
Dihari yang gelap gulita dengan jam menunjukkan pukul 00.00, terlihat seseorang lagi pria yang memantau dari kejauhan, dirinya mengamati putra dari kejauhan sambil mengunakan teropong karena posisinya berada di 24 km jauhnya, tapi kali ini pria ini adalah orang yang berbeda karena dia
menggunakan jasa hitam dan logo mawar di dadanya dan tak lain dia adalah Kevin yang mempunyai tugas untuk menangkap putra dalam keadaan hidup, namun setelah melihat keadaan sangat tidak mungkin dia menangkap Putra yang saat itu berada di tempat umum
Waktu demi waktu dia terus memantau tanpa ada orang yang menyadari posisinya, "Hmm,. Sepertinya ada orang ketiga disini" Batin kevin dengan wajah penasaran, dirinya penasaran dengan orang yang berada di dalam misinya karena setahunya bos Nikolaus tidak pernah menyuruh orang lain untuk mencampuri misinya
Hingga tidak disengaja dirinya melihat dua orang yang saat itu berada di atas gedung bangunan, tidak jauh darinya dan setelah dia melihatnya secara teliti, akhirnya dia tau kalau orang yang ada di sana juga sedang mengamati putra dan teman-temannya, kevin sempat berfikir kalau orang ketiga adalah mereka tapi dirinya masih kurang yakin dengan orang itu karena di pakaian mereka tidak ada logo mawar
"Siapa mereka?!" Gumam kevin dengan bingung dirinya ingin sekali menyusul mereka tapi sayangnya jarak antara mereka sangat jauh jika berjalan kaki butuh waktu beberapa menit hingga sampai ke lokasi
Di satu sisi kevin juga tidak tau, mereka itu teman atau musuh karena dari penampilan mereka sepertinya mereka ada di pihak yang netral atau bisa saja mereka adalah teman mereka, karena dia juga tidak mengetahui tentang organisasi yang bersanding dengan mawar hitam
"Apa mereka berasal dari sebuah organisasi?!" Gumam kevin sambil memperhatikan dua orang tersebut dengan teliti
Di lain tempat, bertempatan dengan dua orang yang sedang di pantau kevin dari jauh, sampai saat ini mereka belum menyadari kalau mereka sedang di pantau mereka masih terus memperhatikan putra hingga tidak lama memantau ada suara yang berkata, "Untuk saja aku orangnya teliti, jadinya kalian bisa ketauan deh" ucap pria tersebut dengan suara yang mengejutkan dua orang misterius
"Siapa kamu?!" tanya salah satu temannya sambil memasang posisi siaga
"Siapa aku, sepertinya tidak penting" balas pria berjaket dengan wajah meremehkan musuh
"Sialan kamu, bocah!!," teriak pria bermata buta dengan emosi
"Heh, kok marah" ketus pria berjaket yang langsung melesat ke arah mereka, dari kecepatannya tenyata pria berjaket tersebut adalah seorang manusia pengendali element Petir, disaat itu juga dua orang tersebut terkejut dengan kecepatan pria berjaket karena kecepatannya tidak bisa dilihat dengan mata kepalanya
πΏππΌπ...
Terdengar suara pukulan yang menangani dada dari teman pria buta tersebut hingga jatuh ke bawah Gedung yang tingginya mencapai 1000 kaki, saat itu pria dengan mata buta satu cukup heran sekaligus marah karena teman satu-satunya harus mati dengan mengenaskan
"Dasar, kejam!!!" teriak pria buta yang langsung melompat ke arah pria berjaket namun sebelum serangan mengenainya, dirinya telah lebih dulu mundur beberapa langkah hingga tinjuan pria buta tidak mengenainya justru malah mengenai atap Gedung hingga atapnya hancur dan merobohkan satu tingkat Gedung
DUAR,. terdengar suara hantaman dari satu tingkat ke tingkat lainya akibat robohnya atap Gedung, tanpa di sadari mereka sudah mencelakai orang lain yang tidak bersalah, "Sial" ketus Pria buta dengan badan sudah mulai mengeluarkan darah
Dari tingkat atas pria berjaket berkata, "Sepertinya, kamu tidak akan bisa melawanku dengan mudah" ucapnya dengan mengeluarkan aura petir yang terpancar dari tubuhnya
"Jangan sombong dulu kamu!!" balas pria tersebut dengan cepat melesat mengunakan kekuatan fisik ke arah pria berjaket yang ada di atasnya
Hingga sampailah di saat mereka beradu tinju yang akhirnya menyebabkan ledakan dahsyat karena ledakan itu juga akibatnya Gedung yang menjadi pertempuran harus mengalami kehancuran sekaligus kebakaran karena meledaknya alat elektronik
__ADS_1
Sampai kevin terkejut dengan pemandangan yang mengerikan, sekaligus dia terkejut dengan kejadian ini karena baru beberapa saat sebelumnya tampak jelas kalau bangunan tersebut baik-baik saja, tapi kini sudah berubah drastis karena kini terlihat reruntuhan Gedung dan kobaran api yang sudah melahap 25% dari bangunan
"Apa, yang terjadi!!" bingung kevin dengan cepat bergegas bergerak menuju kebakaran tersebut dan sesampainya di sana alangkah terkejutnya dia ketika melihat banyak sekali orang yang sedang berbondong-bondong mengangkat manusia yang terluka akibat reruntuhan ataupun luka bakar semuanya sudah di ungsikan secara massal di sebuah gedung lain
Sebenarnya kevin sedikit bingung dengan kejadian ini, namun setelah diingat-ingat dirinya teringat kembali dengan dua orang yang saat itu sedang ia pantau dari kejauhan, "Apa ini ulah mereka?" batin Kevin dengan wajah bingung Kerena penasaran akhirnya dia memutuskan untuk masuk ke dalam Gedung untuk memastikan, namun sebelum dirinya masuk kedalam lagi-lagi ada seorang anggota ambulans yang mengangkat korban yang di duga akibat jatuh dari lantai atas
Untuk kedua kalinya ia terkejut karena setelah melihat korban yang jatuh dari atas gedung, ternyata itu salah satu dari dua orang yang ia pantau, karena jubahnya sangat tidak asing bagi kevin dan memutuskan untuk segera memeriksa kedalam
Di lain tempat masih terdengar dentuman keras dari adu tinju, saat itu Pria berjaket sudah cukup kelelahan karena lawannya merupakan manusia spesial dan kemampuannya untuk meningkatkan kekuatan fisik menjadi berkali-kali lipat, karena hal itu pertarungan seketika menjadi sengit
"Apa kamu benar-benar manusia, apa kamu tidak tau kalau kamu itu sudah membunuh orang tidak berdosa!!" ucap pria buta sambil terus-menerus melancarkan tinjunya namun semua serangan masih bisa di tahan oleh pria berjaket
"Aku tau dan aku sadar akan dosaku, tapi jika aku tidak melakukan ini maka tidak hanya orang ini yang meninggal tapi seluruh dunia akan terancam punah! nantinya"
"Maksudmu?" bingung pria buta tersebut yang akhirnya mundur beberapa langkah agar dirinya bisa memberi nafas untuk pria berjaket
"Baiklah aku akan menjelaskannya kepadamu, dan aku harap setelah kejadian ini kamu mau bergabung dengan kami" balasnya sambil menghempaskan aura petir ke sekelilingnya agar dia tidak terbebani oleh tekanan
Saat itu juga pria berjaket menjelaskan sejelas-jelasnya tentang masa depan manusia yang sedang terancam, dirinya menjelaskan tentang bangkitnya 12 Gerbang hitam, yang akan menjadi tempat ritual pembangkitan manusia legenda yaitu orang yang pernah membunuh pengguna element terdahulu dengan jelas, penjelasan demi penjelasan telah tersampaikan hingga pria buta tersebut mengurungkan niat untuk membunuh putra
Karena jika satu element gugur maka kekuatan akan semakin berkurang dan berujung pada ketidak kestabilan kekuatan, jangankan satu element Tang san saja yang bisa mengendalikan 5 element secara bersamaan dan sudah berada di tahap tinggi saja tidak sanggup membunuh lawannya
Secara teori Putra bisa mewariskan kekuatannya dalam jangka waktu 3 hari atau bisa dibilang lebih sebentar dari pada 10 tahun, tapi dia tidak ingin memberi tahunya, karena jika dia bilang seperti itu maka pria buta tersebut akan melanjutkan aksinya karena dirinya sangat membutuhkan bantuan dari Tang san, yang ada didalam tubuh Putra
"Baiklah aku akan membatalkan niatku untuk membunuh Putra tapi semua ini belum berakhir, aku ingin tau apa ganti-rugi mu akan kejadian ini?!!"
"Aku tidak tau harus menggantinya dengan apa, karena aku tidak mempunyai uang untuk membayar ganti-rugi"
"Sialan nih, anak" batin pria buta dengan ekspresi kesal
"Kalau begitu aku akan memaafkan kejadian ini, tapi satu hal yang aku minta darimu, aku ingin kamu mengurus semua kejadian ini tanpa melibatkan aku" sambungnya dengan cepat pergi dengan melompat dari satu gedung ke Gedung lainnya mengunakan kemampuannya
Di hari itu adalah malam yang panjang karena kejadian ini sudah melibatkan orang tak bersalah, tapi dirinya tidak menyesali perbuatannya karena jika tidak dilakukan maka cepat atau lambat orang lain akan ikut terlibat pada akhirnya
Sebelum pria tersebut pergi, dirinya dipanggil oleh seorang pria yang keluar dari balik kobaran api, dia bukan lain adalah kevin yang saat itu sedang berencana untuk memeriksa kejadian dan terkejutnya dia kalau tau orang yang membuat kekacauan adalah seorang pria remaja dengan jaket yang telah kotor
Awalnya suasana hening sejenak, namun semua berubah ketika kevin bertanya, "Kamu musuh atau kawan?!" tanya kevin sambil memasang posisi siaga
__ADS_1
"Aku bisa saja menjadi kawan kalian tapi aku juga bisa menjadi musuh kalian, semua itu tergantung kepada kalian sendiri?!"
"Maksudmu?!"
"Maksudku adalah untuk menyampaikan pesan kepada bos kalian kalau Putra dan kawannya ada di bawah perlindunganku dan jika kalian berani berbuat macam-macam, jangan salahkan aku kalau organisasi kalian akan rata bersama dengan tanah" ketus pria berjaket yang langsung melesat mengunakan kemampuannya untuk pergi dari tempat kejadian
Saat itu kevin ditinggal sendirian di tengah kobaran api, dengan nada kesal ia berkata, "Sial, memangnya dia siapa berani sekali dia mengancam bos besar" ketus kevin dengan mengeluarkan aura amarah
Dilain tempat terlihat putra dan yang lainnya sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat karena dari dalam jendela, terlihat jelas kobaran api yang membakar sebuah Gedung bertingkat, walaupun suasana masih sangat sedih namun setelah melihat kejadian tersebut membuat Putra berfikir kalau kondisi ibunya disebabkan oleh seseorang
Hingga tanpa berfikir panjang Putra langsung meninggalkan Vera di sana, dan hanya memberi pesan dengan berkata, "Semuanya, tolong jaga ibuku!!!" ujar putra yang berlari keluar ruangan awalnya mereka bingung dengan tingkah putra karena dalam waktu cepat suasana hatinya langsung berubah
Namun berbeda dengan Ari, dia hanya dengan melihat ekspresi putra langsung tau apa yang akan dilakukan putra, karena tidak ingin kehilangan jejak putra dengan cepat Ari menyusul dan hanya meninggalkan kalimat, "Aku akan menyusul, Putra" ujar Ari kepada Vera dan Maya dengan cepat berlari meninggalkan ruangan
"Sebenarnya ada apa dengan mereka berdua?" Gumam Vera dengan wajah kebingungan
Sesampainya putra ditempat kejadian dirinya sama sekali kebingungan untuk berbuat apa karena disaat itu lokasi sangat ramai dengan polisi ataupun anggota medis jangankan untuk masuk kedalam putra saja sudah tidak bisa untuk mendekati lokasi karena garis polisi yang menghalangi
Tapi dia tidak ingin menyerah begitu saja, karena dia ingin mencari tau siapa yang sudah menyebabkan ibunya kritis di rumah sakit, hingga dia kembali berlari untuk berputar berharap ada jalan supaya dia bisa masuk kedalam melewati jalan belakang
Tidak lama berlari dirinya bertemu dengan seorang pria yang baru keluar dari pintu belakang, di tambah lagi terlihat jelas dari bajunya kalau dia habis dari dalam gedung, dengan cepat putra melompat sekaligus menendang pria tersebut hingga terpental beberapa meter
"Arghh" jerit pria yang ditendang putra, awalnya putra ingin mengunakan kekuatannya tapi setelah ia pikir lagi akan sangat berbahaya kalau tendangan api tersebut mengenai tubuh vital
Saat itu terlihat darah mengalir dari mulut pria, yang tak lain adalah kevin, karena saat itu dirinya tidak mau lewat pintu depan karena tidak ingin terlibat oleh polisi yang akhirnya memutuskan untuk lewat pintu belakang, tapi apesnya dia kalau tau dirinya akan bertemu dengan putra
"Kenapa kau menyerang ku!!!" tanya kevin sambil memegang dadanya karena terkena tendangan putra, saat itu kevin cukup beruntung karena bagian yang terkena serangan bukanlah anggota tubuh bagian vital
"Tentu saja karena kamu anggota mawar hitam dan aku yakin kalau penyebab ibuku kritis itu karena ulah kalian"
"Hah" bingung kevin akibat tidak mengetahui apa yang dikatakan putra, karena tugasnya hanya untuk menangkapnya hidup-hidup bukan untuk mencelakai ibunya
"Bisa-bisanya kamu melakukan itu semua!!!" sambung putra dengan cepat ia melesat dengan bantuan api saat itu kevin sudah tidak bisa bergerak akibat lukanya tapi sebelum tinjuan api Putra mengenainya dengan tiba-tiba datang seseorang dengan kecepatan tak terlihat menangkis serangan Putra, hingga akhirnya terjadi ledakan dahsyat
Untuk Putra, dirinya terpental beberapa langkah sementara pria berjaket biru tidak sama sekali, di detik itu juga terlihat jelas perbandingan kekuatan mereka karena merasa jengkel Putra berkata dengan nada tinggi, "Apa maksudmu?" tanya Putra dengan memasang posisinya siaga
Di malam itu terlihat jelas pertarungan antara petir dan api, di akibatkan konflik ke salah pahaman tapi itu semua ini belum berakhir karena semua ini adalah jalan cerita Fire and Water.
__ADS_1