Fire And Water

Fire And Water
Cp 38# Perang 1


__ADS_3

DiSaat itu desa New island telah dikepung oleh kobaran api besar hingga warga dan Ari menjadi panik karena mereka takut kebakaran itu akan merambat ke aula pengungsian, sampai kepanikan mereka berubah menjadi terkejut karena datang segerombolan tentara dengan dipimpin oleh Martin, walaupun mereka sedang panik dan terkejut akan tetapi mereka tidak ingin memperlihatkan kepada rakyat


Hingga dengan cepat mereka berbaris dan memberi hormat kepada Ari yang saat itu sedang berada di antara rakyat, "Tuan Ari, seluruh pasukan sudah berkumpul dan akan mengikuti perintah anda" tegas Martin sambil memberi hormat kepada Ari, dari sorot mata Ari bisa mengetahui kalau sebenarnya Martin juga takut dan putus asa akan tetapi dia ingin profesional agar tidak membuat warga semakin panik


"Martin, Es yang aku buat ini hanya kuat di luar tapi sangat lemah di dalam jadi kamu bisa menghancurkan Esnya minimal kamu bawa kabur rakyat agar mereka tidak menjadi korban" ucap Ari yang saat itu tidak bisa bergerak karena seluruh tubuhnya telah mati rasa, itu dikarenakan dia mengunakan seluruh kekuatannya bahkan kekuatan alamnya untuk menciptakan Es dengan ukuran besar


"Baik kalau begitu, tapi bagaimana dengan anda tuan Ari?" tanya Martin


"Aku sudah tidak bisa bergerak dan tubuhku mati rasa ini karena aku mengunakan seluruh tenagaku, jadi kamu tinggalkan saja aku disini"


"Tidak, saya tidak bisa meninggalkan anda mau bagaimanapun keadaannya kita akan selalu bersama karena ini sudah janji setia kami kepada anda" tolak Martin hingga meneteskan air mata namun masih memberi hormat


Bahkan tidak sedetikpun Ari melupakan wajah Martin yang dia anggap kuat dan perkasa namun karena kejadian ini hatinya sudah tidak bisa di bohongi dan menyuruh Martin tidak menangis, disaat Martin mendengar perkataan Ari dengan cepat dirinya mengusap air matanya


Dan berkata kata, "Kalau begitu saya akan menyuruh anak buah saya untuk mengantar warga menuju pelabuhan" ucap Martin hingga salah satu dari tentaranya membawa beberapa warga dulu menuju perahu transportasi agar bisa dibawa ke tempat aman


"Terimakasih martin, aku serahkan semuanya kepadamu" ucap Ari yang kini nadanya semakin melemah


Dengan cepat martin menyuruh anak buahnya menyusun formasi untuk melawan musuh hingga dengan segera anak buahnya pergi meninggalkan martin dan ari karena martin ingin melindungi beberapa warga yang masih tinggal dan pemimpin desa yang berada di satu aula


Dilain tempat Samuel yang melihat tumpukan es dengan segera meninju dinding kapal, karena kesal dia merasa ada hal yang di luar kendali yaitu kenapa ada orang penggunaan kemampuan di pulau itu dan lagi kekuatannya sangat besar bahkan dengan kejadian ini semuanya bisa menjadi berantakan karena dirinya tidak yakin kalau semuanya dapat berjalan sesuai dengan rencananya


Rudi yang melihat segera berkata, "Kekuatan itu adalah kekuatan element Air, dan merupakan salah satu dari lima element alam" hingga orang yang ada di sana kini langsung terkejut karena tidak menyangka kalau semuanya akan jadi seperti ini


"Kalau begitu kita harus mundur, karena kita tidak bisa melukai orang berkemampuan penting di bumi" ujar Sina sambil memperhatikan Es yang besar


"Tidak bisa, karena aku yakin setelah Gatot melihat ini dia akan mengincar orangnya dan menyerahkan orang tersebut kepada bos besar" balas Samuel


"Sial" ketus rudi karena semuanya sudah hancur berantakan mundur di tidak bisa maju juga tidak ingin hingga akhirnya mereka pasrah dengan keadaan yang kini mempermainkan namun ditengah kekacauan lagi-lagi terdengar suara meriam yang di tembakan dari kapal tempur, semuanya kacau jadi mereka ingin melakukannya dengan cepat akan tetapi Es tersebut tidak hancur


Gatot yang ada di atas kapal segera menyuruh tentaranya untuk menguasai pulau karena jika mereka berhasil menaklukkan pulau maka akan mempermudah mereka invasi kota nantinya hingga ratusan tentara turun dan segera menembaki Es namun peluru dari senjata tidak menembusnya


Wajah yang terheran-heran segera mengunakan granat namun hasilnya juga sama mereka sedikit kebingungan akan tetapi setelah di amati terlihat sebuah cela kecil di antara gumpalan Es dan sebelum dirinya melihat cela itu dengan tiba-tiba tentara tersebut tertembak hingga tewas banyak sekali orang yang melihat itu dan mulai bertanya-tanya asal tembakan tersebut


Dilain tempat terlihat tentara martin yang berhasil membunuh tentara musuh dari balik cela dan dia cukup senang karena usahanya membuahkan hasil tapi dia tidak bisa menikmati keberhasilannya karena jumlah musuh sangat banyak dan membunuh satu tidak merugikan musuh

__ADS_1


Hingga datang temannya sambil berkata, " Hey, kawan bagaimana menurutmu, apa kita bisa mengalahkan musuh dari balik Es ini?!" tanya kawan yang baru datang dari tempat yang berbeda


"Kalau menurutku kita bisa mengalahkan mereka tapi itu membutuhkan usaha ekstra" balasnya


"Oke, kalau seperti itu aku jadi bersemangat" semangat temannya yang ikut membantu dalam membunuh tentara musuh karena teman seangkatannya bisa yakin untuk mencapai kemenangan hingga kini mereka dengan antusias terus-menerus melancarkan tembakan


Di sebuah ruangan gelap terlihat Putra yang masih melihat siaran televisi yang membosankan, tapi dirinya tidak ingin keluar rumah karena tidak punya tenaga untuk berdiri akan tetapi seketika semuanya berubah ketika melihat siaran langsung yang di tayangnya televisi yaitu tentang munculnya Es disebuah pulau dengan tinggi di perkiraan 1 Km


Disaat itu juga putra kini berdiri dan berlari keluar ruangan dan terlihat jelas Vera dan maya yang saat itu sedang ngobrol tanpa melihat televisi, Vera yang melihat putra pun kini berdiri sekaligus terkejut karena baru kali ini dirinya melihat Putra keluar dari kamar dengan bingung Vera berkata, "Putra, ada apa?!" tanya Vera dengan ekspresi bingung


"Aku tau lokasi Ari sekarang kita harus ke sana" jawab putra hingga maya yang awalnya tenang kini langsung berdiri dan bertanya lokasinya akan tetapi Putra tidak menjawabnya dan justru malah menarik tangan maya dan berkata, "Tidak ada waktu untuk itu" ucap Putra dengan serius


Hingga mereka segera bergerak menuju tempat yang ingin di tuju Putra akan tetapi di halaman Putra sempat bingung karena mereka tidak sama sekali mempunyai kendaraan, di tengah kebingungannya Putra berkata dengan Vera dan maya yang saat itu baru keluar dari rumah


"Kalian telepon andrian bilang ke dia kalau Ari sedang berada di pulau pinggir kota letaknya berada di arah tenggara"


Sontak maya dan Vera kaget karena baru beberapa hari ini putra kembali menyebut nama andrian, "Tapi bagaimana denganmu, Putra?!" tanya Vera


"Aku akan berlari dari sini, tapi jika nanti kita tidak bertemu kalian pergi saja lebih dulu" sambung putra yang langsung berlari ke arah pulau tempat Ari berada, Vera dan maya saat itu bingung karena baru kali ini putra memiliki tekad untuk segera bertemu ari tapi yang sebenarnya terjadi adalah dimana Putra tau kalau ari sedang berada dalam bahaya karena kekuatan yang skala besar hanya bisa di pakai ketika posisi terdesak atau sedang di ambang amarah


Gatot yang saat itu sudah sampai di pelabuhan kayu milik ari dengan cepat menghancurkannya dengan meriam kapal sekaligus perahu transportasi dan terpaksa pelarian rakyat new island di hentikan karena terjadi pengepungan laut di perbatasan pulau hingga kini tentara mencoba untuk memasang peledak dengan jumlah yang banyak agar dinding es bisa ditembus


𝘿π™ͺ𝙖𝙧,...


Suara ledakan dari arah pelabuhan membuat Ari dan warga ketakutan karena yang mereka tau ledakan tersebut pasti dari jumlah boom yang banyak hingga suaranya tembus kedalam dinding, dan tidak lama kemudian datang salah satu tentara dengan baju berlumur darah sambil berkata kepada komandannya yaitu Martin, "Lapor, Saya dari pasukan yang bertempur di pelabuhan ingin memberi tahukan kalau dinding Es di pelabuhan selatan telah tembus"


"Apa!!, berapa jumlah tentara yang berhasil masuk apa kalian bisa menghentikannya?" Martin saat itu sangat terkejut akibat mendengar kabar yang sangat buruk terjadi bahkan Ari juga bisa merasakan ketakutan dari raut wajahnya


"Jumlah tidak terhitung tapi saya bisa menjamin kalau jumlahnya 100% lipat dari pada tentara milik kita" mendengar itu kini seluruh orang yang ada di sana langsung putus asa akibat mendengar jumlah yang melebihi perkiraan manusia


"Terus, apa kalian bisa menahan atau mencegahnya minimal beri waktu kami sampai selesai evakuasi warga"


"Kami tidak bisa karena senjata mereka adalah senjata mesin dan penuh dengan perlengkapan yang mewadahi sedangkan kami hanya senjata berburu atau bisa dibilang senjata kelas bawah" balas bawahan Martin sambil memegang lengannya yang berdarah dan tak lama datang lagi tentara Martin dari arah berbeda sambil memberi hormat kepadanya sambil berkata


"Lapor, pelabuhan Utara sudah di kuasai musuh dan terjadi pengepungan laut dan darat jadi kami pihak tentara segera menghentikan evakuasi dan mencoba melawan balik akan tetapi hasilnya nihil justru kami yang di pukul mundur oleh musuh"

__ADS_1


Warga yang mendengar hanya bisa menangis dengan histeris karena sudah tidak ada harapan lagi sampai pada saat terdengar pengeboman desa dan tembakan mulai tembakan disekitar desa yang menandakan kalau tentara musuh sudah masuk ke pulau new island, dengan cepat Martin menyuruh kedua anak buahnya memasang posisi siaga


Ari merasa terpukul karena lagi-lagi, sesuatu yang berharga miliknya harus di rebut oleh mawar hitam bahkan dendam lalunya saja belum terbalaskan dan sekarang orang berharganya harus direnggut lagi oleh mereka, "Ini benar sudah membuatku muak" Gumam ari sambil mencoba untuk berdiri tapi tubuhnya tidak mendukung karena kondisi ari kini masih sangat lemas


Nenek yang melihat hanya bisa menepuk pundak ari dan berkata, "Nak Ari tidak perlu khawatir karena nenek ada disini dan nenek janji akan melindungi cucu nenek sendiri" Ari mendengar perkataan nenek seketika langsung menangis karena merasa sudah tidak berdaya


Tapi lagi-lagi nenek mengusap air mata Ari dan mencoba untuk menenangkannya sambil mengusap-usap rambut Ari dengan berkata, "Kamu tidak boleh menangis, karena kamu adalah anak yang kuat dan nenek percaya kalau suatu saat nanti Ari pasti mendapat kebahagiaan yang sejati dari orang sekitar" nenek kemudian berdiri di depan Ari sambil merentangkan tangannya


Bahkan warga desa juga ikut berdiri dan berkata, "Apapun yang terjadi nantinya tolong jaga anak dan istri kami ya, kepala desa" seru warga pria sambil memegang kayu dan batu kemudian berjalan ke arah asal tembakan


Dengan cepat Ari berkata, "Kalian ingin kemana di sana terlalu berbahaya" tapi pertanyaan Ari hanya dibalas oleh salah satu dari mereka dengan berkata, "Tentu saja, ingin mempertahankan negara kita pemimpin new island" ucapnya hingga dengan cepat mereka berlari kearah tentara yang saat itu sudah berada dihadapan mereka


Namun dalam waktu singkat kini orang-orang desa sudah tewas karena di berondong tembakan dari tentara mawar hitam termasuk Martin dan nenek karena mereka berada di depan Ari dan warga desa Martin yang saat itu komandan tentara hanya bisa membunuh satu tentara karena senjatanya adalah senjata berburu


Tapi yang membuat Ari tidak menyangka adalah dirinya juga mendapat serangan dari belakang yang akibatnya warga desa yang tersisa kini harus mati dengan mengenaskan dan dalam waktu singkat Pulau new island benar-benar sudah di kepung dan menyisakan Ari seorang itupun dirinya akan di tangkap oleh mereka


Namun sebelum dirinya ditangkap dia mencoba untuk mendekati nenek dalam kondisi tubuh merangkak dan di detik terakhir dirinya mencoba untuk mengingat kenangan yang dia lewati bersama rakyat dan nenek saat itu hari-harinya penuh dengan kebahagiaan bahkan ari sempat bermimpi untuk membangun sebuah keluarga di sana tapi siapa sangka kalau pada akhirnya semua akan seperti ini


Dengan nada lemas nenek hanya mengucapkan kata "Maaf" yang berarti maafkan nenek jika nenek tidak bisa melindungi ari, bahkan di detik terakhir pun nenek masih menyempatkan diri untuk memberikan pesan terakhirnya walaupun itu hanya sebatas kata maaf, dengan menangis ari langsung berteriak dengan keras yang membuat gempa di pulau dan dalam waktu singkat


Es yang melindungi pulau kini hancur dan membentuk sebuah naga yang berterbangan di langit hingga seluruh orang yang ada di sana kini langsung tersungkur ketanah karena ketakutan bahkan samuel dan timnya tidak bisa membayangkan dengan apa yang mereka lihat dan wartawan juga bisa melihat dengan jelas sebuah kapal tempur dan tentara dengan jumlah banyak yang berada di satu pulau


Tanpa pikir panjang wartawan tersebut segera melaporkan kepada pemimpin kota kalau negara sedang diserang oleh negara lain, tapi yang paling mengejutkan adalah dimana keluarnya sesosok naga Es yang mulai menghancurkan kapal tempur milik tentara asing, Putra dari kejauhan melihat itupun segera mempercepat langkahnya agar bisa sampai tepat waktu


Maya, Vera dan Aliansi Superstar yang melihat naga Es dari kejauhan sangat terkejut dan tidak menyangka kalau hal itu akan terjadi dan kini mereka semakin yakin kalau Ari sedang dalam bahaya hingga dengan keadaan mendesak mereka segera mempercepat laju mobil dan akan mencoba untuk melewati jalan rimba untuk mempermudah mobil berlalu karena tempat pulau itu berada di keliling perairan dan hanya menyisakan satu jalan dan itupun harus dilalui dengan jarak jauh


Warga yang ada di kota hanya bisa merekam hal tak terduga bahkan banyak wartawan yang mencoba untuk mendekati pulau walaupun tentara sudah membuat garis polisi akan tetapi wartawan yang berdatangan sangat banyak hingga terpaksa polisi kota datang untuk membantu membatasi aksi wartawan


Naga Es milik Ari mulai menghancurkan kapal tempur milik mawar hitam termasuk milik samuel tapi samuel berhasil selamat karena sebelum giliran kapalnya dihancurkan samuel dengan cepat terjun ke air bersama dengan timnya berbeda dengan Gatot dirinya langsung meninju Naga Es dengan keras tanpa ada rasa sakit


Akan tetapi tinjunya tidak terpengaruh bagi naga karena ukurannya bisa dibilang lebih besar dari kapal walaupun pada ujungnya kapal milik Gatot harus hancur dan Gatot terpental hingga menabrak tanah kini tentara milik negara sedikit ragu untuk datang ke lokasi peperangan karena melihat naga yang sedang mengamuk membabi buta membuat mereka takut kalau mereka juga akan terkena imbasnya


Pemimpin kota yang melihat naga tersebut segera mengirimkan jet tempur dengan kecepatan tinggi untuk menembak naga tersebut akan tetapi roketnya tidak berhasil melumpuhkannya bahkan ada 2 pesawat yang menjadi korban atas ngamuknya naga Es


Hingga dimalam itu terjadi perang antar tiga kubu yaitu Kubu Ari, Mawar hitam, dan negara Mars namun Ari tahu apa yang harus dia lawan, sedangkan mawar hitam hanya bisa pasrah karena melawan 2 kubu, dan untuk negara mars mereka justru semakin bingung karena tidak bisa membedakan yang mana kawan dan yang mana lawan yang pada akhirnya mereka cuman bisa menonton dari kejauhan.

__ADS_1


__ADS_2