
2 minggu berlalu
Yunna sudah sudah bisa menahan perasaan nya dan berusaha agar tidak merasa rindu kepada Rein tapi Tetap rindu itu masih ads tapi Yunna menyibukkan dirinya dengan aktifitas yang lain dan Rein juga dalam 2 minggu ini tidak pernah menampakkan batang hidungnya
Yunna pagi ini sedang menyirami tanaman dan Reina datang berkunjung
"Kaka!"Ucap Reina dan langsung memeluknya
"Hm kangen tau"Ucap Reina sambil terus memeluk Yunna
"Kaka juga"Ucap Yunna
"Sama kak Rein gak kangen?"Ucap Reina
"Sekarang kamu masuk sebentar lagi Kaka juga selesai"Ucap Yunna mengalihkan pembicaraan
"Oki Kaka"Ucap Reina
Yeppa sedang duduk diruang tengah sambil asik menonton tv
"Duar!"Ucap Reina mengagetkan Yeppa
"Aku gak kaget blee"Ucap Yeppa menjulurkan lidahnya
"Gak asih ah kalau kamu aja ngangetin aku pasti aku kaget"Ucap Reina
"Itu salah kamu siapa suruh kagetan"Ucap Yeppa
"Oh iya tumben kamu kesini udah seminggu kamu gak kesini"Ucap Yeppa
"Gimana aku mau kesini ka Rein sakit dia jatoh dari motor makanya aku kasian juga ngeliatnya mana kaki nya patah"Ucap Reina
"Apa!"Teriak Yunna kaget dibelakang mereka
"Nah ka Yunna kaget jadi kamu berhasil ngangetin orang"Ucap Yeppa
Yunna langsung duduk disebelah Reina
"Kamu beneran de?"Ucap Yunna dengan penasaran
"Iyah aku benaran ka,setelah Kaka pulang kesini ka Rein gak pulang-pulang hampir 1 Minggu terus ada Ka Indra ngabarin kalau ka Rein jatoh dari motor dia nabrak pohon dan kakinya patah"Ucap Reina
"Sekarang gimana keadaannya?"Ucap Yunna
"Padahal aku dilarang ngasih tau ke Kaka"Ucap Reina
"Udah pulang sih ka Rein masih belum bisa jalan tapi ka Rein bersikeras kalau dia bisa jalan jadi pakai tongkat walaupun awal-awal sering jatuh,seharusnya kata dokter ka Rein harus menggunakan kursi roda dulu"Ucap Reina
__ADS_1
"Ka Rein sekarang bener-bener berubah Lo ka,bahkan kaya bukan ka Rein,sama aku aja cuek sebelumnya gak pernah gitu,kalau diajak ngomong cuma diem"Ucap Reina
"Dia sekarang bener-bener fokus ke perkerjaan dan paling buat aku aneh ka Rein pergi selalu naik motor sekarang makanya dia bisa jatoh gitu,karena matanya ngantuk sebab dia pulang jam 3 malam waktu itu"Ucap Reina
"Dan ka Indra ngusulin buat ka Rein terapi keluar negeri dan mungkin kalau keadaan ka Rein sudah membaik mereka akan berangkat"Ucap Rein
"Keluar negeri?berapa lama?"Ucap Yeppa sedangkan Yunna diam
"Kayanya sih lumayan lama karena kata papah juga ka Rein mau bikin cabang perusahan disana,mungkin bisa setengah tahun atau bahkan bertahun-tahun"Ucap Reina
"Kaka yakin beneran mau pisah sama Rein?dia lagi sakit loh"Ucap Yeppa
Yunna diam entah kenapa hatinya terasa sakit mendengar Rein sakit tapi dia tidak ada disamping Rein dan bahkan Rein ingin pergi
"Ka Rein sekarang udah gak pernah pulang kerumah kalian ka,dia lebih suka nginip di apartemennya padahal itu bukan ka Rein banget"Ucap Reina
"Kalian lanjutin aja Kaka mau beresin kamar Kaka dulu"Ucap Yunna dan berlalu pergi
Reina dan Yeppa saling tatap
"Perasaan semua kamar udah bersih"Ucap Yeppa
"Oh iya ka Rein berubahnya kaya gimana?"Ucap Yeppa
"Gak kaya dulu lagi lah intinya,lebih suka diam bahkan aku manja-manja disamping dia malah disuruh pergi kaya tadi pagi makanya aku kesini"Ucap Reina
"Ka Yunna gimana selama gak sama Rein?"Ucap Reina
"Seminggu awal kerjaannya dikamar aja,ini sih udah lumayan 4 hari belakangan ini ka Yunna udah kaya biasa lagi tapi kalau malam dia susah tidur"Ucap Yeppa
"Kenapa?"Ucap Reina
"Gak tau dia gak bilang"Ucap Yeppa
Yunna masuk kedalam kamarnya dan dia menangis
"Hubby maafkan aku disaat kamu sakit aku tidak ada disamping mu"Ucap Yunna
"Aku memang tidak pantas untukmu hubby"Ucap Yunna yang terus menangis
"Hubby apakah benar kamu ingin meninggalkanku?"Ucap Yunna
"Aku rindu kamu....."Ucap Yunna dengan lirih
"Aku harus menemui suamiku"Ucap Yunna dan menghapus air matanya
Reina dan Yeppa menatap Yunna seperti tergesa-gesa
__ADS_1
"Ka mau kemana?"Ucap Yeppa
"Mau menjenguk suamiku"Ucap Yunna
"Jangan ka!"Ucap Reina
"Kenapa?"Ucap Yunna
"Apa dia juga melarang ku untuk menemuinya lagi?"Ucap Yunna
"Bukan tapi aku mohon jangan temui dia dulu masalahnya ka Rein emosinya belum bisa dikontrol"Ucap Reina
"Bahkan dengan ku?"Ucap Yunna
"Sepertinya iya ka"Ucap Reina
Yunna diam dan membuat Yeppa dan Reina ikut merasakan sedihan sang Kaka
"Ka..."Ucap Yeppa dan memeluk Yunna dari samping
"Aku lah yang sudah membuat suamiku seperti ini,aku memang tidak berguna"Ucap Yunna pelan
"Ka tidak seperti itu,Kaka jangan menyalahkan diri Kaka"Ucap Reina
"Bahkan waktu itu sempat menyiram nya tapi dia masih bisa tersenyum"Ucap Yunna
"Kami memang tidak tahu masalahnya apa ka tapi aku mohon jangan salahkan dirimu"Ucap Yeppa
"Yunna!"Ucap Vina dan Angel yang baru datang
"Eh kenapa kamu Yunna?"Ucap Angel dan langsung memeluk Yunna
Yunna diam
"Kenapa?"Tanya Vina dan Kepada para adik
"Kepo!"Ucap Yeppa
Vina menunjukkan jari tengahnya kepada Yeppa tapi Yeppa malah menjulurkan lidahnya
"Kita duduk dulu oke"Ucap Angel dan membawa Yunna kesofa
Yunna diam tapi tidak menangis
"Menangis lah Yunna jangan kamu tahan"Ucap Vina
"Aku sudah tidak punya alasan lagi untuk menangis karena memang aku yang membuat semua ini terjadi"Ucap Yunna dan tersenyum miris
__ADS_1
Para adik dan para sahabat Yunna diam mendengar ucapan Yunna