Fire And Water

Fire And Water
Cp 14# Inti jiwa Api


__ADS_3

,


Disaat putra memasuki dimensi yang dimana seluruh areanya dipenuhi kobaran api, putra sempat berfikir kalau tempatnya berada tidak ada bedanya dengan neraka yang ada di buku majalah hanya bedanya jiwa apinya berwarna putih


Ada apa ini, kenapa apinya berwarna putih? putra yang merasa aneh dengan tempat spiritualnya, karena dalam hidupnya ia hanya melihat api berwarna biru


Karena masih bingung dirinya mencoba untuk mengelilingi tempat tersebut, walaupun semuanya berisi dengan api, namun putra sama sekali tidak merasakan panas maupun sakit selama berjalan melewati api


Kenapa isinya cuman api sih? Bingung putra yang hanya berusaha berjalan dengan harapan bisa bertemu dengan inti spritual


Hingga tak lama dirinya bertemu sebuah bola api kecil dari kejauhan, karena sudah merasa kalau itu adalah tempat tujuannya, putra langsung berlari dengan sekuat tenaga namun yang anehnya selama ia berlari dirinya merasa kalau tempat bola api kecil tersebut sangat amat jauh


Sial, kenapa tidak sampai-sampai padahal aku sudah berlari cukup lama" gumam putra yang masih terus berlari ke arah cahaya tersebut


Tak terasa putra sudah berlari berjam-jam, namun tidak membuahkan hasil tapi yang anehnya selama berlari dirinya sama sekali tidak merasakan lelah maupun pegal di kakinya


Aku rasa tidak ada gunanya berlari seperti ini" batin putra yang menghentikan langkahnya dan mulai berfikir bagaimana cara ia menyelesaikan masalah yang dihadapi saat ini


Benar juga, inikan dimensi spritual jadi aku bisa berbuat sesukaku jadi mari kita coba" ucap putra yang memikirkan soal lari cepat dan mencoba untuk berlari sambil membayangkan kalau dirinya berlari dengan sangat cepat


Siapa sangka kalau tembakannya benar, dirinya berlari dengan sangat cepat tapi sama saja dirinya merasa kalau tempat yang ingin dituju sangat amat jauh hingga sempat ia mencoba untuk terbang, sampai-sampai semua khayalannya ia coba


Wah.. seru sekali rasanya" Gumam putra


Sampai disaat dirinya merasa kalau sudah dekat dengan tempat yang ingin dituju, ternyata bola yang awalnya kecil dari kejauhan setelah mendekat ternyata bola tersebut amat besar layaknya matahari, namun warna apinya berbeda dengan lingkungannya bola api tersebut berwarna merah


Yes, akhirnya sampai" putra yang senang kalau dirinya sudah akan sampai seketika langsung berhenti dan melihat pemandangan tragis dari lintas waktu seperti kematian ayahnya, ibunya, paman komat, sekaligus Teman-temannya


Putra yang waktu itu hanya bisa melihat namun tidak bisa menyentuh apapun, tampak bingung dengan apa yang dirinya lihat ayahnya yang mati ditangan pria tua, ibunya mati karena anggota mawar hitam, dan kematian teman dan paman komat Akibat jack, semuanya ia lihat layaknya berada di tempat kejadian


Bahkan tidak sampai disitu saja teman, paman, ibunya, dan ayahnya sempat menyalahkannya karena tidak bisa melindungi mereka dan menyalahkan kalau semua kematian mereka akibat putra yang hanya bisa tersenyum layaknya orang bodoh


Walaupun putra sempat sekali membalas perkataan mereka, tapi mereka sama sekali tidak mendengar dan hanya terus menyalahkan putra akibat sifatnya yang polos dan lugu


Sampai disaat ia melihat ibunya ikut menyalahkannya akibat putra tidak bisa melindunginya tapi kali ini berbeda, putra sangat marah akibat tidak sekalipun dia mendengar kata-kata kasar dari mulut ibunya


Namun karena ibunya ikut dipermainkan seketika Putra merasa kalau itu bukan lintas waktu melainkan ilusi untuk menjatuhkan mentalnya


Dasar brengsek!!! Teriak putra yang menghancurkan medan ilusi yang dibuat oleh jiwa api


Hebat.. Hebat, aku tidak menyangka kalau kamu itu cukup kuat dalam hal ilusi"


Putra yang bingung dengan asal suara tersebut segera bertanya "apa kamu inti dari jiwa api?


Benar, aku ingin sekali mengetes mu jika tadi kamu tidak bisa melewati ilusi tersebut, terpaksa aku harus Menganti tuanku"


Cih,.. Kamu kira tadi itu lucu, justru malah membuatku marah tau"


Haha.. Maaf, maaf aku melakukannya juga terpaksa jadi apa tujuanmu datang kemari?"


"Sebelum itu aku ingin bertanya kepadamu, apa persyaratan yang ingin kamu buat agar aku bisa mengaktifkan mode badas? " tanya putra tanpa basa-basi


Kalau itu sangat mudah jiwamu itu adalah jiwa kedamaian, jadi kamu bisa Mengaktifkannya ketika kamu sedang melawan musuh yang ingin mencelakai orang lain"


Maaf, sepertinya aku masih kurang paham dengan maksudmu jadi bisa beri aku contoh saja, jangan penjelasan" ucap putra


Gampangnya kamu hanya perlu marah untuk orang yang ingin mencelakai orang lain, dan membunuh semua orang yang ingin menghentikan kedamaian"


Hah!!, jadi aku agar bisa mengaktifkannya aku harus marah? Bingung putra


Iya itu kesimpulannya"


Bagaimana mungkin kalau seperti itu sama saja, aku melepaskan kendaliku bersama dengan amarah"


Hanya itu saja yang bisa kamu gunakan untuk mengaktifkannya, aku yakin kamu pasti tidak suka ketika melihat orang jahat mencelakai orang lain dan ketika orang jahat tersebut melakukannya maka kamu akan marah dan kesal dengan orang jahat itu" jelas inti jiwa api


Memang benar, kalau dirinya paling tidak suka kalau suasana damai diganggu orang lain, apa lagi ketika pertama dirinya melihat Vera dalam bahaya, saat itu secara spontan ia langsung marah


Tapi membunuh orang yang mengganggu itu maksudnya apa ya, aku tidak pernah melihat jika teman sendiri akan ikut terbunuh?"

__ADS_1


Sangat jarang ada orang yang bisa mengendalikan pikirannya saat marah"


Jadi maksudmu aku akan membunuh orang tanpa sadar? "


Mungkin bisa dibilang seperti itu"


Kekuatan macam apa ini, katanya kekuatan ini hanya dimiliki oleh orang yang berjiwa pahlawan tapi kenapa sekarang malah membunuh orang bagaikan hal biasa"


Jangan salah paham dulunya memang kami adalah kekuatan mulia yang di tugaskan untuk melindungi dan menjaga umat manusia tapi itu dulu, setelah kepergian elemen penyatu, kami jadi kehilangan arah dan hanya mengikuti ego kami masing-masing


Elemen penyatu? Bingung putra


Elemen penyatu adalah elemen cahaya, elemen itu menghilang ketika kematian pemiliki pertama kami saat menghilangnya elemen cahaya, kami lima elemen berpencar keberbagai tempat tapi waktu kami berpencar, bentuk kami hanya sebuah bola dan bertahan hingga ribuan tahun, sampai disaat datang seorang pria yang menyatukan kami, yaitu pemilik kedua, Tang san"


Jadi tang san, bukan pemilik asalnya, lalu siapa pemilik awal kalian?" bingung putra dengan apa yang baru ia dengar


Maaf, kami tidak bisa memberi tau mu sekarang tapi yang perlu kamu ketahui adalah, suatu saat kamu akan Mengetahui semuanya ketika waktunya telah tiba"


Putra yang masih penasaran hanya bisa menghela nafas, tapi setidaknya ia tau apa yang harus dilakukannya, "tapi sebelum itu bisa kamu ganti persyaratannya aku tidak ingin marah, karena aku tidak menyukainya" tanya putra dengan sedikit nada memelas


Cih,.. Disini tidak bisa menawar" ketus inti jiwa api


Bagaimana kalau aku menggantinya dengan jiwa pahlawan, jadi aku bisa mengaktifkannya ketika ingin melindungi orang lain"


Justru itu sangat mustahil mengeluarkan mode badas ketika melindungi orang lain, yang ada kamu akan bingung sendiri ketika berada di situasi genting yaitu lindungi orang lain tau mengalahkan musuh"


Benar juga, tapi" kecewa putra


Aku sudah memberi tau mu, tentang hal penting jadi saatnya kamu pergi dari sini, karena aku tidak mau diganggu roh manusia"


Sebelum aku pergi, apa aku boleh bertanya kenapa warna api mu, berbeda dengan warna sekelilingmu? Tanya putra


Maksudmu ini" seketika inti jiwa api tersebut berubah warna menjadi warna putih


Bagaimana bisa? Putra yang bingung


Tentu saja ini tempatku jadi aku bisa mengubah warna api, sesuka hatiku"


Tidak setiap warna memiliki artinya tersendiri, api merah melambangkan pantang semangat, api Kuning melambangkan rasa bersalah, api biru melambangkan keberanian dan api putih melambangkan kesucian atau api terkuat dari segala api di dunia" penjelasan inti jiwa api


Begitu ya, terimakasih untuk penjelasannya, mulai sekarang aku bisa tidur dengan nyenyak"


Kalau begitu kamu bisa pergi"


Tapi aku tidak tau cara keluarnya!!"


Payah, sekarang pejamkan matamu dan bayangkan kamu akan terbangun di dunianya nyata"


"Baiklah"


***


Ketika putra sadar dirinya sudah terbaring di kasur dengan badan yang diperban, Ada dimana aku?! Putra yang masih bingung dengan tempatnya berada, Hingga tak lama, Vera masuk kedalam ruangannya dan langsung berlari menuju putra dan wajah cemas


Putra, kamu tidak apa-apa? Tanya Vera dengan wajah khawatir


Aku baik-baik saja, tapi dimana aku saat ini?"


Ini kamarmu masa kamu tidak ingat dengan kamarmu sendiri" seketika Vera jadi bingung


Aku ingat sekarang, Maaf tadi kepalaku sedikit terbentur jadi sedikit lupa dengan tempat sendiri "


Ada apa ini!!, kenapa kepalaku jadi sakit ketika mengingat sesuatu" batin putra


Vera yang melihat putra memegang kepalanya segera menyuruhnya untuk istirahat, ia takut kalau cidera di kepalanya bisa berbahaya, "Sebaiknya kamu sebaiknya istirahat saja jika masih sakit"


Terimakasih, kerena sudah mencemaskan aku, tapi menurutku wajar jika seseorang kalah bertarung dan mendapatkan luka seperti ini, jadi biarkan seperti ini saja" balas putra dengan senyum tipis Walaupun kepalanya masih sakit


Menurutku kamu sangat keren, karena baru belajar beberapa jam saja sudah bisa menyudutkan ari"

__ADS_1


Haha.. Kamu terlalu berlebihan, aku tidak Sejago itu kok"


Sebenarnya tadi aku sangat marah kepada ari karena sudah memperlakukanmu kelewat batas, tapi sayangnya aku tidak enak sama maya jika harus meninjunya" ucap Vera dengan wajah memerah


Kenapa kamu membela aku sampai sejauh itu? Putra yang merasa bingung dengan Vera


Bodoh, gitu aja tidak tau, dasar gak guna" teriak Vera dengan wajah merona


Maksudmu apa ya?!!!" putra yang tambah bingung ketika melihat Vera membentaknya


Sudahlah kamu istirahat saja aku akan pergi mengambilkan makananmu dulu"


Tunggu dulu" potong putra yang memegang tangan vera


Ada apa?!


Terimakasih untuk semuanya, aku senang masih ada kamu yang perduli denganku" balas putra dengan wajah memerah


aku juga senang, kamu dulu mau menerimaku disaat aku sedang jatuh"


Benar-benar hal yang tak terduga bisa bertemu denganmu, aku juga tidak menyangka akan menyukaimu secepat ini" saat itu putra mulai berdiri walaupun masih sempoyongan


Eh,.. Sebaiknya kamu istirahat saja, luka-lukamu belum sembuh putra"


Tidak perlu tidur mungkin begini bisa langsung sembuh" ucap putra yang langsung memeluk Vera


Hingga Vera yang di peluk tak bisa berkata apa-apa lagi, karena ketika dipeluk pikiran menjadi kosong


Putra, apa yang kamu lakukan?" tanya Vera dengan wajah yang sangat merah


Biarkan seperti ini mungkin dengan pelukan ini aku bisa merasakan kenyamanan walaupun hanya sesaat"


Namun dengan tiba-tiba pintu kamar putra terbuka dan tak sengaja ari dan maya melihat adegan putra dan Vera yang sedang berpelukan, "maaf sepertinya kami mengganggu kalian, ayo maya kita keluar saja"


Iya, mungkin mereka sedang membutuhkan waktu berdua" balas maya dengan wajah merona akibat melihat putra dan Vera berpelukan


Jangan salah paham dulu" potong Vera yang melepas pelukan putra


Cih,.. Mengganggu saja" batin putra


Lalu kalian sedang apa, kalau kami salah pahan? Tanya maya


Maya kamu terlalu polos, jangan tanyakan hal yang aneh-aneh" bisik ari


Sebelum itu bagaimana keadaanmu putra, aku kira kamu bakal menang dari aku!!" sambung ari yang mencairkan suasana


Aku baik-baik saja, namun sebelum itu ada hal yang ingin aku beri tau pada kalian semua!!!"


Hal apa itu? Tanya Vera


Aku sudah bisa mengeluarkan mode badas dan aku juga tau dasarnya" balas putra


"Apa!!, putra siapa kamu sebenarnya? Tanya ari dengan ekspresi terkejut, bahkan maya yang ada di sampingnya juga ikut terkejut dengan apa yang putra katakan


Ada apa dengan ekspresi kalian? " bingung Vera ketika melihat raut wajah ari dan maya


kamu sudah bisa menggunakan mode badas dan tidak hanya itu saja, kamu juga tau dasarnya, bahkan kami belum memberi tau mu sesuatu tentang hal itu, tapi kenapa kamu sudah tau semuanya" balas ari


Bagaimana jika aku dikasih tau oleh inti jiwa api"


Tidak mungkin, aku dan maya saja butuh waktu lama untuk merasakan inti jiwa elemen, tapi kamu hanya dengan pingsan saja sudah mengetahui semuanya" bingung ari yang masih tidak mempercayai putra sepenuhnya


Memang tidak bisa dibohongi, jadi aku akan berbicara dengan jujur, sebenarnya didalam tubuhku ada dua roh, yang satu rohku dan satu lagi adalah roh pemilik dari kekuatan ini"


ari dan maya terkejut dengan apa yang dibilang putra tentang dua roh dalam satu tubuh, Vera yang tidak tau apapun tentang kekuatan elemen, juga ikut terkejut dengan apa yang ditimpa putra saat itu


Putra, kamu jangan bercanda!!!" ujar ari yang masih terkejut dengan apa yang di katakan putra


Benar putra, semua ini tidaklah lucu" sambung Vera dengan menarik baju putra

__ADS_1


Memang benar, semua ini tidaklah bohong, didalam tubuhku ini ada dua roh dan roh pemilik elemen inilah yang membimbingku selama ini hingga aku bisa paham dengan pengaktifan mode badas"


Seketika Vera mengingat kembali tentang kejadian yang dimana mereka melawan jack, semua itu tidak akan selesai jika tidak datangnya orang lain dari tubuh putra, bahkan Vera dan maya saat itu hanya merinding ketakutan akibat melihat kekuatan yang besar keluar dari tubuh putra.


__ADS_2