
Malam menjelang acara akad nikah Izza dan Zein, keluarga besar Birendra mengadakan acara siraman dan pengajian untuk calon pengantin putri dan di hadiri para kerabat, tetangga dan kolega Pak Birendra dan Hafiz.
Air mata haru, sedih dan bahagia bercampur menjadi satu di pelupuk gadis mungil itu. pun dengan kedua orang tua dan kakak kandung nya yang tadi ikut di mintakan restu untuk nya. Rasa sedihnya makin menggelanyut ketika mengingat masa kecilnya dulu.
Dan kebetulan film dokumenter tentang masa kecil anak-anak Pak Birendra sedang di putar dari layar LCD berukuran 135. Memang Bu Hafizah selalu mendokumentasikan setiap tumbuh kembang anak- anaknya, karena momen itu tak akan bisa terulang lagi dalam hidup mereka.
Mulai dari kelahiran Izza, saat Izza tumbuh gigi, merangkak hingga masuk TK, hingga di Terima di perguruan tinggi negeri ternama ikut terdokumentasi di LCD itu.
Ayah sang pahlawan dalam hidupnya, Ibu sang penyayang dan Hafiz adalah sosok pelindung nya sejak kecil terlihat menyusut air mata di ujung matanya. Gadis kecil kesayangan semua keluarga itu akan berubah status menjadi seorang istri dan kenangan manis masa kecil itu akan selalu menjadi kenangan yang sangat indah dan tak akan terulang lagi dalam hidup nya.
Acara sungkeman calon pengantin putri berlangsung hari biru, tak sedikit para kerabat yang ikut larut dalam suasana itu menyeka sudut mata mereka.
Setelah itu acara puncak Siraman di mulai, Izza di duduk kan di sebuah kursi lalu para tetua di keluarga nya mulai memanjatkan doa kepada Tuhan Sang Maha Kuasa pencipta alam dan seisinya untuk meminta restu dan kelancaran acara dari awal hingga akhir nanti.
Saat prosesi siraman, orang pertama yang menyiramkan air adalah ayah pengantin kemudian dilanjutkan oleh sang ibu. Setiap orang menyiramkan air sebanyak 3 kali di kepala, pundak atau badan, dan kaki.
Selain orang tua mempelai, siraman juga bisa dilakukan oleh saudara, sesepuh, atau orang yang ditunjuk oleh keluarga. Termasuk Aygul, Hafiz dan kedua mertuanya yang saat itu hadir meramaikan acara. Para tamu dari jauh itu tampak takjub dengan budaya dari Indonesia yang terlihat indah dan mempunyai banyak makna dan mengandung filosofi kehidupan.
Setelah prosesi siraman selesai, sang ayah akan menuangkan sisa air di kendi pada pengantin wanita yang bisa digunakan untuk berwudhu. Kendi yang sudah kosong kemudian dipegang oleh kedua orang tua dan dijatuhkan ke tanah sampai pecah.
__ADS_1
Pemecahan kendi ini bermakna sebagai persetujuan orang tua agar pamor atau pesona sang anak sebagai wanita dewasa semakin terpancar.
Setelah jiwa dan raga mempelai bersih, upacara siraman pengantin dilanjutkan dengan memotong rambut kedua mempelai yang biasa disebut potong rikmo. Pemotongan ini bertujuan untuk menghilangkan hal buruk yang masih menempel.
Prosesi siraman terakhir adalah bopongan atau menggendong mempelai wanita menuju kamar. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh ayah mempelai wanita sehingga melambangkan kasih sayang orang tua yang selalu mengiringi perjalanan sang anak hingga waktu terakhir menjelang ia memasuki babak hidup baru.
Saat Ayah menggendong sang putri ketika selesai acara siraman dan membawa nya ke kamar calon pengantin yang telah di dekor Indah oleh pihak WO. Warna pastel berpadu dengan pink mendominasi kamar gadis itu. Ayah tak henti-hentinya meneteskan air mata saat gadis kecilnya itu dalam dekapannya.
Tangan putih mulus gadis itu menyeka air mata sang ayah. Lalu Pak Birendra mendudukkan anak kesayangan nya itu di kursi rias. Dua orang anggota make up artis wedding sudah standby di sana. Wajah Sedih lelaki itu masih terlihat namun sang istri segera memeluk lengan nya untuk memberi kekuatan mental suaminya.
"Ayah, Ibu, Maafin Izza ya... Adek belum bisa bahagia kan Kalian tapi sekarang harus menjadi seorang istri. " Wajah sembab nya masih terlihat dan kedua tangan nya saling meremas karena menyembunyikan rasa galaunya.
" Ibu dan Ayah sudah memaafkan adek walaupun adek tidak meminta. Jadilah seorang istri yang baik dan bisa menyenangkan suami jika di pandang dan jadilah seorang istri yang multi fungsi ya nak. Maksudnya bisa menjadi istri, ibu dan sahabat baginsuami mu nanti. Agar suami mu betah dan sayang padamu. Jadikan rumah tangga kalian sakinah mawaddah warohma hingga ke surga Nya Allah. "
Lalu Ayah mengambil tangan kiri Izza dan meletakkan di dadanya juga " Nurut sama suami, karena surga nya Adek sekarang pada ridho suami. Jika ada perselisihan diantara kalian selesaikan lah dalam satu malam jangan membawa marah ketika tidur karena setan sungguh menyukai pasangan suami istri yang sedang bertengkar. Ayah ridho nak, adek menjadi istrinya Zein. Berbahagia lah nak dengan pilihan mu, dan jangan pernah meninggikan suara pada suami mu karena Laki-laki memiliki ego tinggi jika mendapati istri yang keras. "
Iza memeluk kedua orang tuanya dengan perasaan campur aduk serasa makan gado-gado saja. Ada bahagia dan sedih jadi satu. Tak lama kemudian Hafiz dan Aygul juga masuk ke dalam kamar. Gantian mereka berdua memeluk sang adik dengan perasaan haru.
Di rumah dinas Zein tidak mengadakan siraman melainkan pengajian yang mengundang tetangga kanan kiri nya serta tekan sejawat nya. Rumah Zein yang sederhana namun bisa di bilang luas dan memiliki 3 kamar tidur itu terlihat ramai.
__ADS_1
Beberapa kerabat Zein ada yang menginap di rumah ada yang di hotel terdekat. Mereka antusias sekali meramaikan acara sakral dokter tampan itu. Si kembar sudah sibuk menjadi salah satu team andalan nya.
Sarah udah mempersiapkan semua barang bawaan untuk seserahan Abang nya besok pagi, Dia memeriksa kelengkapan nya, mulai dari sepatu, tas, pakaian dalam dan lain-lain. Dia mulai mengabadikan seserahan itu demgan kamera ponsel pintarnya kemudian di buat status di aplikasi pertemanan nya.
Ready for beloved
Tak lama kemudian ponselnya mulai menampilkan notifikasi pesan dari seorang yang sangat di kenalnya.
' Assalamu'alaikum Sarah, seserahan siapa itu?'
pesan seorang gadis yang terkenal dengan gaya bahasanya yang ceplas ceplos.
Deg..
Deg...
Sarah tiba-tiba panik, karena dia tak sadar jik status aplikasi hijau nya itu bisa di baca oleh teman-teman nya disana.
Astaghfirullah.. kenapa ceroboh sekali aku mengupload seserahan Mas Zein. Dia menepuk jidatnya sendiri dengan pelan..
__ADS_1
Haduh aku harus jawab apa ini ya? kalau aku tak menjawab dia pasti akan menelpon ku. Jika aku balas pasti dia akan terluka dan aku tak mau membuat nya bersedih. Batin Sarah galau sendiri.