Fire And Water

Fire And Water
Cp 11# Tang san


__ADS_3

Dibawah sinar rembulan yang menyinari 5 orang namun dikelilingi oleh api besar, diantaranya putra, vera, maya, ari, dan salah satunya menjadi musuh mereka yaitu Jack seorang pria berbadan kekar, yang saat itu sedang mencekik maya, dan situasinya cukup berbahaya untuk mereka karena kemampuan musuh mereka adalah Teleportasi


Ck.. Sial bagaimana ini, sekarang aku harus bagaimana lagi" panik ari yang saat itu sudah kehabisan akalnya


Seketika badan putra kembali mengeluarkan api untuk tiga kalinya, Vera yang ada di sampingnya terkejut karena putra mengeluarkan kemampuan tanpa amarah


"Sepertinya kamu melupakan aku deh, padahal aku dari tadi berdiri di belakangmu terus loh" sambung putra yang langsung melompat ke arah Jack dengan tangan di selimuti api


Haha.. Bodoh serangan seperti itu mana mungkin bisa mengalahkan ku!! Jawab Jack yang langsung menghilang kembali dan muncul di belakang Vera


Seketika Jack mendapatkan serang serentak dari putra dan ari, yang membuatnya terpaksa melepaskan maya dari cengkeramannya, saat itu maya beruntung tidak sempat di bunuh hanya saja lemas akibat susah untuk bernafas


"Maya kamu tidak apa-apa?" Tanya Vera yang langsung mengamankan maya dari pertempuran


"Aku tidak apa-apa kak, sekarang kita harus menghubungi kak ian untuk meminta bantuan, aku tidak yakin kita akan melawannya dengan kekuatan kita yang sekarang" balas maya sambil mengatur nafasnya


Baiklah" ucap Vera yang mencoba menghubungi orang luar namun hasilnya nihil karena sinyal yang secara tiba-tiba menghilang


Bagaimana kak" tanya maya dengan nafas sudah kembali stabil


Tidak bisa, aku tidak tau kenapa jaringan seluler kita secara tiba-tiba menghilang, sekarang aku sudah tidak bisa menghubungi orang luar"


Lalu sekarang kita harus bagaimana, aku tidak bisa menjamin kak putra dan ari bisa menahannya terlalu lama" panik maya


Tidak perlu panik saat ini yang bisa kita lakukan hanya menyusun rencana, maya kau bisa menggunakan skill mu dari jarak jauh, atau kau bisa mensupport mereka dari sini? Tanya Vera


"Tentu saja aku bisa menggunakan skill support dari jarak jauh, tapi tidak dengan penyembuhan"


Baiklah gunakan skill itu dari sini aku akan melindungi mu disini" ucap Vera


Aku tidak bisa, karena semua itu harus memenuhi syaratnya dulu dan syaratnya harus menanamkan formasi ditumbuh mereka" balas maya


Untuk sekarang kita sepertinya tidak bisa membantu mereka"


Disaat yang bersamaan putra dan ari masih terus bertarung, hingga membuat jalanan kini hancur terbakar dan membeku menjadi es karena serangan mereka berdua, namun sejauh itu mereka belum melukai Jack sama sekali karena dari tadi hanya berteleport ke berbagai tempat


Sial,. Aku belum bisa mengendalikan kekuatanku, jadi bakal susah untuk mempertahankan api ini' Gumam putra dengan wajah sedikit lelah


Kalian terlalu lemah untuk melawanku" ketawa jack dengan wajah menghina


"Diam kau" ketus ari yang langsung menyerang jack dengan pedang es, namun untuk kesekian kalinya dia menghilang ke tempat yang berbeda


Ck.. Sepertinya akan susah kalau begini terus" gumam ari yang memikirkan cara terbaik untuk mengalahkan jack


Baiklah, sudah waktunya aku mengakhiri permainan ini" ucap jack dengan merentangkan tangannya, dan langsung menyerang putra dari belakang


Putra yang tidak sempat menghindar membuatnya terkena serangan dari jack, dan terpental sejauh 6 meter menabrak dinding bangunan


Argh,... Teriak putra dengan darah yang muntah dari mulutnya, Vera yang melihat itu seketika langsung panik dan segera menyusulnya untuk melihat keadaan putra


Brengsek,.. apa maksudmu menyerang putra? Tanya ari dengan nada marah


Haha.. Itu karena dia terlalu lemah, hingga merusak pemandangan" ketus jack


Entah kenapa, aku jadi muak melihat mukamu"


Ari yang marah mengeluarkan separuh kekuatannya untuk menggunakan skill es abadi, dengan rencana bisa membekukan pergerakan jack, namun semua itu sia-sia, jack kembali berpindah tempat ke hadapan ari dengan posisi ingin meninju


Tapi dengan sigap ari langsung menciptakan perisai es untuk menghalang serangan, namun hanya dengan sekali serangan, perisai tersebut hancur berkeping-keping, tidak hanya hancur tapi ari juga terkena damage


Argh...


Ari yang terpental dengan darah segar keluar dari mulutnya membuatnya tidak bisa bergerak dengan bebas dan hanya tergeletak tak berdaya di Tanah


Sementara itu di alam bawah sadar putra, dirinya bertemu dengan seseorang yang sangat asing bagi putra, seseorang dengan pakaian Dinasti dan rambut panjang yang terlihat tampan Bahkan putra saat itu juga ikut terpesona dengan kharisma, yang terpancar dari auranya


"Siapa kau? Dan dimana aku?! Tanya putra dengan sangat bingung


Namaku 𝙏𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙣 dan kita saat ini ada di alam bawah sadar mu, itu karena kamu saat ini sedang pingsan" jawab pria tersebut dengan nada halus


Seketika putra langsung ingat terkahir kali dirinya diserang hingga pingsan oleh lawannya namun ia juga tidak menyenangkan akan bertemu dengan orang yang pernah terlihat di mimpinya

__ADS_1


Lalu kenapa kamu bisa ada di dalam pikiranku? Tanya putra


"Maaf, tapi aku tidak bisa berbicara sekarang, karena pertemuan kita belum ditakdirkan yang terpenting adalah apakah kamu mau menyerahkan tubuhmu kepadaku? Balas pria tersebut


Apa maksudmu belum ditakdirkan?, dan kenapa aku harus memberikan tubuhku padamu?!


Maaf, tapi aku tidak bisa bercerita denganmu, yang jelas aku tidak bisa memberikan kekuatanku padamu karena, kamu terlalu lemah"


Baiklah, tapi jangan berbuat macam-macam dengan tubuhku dan kalau kita bertemu lagi aku akan menanyakan yang saat ini ingin kutanyakan" balas putra


Baiklah"


\*\*\*


Vera dan maya yang melihat keadaan ari merasa


Kalau Sudah tidak ada harapan lagi karena situasi putra yang sedang terluka dan ari yang kalah, malah membuat Vera merasa kalau dirinya sangat amat tak berguna namun tak lama keluar kembali aura putra namun kini apinya berwarna putih,


Vera yang sadar akan aura putra segera menyuruh maya untuk menjauh dari putra Walaupun penyembuhan yang diberikan maya belum selesai, karena jika aura putra disentuh maka tangan maya akan terbakar habis oleh api


Apa, ada apa ini kenapa apinya kini menjadi putih? Tanya Vera yang terkejut dengan kedatangan api baru, Namun rasa kaget itu berubah menjadi panas karena auranya kini juga semakin panas dari sebelumnya


Apa kalian teman putra?


siapa kamu? Dan kenapa kamu ada didalam tubuh putra? Tanya Vera dengan tubuh yang menahan panas


Mundur, akan aku selesaikan semua ini dengan cepat!!" perintah Tang san, yang menggunakan tubuh putra


Vera pun hanya bisa mudur karena menurutnya percuma dia menahan putra, jangankan menahan mendekatinya saja sudah kepanasan


Hah.. Kamu kira kau siapa bisa membuat aku kalah dari bocah cupu sepertimu , apa aku tadi memukulmu terlalu keras hingga membuat otakmu rusak!! Bentak jack yang tidak suka dengan perkataan tang san


Aku kasih kamu kesempatan, untuk sujud di hadapanku dan menjilati Sepatuku, maka akan aku buat kau mati tanpa rasa sakit" ucap putra yang dikendalikan tang san


Kau sudah membuatku marah, Terimalah karmanya" balas jack yang langsung berpindah tempat ke belakang putra dengan posisi ingin meninju


Lambat " ucap putra yang langsung menyerang jack dengan tendangan 180° hingga kepalanya hancur berkeping-keping


Maaf, sepertinya kalian tidak terbiasa dengan pandangan ini jadi akan aku bakar hingga tak tersisa" ucap putra yang membakar mayat jack hingga tak tersisa


Dan kalian berdua jangan kasih tau ini ke putra, jika tidak ingin membuatnya gangguan mental akibat kejadian ini" sambung tang san


Tapi sebelum itu kamu siapa? Dan kenapa bisa ada di tubuh putra? Tanya maya dengan nada ketakutan


Aku adalah pemilik awal dari penguasa elemen, jadi kenapa aku berada di tubuh putra karena aku tidak ingin putra mati, karena hanya dia orang yang bisa menyelamatkan dunia ini" jawab tang san


Seketika Vera dan maya kaget ketika mendengar perkataan yang keluar dari mulut putra, karena orang yang mengendalikan tubuh putra bukanlah orang lemah


Jadi anggap ini tak pernah terjadi" ucap putra yang secara tiba-tiba pingsan di tempat


Ketika sadar, putra sedikit terkejut kalau dirinya sudah berada di dalam kamarnya, dan ditemani Vera, karena ingatan terakhirnya kalau saat itu mereka sedang bertarung


Kenapa aku ada disini? Tanya putra yang mengambil posisi duduk


Eh.. Jadi kamu tidak mengingat kejadian, kemarin malam? Tanya balik dari Vera


Tidak, yang aku ingat hanya ketika badanku terbentur ke diding, setelah itu aku sama sekali tak ingat apa-apa" balas putra


Aneh, padahal waktu itu dia sempat berubah jadi orang lain, kalau itu bukan kepribadian ganda nya terus siapa yang mengendalikan tubuhnya" batin Vera


Tapi aku sempat terbawa ke alam bawah sadar, dan disitu aku bertemu dengan sesosok pria muda yang bernama Tang san, dan dia meminta aku untuk menyerahkan tubuhku pada dia, karena aku dalam bahaya jadi aku izinkan dia mengendalikan tubuhku" sambung putra


Apa!! Putra lain kali aku mohon padamu jangan berikan tubuhmu seenaknya, kita tidak tau maksud dan tujuan orang itu jadi jangan kamu kasih dia peluang untuk mengendalikan tubuhmu lagi" bentak Vera


Maaf, tapi waktu itu aku benar-benar sudah tidak ada pilihan lagi, jika aku menolak aku tidak akan tau kamu bisa selamat atau tidak"


Vera yang mendengar itu seketika tau kalau sebenarnya putra sudah bimbang karena lawan yang terlalu kuat dan dirinya dalam bahaya membuat putra tidak bisa berpikir dengan jernih pada saat itu juga


Terimakasih, aku tau kamu sudah berjuang keras selama ini, jadi kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri, sebenarnya aku berkata seperti itu karena aku tidak ingin kamu dikendalikan orang lain karena itu pikiranmu bukan milik orang lain dan aku takut suatu saat nanti kamu akan melupakanku dan pergi meninggalkan aku sendiri"


Pada akhirnya putra dan Vera kembali berpelukan untuk kedua kalinya, itu karena mereka memiliki perasaan takut kehilangan

__ADS_1


Sementara itu dikamar sebelah maya masih menunggu sadarnya ari, karena saat kejadian itu ari pingsan dan tidak kunjung sadar hingga saat ini, hingga tidak lama datang Vera dan putra ke kamar ari untuk menjenguknya


Maya, bagaimana keadaan ari? Tanya putra


Aku juga tidak tau, tapi sepertinya dia mengalami luka serius, padahal aku sudah berusaha untuk menyembuhkannya namun usahaku percuma hingga saat inipun dia tidak kunjung sadar" jawab maya dengan ari mata yang mengalir membasahi pipinya


Kamu tenang saja, aku yakin dia pasti tidak apa-apa lagian ini juga baru terjadi semalam, jadi mungkin dia sedang tidur" balas putra yang memegang kepala maya untuk menenangkannya


Vera yang melihat putra menenangkan maya, hanya bisa menghela nafasnya, karena dia tau kalau sebenarnya Putra juga merasa sedih ketika melihat kondisi ari saat ini


Kenapa, tidak sebaiknya kita bawa saja ari ke rumah sakit kemungkinan dia bisa mendapatkan pelayanan medis di sana, jadi kita tidak perlu mencemaskan kondisinya lagi" usul Putra


Memang benar, tapi aku tidak yakin kalau ari akan langsung mendapatkan perawatan, itu dikarenakan kebakaran kemarin menyebabkan seluruh rumah sakit sudah hampir terisi penuh dengan korban kebakaran" jawab Vera


Oh.. Begitu ya, itu sebabnya kalian lebih memilih merawat ari di rumah"


Tapi kak Putra tak perlu khawatir, karena skill yang aku miliki bisa melebihi perawatan medis" sambung maya


Kalau begitu kamu bisa menyembuhkan ibuku" ujar Putra dengan wajah sedikit bersemangat


Kalau itu maya minta Maaf, karena kemampuanku itu hanya bisa menyembuhkan luka, bukan penyakit"


Begitu ya, maaf sudah membuatmu kaget" balas putra yang mulai kehilangan semangat


Tak selang beberapa lama, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah, karena penasaran putra dan Vera memeriksa siapa yang datang ke rumahnya dan ternyata yang sangat tak asing bagi mereka ialah Andrian dan sonia


Kak ian, kak sonia, kalian kenapa datang kemarin? Tanya Vera dengan wajah sedikit penasaran


Justru kami yang bertanya apa kalian tidak apa-apa, kami datang kerena mendapat kabar kalau daerah sini terjadi kebakaran besar kemarin malam" balas sonia yang langsung memeriksa seluruh tubuh vera


Kami tidak apa-apa, cuman kemarin ada hal yang tak terduga, kami diserang oleh salah satu pemimpin mawar hitam" ucap Vera


Kalau gitu boleh kita bicara didalam saja, aku takut nanti akan ada orang yang mendengar kita dari sini' sambung ian dengan nada serius


Di dalam ruangan mereka mulai bercerita satu sama lain, tapi yang paling banyak bercerita ialah putra karena kemarin mendapat serangan langsung dari pemimpin mawar hitam, andrian yang mendengar penjelasan putra juga sedikit terkejut


"Aku tidak menyangka akan datang secepat ini, padahal ini baru beberapa hari, tapi kalau begini terus terpaksa aku akan mempercepat penyerangan kita"


Apa!!... Serentak orang-orang yang ada di sana sangat terkejut dengan perkataan andrian


Kak andrian apa kamu sudah gila, kami baru saja mengalami musibah yang mana salah satu teman kami ada yang terluka, dan sekarang mau ditambah lagi dengan Penyerangan yang mendadak, kakak kira kami tidak memiliki pikiran sama sekali" bantah maya yang keluar dari kamar ari


Maya Kamu ada disini, dan siapa orang yang kamu sebut itu? Tanya andrian dengan sedikit terkejut akibat munculnya maya yang mendadak


Ari yang terluka, bahkan sampai sekarang belum ada Tanda-tanda akan sadar" jawab maya dengan wajah sedih


Sial.. Kalau gini kita benar-benar sudah buntu, tapi kita punya 3 pilihan agar bisa selamat"


Apa itu, jika ada jalan untuk menyelesaikan masalah tanpa peperangan kenapa harus memilih pertumpahan darah" sambung putra yang sedikit bersemangat


"Baiklah aku akan kasih tau 3 pilihan itu, Pertama kita serahkan Vera ke tangan mereka, karena hanya dia yang di inginkan mereka, kedua menyerah dengan catatan kita akan menjadi budak mereka, dan yang ketiga mengkhianati negara"


Apa!!,.. Jangan gila, kita sama sekali tidak bisa memilih diantaranya karena itu bukan pilihan itu sama saja mati dengan gaya" ucap putra dengan nada kaget


Sonia, Vera dan maya hanya bisa diam karena bagi mereka semua itu bukan pilihan, dan mengkhianati negara bukanlah suatu keputusan yang bagus, jadi semua yang mereka pilihan sama saja dengan buntu


Sial, jadi kita harus bagaikan ini" keluh andrian yang menggertak giginya


Sonia tau, dari semua orang yang ada disini hanya andrian yang terbebani, karena dia sudah menjadi incaran anggota mawar hitam, dan jika dirinya ditangkap semuanya akan berakhir karena hanya Dialah yang bisa menghentikan organisasi mawar Hitam


Andrian, lebih baik kita pikiran dulu sebelum kita bertindak karena tidak hanya kamu yang terpojok tapi kita semua yang ada disini juga" ucap sonia yang mencoba menenangkan ian dari emosinya


"kamu benar, tidak ada gunanya aku marah disini sebenarnya aku ingin memberi tau mu tentang anggota mawar hitam" ucap andrian yang mulai mengatur emosinya


Kamu sudah tau jumlah mereka? Tanya putra


Iya aku sudah tau dari kakakku, jumlah mereka sebanyak 26 orang, 10 diantara manusia biasa, 3 diantaranya seorang pemimpin, 5 penghianat, 7 manusia berbakat dan 1 pemimpin mereka atau bos besar


Penghianat?" bingung putra


mereka adalah anggota kakakku yang akan menyerang dari dalam" jawab ian

__ADS_1


Putra hanya bisa menghela nafasnya, karena dia tau jika mereka lambat bergerak, maka akan lebih banyak korban yang berjatuhan, namun di satu sisi sangat tidak mungkin menyerang organisasi mawar hitam dalam kondisi saat ini.


__ADS_2