
Mereka semua sudah dirumah Rein sepanjang perjalanan Yeppa hanya diam walaupun para kakanya mengajaknya bercanda dia tetap diam
Mereka sudah sampai dirumah Rein dan duduk di ruang keluarga
"Aku kesal dengan kalian!kenapa kalian izinkan Raksa berteman denganku?"Ucap Yeppa
"Karena dia menyukaimu"Ucap Rein dengan santai
"Ka Rein ih,awal-awal aja sangar eh setelah ditengah seperti itu"Ucap Yeppa
"Yeppa kaka juga laki-laki jika kaka menyukai wanita dan dihalangi itu sangat menyusahkan"Ucap Rein
"Tapi aku tidak suka"Ucap Yeppa
"Aku marah denga kalian"Ucap Yeppa dan membuang mukanya tidak mau menatap para kakanya
Semuanya tertawa melihat tingkah Yeppa
"Hubby malam ini nginep di rumah Mommy dan daddy yu"Ajak Yunna
"Boleh juga,kamu ikut Reina?"Tanya Rein
"Jika diajak dan dibolehkan tentu"Ucap Reina
"Kamu harus ikut Reina,soalnya aku butuh pelampiasan"Ucap Yeppa
"Maksudmu apa?mau menjadikan aku pelampiasan?"Ucap Reina
"Mungkin!"Ucap yepps santai
"Sudahlah ayo pulang,aku benar-benar kesal dengan kalian dan aku tidak mau semobil dengan para kaka"Ucap Yeppa dan pergi terlebih dahulu seperti biasa Reina selalu mengekori Yeppa
Mereka pun pergi lagi menuju rumah orang tua Yunna menggunakan mobil masing-masing
Disisi Raksa
Raksa benar-benar sangat sedih karena yeppa menolaknya terang-terang didepan para kakanya,dia membawa motornya dengan kecepatan diatas rata-rata
"Kenapa yeppa kau menolakku?hanya karena aku mantan dari sella,dia masa lalu ku dan kamu harus menjadi masa depanku,dan aku tidak hanya akan berjanji pada para kaka kamu saja tapi pada diriku sendiri jika aku akan menjagamu dari sella dan bahkan siapapun"Ucap Raksa
Akhirnya Raksa sampai dirumahnya dia sambut oleh sang bunda raksa mencium punggung tangan sang bunda
"Akhirnya kamu datang raksa,eh tapi kenapa wajah anak bunda seperti sedih seperti itu?"Ucap Bunda raksa
Raksa adalah anak tunggal
Raksa tersenyum
"Tidak apa bunda"Ucap Raksa dengan lesu
"Benarkah?biasa anak bunda jika datang kemana pun selalu tersenyum kenapa sekarang terlihat sedih"Ucap bunda
"Apakah ini berhubungan dengan sella lagi?"Ucap Bunda
Raksa menarik napasnya dan menghembuskannya
"Bukan bunda aku sudah lama putus denganya dan karena aku pernah berpacaran dengannya lah sekarang aku mendapat masalah"Ucap Raksa
Bunda Raksa menggenggam tangan raksa
"Kenapa sayang?apakah keluarganya yang menindasmu?"Ucap Bunda
__ADS_1
Raksa menggeleng
"Tidak bunda,hanya saja sekarang aku menyukai siswa baru disekolahku tapi dia menolakku karena aku mantannya sella dan juga sella menuduh dia sebagai orang ketiga dihubungan kami"Ucap Raksa
"Wanita lagi?"Ucap Bunda
Raksa menganggukkan kepalanya
"Dia seperti itu karena dia melindungi dirinya raksa,bunda pun juga begitu"Ucap Bunda
"Tapi bunda aku menyukainya dan tadi para kakanya menyuruhku untuk menjauhi dia tapi aku menawarkan diri sebagai temannya sekaligus menjaganya bunda tapi dia menolak ku didepan para kakanya"Ucap Raksa dan menunduk
"Namanya siapa sayang?"Ucap Bunda
"Namanya Yeppa putri salim bun"Ucap Raksa sambil tersenyum entah kenapa wajah yeppa melintas dipenglihatannya
"Namanya cantik pasti orangnya juga begitukan makanya anak bunda bisa suka padanya"Ucap bunda
"Cantik sekali bunda dan sifatnya pun juga begitu,walaupun dia orang kaya tapi dia tidak membedakan teman"Ucap Raksa
"Kejarlah dia raksa,jika dia jodohmu pasti dia akan jatuh dipelukkanmu tapi jika bukan jangan memaksa"Ucap Bunda
"Itu pasti bun,Raksa sangat yakin dia jodoh raksa"Ucapnya
"Yasudah ini sudah hampir mau malam kamu bersih-bersih dulu sana"Ucap Bunda
Raksa mengangguk dan pergi menuju kamarnya
Disisi Yunna dan Rein
"Hubby semua cd ku yang ada disini tidak muat bagaimana ini"Ucap Yunna
"Tidak usah pakai jika tidak muat sayang"Ucap Rein dengan santai
"Terus gimana?"Tanya Rein
"Hubby beliin lagi lah! kan hubby juga tadi bilang gak usah bawa baju kata kamu baju kita disini ada"Ucap Yunna
"Tapi memang ada kan?"Ucap Rein
"Tapi sudah tidak muat hubby,jika hubby tidak membelikannya hubby tidur diluar"Ucap Yunna
Rein memijat pangkal hidungnya
"Oke aku belikan lagi"Ucap Rein
Yunna memeluk Rein dan mencium pipi Rein dengan bertubi-tubi sampai membasahi pipinya
Rein hanya tertawa menanggapi kelakukan yunna
"Kamu tunggu sini yah,jangan kemana-kemana!keluar pun jangan"Ucap Rein
"Kenapa hubby?"Ucap Yunna
"Ya kan kamu tidak menggunakan cd sayang"Ucap Rein
yunna nyegir kuda
"Hehe lupa hubby,baiklah hubby hati-hati yah dijalan"Ucap Yunna
"Iyah!"Ucap Rein dan mencium kening yunna sedangkan yunna mencium punggung tangan Rein
__ADS_1
Rein pun pergi menuju mall dia juga mengajak indra dan menyuruhnya menunggu ditempat yang pernah ia kujungi sebelumnya
"Rein!"Panggil indra yanh sudah didepan toko
Rein mengangguk dan berjalan menghampiri indra
"Kenapa kau mengajakku lagi kesini"Protes Indra
"Temani aku ndra,aku malu kesini tapi ini demi istriku"Ucap Rein
"Kau nanti juga jika sudah menjadi suami pasti akan sepertiku"Ucap Rein
"Ya ya sudahi bicaramu,lebih baik cepat agar kita bisa pulang"Ucap Indra berjalan terlebih dahulu meninggalkan Rein
Rein dan indra disambut dengan ramah oleh penjaga toko dan langsung menjadi pusat perhatian
"Para kaka ini ingin membeli apa?"Ucap penjaga toko
"Bungkusan cd perempuan ukuran L yang paling mahal disini bungkus semuanya"Ucap Rein dengan wajah datarnya
"Baik ka"Ucap Penjaga toko
Selama menunggu pesanannya datang Rein dan indra duduk dikursi,banyak sekali perempuan yang ada disana mencuri-curi pandang kepada mereka berdua
Ponsel Rein berbunyi dan ternyata yunna yang memvideo call nya
"
"Hubby!"Panggil yunna
Rein tersenyum
"Iyah sayang!"Ucap Rein
"Kapan pulangnya kok lama sekali?jangan-jangan kamu melihat para wanita yang ada disana ya hubby"Ucap Yunna
Rein tertawa kecil dengan tuduhan istri cantiknya
"Ya gimana ya sayang disini kan hampir semuanya adalah wanita,gimana caranya aku gak liat,aku kan sekalian cuci mata"Ucap Rein
"Hubby ih"Rengek Yunna
"Cepat pulanh hubby! kalau dalam 30 menit hubby belum pulang aku tidak akan mau tidur denganmu"Ucap Yunna dan langsung menutup telponnya
Rein tersenyum kecut dan itu membuat indra tertawa
"Kau juga sih Rein ngomong sama istri seperti itu,sudah tau dia sedang hamil jadi dia sangat sensitif"Ucap Indra
"Sudahlah kau diam"Ucap Rein
"Ah lama sekali sih"Ucap Rein
Dan tak lama para penjaga toko datang dengan sekantong besar cd nya dan Rein pun langsung membayarnya dengan kartu tanpa batasnya
"Bawa ndra!"Ucap Rein
"Itu milik istrimu kenapa aku yang kau suruh membawa"Ucap Indra
"Karena aku bosnya"Ucap Rein dan pergi meninggalkan indra
__ADS_1
"Ah gini amat punya bos bucin"Ucap Indra