
5 bulan kemudian
Persis di halaman rumah Pak Hasbi terpakirlah sebuah mobil sedan dengan brand ternama. Dua pasang mata terheran dengan keberadaan mobil hitam tersebut.
"Kak... itu mobil siapa? kok berhenti di depan rumah kita?. Tanya Rahma bingung."
Kayanya aku pernah liat deh mobil itu dan gak asing banget, batin Kia.
"Kakak juga gak tau dek!!, mungkin tamunya ayah kali?."
Dan ketika Kia dan Rahma melihat siapa yang turun dari mobil itu, senyum mereka merekah.
"Yaa Allah, Mba Mesi!. Assalamu'alaykum... Sapa Kia kaget."
Wa 'alaykum salam... harusnya aku yang ucapin salam kekamu, Kia!. Ucap Mesi yang sekarang sudah cipika cipiki dengan Kia dan Rahma.
"Kenalin ini suami aku mas Akrom? tandasnya mengenalkan."
"Kia,...!", Rahma. Ucap mereka bergantian."
Masuk, mba...!!, Bu, ibu coba liat, siapa nih yang dateng!. Teriak Kia senang.
"Mesi adalah anaknya bu Renata sang pemilik Butik yang kebetulan kakak kelas tempat Kia dan Mesi sekolah, usia mereka beda dua tahun lebih tua. Mereka memang sangat dekat ketika bersekolah, baik Kia atau pun Mesi sering berkujung ke rumah masing-masing, saking deketnya mereka sering menginap bergantian. Persahabatan mereka terpisah karena Mesi harus melanjutkan kuliahnya di daerah X.
"Maaf ya mba, waktu mba nikah aku gak bisa dateng!!. Duduk mas Akrom!, maaf kalau rumahnya berantakan. Ucap Kia yang kini masuk sambil membawa bingkisan yang Mesi bawakan."
"Suasana rumah ini masih sama seperti empat tahun lalu?, yang berubah cuma hiasan-hiasan pada dingdingnya aja!!. Kenang Mesi yang matanya berkeliling melihat sudut rumah yang penuh kenangan bersama sahabatnya itu.
"Sengaja nak Mei, biar anak-anak gak lupa sama sejarah rumah ini. Ucap bu Aisyah yang kini sudah meletakan sugguhan untuk tamunya."
"Tante,... sehat tante?, sapa Mesi sambil memeluk bu Aisyah dan mencium tangan bu Aisyah. "Ini suami Mei, Tante. namanya mas Akrom, tandasnya.
" Wah, cantik sama ganteng!", tar gimana anaknya ya?, pasti cantik-cantik dan ganteng-ganteng nih??."
"Do'akan aja ya tante, sedang dalam penantian, sahut Mesi."
"Silahkan di minum, nak Akrom!!,
***
" Om Hasbi kemana, tante kok gak kelihatan? Tanya Mesi yang mencari keberadaan Pak Hasbi."
__ADS_1
"Biasa mba, kalau jam segini ayah belum pulang dari masjid!, paling habis ta'lim ayah biasanya mampir ke rumah ustadz Subkti, tandas Kia yang sudah duduk dekat bu Aisyah."
"Disini enak ya masih ada ta'lim untuk bapak-bapak?, jadi ingin punya rumah dekat-dekat sini biar bisa ikutan belajar. Ucap Akrom yang kini angkat bicara."
"Alhamdulillah... Nak Akrom!, warga-warga disini semangat-semangat dalam menuntut ilmu apa lagi ibu-ibunya."
"Mba Mesi, Rahma pamit untuk ke dalam ya!!, mau ngerjain PR. Ucap Rahma sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal."
" Dasar kebiasaan nih anak, kalau kerjaan sekolah selalu aja ditunda-tunda!. Ucap Kia yang menggoda adiknya."
"Apa sih kakak, kaya sekolahnya rajin aja?, weee...!. Ledek Rahma yang sudah masuk ke dalam kamar."
"Kamu ini Kia?, masih aja kaya tikus sama kucing kalau sama Rahma,!!. Ucap Mesi sambil tersenyum melihat kelakuan kakak beradik itu."
"Tau tuh, nak Mesi!, pusing tante kalau mereka udah bertengkar."
"Enak ya kalau punya adik, jadi ada temen curhat dan temen berantem!, gak kaya Mesi dulu sering ngerasa kesepian kalau di rumah, Alhamdulillah nya Kia suka main ke rumah."
"Mei, mas duduk di depan ya? kamu lanjutin aja kangen-kangenannya sama Kia!!, pamit Akrom karena tidak ada lawan bicaranya."
"Gak usah, mas!". Aku juga mau pamitan kok. Tadi mamah bilang kalau tante Bella mau main ke rumah!"
"Yahhh...!!, kok sebentar banget si mainnya, Mba?. Kan kita belum cerita banyak?. Pinta Kia yang masih rindu dengan sahabatnya.
" Gak serulah mba!, jawab Kia sambil memainkan jilbab marunnya."
"Ya sudah, gimana kalau besok kita jalan-jalan ke mall bareng Ulan juga!!. pintanya pada Kia."
"Insyaa Allah, mba. Kebetulan besok aku mau sekalian pamit."
"Pamit??... emang kamu mau kemana, Kia? tanya Mesi penasaran.
" Pokoknya besok juga mba juga tau kok, hehe."
"Ihhh...!, gitu banget sih kamu?, gitu ya udah main rahasia-rahasianan sekarang, mentang-mentang udah lama mba gak disini!". Ucap Mesi yang kini sudah di dekat mobilnya."
"Hati-hati ya mas Akrom bawa mobilnya!, jangan bikin mba cantikku ini lecet."
"Insyaa Allah, siapp!!, kami pamit ya?.
Assalamu'alaykum...
__ADS_1
" Wa 'alaykum salam" Sahut bu Aisyah dan kia beramaan." Dengan mengukir senyum, Kia melambaikan salam perpisahan pada Mesi dan Akrom"
****
"Assalamu'alaykum..."
"Tadi ada tamu, siapa mereka? Tanya pak Hasbi yang baru pulang.
"Wa 'alaykum salam... Tadi itu mba Mesi yahhh!, ayah sih pulangnya kelamaan jadi gak ketembu mba Mesi, Jawab Kia".
" Dia sama suaminya kesini?."
"Ya, sama nak Akrom. Ganteng suaminya loh yah, Jawab bu Aisyah sambil mencium pungung tangan suaminya."
"Gantengan mana ayah sama suminya, Mesi?"
"Kalau kata ibu sini ya gantengan ayah, laki-laki lain kalah dech!. Ucap bu Aisyah yang mengelayut di lengan Pak Hasbi."
"Ishh... ishhh... isshh..., mulai dah canda gokilnya dateng, Kia masuk ahhh.., takut ketularan gokilnya ibu, hehee!.
" Bilang aja iri sama ibu?, karena ibu bisa manja-manjaan sama ayah, sahut bu Aisyah."
"Terserah ibu dech, Kia ngaku kalah aja, kalau sama ibu."
"Sudah!!... sudah!!... ayah tau kok ayah paling ganteng!, jadi gak usah pada ribut!. Balas Pak Hasbi dengan senyum menggoda pada istri dan anak gadisnya...
"PeDeeee,... jawab bu Aisyah dan Kia bersamaan."
.
.
.
.
---- Bersambung----
Gimana, sekarang Kianya udah gak sedih laginkan?
Jadi kamu... dan kamu harus bun wajib sedekahin LIKE, KOMEN dan VOTE kamu biar Kia dan orangtuanya tambah bahagia!!. Oke
__ADS_1
Jangan LUPA "Dia-kah Jodoh Pilihan Allah?, kalian jadiin novel pavorit kalian ya, biar kalan bisa tau update'an seriap episodenya...
TERIMAKASIH,...!!!