
Di sore hari tempatnya berada di rumah putra kini suasana dirumahnya tampak seperti terjadi perang yang mana mereka saling bertengkar dan saling menyalahkan itu karena Putra masih tidak terima dengan kematian ibunya, akan tetapi andrian masih terus merasa bersalah kepada Putra walaupun tidak semua salahnya, sonia masih kesal dengan perkataan Putra dan Putra kini hanya diam mematung dengan badan yang di tahan Vera
Suasana hening sebelum Putra mengangkat bicara dirinya berkata dengan nada lemas, "Andrian, aku lelah jadi aku tidak akan mau lagi untuk membantumu menghentikan mawar hitam" ucap Putra yang membuat dirinya di sorot oleh orang-orang yang ada di sana termasuk Vera seketika dirinya melepas pelukannya dan mulai menatap mata Putra dengan serius
Dan terlihat jelas dari sorot matanya kalau putra seperti orang yang sudah tidak punya niat untuk melanjutkan hidup, Vera yang melihat seketika matanya langsung berkaca-kaca sambil berkata, "Putra, Apa kamu yakin dengan kata-katamu tadi?!" tanya Vera sebelum dirinya mengeluarkan air mata
Namun pertanyaannya tidak direspon yang akhirnya Vera menangis di pelukan putra hingga kini putra mulai sadar dengan dirinya yaitu tentang diri yang menyedihkan dengan nada berat dia berkata, "Maaf" itulah yang dikatakan putra dengan satu kata keluar dari mulutnya hingga Vera membalasnya dengan berkata, "Tidak apa-apa, itu keputusanmu sendiri"
Hingga hari menjelang malam dilalui dengan penuh kesedihan putra sudah semakin tidak berdaya mengatasi dirinya yang pada akhirnya andrian memutuskan untuk pulang ke rumah agar dia bisa memberikan waktu kepada putra
Dilain tempat yaitu di kastil tua terlihat Samuel bersujud di hadapan para pimpinannya antara lain Nikolaus, Joko, dan Gatot yang saat itu berada di singgasana bersama-sama dengan memberi hormat Samuel berkata, "Tuan besar, saya dari pasukan 2 yang ada di perbatasan ingin memberi tahu target penyerangan yang menurut saya menguntungkan kita dalam rencana menaklukkan negara" ucap Samuel yang saat itu berlutut memberi hormat
"Jelaskan kepada kami tentang rencana mu, Rian?" tanya joko yang berdiri di samping Nikolaus
Samuel mulai menjelaskan kalau dirinya menyarankan untuk menyerang pinggiran kota walaupun tempatnya tidak luas tapi menurutnya itu menguntungkan karena buka tempatnya saja di kelilingi perairan danau tapi juga jalan darat yang ada di sana hanya memiliki satu jalur yaitu melewati hutan yang jaraknya cukup jauh dari ibu kota karena bentuk pulau itu menyerupai Bentuk π dengan jembatan yang menghubungkan antara pulau dan kota
Ditengah penjelasan Samuel akhirnya Gatot berkata kepadanya, "Ingin kamu apakan jika pulau itu kita dapatkan?!" potong Gatot hingga dibalas oleh Samuel yang berkata
"Tentu menjadikannya sebagai pangkalan militer kita, karena jika pulau itu kita dapatkan menurut saya pasukan kita tidak perlu lagi mengeluarkan dana lebih untuk mengirim ke ibu kota"
"Kalau pasukan kita terdeteksi oleh negara apa bedanya" ucap Joko
"Saya bisa menjamin tuan joko, karena untuk beberapa dekade ini tidak ada gerakan dalam upaya mengirim bantuan terhadap rakyat pinggiran jadi saya yakin kalau pasukan kita tidak akan terdeteksi oleh negara asalkan kita menutup jalur rakyat agar tidak ada yang meminta bantuan terhadap kota"
"Kalau begitu berapa lama kita bisa bertahan di sana?!" sambung Joko
"Untuk beberapa bulan ini saya yakin pasukan kita pasti tidak terdeteksi oleh negara"
Setelah mendengar itu akhirnya Para pimpinan memutuskan untuk berunding atau bisa dibilang pengambilan vote persetujuan hingga tak lama akhirnya Bos besar berkata, "Bagus kalau seperti itu, sekarang kirimkan pasukan kita sebesar 50% untuk invasi pulau" perintah Nikolaus setelah beberapa saat perundingan dengan bawahannya
__ADS_1
Setelah keluar dari ruang singgasana kini Samuel merasa bersalah akibat membiarkan mawar hitam membunuh rakyat kecil akan tetapi jika tidak seperti itu maka mereka akan fokus terhadap Andrian dan teman-temannya atau lebih parahnya mereka akan melancarkan aksinya dalam bulan ini itu justru lebih bahaya
Karena jika dilihat dari segi kekuatan mawar hitam jauh lebih unggul dalam pasukan dari pada negara, dan dengan adanya Manusia berkemampuan yang lainnya membuat mereka semakin kuat, hingga solusi terakhir adalah membiarkan pasukan mawar hitam menguasai daerah kecil untuk menunda waktu penyerangan
Walaupun pada akhirnya mawar hitam akan mendapat peluang kemenangan diri pulau tersebut, namun dia yakin dengan keputusannya menyelamatkan adiknya adalah prioritas utama untuk menyelamatkan dunia dari kekacauan
Di lain tempat terlihat Ari yang sedang memasang sebuah lampu di tengah halaman desa buangan hanya menggunakan barang bekas yang di dapatkan salah satu penduduk desa, yaitu berupa aki, bola lampu dan beberapa kabel potongan yang jumlah terbatas dengan itulah Ari mencoba untuk memasang lampu di daerah penting saja
Saat itu dirinya dibantu oleh beberapa warga sambil mencoba menebang beberapa pohon agar bisa dijadikan alat transportasi mereka dengan di bantu pemahaman Ari akhirnya semua itu selesai semua jumlah lampu yang dipasang hanya 12 buah dan 2 perahu kecil dengan senang akhirnya mereka memuji Ari
Karena jika tidak ada Ari mungkin mereka tidak akan terpikirkan hal itu dan ada beberapa pendukung Ari untuk menjadikan Ari sebagai kepala desa mereka akan tetapi Ari menolak karena dirinya masih seorang pelajar namun ada beberapa warga yang bilang jika Ari lulus jangan sungkan untuk datang ke desa karena mereka akan menerimanya dengan senang hati
Perkataan itu membuat Ari kini mulai merasakan, dengan apa yang namanya dipandang oleh orang lain tapi dirinya merasa repot dengan gadis-gadis desa yang selalu menguntitnya di manapun dia berada, hingga untuk merayakan kemajuan desa mereka memulai dengan makan dan minum bersama-sama di halaman desa yang telah di pasang lampu
Sebenarnya warga desa memiliki keinginan untuk maju akan tetapi mereka kurang dengan adanya kekompakan dalam organisasi hingga Ari berkata, "Untuk kejadian ini, aku ingin membuat sebuah gerakan yang tujuannya untuk memajukan desa ini" usulan Ari dalam waktu singkat langsung memanas hingga ke anak-anak banyak sekali orang yang setuju untuk bergabung dalam organisasi miliki Ari hingga seorang kakek pun ingin bergabung
Tapi Ari berkata, "Aku tidak bisa menerima orang tua karena orang tua hanya perlu istirahat di usianya yang sudah tua, untuk itu aku ingin membuat organisasi ini terdiri dari anak-anak muda seperti aku dan orang paruh baya untuk menjadi perisai kami atau istilahnya sebagai militer desa karena jika tidak ada pelindung desa, maka desa ini akan sering sekali dijarah orang" setelah mengucapkan itu banyak warga desa yang langsung terdiam karena sebenarnya mereka sering kali di jarah orang luar
Ari yang melihat suasana yang sedih akhirnya mulai membangkitkan semangat dengan menciptakan sebuah Es besar mengunakan kemampuannya hingga orang yang di sana terkejut bukan main, bahkan ada dari mereka yang pingsan karena melihat tumpukan es yang tingginya 6 meter, ari berdiri lalu berkata
"Masa lalu biarlah berlalu, sekarang sudah saatnya kita maju untuk itu aku memberitahukan kepada kalian kalau aku seorang manusia spesial akan menerima tawaran kalian yaitu menjadi kepala desa dan akan memulai membuat negara baru yaitu dengan nama πππ¬ ππ¨π‘ππ£π, mari kita mulai semuanya dari nol mari kita bangun desa ini menjadi negera baru
Walaupun penduduk dan fasilitas yang tidak meyakinkan aku atas nama kepala desa akan mengumumkan kemerdekaan kita untuk terciptanya negara baru" teriak ari hingga menggemparkan seluruh warga desa
Disaat itu juga ari langsung di lantik sebagai kepala negara New island, akan tetapi dia belum berani untuk mendeklarasikan kemerdekaan Negaranya terhadap dunia, karena dia masih menunggu kumpulnya teman dan sahabatnya yaitu putra, vera, maya dan anggota Osis yang akan membantu ari membangkitkan negara tersebut
Tapi dia tidak bisa berjanji akan selalu bersama mereka terus-menerus, tanpa sadar mereka merayakan pesta hingga hari sudah larut malam dan memutuskan untuk kembali ke rumah agar mereka mempunyai tenaga di hari esok
Keesokan harinya mereka mulai menggelar sebuah rapat penting dengan diisi beberapa orang dari desa yaitu berjumlah 8 orang termasuk ari di sana, saat itu ari berkata kepada mereka mengenai pendapatan ekonomi atau mata pencarian mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup
__ADS_1
Lalu salah salah satu dari mereka berkata kepada Ari dengan memegang sebuah kertas, "Untuk mata pencarian kita biasanya di bagi menjadi 3 yaitu 30% untuk pencarian barang bekas, 20% penjualan ikan dan 50% atau sebagian besar dari kami hanya mencari kayu bakar lalu menjualnya ke kota pusat" jelas orang itu sambil membaca
"Lalu untuk masalah mata pencarian yang mana yang selalu memenuhi kebutuhan hidup" tanya Ari
"Tentu saja berdagang ikan laut, dan untuk masalah mata pencarian yang lain jarang sekali menghasilkan uang dengan jumlah banyak bahkan banyak sekali orang Kelaparan karena kekurangan uang"
Tidak lama berfikir Ari berkata kepada orang lain yang ada di rapat tersebut, "Jika aku boleh tau apa saja yang dimiliki negara ini dan seberapa luas negara ini?" tanya Ari kepada orang yang berbeda
Hingga orang tersebut mulai menjelaskan kalau luas pulau hanya 240 km untuk pembangunan hanya seluas 45 km sisanya hanya hutan belantara dan penduduk 280 orang jika masalah bangunan mereka hanya memiliki gudang, transportasi dan pusat listrik rakitan, Ari yang mendengar sedikit bingung dengan keadaannya karena dia takut suatu saat nanti akan ada serangan dari luar
Yang dipastikan dirinya akan kalah telak, apa lagi saat ini posisinya berada di krisis ekonomi dan bisa dibilang kalau tentaranya berjumlah 0, dan saat itu yang Ari terpikirkan untuk membuat pertahanan desa walaupun tidak kuat tapi bisa untuk di jadikan tempat memantau
Ari segera berkata kepada mereka tentang uang pajak desa dan mereka bilang kalau penghasilan pajak pertama hanya sebanyak 123$, itupun ada akibatnya yaitu dimana rakyat menjadi Kelaparan untuk sementara waktu
"Kalau begitu gunakan uangnya untuk membeli peralatan militer dan sebagai untuk membangun menara pengintai sisanya gunakan untuk untuk membuat transportasi berupa kapal kayu" perintah ari yang akhirnya rapat selesai dan anggotanya pun pergi meninggalkan ruang rapat
Namun di ruang rapat masih ada Ari yang terus memikirkan cara agar tempat yang dirinya tinggal bisa layak di tempati oleh orang-orang baik dan jujur dan setelah dipikirkan terus-menerus memang susah jika harus berfikir tentang hal ini karena Ari tidak ahli di bidangnya
Hingga tak lama melamun datang nenek sambil membawakan secangkir teh hangat, menghampirinya dan dengan cepat Ari langsung menyambutnya sambil berkata, "Nenek, kenapa nenek datang kesini" tanya Ari yang langsung mengambil cangkir yang di bawa nenek sambil menuntunnya untuk duduk ke kursi
Dengan tersenyum nenek hanya bilang kalau dirinya merasa kalau Ari kelelahan akibat terlalu banyak kegiatan, dan berinisiatif untuk membuatkan teh hangat untuk merilekskan pikiran hingga Ari berkata, "Terimakasih, karena sudah mau mengkhawatirkan aku Nek, tapi aku tidak perlu di seperti inikan apalagi melihat keadaan nenek yang sudah tua, aku pasti bisa melakukannya sendiri"
"Tidak apa-apa, nenek sudah menganggap mu seperti cucu nenek sendiri, jadi sudah sewajarnya nenek mencemaskan mu" ucap nenek dengan lembut hingga membuat ari terharu yang mendengarnya karena selama ini tidak ada orang yang selembut nenek kecuali ayahnya Azarya
Mulai hari itu hari-hari ari dipenuhi dengan kebahagiaan bersama dengan rakyat desa dan nenek angkatnya walaupun setiap harinya ari selalu ditekan dengan berbagai macam masalah yang di hadapi desa jangankan untuk membuat negara untuk membuat kota pun ari tidak mampu tapi dia yakin kalau suatu saat nanti warga desa akan menikmati hidup makmur bersama dengannya
Akan tetapi berbeda dengan putra, semenjak kejadian itu putra jadi lebih sering mengurung diri tanpa berkomunikasi dengan siapapun bahkan termasuk Vera juga tidak pernah di respon walaupun Vera sudah sering kali menghiburnya
Dan untuk andrian karena sekolahnya yang sudah hancur membuat seluruh murid di liburkan sampai renovasi selesai karena hal itu juga andrian kini semakin sibuk dengan pekerjaannya tapi dia juga selalu menjalankan tugasnya yaitu memperkuat jumlah pasukan dirinya memulai dari meredakan informasi tersebut kepada sekolah dan kota lain
__ADS_1
Supaya orang yang berkemampuan dengan senang hati membantu andrian dalam memberantas aksi mawar hitam hingga tidak terasa anggota mereka sudah resmi menjadi 28 orang termasuk 6 diantaranya anggota Osis, akan tetapi andrian memutuskan untuk tidak memanggil Osis dia menggabungkan orang-orang berkemampuan dan membentuk sebuah aliansi baru yaitu diberi nama ππππππππΌπ