya


Yunna pun berdiri dan langsung menarik tangan Rein agar mengikuti langkahnya


Yunna dan Rein pun berjalan menuruni tangga sambil bercanda semua anggota keluarga yang melihat pun tersenyum dan merasakan kebahagian


"Yeppa pengen kawin"Rengek Reina sambil menarik baju Yeppa


Yeppa pun menjentik kening Reina


"Sadar Woy baru juga kelas 2 SMA"Ucap Yeppa dengan ekpresi kesal


Reina pun terkekeh dan mencubit dagu yeppa


Yeppa pun bergidik ngeri melihat tingkah sahabatnya ini


"Apaan sih Reina,aku masih normal yah"Ucap Yeppa dengan nada sewot


Semua orang yang melihat tingkah Yeppa dan Reina tertawa karena tidak ada hari tanpa kelucuan mereka


"Kalian makin hari makin akrab saja Yeppa,Reina seperti adik kaka saja"Ucap Rein sambil menduduk dirinya di sofa begitupun yunna


Yeppa dan Reina pun menoleh ke arah Rein


"Ya gimana ya ka setiap hari ketemu cuma waktu sekolah aja yang nggak"Ucap Reina


"Iyah betul tuh tapi kan kita emang saudara ya kan"Ucap Yeppa


Reina pun menggangguk

__ADS_1


Mamah Raisya mengelus Rambut Reina dengan lembut sambil tersenyum


"Bagaimana kalau kalian di jadikan satu sekolah diantara kalian ada yang pindah"Ucap Mamah Raisya memberikan usul


Reina dan Yeppa pun saling menatap dan sama-sama menganggukkan kepalanya


Yeppa pun menatap Mommy ana dan Daddy salim dan mereka menggangguk tanda mengiyakan permintaan anaknya


"Aku setuju mah aku juga mau pindah soalnya bosen disekolah bekas kaka selalu aja disandingin sama kaka yunna kan kesel"Ucap Yeppa dengan cemberut


Reina pun tersenyun dengan wajah yang berbinar-binar


"Beneran Yeppa kamu bakalan pindah ke sekolah ku"Ucap Reina dengan antusias


Yeppa menggangguk tanda mengiyakan


"Horeeeeeeeee"Teriak Reina dengan girang


Semua tertawa melihat tingkah Reina sedangkan Yeppa hanya menggeleng-gelengkan kepalanya


"Oke nanti daddy urus kepindahan kamu ya yeppa"Daddy salim


"Gak usah dad biar aku aja yang urus kepindahan yeppa"Ucap Rein


Daddy pun menatap Rein


"Yakin kamu Rein?apa gak merepotkan mu?"Tanya Daddy Salim


"Tidak kok dad sekalian aku ingin melihat-lihat sekolah bekas istriku sekaligus bekas saingan basket ku dulu"Ucap Rein sambil melirik yunna


Yunna hanya tersenyum dan mengelus tangan Rein yang menggenggam tangannya


"Oh iya sudah daddy serahkan ke semuanya ke kamu"Ucap daddy salim


Semuanya pun bercerita sambil bercanda apalagi ditambah kelakuan yeppa dan Reina sebagai bumbu tertawa renyah semuanya


Sampai sore pun menjelang semuanya pulang begitu pun yeppa dan Reina sekarang tinggallah Rein dan Yunna dirumah itu


"Kita berdua lagi hubby"Ucap Yunna tersenyum kecut sambil menatap kepergian para adik dan para orang tuanya


Rein yang melihat istrinya pun tersenyum dan meraih pinggang ramping istrinya


"Sudah jangan sedih seperti itu dong sayang"


"Bagaimana kalau kita main basket aja yu"Ajak Rein


Yunna pun melongak menatap Rein


"Hubby aku tidak bisa main basket dan bahkan ini sudah sore"Ucap yunna dengan lesu


Rein pun menyubit pipi yunna


"Sayang dari pada kita tidak melakukan apapun lebih baik kita membuang kalori kan"Ucap Rein


Yunna pun mengangguk sambil tersenyum tipis

__ADS_1


"Iyah hubby,kita ganti baju dulu"Ucap Yunna dengan lesu


Yunna dan Rein pun masuk ke dalam rumah menuju kamar mereka untuk mengganti baju mereka


__ADS_2