Fire And Water

Fire And Water
Cp 37# Serangan


__ADS_3

Waktu terus berlalu hingga 3 hari terlewati kini mereka sudah mulai melupakan apa yang terjadi di dalam kejadian terkahir seperti Ari yang kini mulai hidup bahagia bersama dengan warga dan nenek di desa terpencil, Andrian semenjak sekolahnya hancur kini dia hanya fokus ke satu tujuan yaitu mengumpulkan anggota superstar dengan cara mengedarkan informasi mawar hitam ke penjuru kota supaya orang-orang berkemampuan mengetahui kalau mereka tidak berjuang sendiri


Hingga pada akhirnya mereka mengikuti organisasi andrian dengan suka rela, walaupun bisa di bilang sedikit lambat tapi dia yakin kalau suatu saat nanti akan banyak orang yang mengetahui dirinya dan bergabung untuk membantunya memberantas aksi jahat mereka, semua kegiatan itu terus di lakukan andrian selama tiga hari full


Sampai-sampai dirinya lupa akan rasa bersalahnya sementara putra dia masih jarang berkomunikasi dengan orang terdekatnya padahal Vera dan maya sudah semaksimal mungkin untuk membujuknya akan tetapi semua usahanya nihil karena setiap kali putra di ajak berbicara dia sama sekali tidak merespon dan mengabaikan mereka berdua


Bahkan dalam 3 hari ini putra full berada di dalam kamarnya sambil menonton televisi yang dia beli, namun di balik kejadian ini terlihat Samuel yang sedang mempersiapkan prajuritnya yang berjumlah 3 ribu orang dengan persediaan senjata ilegal yang digunakan satu-persatu dengan di pandu Samuel, Gatot dan Miya dengan membawa 2 angkatan yaitu OG-3 dan pasukan 2 dengan seluruh totalnya 8 ribu orang, bisa di bilang mereka mengeluarkan 75% dari kekuatan mereka


Dengan jumlah banyak mereka mulai bergerak mengunakan kapal karena mereka ingin menginvasi perairan dengan di komandan oleh Samuel dan Gatot mereka memasuki kapal dan segera bergerak di pagi hari agar mereka bisa sampai di malam hari karena jaraknya jauh dan kecepatan kapal yang terbatas membuat mereka harus menghabiskan seharian di kapal tempur


Diperjalanan mereka sempat mengadakan rapat terdiri dari Samuel, sonia, sina, lian dan rudi disebuah tempat peristirahatan kapal sedangkan miya dia sedang bersama Gatot di kapal yang berbeda, saat itu Rudi mulai berbicara kepada orang yang ada mengenai penyerangnya, hingga Samuel menjawab dengan berkata, "Penyerangan ini sangat memungkinkan kita untuk menang tapi menurutku kalau segini banyaknya aku ragu mereka bisa menguasai daerah sepenuhnya apa lagi dengan jumlah 8 ribu personil itu akan menyebabkan keributan hingga pada akhirnya pergerakan kita bisa terlacak negara" jelas Samuel


"Kamu benar, Sam" ucap lian sambil memikirkan jalan keluar dari permasalahan


"Memangnya kenapa kalau ketahuan bukannya bagus kalau negara membantu kita" sambung sina


"Justru itu yang aku takuti, jika negara tahu dan mulai melancarkan aksi perang, bukannya justru malah menyia-nyiakan pengorbanan rakyat pinggiran, lagian tujuan kita hanya untuk menunda penyerangan tapi kalau ketahuan negara apa bedanya"


Setelah mendengar perkataan Samuel mereka yang ada di sana terdiam dan mulai membantu lian memikirkan jalan keluarnya, hingga rudi membuka mulutnya, "Menurutku justru bagus karena jika negara menyerang, aku bisa menjamin kalau negara akan menang apalagi melihat kita tanpa kekuatan penuh, dan setelah pasukan ini selesai bukannya jauh lebih mudah untuk kita memberantas mereka yang tidak ada pelindung"


Setelah mendengar itu seketika mereka kagum karena pemikiran rudi bisa sejauh itu sedangkan Samuel yang ketua kelompok saja tidak terfikir hingga ke sana, dan Samuel terpikirkan cara ampuhnya yaitu menyebarkan berita tentang mawar hitam sebagai pemberontak dan menyabotase peralatan perang musuh akibat mendengar hal itu kini andrian berfikir kalau dengan satu dayung dua pulau terlampau yaitu membunuh pimpinan dan sebagian besar kekuatan mawar hitam


Hingga di pagi itu mereka membagi tugas yang mana Samuel dan sonia akan menyebarkan berita hoax tentang pemberontakan negara, lian dan Rudi di tugaskan menyabotase kapal perang, Sina menghasut tentara 2 untuk menghentikan aksinya dan Miya akan mengalihkan perhatian Gatot supaya dia tidak curiga akan gerakan dari tim Samuel dan rencana itu akan dilakukan ketika mereka sudah sampai pada tujuan walaupun Samuel masih ragu dengan rencananya


Disebuah desa yang terletak di pulau kecil terlihat Ari yang saat itu sedang melakukan bergotong royong bersama warga yang lain untuk menyusun ulang kembali desa karena dalam 3 hari ini desanya sudah semakin maju yaitu Ari membuat pembangkit listrik tenaga air, pelabuhan kayu, lembaga perdagangan ikan hingga membangun militer desa walaupun mereka hanya mengunakan kaus putih


Pelabuhan kayu digunakan untuk menjadi tempat berlabuhnya kapal yang berlalu-lalang dan dalam beberapa hari, kini Ari sudah membangun 4 kapal transportasi dan 1 kapal pengangkut barang semua itu dia lalui dengan kerja keras dan modal dari seluruh warga desa yang mendukung kemajuan desa bahkan ada dari mereka yang merasa kalau mereka sudah tidak membutuhkan bantuan dari negara


Untuk militer kini desa New island sudah memiliki tentara berjumlah 23 orang yang menggunakan senjata berburu walaupun tentaranya tidak memiliki perlengkapan seperti armor ataupun helm tapi Ari yakin suatu saat nanti pasti akan ada jalan baginya agar bisa membangun tempat yang dirinya impikan

__ADS_1


Dan untuk lembaga perdagangan ikan adalah tempat orang melakukan transaksi tanpa harus pergi ke ibu kota untuk menjualnya, kini mereka dengan mudah dapat menjual di suatu aula khusus yang dibangun Ari agar dapat menyuburkan ekonomi rakyat tanpa harus berjalan berjam-jam


Karena kedatangan Ari kini namanya di kenal di kalangan desa maupun toko perikanan hingga dari sorakan dan pujian selalu Ari dapatkan setiap saat dan dirinya selalu di hormati oleh orang-orang akan tetapi Ari merasa sudah tidak bisa tinggal di sana terlalu lama, karena dia takut membuat temannya cemas akibat tidak pernah pulang


Akan tetapi setelah Ari lihat-lihat dirinya merasa kalau ia sangat di butuhkan karena di saat kedatangannya rakyat desa tidak pernah lagi menikmati yang namanya penderitaan karena Ari di desa kini orang-orang bisa makan hingga kenyang karena kasihan Ari bertekad untuk menaikkan derajat desa supaya mereka di akui oleh ibu kota dan akan selalu di lindungi oleh negara


Walaupun pada akhirnya harus menunda kepulangannya, sebenarnya yang hal yang terpikirkan di benak ari hanya maya dan nenek tersebut, dia ingin sekali mereka berkumpul di kehidupan Ari dan bahagia bersama di sebuah rumah kecil tanpa ada orang yang menganggu namun dirinya ingin membawa ibunya pulang terlebih dahulu agar keluarganya semakin lengkap


Khayal ari sambil memperhatikan nenek menjahit kaos untuknya dengan tersenyum dia berkata, "Ibu tunggu aku, aku janji akan menyelamatkan ibu dari tangan mereka" Batin ari sambil memperhatikan nenek menjahit baju hingga nenek yang melihat ari tersenyum segera bertanya "Kamu sedang melamun apa, Nak?!" tanya nenek membuat Ari terkejut


"Tidak ada kok Nek, yasudah kayanya nenek masih lama jadi aku mau siap-siap karena sebentar lagi akan ada pertemuan di ruang rapat desa" jawab Ari yang meninggalkan nenek untuk pergi ke ruang rapat desa saat itu nenek sangat bahagia karena semenjak kedatangan Ari kini membuat hidupnya jauh lebih baik yaitu setiap harinya dia tidak pernah merasakan kesepian lagi


Dijalan menuju ruang rapat Ari sering sekali menerima sapaan dari warga desa dengan senyum harmonis, bahkan ada sesekali orang datang lalu memberikan Ari hadiah seperti kotak bingkisan dengan disisipkan sebuah surat didalamnya yang berisi *Aku sangat menyukai kak Ari*, Ari yang membacanya jadi tertawa sendiri bahkan ada sebagian wanita desa dengan nekat menyatakan cintanya


Walaupun ari selalu menolak mereka dengan alasan memiliki tunangan di kota, orang itu tak lain adalah maya yang sangat ia rindukan, ari yang merasa bahagia saat ingin membawa maya dan ibunya ke pulau itu suatu saat nanti dan membangun rumah bersama-sama dengan nenek yang sudah ari anggap sebagai neneknya sendiri


Sesampainya di ruang rapat terlihat 5 orang berkumpul sambil membungkuk memberi hormat kepada ari hingga dengan spontan dirinya berkata, "Paman tidak perlu terlalu formal kepadaku mau bagaimanapun aku seorang mahasiswa jadi aku yang seharusnya memberi hormat kepada paman" ucap ari yang akhirnya di bantah oleh salah satu dari mereka dengan berkata dengan nada tegas


"Kalau begitu semua silahkan duduk ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian" perintah Ari karena merasa sudah tidak bisa berargumen


Setelah semua sudah dalam posisi akhirnya Ari mulai berbicara kepada Marti tentang tentaranya, dan dia menjawab dengan tegas kalau tentaranya kini berjumlah 31 orang di antaranya sudah aktif dan 14 orang masih dalam masa percobaan, ari segera berkata, "Kalau senjata, apa kalian sudah lengkap?!" tanya ari


"Kalau masalah senjata kita masih ada 3 buah lagi untuk di berikan kepada prajurit akan tetapi saya menyarankan untuk membuat senjata manual karena di kondisi ini sangat tidak memungkinkan untuk membeli senjata yang harganya sangat mahal" saran Marti


"Untuk yang lain apa kalian ada yang setuju tentang pendapat martin" hingga semua orang yang ada di sana setuju karena uang pajak bisa di gunakan untuk menambah pendapatan desa atau menyuburkan kembali ekonomi warga, setelah pemungutan suara sudah ditentukan ari kembali bertanya kepada martin


"Senjata macam apa yang ingin kamu buat untuk tentara?! Tanya Ari


"Kalau untuk senjata aku akan menggunakan kayu dan merakitnya menjadi tombak dan panah supaya tentara bisa melawan musuh jika suatu saat nanti harus berhadapan dengan mereka"

__ADS_1


"Kalau begitu berapa dana yang kamu butuhkan untuk membuat perlengkapan tersebut?"


Martin tidak menyebutkan dananya, dia hanya menyerahkan sebuah kertas yang tertulis beberapa laporan tentang pembuatan hingga menggaji karyawannya semua itu sudah tertulis di kertas hingga Ari langsung menandatangani dan menyuruh martin untuk memintanya ke bendahara desa


Sedangkan yang lain hanya bisa menerima dengan lapang dada walaupun mereka juga ingin mengembangkan bidangnya akan tetapi mereka mengerti maksud Kepala Desa, yaitu Ari hanya melakukan yang terbaik agar desa dapat terlindungi dari bahaya luar setelah rapat selesai akhirnya mereka membubarkan diri dan pulang ke rumah masing


Ari yang saat itu sangat merindukan maya mencoba untuk melakukan kegiatan agar dirinya bisa sibuk dengan urusannya namun siapa sangka justru sekarang kerinduannya malah semakin bertambah hingga ari bergumam sendiri, "Maya, bagaimana dengan kabarmu" Gumam ari sambil memasang wajah lesu


Tapi dengan terkejut ari langsung berdiri ketika mendengar suara nenek yang berkata, "Sepertinya cucu nenek sedang rindu seseorang deh" ledek nenek sambil membawakan secangkir teh hangat untuk merilekskan pikiran ari


Dengan spontan ari langsung salah tingkah sambil berkata, "Nenek ini ngomong apa sih, kok kaya tau ari aja" ucap Ari hingga terlihat jelas dari wajahnya yang malu-malu


"Tentu saja nenek tau karena kita sudah tinggal bersama jadi apa yang kamu rasakan, nenek bisa rasakan" ucap nenek sambil memberikan cangkir teh tersebut kepada Ari hingga di siang itu mereka saling tertawa karena membahas masalah maya


Namun dilain tempat Maya dan Vera masih terus menunggu Putra keluar dari kamarnya karena sudah lebih dari 3 hari dia di dalam sana, Vera sudah seringkali mencoba untuk membujuk Putra namun tidak ada tanggapan dari dalam kamar hingga maya mencoba untuk menghubungi Ari tapi telponnya tidak terhubung


"Kak Vera, menurut kakak kita harus bagaimana karena yang bisa membuat kak Putra kembali mungkin cuman ari" tanya Maya yang saat itu mereka sedang di ruang tamu sambil membahas tentang Putra dan ari


"Aku juga tidak tau harus apa, mungkin kita hanya bisa menunggu sampai ada keajaiban terhadap Putra dan Ari yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya" balas Vera yang saat itu sudah merasa putus asa dengan keadaannya


Karena setiap waktu putra selalu mengasingkan diri di kamarnya tanpa ada orang yang boleh masuk bahkan Vera pun juga termaksud, hingga waktu terus berlalu tanpa di sadari waktu sudah malam yaitu pukul 7 Pm, yang menandakan terjadinya insiden kudeta yang terjadi di pulau New island


Awalnya ari menikmati makan malam bersama nenek dengan bahagia di rumah akan tetapi disaat mereka masih sibuk dengan canda dan tawa dengan tiba-tiba terdengar suara ledakan dahsyat yang membuat warga gempar bahkan ari saat itu sedang makan sup buatan nenek pun ikut terkejut dan tanpa pikir panjang dia langsung berlari keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi


Dan alangkah terkejutnya dia ketika tau desa New island telah terbakar hingga banyak korban yang berjatuhan saat itu ari sangat bingung dan bertanya-tanya tentang apa yang terjadi akan tetapi dirinya takut kalau tembakan itu berasal dari musuh hingga dengan cepat Ari langsung berlari ke alarm darurat untuk memberi tahu warga bahwa desa sedang di serang


Sesampainya di ruangan rapat hal pertama yang dilakukan ari adalah memencet tombol alarm hingga disaat itu juga alarm berbunyi dan dan tak butuh waktu lama akhirnya seluruh warga desa berkumpul di halaman aula untuk mengungsikan diri termasuk nenek yang saat itu datang dengan jalan yang pelan saat itu seluruh orang sangat panik bahkan anak-anak kecil tidak berhenti menangis


Ari sangat bingung harus berbuat apa hingga terdengar suara tembakan meriam untuk kedua kalinya hingga disaat itu juga 50% desa sudah ludes terbakar oleh kobaran api, karena ketakutan Ari segera menghempaskan tangannya ke tanah dengan diselimuti rasa amarah hingga dengan singkat terbentuk pelindung Es yang besarnya melindungi satu pulau

__ADS_1


Dan tinggi mencapai 1 km hingga orang-orang kota ataupun tentara mawar hitam sangat terkejut dengan kejadian yang tidak terduga yaitu dimana suatu pulau kini berubah menjadi tumpukan Es yang besarnya luar biasa bahkan orang yang tinggal di kota pun bisa melihat dengan jelas mengenai fenomena langkah tersebut hingga dalam waktu singkat banyak sekali wartawan maupun tentara yang pergi untuk memastikan Es tersebut


__ADS_2